Kodim 0815/Mojokerto Tingkatkan Kesiapsiagaan Melalui Apel dan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam 2026

MOJOKERTO – Kodim 0815/Mojokerto melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (06/01/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan kemampuan seluruh unsur menghadapi potensi bencana alam di wilayah rawan.
Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kasdim 0815/Mojokerto, Mayor Inf Suwadi. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa latihan simulasi difokuskan pada skenario penanganan bencana tanah longsor di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi berturut-turut selama tiga hari.
“Latihan ini menggambarkan langkah terpadu seluruh unsur, mulai dari koordinasi komunikasi, pengerahan personel, evakuasi korban, hingga penanganan kesehatan di posko pengungsian. Tujuannya memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor,” ungkap Mayor Suwadi dalam keterangannya di lokasi kegiatan.
Simulasi turut melibatkan berbagai sarana pendukung seperti ambulans, alat berat, kendaraan logistik, dapur lapangan, hingga mobil pemadam kebakaran. Setiap unsur diminta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan seluruh peserta latihan.
Selain personel TNI dan Polri, kegiatan juga diikuti oleh BPBD Kabupaten Mojokerto, instansi pemerintah, relawan, serta masyarakat setempat. Total sekitar 200 peserta berpartisipasi dalam latihan penanggulangan bencana yang digelar di area Mojo Kembangsore Park (MKP), Desa Petak, Kecamatan Pacet.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, menggambarkan koordinasi baik antara seluruh komponen yang terlibat. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, turut hadir bersama pejabat Korem 082/CPYJ dan para Danramil jajaran Kodim 0815/Mojokerto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan tanggap darurat dan kesiapan lintas sektor semakin meningkat, sehingga dapat meminimalisir dampak bencana alam serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan wilayah Kabupaten Mojokerto.



