Pendampingan Serapan Gabah oleh TNI: Pastikan Harga Layak bagi Petani di Nglames, Madiun

MADIUN – Pada hari Sabtu, 03 Mei 2025, Babinsa Kelurahan Nglames, Koramil 0803/02 Madiun, Serda Tutut Priya Utomo telah melaksanakan pendampingan serapan gabah (Sergab) yang dilakukan oleh Bulog. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian milik Bapak Joko, anggota kelompok tani Bahagia yang berlokasi di Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan menjamin kesejahteraan para petani.

Dalam kegiatan tersebut, Bulog melakukan pembelian gabah hasil panen Bapak Joko sebanyak 10 ton dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Harga tersebut sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Serda Tutut Priya Utomo menyatukan langsung proses transaksi dan penimbangan untuk memastikan transparansi dan kelancaran proses serapan gabah oleh Bulog.

“Pendampingan ini sangat penting untuk memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang layak sesuai dengan kerja keras mereka. Kami juga membantu mengkoordinasikan antara petani dengan pihak Bulog agar proses serapan gabah berjalan lancar,” ujar Serda Tutut Priya Utomo. Ia menambahkan bahwa ia akan terus melakukan pendampingan serupa di wilayah binaannya untuk mendukung keberhasilan program sergab tahun 2025.

Bapak Joko, pemilik lahan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa. “Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami merasa lebih aman dan yakin bahwa proses penjualan hasil panen kami ke Bulog berjalan dengan baik. Harga yang ditetapkan juga cukup menguntungkan bagi kami para petani,” katanya. Ketua kelompok tani Bahagia juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam mendukung kesejahteraan anggota kelompok tani mereka.

Kegiatan pendampingan serapan gabah ini merupakan implementasi sinergi antara TNI, Bulog, dan para petani dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Program sergab ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menjaga stabilitas harga gabah di pasaran dan memberikan jaminan kepada petani. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan motivasi petani untuk meningkatkan produksi padi semakin tinggi, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada ketahanan pangan nasional.