SURABAYA. Pendam V || Vicon pengarahan kepada para Dansat dan personel jajaran Kodam V/Brw yang mengalami penyakit menahun/kronis sebagai salah satu upaya kepedulian kita kepada anggota, kesehatan merupakan aset yang paling berharga bagi setiap prajurit. Meskipun dihadapkan pada kondisi kegiatan yang sangat padat, kesehatan harus tetap dijaga dengan baik.
Kita memahami betapa beratnya menjalani tugas sambil berjuang melawan penyakit menahun/kronis. Namun, kalian harus tetap semangat dan tidak menyerah dalam menghadapi cobaan ini. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dan fasilitas yang sesuai untuk membantu proses penyembuhan kalian.
Mari jadikan keadaan ini sebagai ujian yang membuat kita semakin kuat, sabar, dan pantang menyerah. Kita percaya, dengan semangat dan kesungguhan, kalian tetap mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi tugas-tugas kedinasan. Semoga dengan doa dan upaya yang kita lakukan bersama, kesehatan kalian dapat pulih kembali. Ayo, tetap semangat dan yakin bahwa kita akan melewati ini bersama-sama.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231123-WA0087.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-23 17:59:252023-11-23 17:59:25Pengarahan Pangdam V/Brw kepada Para Dansat dan Personel Jajaran yang Sakit Menahun/Kronis, berikan Semangat dan Motivasi
MALANG. Pendam V || Brigjen TNI Totok Suhartono mewakili Pangdam V/Brw hadir mendampingi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melaksanakan takziah di rumah duka korban kecelakaan pesawat EMB 314 Super Tucano TT 3103 dan TT3111, Brigjen Totok juga turut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban, serta memberikan dukungan moral serta semangat kepada mereka dalam menghadapi cobaan ini.
Selanjutnya, Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono memberikan pengarahan kepada prajurit Divisi 2 Kostrad, mengingatkan akan pentingnya keselamatan dalam menjalankan tugas selama latihan dan pengabdian di lapangan. Semoga kejadian ini menyadarkan kita akan pentingnya keselamatan dalam setiap tugas dan latihan, serta menjadi momentum untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjaga keselamatan individu dan kesatuan.
Kami turut berdoa agar para korban diterima dengan baik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. Semoga kebersamaan dan semangat persaudaraan selalu menguatkan kita, dalam suka dan duka.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231119-WA0087.jpg10661599kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-20 13:57:292023-11-20 13:57:29Kapoksahli Pangdam V/Brw mewakili Pangdam V/Brw hadir mendampingi Panglima TNI Takziah di rumah Duka Crew korban kecelakaan Pesawat EMB 314 Super Tucano
SITUBONDO. Pendam V || Sertu Dominggus Misa, Babinsa Koramil 0823-13/Mlandingan telah berhasil membangun jembatan yang sebelumnya hanya terbuat dari bambu yang dirasa kurang kuat/kokoh untuk dilalui.
Atas keuletan dan kreatifitasnya untuk merombak dan memperbaiki jembatan tersebut dengan bahan tiang PLN (tiang cor) bekerja sama dengan PLN dan PT Jasindo dengan kurun waktu hanya 2 Minggu jembatan tersebut selesai.
Dengan adanya jembatan tersebut yang dapat menghubungkan dari satu wilayah ke wilayah lainnya dan mempermudah rutinitas warga masyarakat untuk meningkatkan ekonomi mikro untuk membawa hasil kebunnya untuk dijual.
