Kegiatan Komunikasi Sosial Kodim 0807 Perkuat Upaya Cegah Tangkal Radikalisme

TULUNGAGUNG – Kodim 0807/Tulungagung menggelar kegiatan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme TA 2025 di wilayah Kodim 0807/Tulungagung, Kamis (27/11/2025). Kegiatan diikuti pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan tokoh budaya dari berbagai wilayah Kabupaten Tulungagung sebagai upaya memperkuat kesadaran bela negara.

Mengusung tema “Pembinaan Komunikasi Sosial yang Adaptif dan Sinergis dalam Upaya Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”, kegiatan ini dirancang meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga keutuhan NKRI dari ancaman yang berpotensi memecah belah melalui berbagai saluran informasi modern.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah memperkuat sinergi antara TNI dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika ancaman, baik nyata maupun potensial, terutama yang menyasar generasi muda melalui pesatnya perkembangan teknologi informasi serta penyebaran isu provokatif di ruang digital.

Dalam sambutannya, Kasdim 0807/Tulungagung Mayor Arh Untung Wiyono, S.T menegaskan bahwa radikalisme dan separatisme pada era digital berkembang semakin kompleks sehingga membutuhkan kewaspadaan kolektif. “Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan,” tegas Mayor Untung dalam penyampaiannya.

Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran kolektif seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai agen moderasi yang mendukung kedamaian dan persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa pada berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

Kodim 0807/Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh unsur masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh yang mengancam keutuhan NKRI. Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif yang menghadirkan komunikasi dua arah sebagai bentuk pembinaan yang konstruktif bagi seluruh peserta.