CARI,DEKATI,OBATI, PROGRAM KESEHATAN DOOR TO DOOR OLEH KESATRIA BADAK HITAM SATGAS YONIF 511 DI PERBATAN RI-PNG.

Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Kalimaro melaksanakan pengobatan door to door dan membagikan sembako kepada masyarakat di Kampung Tanas , Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke. Sabtu (22/10/22).

Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Kalimaro yang dipimpin oleh Wadan pos Serda Inal beserta Tim Kesehatan Pos Kalimaro dengan berjalan kaki mendatangi masyarakat Kampung Tanas untuk melakukan pengobatan dengan tujuan untuk menyembuhkan warga yang sakit, dikarenakan terbatasnya tenaga kesehatan dan akses ke puskesmas yang jauh di kampung ini.

Danpos Kalimaro Lettu Inf Sutyoso Doan mengatakan bahwa pengobatan keliling ini dilaksanakan dengan memberikan pengobatan langsung mendatangi rumah warga yang sakit. Tim kesehatan dengan membawa alat peralatan dan obat-obatan langsung mendatangi rumah warga yang sakit untuk melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan serta membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan.

“Pengobatan door to door dan pembagian sembako ini sangat efektif dan efisien karena di samping mengobati masyarakat yang sakit juga untuk mendekatkan hubungan Prajurit Satgas RI-PNG Yonif 511/DY dengan masyarakat,” ungkap Danpos.

Wadan pos Sera Inal mengatakan bahwa pelayanan kesehatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena hampir sebagian besar mereka tidak bisa berobat ke puskesmas karena jarak yang jauh, serta dengan adanya pembagian sembako ini juga dapat membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujar Wadan pos.

Salah satu warga Kampung Tanas Bapak Maikel Tinus (39) sangat berterima kasih kepada personel satgas TNI Yonif 511/DY yang telah memberikan pelayanan kesehatan dan membagikan sembako untuk warga setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan kepada kami. Semoga apa yang diberikan kepada warga Kampung Tanas ini sangat bermanfaat sekali, Tuhan selalu memberkati,” ucap Bapak Maikel Tinus.

Forkopimda Jawa Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Lapangan Brawijaya Makodam V/Brawijaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur bertempat di Lapangan Brawijaya Makodam V/Brawijaya Jl. R. Wijaya no 1 Surabaya, Kamis, (20/10/2022).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa bertindak selaku Pimpinan Apel dengan didampingi oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Tony Hermanto dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Dr. Tolhas Sininta Nauli Basana Hutabarat, M.M.S, serta dihadiri oleh para pejabat utama di satuan jajaran TNI -Polri yang berada di Jawa Timur.

Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di wilayah Jawa Timur digelar untuk antisipasi dan mitigasi bila terjadi bencana alam akibat cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini terjadi, mengingat wilayah Provinsi Jawa Timur memiliki kondisi geografi, geologi, hidrologi dan demografi yang berpotensi terjadinya bencana alam.

Sehingga perlu adanya kesiapsiaagaan baik dari Unsur Pemerintah Daerah, Unsur TNI – Polri, BPBD dan seluruh elemen masyarakat dalam menanggulangi berbagai resiko yang terjadi akibat bencana alam.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi Keologi dan Geofisika (BMKG) pada 17 Oktober 2022, dari hasil analisa dinamika atmosfer di wilayah Provinsi Jawa Timur terkini menunjukkan adanya pola konvergensi serta perambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

Menurutnya, aktifnya fenomena gelombang atmosfer serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara 0,5 sampai 2,5 derajat Celcius yang mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak. Nah, kondisi inilah yang mempengaruhi pembentukan awan-awan komulonimbus yang semakin intens dan dapat menyebabkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, angin puting beliung dan terjadinya hujan es.

“Jadi, berkenaan dengan itu masing-masing kepala daerah, saya harap bisa membuat rencana kontingensi sesuai dengan potensi peta bencana yang akan terus di update oleh BMKG. Sehingga kemungkinan terjadinya kerugian yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam bisa diminimalisir secara bersama-sama,” tambahnya.

Disamping itu, Khofifah menyarankan agar melaksanakan simulasi gladi dan latihan-latihan secara terpadu sehingga masing-masing sektor akan mengerti apa yang akan dilakukan pada saat terjadinya bencana alam.

