Penarikan Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember di Desa Dadapan Didampingi Babinsa

Bondowoso – Kehadiran Babinsa selalu menjadi magnet tersendiri di setiap kegiatan masyarakat. Hal itu kembali terbukti saat penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) KHAS Kiai Haji Ahmad Siddiq Jember, Posko 13, yang berlangsung di Balai Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (19/8/2025).

Acara penarikan ini dihadiri oleh Kepala Desa Dadapan, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta para mahasiswa-mahasiswi KKN yang telah menuntaskan pengabdian di desa. Babinsa Koramil 0822/08 Dadapan, Koptu Alam, turut hadir sekaligus memberikan sambutan penuh makna di hadapan para peserta dan warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Koptu Alam menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat desa. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi adik-adik mahasiswa UIN KHAS Jember. Kehadiran kalian telah membawa energi baru bagi warga, baik dalam hal pengetahuan, pendampingan, maupun semangat membangun desa. Harapan kami, ilmu yang diperoleh di sini bisa menjadi bekal berharga untuk terjun di tengah masyarakat setelah lulus nanti,” ungkapnya.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, penyerahan cendera mata dari mahasiswa KKN kepada pihak desa, hingga doa bersama. Di akhir acara, momen foto bersama menjadi penutup yang penuh kebersamaan. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak jelas antara aparat, perangkat desa, dan mahasiswa.

Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN. Mengaku terkesan dengan sambutan dan dukungan dari Babinsa serta aparat desa. “Kami merasa sangat terbantu dengan arahan Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama menjalani program KKN. Kehadiran beliau membuat kami lebih percaya diri dalam bersosialisasi dengan masyarakat. Terima kasih atas bimbingan dan dukungannya,” tuturnya.

Penarikan KKN ini bukan hanya menjadi tanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Desa Dadapan, tetapi juga menjadi momen refleksi tentang pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan aparat kewilayahan. Kehadiran Babinsa Koptu Alam menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung dunia pendidikan dan pembangunan desa.