Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kababinminvetcaddam

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bertindak sebagai inspektur upacara serah terima jabatan Kababinminvetcaddam V/Brawijaya dari Kolonel Inf Sudung Hasiholan, C.H., kepada Letkol Inf Idang Ismail, S.Pd., M.Si bertempat di Gedung Balai Prajurit Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama bertugas di Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya meyakini dengan bekal dan pengalaman selama bertugas di Kodam V/Brawijaya, prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik ditempat yang baru.

“Serah terima jabatan bagi saya adalah sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari penyegaran suatu organisasi. Saya yakin dengan bekal yang didapat sebelumnya, saudara mampu mengemban dan menjalankan tugas ini dengan baik,” terang Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Sementara itu, kepada pejabat yang baru, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan yang baru diemban dan berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Pangdam V/Brawijaya mengingatkan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berbuat yang terbaik untuk satuannya sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing guna mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas Pokok Kodam V/Brawijaya.

“Amanah ini hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur disertai dengan rasa tanggungjawab dan diwujudkan dengan kinerja terbaik,” tegasnya.

Sambut Kedatangan Satgas Apter Dari Wilayah Papua. Pangdam V/Brawijaya Minta Prajurit Segera Cek Kesehatan

Surabaya – Sebanyak 46 prajurit Kodam V/Brawijaya yang selesai melaksanakan penugasan sebagai Satgas Apter di wilayah Kodam VIII/Kasuari akhirnya kembali dengan selamat.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., meminta kepada prajurit untuk segera melakukan cek kesehatan kepada dokter untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal itu disampaikan Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menyambut kedatangan puluhan personel Satgas Apter dari wilayah Papua di Terminal Juanda Surabaya. Turut mendampingi Pangdam V/Brawijaya, Kasdam V/Brawijaya, Kapok Sahli Kodam V/Brawijaya dan PJU Kodam V/Brawijaya.

“Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi kalian selama bertugas di Papua. Saya ingin memastikan kalian semua dalam kondisi baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya mengaku bersyukur dikarenakan seluruh prajurit bisa kembali ke Kodam V/Brawijaya Jawa Timur dengan selamat dan dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa kekurangan suatu apapun, mengingat tantangan tugas dan ancaman di daerah penugasan sangat besar.

“Jika kalian lolos dari endemi malaria, berarti kalian lolos dari ancaman senjata musuh. Karena sudah berapa banyak prajurit yang terjangkit malaria. Syukur Alhamdulillah kalian kembali dengan selamat,” terang Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, penugasan prajurit Kodam V/Brawijaya di Papua, bertujuan untuk mempertebal kekuatan prajurit di wilayah setempat. Mengingat wilayah tersebut rawan dari berbagai macam ancaman yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Meski demikian pihaknya sangat bersyukur dikarenakan prajurit Kodam V/Brawijaya sudah melaksanakan tugas dengan baik dan aman.

“Saya salut dan bangga dengan kalian. Kalian sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Sejauh ini belum ada laporan hal jelek tentang kalian. Semoga sampai nanti tidak ada laporan tentang kalian,” harap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh prajurit yang sudah selesai melaksanakan tugas agar segera memeriksakan diri ke dokter, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bagi kalian yg sempat terkena malaria, segera lapor dokter. Jangan dibiarkan, begitu juga penyakit lainnya. Jika itu terjadi, silahkan lapor. Supaya bisa secepatnya teratasi. Karena sudah bagian dari tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pangdam V/Brawijaya untuk kesehatan dan kesejahteraan kalian,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Ciptakan Kampung Sehat, Satgas Yonif 511/DY Lakukan Pengobatan Gratis Keliling Kampung Di Papua

Neukenjerai, Dikarenakan terbatasnya tenaga kesehatan dan tidak adanya akses jalan melalui via darat untuk menuju Puskesmas terdekat saat musim hujan, Warga Masyarakat Kampung Kondo kadang mengalami kesulitan apabila ingin berobat. Melihat situasi tersebut Danpos Kondo Letda Inf Catur Joko Santoso beserta 9 personil Pos lainnya melaksanakan pengobatan door to door kepada masyarakat di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Minggu (15/01/23).