Melalui Apel Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam di Wilayah Jawa Timur ini, diharapkan dapat memberikan penguatan -penguatan tentang pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan dan tanggap darurat di daerah masing-masing, serta dapat mewujudkan kesamaan gerak dan langkah dalam upaya penanggulangan bencana alam yang terjadi di Jawa Timur secara lebih optimal.

Pangdam V/Brawijaya Meninjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Wilayah Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang

Malang – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., didampingi Danrem 083/BDJ, Kolonel. Inf. Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Aster Kasdam V/Brawijaya, Bupati Malang, H. M. Sanusi, Dandim 0818/Kab. Malang, Ketua BPBD serta unsur pejabat terkait di Kabupaten Malang, melaksanakan peninjauan ke lokasi terdampak bencana banjir bandang di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu, (19/10/2022).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya setelah menerima informasi terjadinya bencana banjir bandang langsung bergerak dengan mengerahkan personel dan peralatannya untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Malang dalam penanggulangan bencana banjir bandang yang terjadi sejak beberapa hari ini. Mulai dari evakuasi warga, distribusi logistik, dan membantu memulihkan sarana prasarana serta rumah warga yang terkena bencana banjir.

“Ada empat SSK pasukan yang kami terjunkan, 10 kendaraan, dan lainnya,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Hingga saat ini, situasi dan kondisi di lokasi bencana sudah mulai kondusif. Disamping itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa Kodam V/Brawijaya bersama Pemerintah Daerah, BPBD dan instansi terkait akan segera melakukan mitigasi bencana guna mengantisipasi dan meminimalisir korban bila terjadi bencana susulan.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. juga memberikan bantuan berupa paket sembako untuk korban bencana banjir bandang di wilayah tersebut.

Sementara, salah satu warga, Sugeng Wiyono mengungkapkan hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak empat hari yang lalu. Saat itu, warga hendak bertani. namun terpaksa mengurungkan niatnya lantaran hujan tak kunjung reda.

“Ketinggian air (banjir) mencapai 1,5 meter hingga 2 meter. Malem nya pun juga turun hujan, esok nya juga sama. terus begitu sampai hari ini,” jelas Sugeng.

Meski demikian, Sugeng yang tinggal bersama istri dan ibunya cuma bisa pasrah dan menunggu bantuan dari pemerintah agar persoalan banjir bisa segera teratasi.

“Apapun bantuannya tetap kami terima. Dan saya sangat berterima kasih kepada bapak Pangdam V/Brawijaya yang sudah membantu meringankan kami,” singkatnya.

Pangdam V/Brawijaya Melaksanakan Kunjungan Ke Universitas Merdeka Madiun.

Madiun – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Merdeka Madiun bertempat di jalan Serayu No. 79, Pandean Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa, (18/10/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya disambut langsung Rektor, Dekan, Dosen, Mahasiswa dan seluruh civitas akademika di Universitas Merdeka Madiun.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan kepada mahasiswa untuk bangga menjadi bagian dari Universitas Merdeka Madiun. Peran serta mahasiswa akan berdampak pada kemajuan Universitas di masa yang akan datang.

“Berbanggalah kalian menjadi bagian dari universitas ini (Unmer) Madiun. Karena yang membesarkan Unmer ya kita sendiri,” papar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., saat memberikan pengarahan kepada ratusan mahasiswa.

Lebih lanjut Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., yang juga Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka Madiun menjelaskan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan mahasiswa untuk membesarkan universitas. Salah satunya dengan cara berkiprah positif di masyarakat.

“Baik dengan ucapan, pola pikir maupun tindakan yang positif ditengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga meminta kepada mahasiswa agar dapat meningkatkan prestasi belajar guna menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Menurutnya Indonesia akan mengalami bonus demografi. Bonus Demografi merupakan kondisi yang terjadi saat sebuah negara memiliki jumlah penduduk usia produktif yang lebih tinggi dibandingkan penduduk usia non-produktif.

“Nah, seperti adik-adik disini yang merupakan usia produktif. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi beban negara. Bantu kami untuk mewujudkan universitas semakin baik, dan makin unggul,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya Resmikan Command Center Korem 081/DJ

Madiun – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., melakukan kunjungan kerja ke Makorem 081/DJ di Jalan Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa, (18/10/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., meresmikan Command Center SUPRIYADI Korem 081/DJ. Command Center yang diresmikan sudah dilengkapi dan diintegrasikan dengan berbagai macam perangkat sistem dan teknologi terbaru.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi upaya Danrem 081/DJ beserta jajaran dalam membangun Command Center tersebut. Pangdam V/Brawijaya berharap Command Center Korem 081/DSJ dapat dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu tugas pokok dan fungsi Korem 081/DJ.

