Pangdam V/Brawijaya Jaga Kondusifitas Aksi May Day, Dampingi Gubernur Temui Buruh

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menerima langsung aspirasi ribuan buruh yang melakukan aksi May Day 2025 di Kantor Gubernur Jawa Timur. Kamis (01/05/2025) Kehadiran Pangdam V/Brawijaya menjadi bukti nyata sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas situasi. “TNI berkomitmen untuk selalu mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Mayjen TNI Rudy Saladin.

Sekitar 5.000 buruh dari KSPSI dan GASPER Jatim menggelar aksi unjuk rasa dengan tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”. Mereka menyampaikan 17 tuntutan, termasuk revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, perlindungan buruh PHK, penghapusan pajak pesangon, peningkatan upah, dan pengawasan outsourcing. Aksi berlangsung tertib dan damai, menunjukkan kesadaran para buruh dalam menyuarakan aspirasinya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Pangdam V/Brawijaya dan Forkopimda, secara langsung menemui perwakilan buruh di atas panggung aksi. Hal ini menunjukkan apresiasi pemerintah terhadap aspirasi dan ketertiban para buruh dalam menyampaikan tuntutannya. Sikap responsif pemerintah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan dan memperkuat dialog antara pemerintah dan pekerja.

Pangdam V/Brawijaya aktif berdialog dengan pimpinan serikat buruh, menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung aspirasi pekerja dan menjaga stabilitas keamanan. Kehadiran beliau di tengah massa aksi mencerminkan sinergi TNI dengan pemerintah dalam menjaga situasi tetap kondusif dan aman. Hal ini juga menunjukkan dukungan TNI terhadap aspirasi dan perjuangan para pekerja.

Aksi May Day 2025 di Surabaya ditutup dengan penyerahan santunan dan pemotongan tumpeng. Para buruh berharap aksi ini menjadi titik awal keseriusan pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan pekerja di Indonesia. Kehadiran Pangdam V/Brawijaya dan Forkopimda menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan.

Semoga aksi damai ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan dan memperjuangkan hak-hak pekerja di Indonesia. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan iklim kerja yang adil dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.