Melindungi Karir dan Menghindari Jebakan Hukum: Wawasan Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H

Surabaya,- Lebih kurang 200 personil Militer, PNS, dan Persit dari berbagai satuan seperti Pendam, Pomdam, Infolahtadam, Sansidam, Denmadam V/Brawijaya, dan Puskodalops Kodam V/Brawijaya, tas menerima penyuluhan dari Yongmoodo Terampil dengan topik “Optimalisasi Peran Hukum bagi Prajurit, PNS TNI AD beserta Keluarga guna mendukung Tugas Pokok TNI AD”.

Penyuluhan ini dilakukan oleh Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dalam rangka memberikan pemahaman hukum dan hal-hal pelanggaran yang harus dihindari bagi personil Militer, PNS, dan Persit. Beberapa hal yang disampaikan antara lain Desersi, THTI, Asusila, Percerian, Penipuan, Nikah Ganda, KDRT, Narkoba, Pelanggaran Lalin, Pencurian, serta Penyalahgunaan Jabatan.

“Kita diberikan pangkat, jabatan, fasilitas lainnya adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara. Jadilah prajurit yang baik dan profesional,” ucap Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H.

Dalam acara ini, diharapkan seluruh personil Militer, PNS, dan Persit dapat meningkatkan pemahaman tentang hukum dan dapat menerapkannya dalam tugas sehari-hari untuk mendukung Tugas Pokok TNI AD.

Menghindari Pelanggaran Umum di Kalangan TNI AD dan Keluarganya

Surabaya,- Dalam rangka meningkatkan kesadaran,ketaatan dan kepatuhan prajurit dan PNS Dam V/Brawijaya beserta Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya terhadap hukum guna mendukung tugas pokok TNI AD

Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya :

  1. Cabang IX Denmadam
  2. Ranting 5 Pom Cabang III Spersdam
  3. Ranting 3 Pen Cabang 1 Sinteldam
  4. Ranting 3 Infolahta Cabang VI Srendam
  5. Ranting 3 Zi Cabang IV Slogdam
  6. Ranting 6 Puskodalops Cabang II Sopsdam
  7. Ranting 2 Sansi Cabang 1 Sinteldam
  8. Ranting 2 Setum Cabang IX Denmadam

Mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dengan tema ” Optimalisasi peran hukum bagi prajurit,PNS TNI AD beserta keluarganya guna mendukung tugas pokok TNI AD

Dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 19 Maret 2024 bertempat di aula Makodam V/Brawijaya

Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H., dari Kumdam V/Brawijaya, menjadi narasumber dalam penyuluhan hukum ini. Dalam materinya, Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H. menyoroti pentingnya pemahaman hukum dan menghindari pelanggaran yang dapat merugikan, seperti desersi, THTI, asusila, perceraian, penipuan, nikah ganda, KDRT, narkoba, pelanggaran lalu lintas, pencurian, dan penyalahgunaan jabatan.

“Pangkat, jabatan, serta fasilitas lainnya yang kita terima adalah untuk berbuat sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara,” kata Mayor Chk Yopi Wahyu Susilo, S.H. dalam penyuluhan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menjadi prajurit yang baik dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan.

Brigjen TNI Endro Satoto Inspektur Upacara ke-17 di Lapangan Makodam V/Brawijaya

Surabaya, 18 Maret 2024 – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han memimpin Upacara ke-17 yang berlangsung di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Dalam upacara tersebut, Kasdam V/Brawijaya memberikan pesan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Selain menghormati para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara, Kasdam V/Brawijaya mengapresiasi para prajurit dan PNS atas dedikasi dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

“Saya mengucapkan terima kasih pada prajurit dan PNS dalam berbagai pelaksanaan tugas, termasuk kegiatan. Semua keberhasilan itu tidak lepas dari wujud rasa tanggung jawab, dan dedikasi para anggota sekalian di jajaran Kodam Brawijaya,” ujar Kasdam.

Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M. Han juga menghimbau para prajurit dan PNS untuk memfokuskan diri pada pelaksanaan tugas yang akan datang, khususnya dalam melaksanakan program-program kerja yang sudah direncanakan.

“Semua bidang harus berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan pokok kebijakan yang sudah ditentukan,” pinta Brigjen TNI Endro.

Dari keterangan yang diungkapkan, diketahui bahwa Kasdam V/Brawijaya memberikan penghargaan dan memberikan arahan terhadap para prajurit dan PNS selama upacara rutin ke-17. Upacara tersebut diperingati sebagai bentuk penghormatan untuk para pahlawan yang telah rela berkorban dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan negara. Selain itu, penghormatan dan apresiasi diberikan kepada prajurit dan PNS dalam melaksanakan berbagai tugas dan pengabdian selama bulan suci Ramadhan.

Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw: Menguasai Seni Berbicara dengan Percaya Diri.

Surabaya,- Kodam V/Brw mengadakan Pelatihan Public Speaking Satjar Kodam V/Brw pada hari Jumat, 15 Maret 2024 di Mapuskodaldam V/Brw. Pelatihan ini diikuti oleh 340 personil yang terdiri dari Pabandya Min Sinteldam V/Brw, Kapusjarahdam V/Brw serta Kasi Pendam V/Brw.

Pelatihan public speaking ini diselenggarakan oleh Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan presentasi peserta sehingga mereka dapat membangun citra positif di masyarakat. Dalam pelatihan ini, materi yang disampaikan mencakup faktor pembentuk citra dan public speaking, jejaring sosial media, simulasi dan viralisasi sosial media, serta pembuatan konten teks di sosial media.

Acara pelatihan ini dibuka dengan sambutan Kapendam V/Brw Letkol Kav Donan Wahyu yang mewakili Pangdam V/Brw. Donan menyampaikan bahwa pelatihan public speaking ini merupakan bagian dari upaya Kodam V/Brw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan juga meningkatkan citra positif satuan di mata masyarakat.

“Diharapkan dengan pelatihan public speaking ini peserta dapat menguasai seni berbicara dengan percaya diri sehingga satuan ini dapat semakin dikenal dan dihormati di masyarakat,” kata Donan.

Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh empat orang nara sumber yang telah berpengalaman di bidangnya. Bapak Dr. M Fariza Y Irawady memberikan materi tentang faktor pembentuk citra dan public speaking. Kemudian, Bapak Choirul Anam, M. Si. memberikan materi tentang jejaring sosial media. Sedangkan, Bapak Arif Nurohman memberikan materi tentang simulasi dan viralisasi sosial media dan Bapak Irwan Arifyanto memberikan materi tentang pembuatan konten teks di sosial media.

Sampai dengan akhir acara, peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka belajar banyak tentang teknik-teknik berbicara yang efektif dan cara membangun citra yang positif melalui sosial media. Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan materi yang telah diberikan.

Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, Kasi Media Online Pendam V/Brw, Mayor Arh Bambang, mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terbantu oleh materi yang diberikan dalam pelatihan ini.

“Saya merasa pelatihan ini membantu saya untuk lebih menguasai teknik berbicara yang efektif dan menarik minat pendengar,” ujar Bambang.

Kapendam V/Brw berharap bahwa pelatihan public speaking ini dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta sehingga mereka dapat menjadi duta yang baik dan mampu membangun citra positif di masyarakat.

Peran Ny Yasmin Dery Erdin dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Yayasan Lohjinawi Surabaya

Surabaya,- Ny Yasmin Dery Erdin adalah anggota Persit Kartika Candra Kirana Ranting 1 Cabang 1 Sinteldam V/Brw. Dia juga merupakan Ketua Yayasan Lohjinawi Surabaya yang didirikan pada tahun 2012. Yayasan tersebut berfokus pada lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat, melalui program-program seperti pemberdayaan perempuan, pengelolaan sampah, dan kesehatan.

Yayasan Lohjinawi Surabaya memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. Masyarakat diajarkan tentang pemilahan sampah, pembentukan Bank Sampah, dan penggunaan sampah sebagai bahan baku industri daur ulang. Hal ini meningkatkan kebersihan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Yayasan Lohjinawi Surabaya bekerja sama dengan pemerintah, BUMN, dan swasta. Mereka telah membentuk sekitar 1000 Bank Sampah di wilayah binaan, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, dan Pasuruan.

Langkah kecil yang dilakukan oleh Ny Yasmin Dery Erdin sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk melakukan hal yang sama. Hal ini diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan anak dan cucu kita.

Satgas Pamtas Yonif 527/BY Berikan Edukasi Pertolongan Pertama Pada Siswa SMP Negeri 1 Komopa

Aradide,- Satgas Pamtas TNI wilayah perbatasan RI-PNG, khususnya Yonif 527/BY Pos Komopa, melakukan kegiatan pembinaan kewilayahan dengan fokus mengedukasi pelajar tentang penanganan kecelakaan dan penyediaan air bersih. pertolongan pertama. Sidang edukasi dipimpin langsung oleh Sersan Supriono sebagai pemateri dan bertempat di halaman SMP Komopa Kecamatan Aradide.

Inisiatif ini sejalan dengan arahan yang disampaikan Komandan Satgas Yonif 527/BY, Letkol Inf Ragil Jaka Utama, saat berkunjung ke Pos Komopa. Ia menekankan pentingnya kehadiran Satgas untuk memberi manfaat bagi masyarakat setempat dan membina hubungan kuat antara TNI dan masyarakat.

