Babinsa Supiturang Hidupkan Kearifan Lokal Ditengah Musibah Erupsi Semeru

LUMAJANG, Pasca Erupsi gunung Semeru, TNI, khususnya Kodim 0821/Lumajang, dan warga semakin aktif dalam perbaikan sarana umum. Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Supiturang Koramil 0821/14 Pronojiwo, Serma Ikhwanurudin, Kamis, (30/12/2021), yang bersama warga sekitar merenovasi Mushola warga di dusun Sumbersari, Desa Supiturang Kec. Pronojiwo.Dikatakan Serma Ikhwanurudin, saat ini pihaknya masih memfokuskan perehaban Mushola warga di dusun Sumbersari ini pada

LUMAJANG | duta.co – Pasca Erupsi gunung Semeru, TNI, khususnya Kodim 0821/Lumajang, dan warga semakin aktif dalam perbaikan sarana umum. Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Supiturang Koramil 0821/14 Pronojiwo, Serma Ikhwanurudin, Kamis, (30/12/2021), yang bersama warga sekitar merenovasi Mushola warga di dusun Sumbersari, Desa Supiturang Kec. Pronojiwo.

Dikatakan Serma Ikhwanurudin, saat ini pihaknya masih memfokuskan perehaban Mushola warga di dusun Sumbersari ini pada bagian bagunan, terutama perbaikan pondasi, jalan. “Kemudian dinding-dinding, atap, dan sarana tempat wudhu,” ungkapnya.

“Tentunya kami berharap hal ini dapat memberikan kenyamanan dalam beribadah. Kendati sedikit terkendala dengan pendorongan material utama, namun hal ini dapat kita atasi,” katanya.

Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial di tengah masyarakat, hal ini sebagai wujud nyata pengabdian untuk rakyat. “Dengan demikian masyarakat dapat memiliki tempat ibadah yang nyaman dan bersih,” jelasnya.

Selain itu, ada makna yang dapat dipetik dari kegiatan ini, yaitu menghidupkan kearifan budaya lokal seperti gotong-royong dan kerjasama di tengah musibah erupsi gunung Semeru ini, yang juga perlu dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

bagunan, terutama perbaikan pondasi, jalan. “Kemudian dinding-dinding, atap, dan sarana tempat wudhu,” ungkapnya.“Tentunya kami berharap hal ini dapat memberikan kenyamanan dalam beribadah. Kendati sedikit terkendala dengan pendorongan material utama, namun hal ini dapat kita atasi,” katanya.Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial di tengah masyarakat, hal ini sebagai wujud nyata pengabdian untuk rakyat. “Dengan demikian masyarakat dapat memiliki tempat ibadah yang nyaman dan bersih,” jelasnya.Selain itu, ada makna yang dapat dipetik dari kegiatan ini, yaitu menghidupkan kearifan budaya lokal seperti gotong-royong dan kerjasama di tengah musibah erupsi gunung Semeru ini, yang juga perlu dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Komandan juga menambahkan kepada petugas pengamanan untuk berkerja sama dengan baik dalam penanganan PMI, harus benar-benar waspada dalam bertugas, dan berikan sosialisasi serta pengawasan ketat kepada para PMI bahwasanya ini semua bentuk upaya dalam pencegahan penyebaran virus covid 19 farian baru omicron agar tidak menyebar luas. Hadir dalam pelaksanaan pengecekan tersebut Al, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc (Pangdam V/Brawijaya), Bpk Septian Hario Seto (Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan) Kemenko Marves RI, Bpk Bagja (Staf Kemenko Marves), Kolonel Arh Zainudin (Asren Kasdam V/Brw), Kolonel Ckm dr. Djanuar (Kakesdam V/Brw), Kolonel Inf Agus Faridianto (Dandim 0831/ST), Letkol Inf Masarum Djatilaksono Dandim 0816/Sidoarjo, dr. Zaenal Acub (Kepala KKP Kelas I Surabaya), Bpk Rendra (Kabid Pemeriksaan Imigrasi), Bpk Sugianto (Kepala UPT Asrama Haji Sukolilo).