Prajurit TNI Evakuasi Warga Terdampak Banjir Ponorogo, Dua Korban Jiwa

Ponorogo – Banjir besar melanda Kabupaten Ponorogo, menewaskan dua warga Jabung dan memaksa ratusan lainnya mengungsi. Luapan sungai akibat hujan deras semalam penuh menyebabkan jebolnya tiga tanggul utama.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono menyatakan, “Evakuasi dilakukan bersama BPBD dan instansi lain untuk menyelamatkan warga.” Banjir ini berdampak pada tujuh kecamatan, termasuk Ponorogo Kota, Jetis, dan Sawoo.

Selain lumpuhnya jalan provinsi yang menghubungkan Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek, beberapa desa juga terisolasi. Personel TNI dan relawan berjibaku membantu warga terdampak sejak dini hari.

Korban jiwa terdiri atas seorang anak dan seorang pria dewasa yang berusaha menyelamatkan anak tersebut. Keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian setelah terseret derasnya arus.

Hingga berita ini diturunkan, pusat pengungsian difokuskan di Pendopo Kabupaten Ponorogo. Dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi.

Kedatangan Pj. Gubernur Jawa Timur Adi Karyono bersama Dandim 0802 menjadi bentuk kepedulian langsung terhadap warga terdampak. Bantuan logistik disalurkan secara cepat kepada para korban.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait terus berkoordinasi mengatasi dampak banjir. Mereka memastikan keselamatan warga dan kebutuhan darurat terpenuhi.

Diharapkan penanganan ini dapat memulihkan kondisi Ponorogo lebih cepat, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.