Ini juga merupakan contoh kehadiran prajurit Bhirawa Anoraga harus bermanfaat dan menjadi solusi bagi seluruh masyarakat di Jawa Timur
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231117-WA00582.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-18 14:07:552023-11-18 14:07:56Sertu Dominggus Misa: Menciptakan Solusi Nyata dengan Membangun Jembatan yang Berarti
SURABAYA. Pendam V || Langkah ini merupakan bukti nyata potensi luar biasa yang dimiliki oleh Indonesia dalam sektor pertanian khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep Madura. Perlu diketahui jagung silase merupakan makanan ternak yang memiliki kadar air tinggi, diolah melalui proses fermentasi dengan bantuan jasad renik. Proses tersebut dilakukan dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen, baik dengan penambahan atau tanpa penambahan pengawet, produksi lokal dari Sumenep ini menjadi pilihan utama bagi Korea Selatan karena kualitasnya yang unggul dan bernutrisi tinggi. Kerjasama yang erat antar Stakeholder terkait dari Pemda Sumenep, PT Citra Kartika Tandur serta Kodam V/Brw menjadikan impian ini menjadi kenyataan. Ekspor ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani di Sumenep, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam perdagangan jagung internasional. Mari bersama-sama bangkitkan potensi pertanian kita serta memperkuat hubungan dagang antara Indonesia Korea Selatan sehingga sektor pertanian Indonesia semakin maju.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231117-WA0192.jpg8551280kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-17 17:28:072023-11-17 17:28:08Pangdam V/Brw Launching Ekspor Jagung Silase dari Kabupaten Sumenep ke Korea Selatan
SURABAYA. Pendam V || Pangdam V/Brw mengingatkan bahwa dalam waktu dekat kita akan memasuki tahun politik, dimana potensi ancaman terhadap kedaulatan negara dan persatuan bangsa semakin meningkat akibat polarisasi kepentingan politik antar kelompok atau golongan. Oleh karena itu, saya menekankan kembali agar seluruh prajurit TNI AD sebagai alat negara untuk tetap memegang teguh komitmen netralitas dan berdiri di atas kepentingan bangsa dan negara. Jangan sampai ada prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi atau kelompok dan golongan tertentu. Kita harus mampu memainkan peranan sebagai penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat, sesuai dengan Visi TNI AD yaitu PRIMA (Profesional, Responsif, lntegratif, Modern dan Adaptif).Hal tersebut disampaikan oleh Pangdam saat memimpin upacara 17 November di Lapangan Kodam V/Brw
Selanjutnya saya memberikan penghargaan kepada para prajurit berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya yang luar biasa. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, keberanian, dan kedisiplinan para prajurit dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan penuh semangat Pangdam V/Brw turut memberikan motivasi agar para prajurit terus mengukir prestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan.
Semoga penghargaan ini dapat menjadi dorongan semangat bagi seluruh prajurit untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi diri sendiri serta satuan Kodam V/Brw.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231117-WA0040.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-17 13:13:302023-11-17 13:13:30Pangdam V/Brw Tegaskan kepada Prajuritnya tidak Berpolitik Praktis
SURABAYA. Pendam V || Pangdam V/Brw menerima kunjungan kerja Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto di Makodam V/Brw. Pertemuan ini momentum untuk mempererat hubungan antara TNI AD dan Kepolisian dalam menjaga Kondusifitas dan keamanan serta ketertiban di wilayah Jawa Timur. Khususnya antara Kodam V/Brw dengan Polda Jatim.
Dalam suasana penuh keakraban, Pangdam V/Brw dan Kapolda Jatim berdiskusi tentang strategi bersama dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Jawa Timur. Mereka menegaskan pentingnya sinergi antara Kodam V/Bjw dan Polda Jatim dalam menghadapi tantangan-tantangan keamanan kedepan yang kompleks. Kedua Jenderal tersebut berdiskusi bersama dengan seluruh PJU. Suasana santai dan penuh keakarban ini diharapkan bukan hanya ditingkat Kodam V/Bjw dan Polda Jatim namun juga gayung bersambut ditingkat Korem,Kodim dan Polresta, Koramil dengan Polsek bahkan sampai dengan Babinsa dan Babinkamtibmas diseluruh wilayah.
Kunjungan ini juga menjadi wadah untuk saling bertukar informasi, memperkuat kerjasama, dan menyatukan tekad dalam upaya menjaga kedaulatan negara serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Jawa Timur.
Pangdam V/Brw dan Kapolda Jatim sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi guna menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.
MADIUN. Pendam V || Dukung pemerintah khususnya ketahanan pangan, Korem 081/DSJ kini menuai hasilnya dari Gado-gado Bosbow yang diinisiasi oleh Komandan Korem Kolonel Inf H. Sugiyono.
Terlebih harga cabai yang cukup tinggi di akhir-akhir ini. Sehingga semakin kelihatan dampak atau hasil dari ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif yang dilaksanakan.
