Koramil Poncokusumo Tanggapi Darurat Tanah Longsor dengan Evakuasi dan Gotong Royong di Malang

KAB. MALANG – Akses vital yang menghubungkan Desa Gubuklakah menuju Desa Ngadas hingga kawasan wisata Gunung Bromo sempat terputus total akibat tanah longsor. Menanggapi situasi darurat tersebut, Personel Koramil 0818-24/Poncokusumo bersama tim gabungan bergerak cepat untuk melakukan aksi gotong royong pembersihan material.
Tanah longsor yang dipicu curah hujan tinggi ini membawa material tanah dan bebatuan yang menutupi badan jalan. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Jalur ini merupakan rute utama perekonomian warga dan akses wisatawan, evakuasi dilakukan secara intensif.
Dalam aksi tanggap bencana ini, personel Koramil bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Polsek Poncokusumo, BPBD Kabupaten Malang, Tagana, RAPI, dan relawan lokal. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi bencana yang tidak terduga dan membantu masyarakat yang terkena dampak.
Danramil 0818/24 Poncokusumo menyampaikan bahwa prioritas utama adalah membuka kembali akses jalan agar mobilitas warga kembali normal. “Kami fokus membersihkan sisa lumpur agar jalan tidak licin dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya, menegaskan pentingnya keselamatan dalam tanggap darurat.
Meskipun medan cukup berat, semangat gotong royong terlihat sangat kental antara aparat dan warga. Alat seadanya maupun bantuan teknis dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan jalur tersebut. Ini menjadi perhatian penting bagi semua pihak terlibat.
Selain pembersihan, tim di lapangan juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap waspada. Cuaca ekstrem masih berpotensi menyebabkan longsor susulan di titik-titik rawan, sehingga hati-hati tetap perlu diutamakan oleh semua pengguna jalan.
Sinergi yang solid ini membuktikan bahwa koordinasi baik antarinstansi di Kabupaten Malang menjadi kunci utama dalam penanganan cepat bencana alam. Diharapkan, pemulihan akses jalan dapat segera terwujud untuk mendukung perekonomian dan keselamatan masyarakat setempat.



