Satgas Yonif 511/DY Terapkan Metode Gasing Dukung Pembelajaran Siswa SD Brume Balingga

LANNY JAYA – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Balingga melaksanakan kegiatan mengajar menggunakan metode Gasing di SD Inpres Brume sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di pedalaman Papua Pegunungan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi TNI terhadap perkembangan pendidikan di wilayah perbatasan. Siswa menerima pembelajaran dengan antusias.

Kesadaran akan pentingnya pendidikan mendorong prajurit TNI hadir membantu proses belajar mengajar di Distrik Balingga. Kehadiran Satgas turut memberikan motivasi tambahan bagi siswa-siswi di sekolah tersebut. Para prajurit berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif demi meningkatkan semangat generasi muda dalam menimba ilmu di daerah terpencil.

Danpos Balingga Lettu Inf Arif Jumaedi menyampaikan bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, namun juga mendukung tenaga pendidik. Keterbatasan jumlah guru menjadi faktor yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan di Papua Pegunungan melalui peran aktif prajurit.

Metode Gasing yang diterapkan Satgas Yonif 511/DY difokuskan pada pelajaran Matematika dengan pendekatan bertahap dari objek konkret menuju simbol abstrak. Metode ini diharapkan membantu siswa memahami materi secara mendalam. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan TNI terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan pendidikan dasar.

Salah satu siswi, Yenis Tabuni, mengungkapkan rasa gembiranya dan menyampaikan terima kasih atas pembelajaran yang diberikan prajurit. Kepala Sekolah SD Inpres Brume, Tinus Murib, juga mengapresiasi kontribusi Satgas. Kehadiran prajurit dinilai sangat membantu guru-guru dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah tersebut.

Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak di Distrik Balingga untuk terus meningkatkan kemampuan belajar mereka. Dukungan pendidikan di wilayah pedalaman diharapkan memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masa depan siswa, keluarga, serta pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.