Ketahanan Pangan Terjaga: Babinsa Koramil 0825/20 Songgon Serap Gabah dari Tiga Lokasi

Banyuwangi,- Tim Babinsa Koramil 0825/20 Songgon kembali menunjukkan produktivitasnya dalam mengawal kegiatan serapan gabah (sergab) oleh Bulog pada Kamis (22/05/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di tiga titik lokasi di wilayah Kecamatan Songgon ini berhasil menyerap 6.772 kg gabah kering dari lahan pertanian seluas 1,52 hektar.

“Program sergab merupakan bukti nyata produktivitas Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Para Babinsa tidak hanya mengawal proses penyerapan, tetapi juga aktif memastikan petani mendapatkan harga yang adil sesuai ketentuan pemerintah,” ungkap Kapten Inf Totok Yuliyanto, Komandan Koramil 0825/20 Songgon.

Dalam operasi sergab kali ini, tiga Babinsa yang terlibat yaitu Serka Pujiyanto (Babinsa Balak), Kopka Zarkoni (Babinsa Bayu), dan Koptu Mahrus Ali (Babinsa Bedewang) mendampingi petugas Bulog yang diwakili oleh M. Holil untuk melakukan penyerapan gabah di tiga lokasi berbeda.

Produktivitas kegiatan terlihat dari hasil penyerapan yang signifikan. Gabah terbanyak diserap dari lahan milik Bapak Isnaini di Dusun Wiyayu Barat, Desa Bedewang, dengan luas lahan 1 hektar yang menghasilkan panen 4.935 kg. Sementara itu, di Dusun Tapakbayan, Desa Balak, lahan seluas 0,40 hektar milik Ibu Suciati menghasilkan 1.402 kg gabah. Penyerapan juga dilakukan di lahan milik Bapak Bakri di Dusun Sambunrejo, Desa Bayu, dengan luas lahan 0,12 hektar yang menghasilkan 435 kg gabah.

“Pengawalan sergab ini merupakan bentuk produktivitas Babinsa dalam mendukung kesejahteraan petani. Kami memastikan proses penyerapan berjalan transparan dan petani menerima harga sesuai ketentuan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram,” jelas Kapten Totok.

Rangkaian kegiatan sergab dimulai dengan pendampingan oleh Babinsa dan PPL kepada petugas Bulog untuk pendataan petani yang memiliki panenan padi kering. Selanjutnya, petugas Bulog mendatangi lokasi panen dan melakukan penimbangan langsung di lokasi atau di tempat yang sudah ditentukan di pinggir jalan. Untuk menjamin tertib administrasi dan keamanan, pembayaran dilakukan melalui transfer dengan harga nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Koptu Mahrus Ali, Babinsa Desa Bedewang, menjelaskan bahwa pihaknya berperan aktif dalam mengkoordinasikan petani dan memfasilitasi proses penyerapan gabah. “Kami memastikan semua berlangsung adil dan transparan. Ini bagian dari tugas kami untuk produktif mendukung kesejahteraan petani,” ujarnya.

Bapak Isnaini, salah satu petani yang gabahnya diserap Bulog, mengungkapkan apresiasinya terhadap peran Babinsa. “Kehadiran Babinsa membuat kami tenang dan yakin dalam menjual hasil panen kepada Bulog. Proses penimbangan dan pembayaran sangat transparan dan sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Komandan Koramil 0825/20 Songgon menekankan bahwa kegiatan pengawalan sergab akan terus dilakukan secara produktif untuk mendukung stabilitas harga dan jaminan pasar bagi petani lokal. “Ini adalah bentuk kontribusi TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Songgon,” tegasnya.

Kegiatan sergab di tiga lokasi ini berlangsung lancar dan aman, menandai kesuksesan kolaborasi antara TNI, Bulog, dan petani dalam menjaga stabilitas sektor pertanian dan ketahanan pangan di tingkat lokal.