Personel Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Kondo tersebut berkeliling kampung mendatangi masyarakat Kampung Kondo untuk melakukan pengobatan Gratis dengan tujuan untuk mengontrol kesehatan masyarakat Kampung Kondo.

Danpos Kondo Letda Inf Catur Joko Santoso mengatakan bahwa pengobatan keliling ini dengan memberikan pengobatan langsung ke rumah-rumah warga. Tim Kesehatan Pos dengan membawa peralatan langsung melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

“Pengobatan door to door sangat efektif karena di samping mengobati masyarakat yang sakit, juga untuk mendekatkan kita dengan masyarakat,” ujar Danpos Kondo tersebut.

Adapun salah satu warga Kampung Kondo, Bapak Yobel Mayua (45) berterima kasih kepada Personel Satgas Yonif 511/DY yang telah melakukan pengobatan door to door tersebut.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Anak TNI yang sudah memeriksa kesehatan kami, dan sudah perhatian kepada kami. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya kepada kami, semoga apa yang diberikan kepada warga Kampung Kondo ini menjadi bermanfaat, Tuhan memberkati,” ucap Bapak Yobel Mayua.

Pembangunan RS TK.III Brawijaya ditarget Selesai Juni Mendatang, Pangdam V/Brawijaya Ingatkan Pengembang Soal Timeline dan Kualitas

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan peletakan batu pertama Pengembangan Fasilitas Rumah Sakit Tingkat III/Brawijaya di Jalan Kesatrian No.9, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Jumat, (13/1/2023). Rencananya, pembangunan RS Tingkat III Brawijaya akan ditargetkan selesai pada Juni 2023 dan diresmikan langsung oleh presiden RI, Joko Widodo.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi PJU Kodam V/Brawijaya, Karumkit Tingkat III Brawijaya, dan dihadiri pemenang tender Pengembangan RS Tingkat III Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf mengapresiasi atas inisiasi dan inovasi Kepala Rumah Sakit dalam mengembangkan fasilitas pelayanan dan kesehatan di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Hal itu dilakukan untuk kesejahteraan prajurit dalam mendapatkan pelayanan kesehatan maupun pengobatan di RS Brawijaya.

Rencananya, RS tingkat III Brawijaya akan dibangun diatas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan ketinggian tiga lantai. Pembangunan yang representatif tersebut ditargetkan selesai dalam kurun waktu 5 bulan kedepan.

Mayjen TNI Farid Makruf membuka ruang selebar-lebarnya kepada para pengembang untuk melakukan konsultasi terkait pembangunan RS tingkat III Brawijaya. Dengan harapan pembangunan RS ini dapat berjalan dengan baik dan dilaksanakan dengan benar. Hal ini dimaksud baik dari aspek kualitas bangunan, maupun target penyelesaian pembangunannya.

Peringati HUT Ke-72 Penerangan TNI AD. Kapendam V/Brawijaya Ajak Seluruh Personel Tingkatkan SDM

Surabaya : Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm. Kusdi Yuli Suhandra bersama seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS memperingati HUT ke-72 Penerangan TNI Angkatan Darat tahun 2023 di Mapendam V/Brawijaya.

Pada peringatan HUT Ke-72 Penerangan TNI AD yang jatuh pada 13 Januari, diisi dengan berbagai kegiatan positif. Seperti melaksanakan ziarah rombongan ke taman makam Pahlawan 10 Nopember Surabaya, melaksanakan Baksos Tasyakuran dan doa bersama yang dilakukan di Aula Pendam V/Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut, Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm. Kusdi Yuli Suhandra membacakan amanat Kepala Dinas Penerangan TNI AD. Dalam amanatnya, memasuki masa pengabdian ke-72 ini, Penerangan TNI AD diharapkan dapat semakin profesional, adaptif dan inovatif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Momentum Hari Jadi Penerangan, sejatinya merupakan sarana untuk melakukan refleksi atas apa yang sudah dikerjakan pada masa sebelumnya, sekaligus sebagai introspeksi diri untuk menemukan kekurangan guna perbaikan di masa yang akan datang.