“Saya minta Command Center ini tidak hanya dibuat untuk rapat-rapat virtual saja. Kalian bisa memanfaatkan nya dengan mencoba sesuatu hal lain,” tegas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.,

Lebih lanjut Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa Command Center merupakan pusat pengendali yang dilengkapi dengan berbagai system’ dan alat tekhnologi. Sehingga keberadaanya bisa dimanfaatkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan tekhnologi.

“Apapun bentuk kegiatannya bisa kalian kendalikan, pantau dari sini (command center). Saya ingin pusat kendali ini juga bisa dirasakan sampai ke bawah. Contoh, Babinsa masuk dapur warga. Silahkan kalian coba itu,” pinta Pangdam V/Brawijaya.

Selain meresmikan gedung Command Center, Pangdam V/Brawijaya juga membuka Latihan Posko I yang diikuti anggota Korem 081/DJ. Latihan Posko I merupakan salah satu latihan taktis tanpa pasukan dengan metode gladi, bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komandan dan staf Korem dalam merencanakan, menyiapkan, melaksanakan dan mengendalikan tugas operasi.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sertijab Pejabat Utama di Lingkungan Kodam V/Brawijaya.

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., memimpin upacara serah terima jabatan empat Perwira Menengah di lingkungan Kodam V/Brawijaya bertempat di Gedung Balai Prajurit Jalan Raden Wijaya Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Kamis, (13/10/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan serah terima jabatan Danrem 083/BDJ dari Kolonel. Inf. Yudhi Prasetiyo, S.I.P kepada Kolonel. Inf. Muhammad Imam Gogor Agnie Aditya ; Asintel Kasdam V/Brawijaya dari Kolonel Kav. Valian Wicaksono Magdi S.Sos, M.Sos, kepada Kolonel. Inf. Agus Wahyudi Irianto ; Danpomdam V/Brawijaya dari Kolonel. Cpm Moh. Sawi, S.H., S.I.P., M.H., kepada Kolonel Cpm. Reza Muhammad H. Nasution ; dan Kahubdam V/Brawijaya dari Kolonel. Chb. Muhammad Anom Kartika., S.I.P kepada Letkol. Chb. Triyadi Sujatmiko, S.Sos., M.Tr. (Han).

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama bertugas di Kodam V/Brawijaya. Sementara itu, kepada pejabat yang baru, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan yang baru diemban dan berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

“Amanah ini hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur disertai dengan rasa tanggungjawab dan diwujudkan dengan kinerja terbaik. Saya yakin dengan bekal yang didapat sebelumnya, saudara mampu mengemban dan menjalankan tugas ini dengan baik,” pesan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc,

Diakhir amanatnya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., mengingatkan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berbuat yang terbaik untuk satuannya sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing.

“Segera sesuaikan. Tidak ada pekerjaan tentara yang sulit. Yang penting kita punya niat yang baik, lakukan pekerjaan sesuai tupoksi, dan kita juga bertanggung jawab kepada satuan masing-masing,” tandasnya.

Pangdam V/Brawijaya Terima Penghargaan Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., menerima penghargaan lencana emas Jer Basuki Mawa Beya dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa. Penganugerahan penghargaan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Rabu, (12/10/2022).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur kepada Pangdam V/Brawijaya saat upacara peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur. Penghargaan diberikan kepada Pangdam V/Brawijaya atas dedikasi sebagai Tokoh yang berjasa dan turut serta secara aktif terhadap keberhasilan baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Jawa Timur.

Penganugerahan Lencana Jer Basuki Mawa Beya ini diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/706/KPTS/013/2022. Menurut Khofifah penganugerahan ini diberikan atas dedikasi luar biasa, tenaga, pikiran dan jiwa raganya kepada masyarakat dan Provinsi Jawa Timur.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan makna Jer Basuki Mawa Beya agawe wong cilik gemuyu seperti yang terpampang di area makam, mediang Gubernur Jawa Timur, Mohammad Noer yang mempunyai arti bahwa tugas Pemerintah Provinsi Jawa Timur di semua bidang adalah membuat masyarakat kecil menjadi gembira atau dalam bahasa jawa gemuyu, seperti halnya yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

” Itulah sesungguhnya amanat Pembukaan UUD 1945 bagaimana bersama-sama berikhtiar memajukan kesejahteraan umum”, ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mengembangkan kembali daya inisiatif, daya kolaborasi dan daya inovasi di tengah zaman yang terus bergerak. Menurutnya Inisiatif adalah pendekatan atau jalan baru yang segar untuk menghadapi segenap persoalan. Sedangkan Kolaborasi adalah kehendak kuat yang diterjemahkan dalam tindakan nyata untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan masalah.

