Tim Gabungan Evakuasi Jenazah di Taman Nasional Alas Purwo Pasca Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

BANYUWANGI – Satu jenazah berjenis kelamin perempuan, yang diduga kuat sebagai salah satu korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, berhasil dievakuasi pada Kamis, 10 Juli 2025, pukul 05.40 WIB. Penemuan ini berlokasi di Blok Kacangan, Pantai Plengkung, Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Jenazah tersebut ditemukan dengan ciri-ciri mengenakan celana jeans pendek berwarna biru dan bra berwarna abu-abu. Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi dengan baik, melibatkan berbagai pihak terkait.

Tim gabungan memulai penjemputan jenazah pada pukul 05.40 WIB. Kemudian, pukul 06.20 WIB, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menuju ambulans dengan berjalan kaki sejauh sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan. Pada pukul 06.40 WIB, jenazah tiba di ambulans dan segera diberangkatkan menuju RSUD Blambangan Banyuwangi untuk identifikasi lebih lanjut.

Penemuan jenazah ini terjadi pada hari kedelapan setelah insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Pihak berwenang akan terus menginformasikan perkembangan lebih lanjut terkait identifikasi jenazah dan upaya pencarian korban lainnya.

Iptu Sadimun S.H, Kapolsek Tegaldlimo, “Kami atas nama Kepolisian Sektor Tegaldlimo turut berduka cita yang mendalam atas musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Penemuan jenazah hari ini menunjukkan kerja keras dan koordinasi yang solid dari seluruh tim di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus berupaya maksimal dalam membantu proses identifikasi dan memastikan penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan harapan keluarga korban segera mendapatkan kepastian.” Ujarnya.

Kapten Inf Gunoto, Danramil 0825/09 Tegaldlimo, “Setelah mendapatkan informasi dari Babinsa Desa Kalipait, kami segera mengerahkan anggota untuk bersama-sama pihak terkait melakukan evakuasi. Respons cepat ini menjadi prioritas kami dalam penanganan setiap kejadian. Kami akan terus melaporkan hasil evakuasi dan perkembangan selanjutnya secepat mungkin kepada Komandan Kodim 0825/Banyuwangi.” Ucapnya.

Serda Vendi Agustian, Babinsa Kalipait, “Sebagai Babinsa Kalipait, kami bersama Bhabinkamtibmas dan seluruh unsur TNI-Polri akan selalu siap sedia membantu masyarakat dalam situasi apapun, termasuk operasi kemanusiaan seperti ini. Prioritas kami saat ini adalah membantu kelancaran proses identifikasi jenazah agar dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.” Katanya.

Bapak Purwanto, Tenaga Kesehatan Puskesmas Kedungwungu, “Tim medis kami telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan dan mendampingi seluruh proses evakuasi. Kami akan terus berkoordinasi erat dengan RSUD Blambangan Banyuwangi untuk membantu proses identifikasi forensik. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini, dan dapat segera mendapatkan informasi yang jelas.” Tandasnya.