Berkaca dari dinamika lingkungan strategis dalam beberapa waktu belakangan, terlihat realitas yang tidak bisa dipungkiri bahwa Penerangan memiliki peran yang semakin strategis dalam mempengaruhi terjadinya perubahan-perubahan besar dan penting. Peningkatan peran itu tentunya perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM., Alat kelengkapan maupun penguatan tata-kelola kelembagaan organisasi satuan penerangan.

Pihaknya mengajak kepada seluruh insan penerangan untuk terus berkarya, menggali potensi diri, sehingga dapat menggelorakan semangat berinovasi guna mengembangkan kreatifitas, sehingga terbangun sebuah kepercayaan yang tinggi di masyarakat.

Dahlan Iskan Apresiasi Karya Buku Milik Pangdam V/Brawijaya bersama dkk. Dahlan Iskan ; Tidak Seperti Buku Terbitan Instansi, Melainkan Profesional.

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mengunjungi kantor Harian Disway bertempat di jalan Walikota Mustajab No.76, Ketabang Kecamatan Genteng, Surabaya. Disway merupakan sebuah perusahaan media milik Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Kedatangan Mayjen TNI Farid Makruf bersama Asintel Kasdam V/Brawijaya disambut hangat Dahlan Iskan dan jajaran direksi harian Disway, diantaranya, Direktur Utama, Tomy C Gutama, Direktur Keuangan Annie Wong, Komisaris Taufiq Lamade, dan Wapemred Harian Disway Foan Widhiandono.

Dalam kunjungannya tersebut, Mayjen TNI Farid Makruf mengatakan maksud dan tujuannya datang ke kantor perusahaan media tersebut hanya ingin menjalin silaturahmi dengan mantan menteri BUMN Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus tokoh pers nasional. Menurut Pangdam, Dahlan Iskan merupakan sosok yang patut menjadi teladan terutama dalam hal penulisan jurnalistik.

Selain mengagumi sosok Dahlan Iskan, Pangdam V/Brawijaya juga sering membaca hasil karya jurnalistik milik Dahlan Iskan. Konon Jenderal asal Bangkalan tersebut juga menyelami dunia penulisan. Hal itu selaras dengan buku yang dihasilkan saat menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako yang bertajuk “Tadulako, dari Mitos ke Realitas”,

Dari situlah keduanya terlibat obrolan ringan. Diawal perkenalannya, Mayjen TNI Farid Makruf lebih banyak bercerita tentang pengalamannya di Medan tugas. Mulai dari penugasan dalam mengatasi radikalisme di Bima NTB, bencana alam banjir di Bima dan Gempabumi di Lombok serta menyelesaikan sengketa Tanah Mandalika). Penugasan itu pun berlanjut ke Sulawesi Tengah dalam kasus radikalisme dan terorisme serta penanggulangan pasca bencana sulteng.

Mendengar paparan Pangdam V/Brawijaya, Dahlan Iskan mendukung agar Pangdam V/Brawijaya terus bekerja, beraksi dan berperan sesuai tugasnya. Meski (dari cerita sebelumnya) tugas tersebut seharusnya dilakukan pemerintah, namun nyatanya Pangdam V/Brawijaya mampu menuntaskan problematika yang ada di masyarakat. Pertemuan itu kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata.

Nihil Pelanggaran Anggota : Dankogartap III/Surabaya Tekankan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri dan Pemda

Surabaya : Dankogartap III/Surabaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., belum menemukan pelanggaran terhadap anggota Gartap III/Surabaya sejak tiga bulan terakhir. Laporan itu disampaikan Kaskogartap III/Surabaya kepada Mayjen TNI Farid Makruf saat berkunjung ke Makogartap III/Surabaya, Jalan Walikota Mustajab, Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Kamis, (12/1/2023).

