Pendampingan Babinsa di Gresik: Mendorong Produktivitas Pertanian Melalui Kerja Sama dengan Petani

Gresik,- Upaya mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah, Babinsa Koramil 0817/11 Duduksampeyan, melaksanakan pendampingan intensif kepada petani binaan di wilayah. Diantara kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Serka Agung berlangsung di lahan pertanian milik warga Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Rabu (11/6/2025).
Pendampingan yang dilakukan Serka Agung mencakup berbagai tahapan dalam proses budidaya padi, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit, hingga proses penanaman. Dengan penuh semangat, Babinsa Serka Agung terjun langsung ke sawah, bekerja berdampingan dengan para petani, memberikan contoh dan motivasi agar petani lebih semangat serta menerapkan teknik pertanian yang efektif.
“Kami dari Koramil 0817/11 Duduksampeyan selalu siap mendukung petani demi keberhasilan pertanian di wilayah binaan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Babinsa hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat,”kata Serka Agung di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan tidak bisa dicapai hanya dari sektor pemerintah saja, melainkan membutuhkan sinergi dari semua elemen, termasuk TNI sebagai aparat teritorial. Oleh karena itu, keterlibatan aktif Babinsa di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga stabilitas pangan, terutama di daerah pedesaan.
Kegiatan pendampingan ini disambut dengan antusias oleh para petani. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turut serta bekerja secara langsung di sawah. Kehadiran Serka Agung menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan. Oleh sebab itu, keberhasilan pertanian menjadi sangat penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi secara luas.
Dengan adanya pendampingan dari aparat teritorial seperti Babinsa, diharapkan petani dapat terus berkembang dalam menerapkan teknologi dan teknik pertanian modern, serta mampu menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan iklim, hama, dan keterbatasan sumber daya.