Sementara Inovasi adalah implementasi praktis dari suatu idea yang baru untuk menyelesaikan persoalan. “Ketiga hal ini menjadi keharusan dalam semangat zaman saat ini, karena pergerakan gagasan, jasa, barang, perdagangan, data dan informasi antar kota, antar bangsa dan negara adalah keniscayaan ummat manusia,”tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak beserta istri, Kapolda Jatim, Danlantamal V, Kaskoarmada II, Kabinda Jatim, Kaskogartap III/SBY, Wagub AAL, Dankodikmar, Dan STTAL, Irdam Kodam V/Brawijaya, serta Mantan Gubernur Jawa Timur Bapak Imam Utomo dan Bapak Ir. Soekarwo.

Pangdam V/Brawijaya Mendampingi Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman dan Rombongan Dalam Panen Raya Padi di Tulungagung

Tulungagung – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc., mendampingi Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman dan rombongan dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, (7/10/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman melakukan panen raya padi bersama petani di kawasan Desa Mojoarum Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Kegiatan tersebut bertujuan mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“TNI AD harus hadir ditengah-tengah masyarakat, apapun kesulitannya. Dan TNI AD juga harus menjadi solusi bagi rakyatnya. Termasuk dalam hal ketahanan pangan,” tegas Jenderal Dudung.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam merealisasikan program ketahanan pangan nasional, TNI AD memiliki target sebesar 8 juta hektar di bidang pertanian seperti padi dan jagung. Dengan rincian 1 juta hektar untuk penanaman padi, dan 7 juta hektar untuk penanaman jagung.

“Baik melalui proses pembinaan Babinsa, maupun pengaktifan kembali lahan kosong milik TNI, sehingga menghasilkan produksi padi,” jelasnya.

Menurut Jenderal Dudung, Ada beberapa alasan yang membuat dirinya gencar merealisasikan ketahanan pangan. Salah satunya, sesuai arahan Presiden RI, Jenderal Dudung diminta turut membantu mensejahterakan pemerintah ditingkat daerah maupun pusat, dan mensejahterakan prajurit.

“Nah, kenapa harus ketahanan pangan?, Kita bisa lihat sendiri selama dua tahun belakangan ini ketika diterpa Covid-19. Banyak masyarakat yang terdampak. Seperti pemutusan lapangan kerja, banyaknya pengangguran, kurangnya efektifitas produksi pertanian. Sehingga hal ini lah yang menjadi alasan kita untuk terus menggalakkan ketahanan pangan,” terang Jenderal Dudung.

Selain panen raya padi, Kasad Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman juga meresmikan pembangunan sumur bor (secara virtual) yang dilaksanakan oleh Kodim 0806/Trenggalek. Peresmian sumur bor tersebut dalam rangka TNI Manunggal air guna mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga desa Tanggaran, Kecamatan Pule.

TNI Manunggal air tersebut merupakan program Kasad dalam membantu dan meringankan masyarakat yang selama ini kekurangan air. Kedalaman sumur bor dikawasan ini telah mencapai 130 meter. Nantinya selain disalurkan ke rumah-rumah warga, air tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengairi kebun-kebun warga setempat sehingga bisa mendorong tumbuhnya perekonomian di Desa Tanggaran.

Hadir dalam acara tersebut, Danpuspomad Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc., Asintel Kasad Mayjen TNI Dedi Solihin, Asrena Kasad Mayjen TNI Kasuri, Asrena Kasad Mayjen TNI Kasuri dan Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto.

Kasdam V/Brawijaya Mendampingi Jenderal Dudung melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Pindad (Persero) dan Makam Bung Karno

Malang – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto mendampingi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan rombongan saat melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Pindad (Persero) bertempat di Jalan Panglima Sudirman, Dusun Sedayu, Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang Jawa Timur, Kamis, (6/10/2022).

Kedatangan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman disambut langsung oleh Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Dr. Ir. Abraham Mose, MM dan jajaran direksi. Dalam kunjungannya, Jenderal Dudung meninjau langsung proses produksi munisi.

PT. Pindad (Persero) merupakan industri pertahanan yang mempunyai visi menjadi produsen alat pertahanan terkemuka di Asia melalui upaya inovasi produk dan kemitraan strategis. PT Pindad memiliki kemampuan untuk memproduksi dan mengembangkan produk-produk pertahanan keamanan seperti Senjata, Kendaraan Tempur dan Munisi.