Sejak dilantiknya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., sebagai Pangdam V/Brawijaya beberapa pekan yang lalu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga sekaligus menjabat sebagai Dankogartap III/Surabaya.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menekankan sinergitas dan soliditas baik dengan sesama anggota TNI, dan Polri maupun Pemda. Sehingga terciptanya kerukunan dan keamanan di tengah masyarakat dan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Cerita Pangdam V/Brawijaya : Sempat Bercita-Cita Mondok di Gontor, Kini Jadi Pemateri Wawasan Kebangsaan di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo.

Ponorogo – Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., putra daerah asal Bangkalan Jawa Timur yang kini menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya ternyata sempat berkeinginan mondok (menimba ilmu agama) di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Selain terkenal disiplin, Pondok yang sudah berdiri sebelum Indonesia Merdeka tersebut, Kini sudah tersebar di beberapa daerah, seperti Kediri, Banyuwangi, Magelang, Kendari – Sulawesi Tenggara, Lampung, Aceh, Poso dan Kabupaten Siak.

Hal itu disampaikan Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. saat berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Jawa Timur. Dalam kunjungannya, Pangdam V/Brawijaya didampingi para asisten Kasdam V/Brawijaya, Danrem 081/DJ, dan Dandim 0802/Ponorogo, Rabu (11/1/2023).

Meski cita-cita tersebut belum pernah terwujud, Pangdam V/Brawijaya mengaku senang, dikarenakan saat ini bisa bertatap muka sekaligus berkenalan langsung dengan pimpinan dan pengasuh pondok pesantren modern Gontor KH. Hasan Abdullah Sahal dan KH. Akrim Mariyat.

Pondok modern Gontor telah banyak mewarisi alumni dibidang pendidikan maupun keilmuan. Tak ayal, banyak sekali alumni yang sudah sukses menjadi menteri hingga cendekiawan muslim. Seperti Dr. Hidayat Nur Wahid, (Wakil Ketua MPR RI & Mantan Ketua MPR RI), KH. Dr. Hasyim Muzadi, (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Mantan Ketua Umum PBNU) dan masih banyak lagi.

Selain bersilahturahmi dengan Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Gontor, Pangdam V/Brawijaya berkesempatan memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Universitas Darussalam Gontor. Dihadapan mahasiswa, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. banyak bercerita tentang pengalamannya bertugas dibeberapa daerah rawan bencana hingga rawan konflik.

Mulai dari Dansatgas Kogasgabpad dalam Operasi Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat, bergabung dengan UNAMSIL (United Nation Mission in Sierra Leone), hingga memburu sisa-sisa anggota Teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Poso. Dihadapan mahasiswa, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. juga banyak memberikan edukasi tentang pemantapan wawasan kebangsaan, terutama dalam mengembangkan sikap mental persatuan dan kesatuan, serta paham radikalisme.

Disisi yang lain, Pangdam V/Brawijaya juga memberikan santunan dan bantuan kepada Anak Stunting, Fakir Miskin dan Yatim Piatu di Koramil 0802/08 Sampung, Kodim 0802/Ponorogo. Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen TNI khususnya TNI AD hadir ditengah-tengah masyarakat dalam membantu meringankan beban/kesulitan yang ada di masyarakat.

1019 POHON SENGON MENGHIJAUKAN PERBATASAN MERAUKE OLEH SATGAS YONIF 511/DY BESERTA WARGA DISTRIK SOTA

Merauke, Melestarikan Budaya dan Menghijaukan Tanah Papua merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke. Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY mewujudkan dengan melaksanakan penanaman pohon sengon di beberapa Pos Satgas, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Selasa (10/01/2023)

Penanaman ini merupakan suatu wujud kepedulian Satgas Yonif 511/DY terhadap lingkungan yang ada di Papua, selain untuk menjaga kelestarian alam, penanaman pohon juga bertujuan untuk menjaga ekosistem hutan agar tetap terlindungi dari banjir maupun tanah longsong.

Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P., turun lansung untuk meninjau beberapa pos yang berada di daerah perbatasan seperti pos komando taktis, pos yanggandur, pos sambleber, pos wamp, pos kaliwanggo, dan pos toray.

