Prosesi Budaya Hari Jadi Tulungagung Tegaskan Komitmen Bersatu Membangun Daerah

TULUNGAGUNG – Puncak peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung berlangsung meriah dan khidmat dengan rangkaian prosesi budaya sejak pagi. Letkol Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int., mendampingi Forkopimda dalam agenda utama yang menegaskan kebersamaan dan penghormatan pada sejarah daerah tersebut.

Peringatan bertema “Tulungagung Bersatu, Satukan Langkah untuk Tulungagung Maju” menjadi momentum penguatan identitas daerah yang akarnya bersumber dari Prasasti Lawadan tahun 1205 Masehi. Kegiatan tahun ini dipandang bukan hanya seremoni, tetapi penegasan komitmen pembangunan Tulungagung berlandaskan nilai sejarah yang diwariskan leluhur.

Rangkaian dimulai apel peringatan di halaman Kantor Pemerintah Daerah dengan kehadiran jajaran TNI, Polri, Satpol PP, OPD, pelajar, serta masyarakat. Kekuatan kebersamaan tampak saat seluruh unsur mengikuti apel, sebelum kegiatan berlanjut menuju Kirab Bersinagari yang selalu menjadi acara paling ditunggu oleh warga setiap tahunnya.

Kirab dipimpin Bupati Tulungagung bersama Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, perwakilan Kajari, dan Sekda menggunakan kereta kencana menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Rombongan becak pembawa para Kepala OPD serta hadirnya Tumpeng Lanang dan Tumpeng Wadon raksasa membuat ribuan warga memenuhi rute kirab dengan antusias.

Setibanya di pendopo, rombongan disambut ratusan penari Reog Kendang yang tampil energik, dilanjutkan prosesi adat Lawadan. Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa peringatan ini adalah momen introspeksi sekaligus komitmen mewujudkan Tulungagung Bersatu dan Tulungagung Maju sebagai warisan nilai sejarah Prasasti Lawadan.

Prosesi ditutup dengan tradisi Rebutan Tumpeng yang menjadi simbol kerukunan, rasa syukur, dan harapan bagi masyarakat Tulungagung. Perpaduan hidangan tradisional dan hasil bumi memperkaya suasana hangat yang menyertai seluruh rangkaian acara hingga selesai sebagai penanda keberkahan bagi masyarakat Tulungagung ke depan.