Terkait hal tersebut, Danrem bersama anggota Korem 081/DSJ melaksanakan panen cabai yang kesekian kalinya di Gado gado Bosbow, Jl. Diponegoro No. 39 Kota Madiun.
Dengan semangat dan kerja keras yang dilakukan, kini harapan Danrem 081/DSJ untuk membantu masyarakat dan prajuritnya dapat terwujud.
“Alhamdulillah hari ini kita panen cabai lagi yang kesekian kalinya, terlebih sekarang hargai cabai yang melambung tinggi sehingga sangat membantu kebutuhan para prajurit dan masyarakat sini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan kondisi seperti sekarang adalah gunanya ketahanan pangan atau pemanfaatan lahan tidur dijadikan lahan yang produktif yang menghasilkan.
“Kegunaan ketahanan pangan itu dapat kita rasakan dan sangat bermanfaat kalau kondisi seperti sekarang, orang di luar sana membeli cabai yang cukup mahal, kita sudah mempunyai cabai sendiri tanpa harus beli mahal-mahal,” katanya.
Pamen TNI-AD itu juga berharap semangat yang ada terus dipelihara dan ditingkatkan dalam memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada disekitar kita, sehingga dapat untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari dan juga bisa menambah penghasilan warga yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kepada Prajurit, PNS dan keluarga manfaatkan lahan-lahan kosong disekitar rumah untuk ditanami sayuran yang bermanfaat, sehingga apabila terjadi kenaikan harga seperti ini, kita sudah terbantu dengan sayuran yang kita tanam di sekitar kita,” pungkasnya.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231116-WA0091.jpg7191080kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-16 17:03:372023-11-16 17:03:37Korem 081/DSJ Panen Raya, Perkuat Ketahanan Pangan
SURABAYA. Pendam V || Padahal sekarang beliau sudah menyandang bintang dua di pundaknya. Naik satu bintang saat saya mengenalnya di Palu.
Ya, beliau adalah Mayjen Farid yang saya maksud ini adalah Mayjen TNI Farid Makruf. Pria kelahiran Madura, 6 Juli 1969, ini sekarang menjadi Pangdam V Brw.
Dulu, saya mengenalnya saat Mayjen Farid menjadi Danrem 132/TDL yang berada di bawah naungan Kodam XIII/Mdk. Markasnya di Palu, Sulawesi Tengah.
Dari saat mengenal hingga sekarang, beliau ini tidak berubah. Tetap apa adanya dan juga tidak neko-neko.
Nah, yang tidak neko-neko ini luas maknanya. Orang Jawa Timur biasa mengartikan berjalan lurus. Kalau orang Sulawesi seperti saya ini mengartikan tidak pernah bengkok jalannya. Tegak lurus.
Saat bertugas di Palu dulu beliau ini juga tidak pernah neko-neko. Padahal banyak sekali peluang neko-neko di sana. Tapi sampai selesai masa jabatan, beliau tidak pernah sekalipun neko-neko itu. Kami semua jurnalis di Palu pun tahun itu. Kami menghormatinya.
Saat bertugas di Palu, ia dikenal sebagai pemburu sisa-sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Ia turun langsung ke lapangan bersama prajuritnya mengejar Ali Kalora cs.
Setelah bertugas di Poso, Mayjen Farid kemudian mendapat promosi menjadi Direktur Pendidikan dan Latihan Pusat Teritorial Angkatan Darat pada 2021-2022.
Pada 2022, kemudian dipromosikan lagi menjadi Wairjen TNI. Kemudian pada 17 Oktober 2022 Mayjen Farid Makruf menjadi Pangdam V Brawijaya hingga saat ini.
Nah, saat di Kodam V Brawijaya ini pun beliau tak berubah. Dan tak pernah neko-neko dengan jabatannya. Apalagi sampai menyelewengkannya.
Saya bahkan menanyakan langsung ke beliau. “kenapa gak ada yang berubah dari sikap Jenderal, padahal jabatan sekarang sudah Pangdam?”
Beliau pun menjawab singkat. “Fa, apa yang harus membuat saya berubah. Jabatan ini hanya titipan dari Allah,” jawabnya.
Maka, ketika banyak serangan yang ingin menjatuhkannya, Mayjen Farid santai saja. Dibuat senyum saja.