Dansatgas Yonif 511/DY mengatakan “dalam rangka kegiatan penghijauan semoga dengan adanya penanaman pohon sengon dapat memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakat dan para pengguna jalan trans Papua, kami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY sangat bersyukur bisa melakukan hal yang sangat bermanfaat untuk warga Papua dan juga bagi anak cucu kita dimasa yang akan datang,” ucap Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan penanaman secara serentak berjumlah 1019 pohon sengon, dan pemberian baju kaos 511 kepada masyarakat kampung Erambo.

Bapak Frans Kamodi (52) selaku kepala kampung Erambo mengatakan “terima kasih banyak kepada Dansatgas, yang telah mau menanam pohon di kampung kami, ini sangatlah luar biasa, semoga 10 tahun kedepan pohon ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di kampung ini, terima kasih juga telah memberikan baju kaos 511 bajunya bagus sekali. Semoga kebaikan Dansatgas dan seluruh personel Satgas Yonif 511/DY selalu diberkati oleh Tuhan YME,” ucap Bapak Frans Kamodi.

Prajurit Cacat akibat Perang GAM – RI di Aceh akan Segera Dapat Tangan Palsu Baru

Peltu Khusnul Abd. Hakim tak pernah menyangka pertemuannya dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA, Minggu (8/1/2023) akan berbuah berkah. Derita yang sekian lama ditanggungnya akan segera usai.

Alkisah, Khusnul Abd. Hakim, anggota Yonif Raider 500/Sikatan ditugaskan ke Nangroe Aceh Darusallam.

Pada Oktober 2004, ia bersama pasukannya terlibat kontak tembak dengan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pimpinan Ishak Daud.

Pada pertempuran di daerah Alur Rambung, Acah Timur itu, Khusnul tertembak di tangan kiri dan kanannya.

Luka tembakan paling parah adalah di pergelangan tangan dan ketiak kanan hingga tembus ke belakang.

Dikisahkannya, setelah dilakukan penanganan, jari-jari tangan kanannya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Infeksinya sudah parah.

“Akhirnya, lengan kanan saya diamputasi hingga di bawah siku. Saya kemudian dibuatkan prosthesis, tangan palsu,” tutur Khusnul saat menemui Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf.

Namun, lantaran usianya sudah 8 tahun, akhirnya prosthesisnya itu tidak layak pakai lagi.

“Setelah kami periksa rupanya di bagian siku dan telapak serta jari-jari sudah aus. Sehingga tidak elastik lagi. Kalau dia menggerakan lengannya, bagian yang rusak itu menekan bagian kulit yang diampurati itu. Jadinya sakit,” kata dr. Letda Ckm dr. Wily Danis Pratama, MH, dokter pribadi Pangdam V/Brawijaya.

Saat bertemu Kali pertama dengan Peltu Khusnul, Mayjen TNI Farid Makruf langsung meminta Kasmin Pangdam Mayor Arm Vicky Harryanto Mamonto untuk berkoordinasi dengan Kakesdam V/ Brawijaya Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT.

“Saya minta Kakesdam untuk segera menangani Peltu Khusnul sesuai prosedur medis. Kita carikan dia prosthesis yang kualitasnya, elastis dan antibakteri sehingga nyaman serta aman untuk dipakai bekerja. Kita harus segera menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh anggota. Apalagi cacatnya didapatnya saat bertugas,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Untuk diketahui Peltu Khusnul, saat ini berdinas di Koramil 0825/01 Banyuwangi.

“Tangan prosthesis itu seperti bagian dari nyawa saya bekerja supaya seimbang. Makanya saya sangat bersyukur Pangdam V/Brawijaya langsung menindaklanjuti keluhan saya ini,” sahut Peltu Khusnul.

Kakesdam V/ Brawijaya Kolonel Ckm dr. Deddy Firmansyah, Sp.OT menyatakan segera menangani permasalahan ini sesuai arahan Pangdam V/Brawijaya.

“Untuk penanganannya akan diusahakan pembuatannya di RST di Surabaya. Kondisi lengan anggota kita akan diukur dan dievaluasi agar bisa dibuatkan tangan palsu yang nyaman dan awet,” demikian dr. Deddy Firmansyah, Sp. OT.