Kodim 0808/Blitar Bersama Persit Gelar Donor Darah HUT Ke-80 Perkuat Sinergi Sosial Dan Kepedulian Kemanusiaan

BLITAR – Kodim 0808/Blitar menggelar aksi donor darah menyambut HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana sebagai wujud kepedulian kemanusiaan serta penguatan sinergi TNI dan masyarakat. “Donor darah menjadi bentuk nyata kontribusi sosial TNI bagi masyarakat,†tegas penyelenggara kegiatan.

Kegiatan berlangsung di KDMP Merah Putih Kelurahan Bendo Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar pada Rabu (04/02/2026) dipimpin Kasdim Mayor Inf Imam Suyoso. Aksi kemanusiaan ini menghadirkan kolaborasi prajurit, Persit, serta unsur masyarakat dalam mendukung ketersediaan stok darah PMI.

Hadir mendampingi kegiatan Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar beserta jajaran pengurus, serta tokoh daerah. Keterlibatan berbagai elemen menunjukkan dukungan luas terhadap program sosial Persit yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat serta kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan wilayah.

Sebanyak 301 peserta dari prajurit, anggota Persit, Bhayangkari, PKK, mahasiswa, dan pelajar mengikuti donor darah. Proses dilakukan sistematis melalui pengisian formulir, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah oleh tim medis PMI guna memastikan keamanan dan kelayakan peserta donor.

Berdasarkan data lapangan, 181 peserta berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan 120 peserta belum memenuhi syarat medis. Faktor penghambat meliputi hipertensi, konsumsi obat, serta interval donor kurang dari tiga bulan, sehingga tim medis menunda partisipasi guna menjaga keselamatan pendonor.

Ketua Persit KCK Cabang XXII Kodim 0808/Blitar menegaskan kegiatan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang secara sukarela berpartisipasi, mencerminkan kesadaran sosial tinggi serta dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan darah PMI.

Melalui momentum HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, kegiatan donor darah diharapkan memperkuat solidaritas sosial, membantu ketersediaan stok darah PMI, serta menjaga sinergi TNI dengan masyarakat sebagai bagian pembinaan teritorial berorientasi kemanusiaan dan kesehatan wilayah.