Saya pun tahu itu. Bagaimana ia neko-neko, rumahnya pun masih sangat sederhana. Kehidupannya juga tak berlebihan.
Namun begitulah hidup. Dijalani dengan benar, tegak dan lurus aja masih ada yang tidak suka. Apalagi yang dijalani neko-neko.
Humanis dalam Kerja dan Anggap Anggota Setara
Sebelum bertugas sebagai Danrem 132/TDL, Mayjen Farid pernah menjadi Danrem 162/Wira Bhakti, Mataram 2016-2018. Dengan berbagai jabatan strategis yang beliau emban serta sangarnya saat menumpas teroris di Poso, ternyata juga memiliki hati yang lembut dan mudah tersentuh.
Beberapa waktu lalu, saat dirinya masih menjadi Danrem 162/Wira Bhakti, Mataram, dirinya selalu menyampatkan diri untuk mengunjungi para orang tua penghuni panti Sosial Tresna Werdha Puspa Karma yang berada di jalan Majapahit Kota Mataram.
Dari kunjungannya tersebut, beliau berinisiatif untuk membantu mereka. Khususnya menjaga kesehatan para penghuni panti tersebut. Itu beliau lakukan mengingat para orang tua ini merupakan sesepuh yang membutuhkan perhatian serius.
“Saya dulu punya panti jompo di Mataram. Kerjaan saya kalau lagi senggang menemui para orang tua yang ada di Panti Jompo dan mengajak mereka bercanda. Saya punya orang tua yang usianya sama dengan mereka. Jadi, saat saya bertemu mereka di sana, saya merasa seperti bertemu kedua orang tua saya,” ujarnya.
Tidak hanya peduli kepada sesepuh. Mantan Kepala Penerangan Kopassus itu, merasa trenyuh jika mendengar kabar ada anggotanya yang sedang dilanda musibah atau sakit. Hal itu dibuktikan saat Bang Farid mendengar kabar ada anggotanya yang sakit menahun.
Sontak saja, dia yang masih memakai baju koko dan kopiah hitam usai shalat Idul Fitri pada Sabtu, 22 April 2023, bersama istrinya Shally Farid Makruf dan PJU lainnya langsung mengunjungi kediaman Kopral Satu Agus Winarto. Koptu Agus adalah anggota Yonif 500/Sikatan, yang mengalami cedera tulang punggung sejak tahun 2003 silam.
Agus adalah prajurit TNI yang cedera tulang punggung saat latihan pembentukan pertama Yonif Raider 500/Sikatan pada 2003. Dia terjatuh ke jurang di Desa Sempol tak jauh dari kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi. Praktis sejak saat itu, ia tak bisa berdinas sebagaimana mestinya.
Baru-baru ini juga. Saat memberi pengarahan kepada Dansat Jajaran Kodam V Brw, meminta Dansat jajaran Kodam V Brw untuk melaporkan kepada dirinya jika ada anggotanya yang sakit. Informasi itu Ia minta dilaporkan setiap dua minggu sekali.
“Saya minta setiap dua minggu sekali kalian kumpulkan semua anggota jajaran kita yang sedang sakit. Saya mau video call langsung kepada mereka. Saya ingin memberikan motivasi dan ingin mengetahui kondisi dan apa kebutuhan mereka,” tegasnya yang disambut hangat oleh Dansat Jajaran Kodam V Brw.
Hal-hal lain yang menggambarkan sisi humanis Mayjen Farid adalah, saat ia melakukan kunjungan kerja. Dengan teliti memastikan semua anggotanya sudah makan. Kedua bola matanya akan menyisir siapa-siapa saja yang belum makan. Kalau mengetahui ada anggotanya yang belum makan pasti akan mendapat omelan darinya.
Tak mengenal pangkat dan jabatan, kalau urusan makan. Semuanya harus makan bersama. Mulai dari driver, spri, hingga PJU yang sedang bersamanya harus bersama-sama mengisi perut saat tiba jam makan pada kunjungan kerjanya.
Beliau pun tak ingin menu yang dimakannya dibedakan dengan apa yang dimakan anggotanya.
“Kalau urusan makan, kita semua setara. Apa yang saya makan, anggota saya juga harus menikmatinya,” ujarnya.
