Evakuasi Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Berhasil Dilakukan di Banyuwangi

Banyuwangi,- Satu jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya berhasil dievakuasi. Penemuan jenazah oleh nelayan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan memicu proses evakuasi yang melibatkan berbagai pihak. Jenazah kemudian dibawa ke Pelabuhan Rakyat Boom Marina, Banyuwangi.

Evakuasi diawali penemuan oleh kapal nelayan Gardan Panila pukul 01.24 WIB. Tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas kemudian mengevakuasi jenazah ke Pelabuhan Perikanan Muncar. Selanjutnya, jenazah dibawa speed boat Pol Airut ke Pantai Boom, lalu ke RSUD Blambangan untuk identifikasi.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk Kapolresta Banyuwangi, Kabid Airut Polda Jatim, Danramil 0825/01 Kota, Basarnas Banyuwangi, Polairut, dan Babinsa. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat dalam penanganan musibah. TNI menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh proses evakuasi hingga tuntas.

Dandim 0825/Banyuwangi menyampaikan duka cita dan komitmen TNI dalam membantu proses kemanusiaan ini. Kehadiran Dandim di lokasi evakuasi menunjukkan komitmen TNI dalam setiap upaya kemanusiaan. Tim gabungan terdiri dari berbagai unsur penegak hukum dan lembaga terkait.

Evakuasi jenazah yang diduga korban KMP Tunu Pratama Jaya berlangsung di Pelabuhan Perikanan Muncar. Proses evakuasi melibatkan nelayan Muncar, tim gabungan, dan ambulans TNI AL. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Blambangan untuk proses identifikasi lebih lanjut.