Di bawah bimbingan Danpos Komopa Letda Ario Kuncoro, tujuan Satgas tersebut selain memberikan rasa aman juga menciptakan lingkungan yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. “Kehadiran posko kita hendaknya tidak hanya memberikan rasa aman, namun juga kenyamanan dan manfaat, menjadi solusi bagi masyarakat sekitar pos.

Oleh karena itu, kita harus melaksanakan dan memaksimalkan kegiatan pengembangan wilayah dan bantuan pendidikan untuk berbagi ilmu dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat. masyarakat dan anggota Satgas, tanpa mengabaikan faktor taktis dan keamanan prajurit kita,” tegas Danpos.

Upaya Satgas Pamtas Yonif 527/BY sangat diapresiasi oleh SMPN Komopa, seperti yang diungkapkan Ibu Yulius salah satu guru. Ia menyampaikan rasa syukurnya dengan mengatakan, “Terima kasih kepada para personel TNI di Pos Komopa. Kami telah diajarkan bagaimana memberikan pertolongan jika terjadi kecelakaan. Ini merupakan pengalaman baru dan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi siswa tetapi juga bagi para guru.”

Edukasi penanganan kecelakaan dan pertolongan pertama yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 527/BY di SMP Negeri 1 Komopa terbukti memberikan kontribusi penting terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa. Hal ini juga mencerminkan komitmen Satgas dalam menjalankan tugasnya melayani dan mendukung masyarakat setempat, membina hubungan yang lebih erat antara TNI dan masyarakat.

Demi Masyarakat Sehat, Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC Gelar Pelayanan Kesehatan

Nunukan,- Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC terus berupaya membantu dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat, termasuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Di bawah kepemimpinan Letkol Arh Iwan Hermaya S.I.P., M.I.P., Satgas telah melakukan berbagai inisiatif untuk mengatasi tantangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Hal itu terlihat saat beberapa personel Satgas bekerjasama dengan Puskesmas Terapung (Puskesmas Terapung) di Desa Lumbis, Kecamatan Terapung, Kabupaten Nunukan pada Sabtu (09/03/2024).

Di desa tersebut, Danpos Lumbis Satgas Yonarhanud 8/MBC, Lettu Arh Rivanda bersama personel Satgas lainnya bersinergi memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan golongan darah, dan posyandu (pelayanan kesehatan terpadu) untuk bayi dan anak.

“Ini tugas dan tanggung jawab kita. Kehadiran Satgas harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Lettu Arh Rivanda.

Kepala Puskesmas Terapung Ibu Farida mengakui kehadiran Satgas yang luar biasa. Mereka tidak hanya melakukan tugas keamanan perbatasan, tetapi mereka juga membantu masyarakat mengatasi tantangan mereka.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Yonarhanud 8/MBC atas bantuannya yang luar biasa dalam kegiatan ini. Saya berharap dengan memberikan pelayanan kesehatan kita dapat mewujudkan masyarakat yang sehat,” jelasnya.

Inisiatif Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC dalam memberikan layanan kesehatan menunjukkan dedikasi mereka dalam menjamin kesejahteraan masyarakat dan mendorong masyarakat yang sehat.

tniprima

profesional

responsif

integratif

modern

adaptif

102 Siswa Tamtama Rindam Brawijaya Resmi Dilantik Jadi Prajurit TNI

Magetan,- Sebanyak 102 siswa Tamtama yang sebelumnya mengikuti pelatihan di Rindam Brawijaya, secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD. Pelantikan tersebut diselenggarakan di Magetan dan dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Pangdam memberikan apresiasi kepada ratusan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menjadi prajurit TNI. Dalam sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka dalam mengikuti pendidikan dengan baik.

“Saya selaku Pangdam, mengucapkan selamat atas keberhasilan selama mengikuti pendidikan ini dengan baik,” ucap Pangdam. Rabu (13/03/2024).

Selain itu, beberapa pesan tak lepas disampaikan oleh Pangdam dihadapan ratusan prajurit yang baru saja dilantik itu, salah satunya terkait profesionalisme dalam mengemban tugas dan kewajiban sebagai seorang prajurit TNI.

“Untuk selanjutnya, para prajurit ini akan mengikuti tahapan pendidikan selanjutnya. Tahapan itu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis militer yang diperlukan,” jelas Mayjen TNI Rafael. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang akan diemban di masa depan.

Prosesi penutupan dan pelantikan ini dihadiri oleh Pangdam beserta beberapa pejabat teras Makodam Brawijaya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda dan keluarga dari masing-masing prajurit, menunjukkan dukungan dan kebanggaan mereka terhadap prestasi yang telah dicapai oleh para tamtama.

