TNI-Polri Dukung Sosialisasi Perlindungan Anak Untuk Masyarakat Desa Dawuhan

TRENGGALEK – Kegiatan Sosialisasi Pelatihan dan Penyuluhan Perlindungan Anak di Desa Dawuhan mendapat dukungan penuh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Edukasi ini menjadi upaya penting pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menekan potensi kekerasan terhadap anak melalui pendampingan langsung kepada warga dan orang tua.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai batasan kekerasan verbal maupun psikis disampaikan secara rinci selama kegiatan berlangsung. Warga diberikan pemahaman tentang indikator kekerasan serta prosedur pelaporan jika menemukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan anak di lingkungan sekitar mereka.
Narasumber dari DP2KBP3A Kabupaten Trenggalek menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga masa depan anak. Dalam penjelasannya, ia menyampaikan satu statement penting bahwa perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak sehingga pemantauan bersama menjadi langkah paling efektif bagi masyarakat.
Babinsa Dawuhan juga menekankan bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan aman dan sehat. Ia menyampaikan bahwa TNI akan terus mendukung pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya suasana ramah anak melalui pendampingan masyarakat serta penguatan kemitraan dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Penyuluhan ini turut membahas pola asuh positif yang dinilai menjadi fondasi bagi ketahanan mental anak dalam menghadapi risiko tekanan sosial maupun potensi eksploitasi. Para orang tua juga mendapat penjelasan mengenai langkah yang tepat ketika menangani perundungan serta mekanisme pendampingan jika anak membutuhkan perlindungan hukum.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga Desa Dawuhan sebagai wilayah ramah anak. Kehadiran TNI dan Polri di tengah kegiatan meningkatkan optimisme bahwa perlindungan anak di wilayah Trenggalek akan semakin efektif melalui kolaborasi berkelanjutan dan dukungan masyarakat setempat.