Pada kesempatan yang sama, Kasad bersama rombongan juga menyempatkan ziarah ke makam Presiden RI pertama Yakni Ir. Soekarno yang terletak di Kabupaten Blitar. Menurut Jenderal Dudung, hal ini merupakan kesempatan yang diidam-idamkan dapat berziarah langsung ke makam bung Karno, sapaan akrab Soekarno.

“Beliau ini menurut saya merupakan pendiri bangsa yang idealisme, jiwa patriotisme, dan nasionalisme nya tidak diragukan lagi. Kita patut berterima kasih kepada beliau yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia. Dan mudah-mudahan jiwa patriotisme dan nasionalismenya dapat menyerap kepada kita semua,” tegas Jenderal Dudung.

Turut mendampingi, Danpuspomad Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc., Asintel Kasad Mayjen TNI Dedi Solihin, Asrena Kasad Mayjen TNI Kasuri, Aslog Kasad Mayjen TNI Saiful Rachiman dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijay

Kasdam V/Brawijaya Mendampingi Kunjungan Kerja Kasad, Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke Yonzipur-5/AWB

Malang – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto mendampingi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama ibu Rahma Setyaningsih (Ibu Kasad) dan rombongan saat melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Zeni Tempur 5/ABW bertempat di Jalan Raya Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Kamis, (6/10/2022).

Dalam kunjungannya tersebut, Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Zeni Tempur 5/ABW dan babinsa terkait insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu, (1/10).

“kejadian kemarin (Stadion Kanjuruhan) memang tidak kita inginkan. Tapi sudah kehendak maha kuasa. Saya ingin menaruh perhatian kepada seluruh anggota, bahwa situasi kemarin memang sulit dikendalikan. Apalagi dengan adanya gas air mata dan sebagainya,” terang Jenderal Dudung dihadapan prajurit.

Lebih lanjut, Jenderal Dudung menceritakan pengalamannya menghadapi kerusuhan di Jakarta saat menjabat sebagai Pangdam Jaya. “Saya tahu betul namanya kena gas air mata, nafas aja susah. Sehingga kita bawa air kemana-mana . Apalagi kondisinya berdesak-desakan. Situasi seperti itu memang sulit dikendalikan,” tambah Jenderal Dudung.

Meski demikian, Jenderal Dudung mengapresiasi peran serta prajurit dalam menghadapi situasi yang sulit dikendalikan tersebut. Terlebih, pada saat melakukan evakuasi terhadap korban yang banyak berjatuhan.

“Memang ada beberapa kejadian disana. Ada anggota yang nendang supporter, ada juga video anggota yang dipukul oleh Arema. Saya rasa tidak terlepas dari sebab – akibat. Itu hanya kasuistik dan tidak banyak. Justru yang lebih banyak saya lihat adalah peran kalian dalam mengevakuasi korban sampai ke RS, begitupun menghalau suporter saat menggeruduk polisi. Saya juga tidak tahu kalau tidak ada kalian,” terangnya.

Oleh karenanya, Jenderal TNI Dudung Abdurachman sengaja datang dan menemui langsung prajurit Yonzipur -5/ABW untuk menyampaikan rasa terima kasih telah membantu dalam mengamankan kerusuhan.

“Kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik. Kita harus siap ketika diminta bantuan. Dimanapun kalian berada harus berdampak dan menjadi solusi untuk masyarakat,” tegasnya.

Jenderal TNI Dudung Abdurachman berpesan agar prajurit tidak ragu dalam mengahadapi situasi apapun terutama demi kepentingan rakyat.

Senada disampaikan Presiden Club’ Arema FC Gilang Widya Pramana. Gilang menghaturkan terima kasih nya kepada seluruh anggota TNI AD yang turut membantu dalam mengamankan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

“Entah apa jadinya kalau tidak ada bapak-bapak (prajurit) ini. Dan kita berharap kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang kembali. Saya juga sampaikan turut berduka atas jatuhnya korban. Semoga keluarga diberi ketabahan,” singkat Gilang.

Turut mendampingi, Danpuspomad Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc., Asintel Kasad Mayjen TNI Dedi Solihin, Asrena Kasad Mayjen TNI Kasuri, Aslog Kasad Mayjen TNI Saiful Rachiman dan Presiden Club’ Arema FC Gilang Widya Pramana.