Dengan dilantiknya 102 siswa Tamtama ini, diharapkan TNI-AD semakin diperkuat dengan kehadiran prajurit yang siap melaksanakan tugas-tugas negara dengan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi.

Solidaritas di Tengah Bencana: Prajurit TNI Berdiri Bersama Warga Terdampak Banjir di Madiun

Madiun,- Curah hujan deras sepanjang malam pada Sabtu (9/3/2024) menyebabkan banjir di 5 kecamatan di Kabupaten Madiun. Kabupaten yang terkena dampak antara lain Pilangkenceng, Madiun, Wungu, Wonoasri, dan Balerejo. Ketinggian air berkisar antara 30 cm hingga 1 meter, menggenangi rumah warga sekitar.

Respon sigap membantu evakuasi warga yang mengungsi, Korem 081/DSJ tak membuang waktu. Mereka mengerahkan personel Babinsa dan memberangkatkan pasukan dari satuan Denbekang V/1 Madiun yang dilengkapi perahu karet.

“Untuk Babinsa kami fokus di wilayah masing-masing. Sedangkan untuk personel Denbekang kami konsentrasikan di Balerejo, lokasi yang paling parah terkena dampaknya,” kata Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto, Minggu (10/3/2024).

Dalam proses evakuasi yang dimulai sejak pagi hari, Eko menekankan untuk mengutamakan warga lanjut usia, anak-anak, dan perempuan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendata jumlah warga yang mengungsi dan merencanakan tindakan yang tepat untuk kesejahteraan mereka.

“Bersama BPBD, kami berkoordinasi untuk mendata dan mendampingi para pengungsi agar mendapat dukungan yang memadai di lokasi pengungsian,” tandasnya.

Eko menegaskan, kehadiran prajurit TNI dalam penanganan bencana banjir di Madiun merupakan bukti komitmen TNI untuk selalu mendampingi masyarakat dan memberikan solusi untuk mengatasi segala kesulitan.

“Kami TNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi dalam mengatasi segala tantangan,” tutupnya.

Aksi solidaritas dan upaya kolektif TNI dalam membantu warga terdampak banjir di Madiun ini menunjukkan dukungan yang tiada henti terhadap masyarakat di masa krisis.

tniprima

profesional

responsif

integratif

modern

adaptif

Bersatu Mengatasi Bencana: Kodim Probolinggo Ajak Gabungan Kerja Bakti Pasca Banjir di Dringu

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo bersama sejumlah pihak telah melaksanakan kerja bakti gabungan sebagai respons terhadap musibah banjir yang melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya sungai di wilayah setempat.

Dalam pantauan di lokasi pasca banjir, terlihat sejumlah prajurit Kodim 0820/Probolinggo, aparat terkait, dan relawan bekerja sama secara bahu-membahu untuk membersihkan lumpur dan mengevakuasi sampah yang berserakan di jalan desa dan daerah terdampak.

Mayor Czi Slamet Wahyudi, Kasdim Kodim 0820/Probolinggo, menyatakan bahwa unsur TNI memiliki kewajiban untuk membantu warga masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana, karena mereka juga merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri.

“Salah satu amanat 8 wajib TNI menegaskan bahwa kami sebagai prajurit TNI harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat yang ada dalam wilayah teritorial,” kata Mayor Czi Slamet Wahyudi pada Senin (11/3/2024).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti gabungan ini dilakukan di dua lokasi, yaitu Desa Kedungdalem dan Desa Dringu. Banjir ini merupakan kejadian yang terjadi setiap tahun, terutama saat musim penghujan yang ekstrem. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

“Apabila di wilayah selatan (hulu) terjadi hujan dengan intensitas yang cukup deras serta dalam waktu yang lama, maka wilayah yang ada di utara (hilir) akan mengalami banjir karena tidak mampu menampung air dari hulu, ditambah lagi dengan air laut yang naik,” jelasnya.

Sementara itu, Muji Hartono (39), salah satu warga yang terdampak banjir, mengapresiasi kerja bakti gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri dan sejumlah pihak.

“Kami berterima kasih kepada semua jajaran yang selalu hadir dan peduli pada masyarakat, terutama ketika kami mengalami musibah banjir. TNI tidak hanya hadir dalam penderitaan kami kali ini, tetapi mereka sudah seringkali hadir dan membantu kami,” ujarnya.

Kerja bakti gabungan yang dilakukan oleh Kodim Probolinggo dan pihak terkait ini merupakan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana banjir di Kecamatan Dringu. Diharapkan upaya ini dapat membantu memulihkan kondisi wilayah dan memberikan dukungan kepada para korban banjir.