Saya sendiri sudah mengenal Pangdam V Brw sejak tahun 2020 silam, sejak menjadi Danrem 132/TDL. Sekarang sudah sekitar tujuh bulan saya ikut meliput setiap kegiatan Pangdam, saya tidak merasakan ada hal yang berubah dari sikap sederhananya saat menjadi Danrem dan sekarang menjadi Pangdam.
Perlakuannya sama kepada semua orang. Tetap ramah. Sederhana. Mudah tersentuh, tidak tegaan.
Apalagi jika melihat ada ibu-ibu renta meminta bantuannya kemudian mengeluarkan air mata. Ia pasti langsung tersenyuh dan hatinya meleleh.
Itulah Mayjen Farid. Di balik ketegasan dalam kerjanya juga punya hati yang sangat lembut.
Setengah tahun lebih membersamainya di Surabaya, tak ada yang berubah. Tetap Mayjen Farid yang dulu.
Kadang saya pun yang sudah menganggapnya sebagai orang tua angkat dengan konsistensi dan keistiqamahannya. Entah thariqat istiqamah apa yang dijalaninya, mungkin suatu saat saya akan berguru serius pada beliau.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231114-WA0000_SHzKUdKY0X.jpg9351600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-14 15:31:342023-11-14 15:31:35Sosok Simpel, Humanis dan tidak membeda-bedakan orang
SURABAYA. PendamV ||Pangdam V/Brw selaku Dankogartap III/SBY menghadiri acara tasyakuran dalam rangka perayaan HUT ke-51 Kogartap III/SBY di Makogartap III Genteng Surabaya.
Perayaan ini merupakan momen istimewa yang menggambarkan perjalanan panjang dan prestasi gemilang Kogartap III/SBY dalam melaksanakan tugas-tugas strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Surabaya.
Pangdam V/Brw dengan penuh kebanggaan hadir dalam acara ini untuk memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota Kogartap III/SBY atas dedikasi dan pengabdian luar biasa.
Atas kepemimpinan yang kuat dan profesionalisme yang tinggi, Kogartap III/SBY telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Dalam tasyakuran ini, Pangdam V/Brw bersama-sama dengan seluruh pejabat dan anggota Kogartap III/SBY menuangkan doa syukur dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Kogartap III/SBY akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Surabaya.
Selamat ulang tahun yang ke-51 Kogartap III/SBY, semoga tetap mengukir keberhasilan dan terus berjaya di masa yang akan datang.
SURABAYA, PendamV || Kolonel Arm Adekson melepaskan jabatannya dengan penuh rasa hormat kepada pejabat berikutnya, Dalam acara pelepasan tersebut, Kapendam yang baru, Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani, memimpin prosesi dengan khidmat.
Acara pelepasan ini adalah saat yang penting dalam perjalanan pengabdian Kolonel Arm Adekson. Dalam kurun waktu ± 7 bulan yang telah berlalu selama menjabat, beliau telah memberikan kontribusi yang banyak dalam mengemban tugas sebagai Kapendam V/Brawijaya. Semangat kesederhanaan dan dedikasinya telah menjadi teladan bagi para personel Pendam V/Brw.
Sementara itu, kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani hadir dengan semangat dan komitmen yang tinggi dalam meneruskan estafet kepemimpinan Kapendam V/Brawijaya. Beliau siap melanjutkan peran ini dengan integritas dan keahlian yang dimiliki, guna mendorong pencapaian yang lebih baik lagi di masa mendatang.
Acara pelepasan ini merupakan momen yang menandai perubahan dan transformasi, di mana kebijakan dan strategi Pendam V/Brw akan terus berkembang. Semoga Kolonel Arm Adekson dapat meraih kesuksesan di tempat penugasan yang baru.
Dengan semangat kesederhanaan dan kerja keras, Pendam V/Brawijaya terus berkomitmen untuk mendukung tugas Pokok Kodam V/Brw sesuai bidangnya.
https://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231107-WA0068.jpg10661600kodam5brawijayahttps://kodam5brawijaya.tni-ad.mil.id/wp-content/uploads/2021/01/logo-5.pngkodam5brawijaya2023-11-08 20:05:272023-11-08 20:05:28Pelepasan Kolonel Arm Adekson Kapendam Lama menjadi momen yang penuh makna