Berlatar Belakang NU, Pangdam V/Brawijaya Minta Do’a Restu Ulama NU Dalam Menjaga Kondusifitas Masyarakat Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor PWNU Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama meminta doa restu sekaligus saran dan masukan dalam membantu menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut baik Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Abdul Matin Djawahir dan jajaran pengurus PWNU Jawa Timur.

“Maksud kedatangan kami disini, selain bersilaturahmi dengan para ulama, kami jugal m memohon doa semoga saya sebagai Pangdam V/Brawijaya bisa berbuat yang terbaik untuk Jawa Timur. Terutama dalam membantu masyarakat Jatim,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf juga memohon bimbingan, arahan, serta masukan dari para ulama di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mengingat, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Akhir-akhir ini, kami melihat masih banyak yang membuat kegaduhan mengatasnamakan agama, aliran sesat, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami meminta bimbingan, arahan dan masukan dari para ulama untuk tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, peran serta para ulama dan umara (pemerintah) tidak dapat terpisahkan dalam menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik untuk masyarakat Jawa Timur.

Terlebih, Pangdam V/Brawijaya adalah putra kelahiran Bangkalan Madura yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama. Konon, Paman Pangdam V/Brawijaya, Yakni Dr. KH. Malik Madani pernah menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015.

“Meski saya tentara, saya juga pernah nyantri di Bangkalan. Selain itu, saya juga pernah diminta menjadi pengawal Pribadi Gusdur. Kebetulan saya keponakan dari KH. Malik Madani (PBNU),” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya dukungan para ulama, TNI AD dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta dapat hadir (membantu) ditengah-tengah kesulitan warga.

PRESTASI ; Kisah Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe Dapat Promosi Prioritas Satgas Ke Luar Negeri

Surabaya : Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe, Rindam V/Brawijaya mendapat penghargaan sekaligus promosi prioritas menjadi Satgas Luar Negeri. Penghargaan tersebut diberikan kepada Serda Ale atas prestasi yang diraih dalam ajang Internasional Pencak Silat Indonesia Open Championship 2022 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.

Hal itu tertuang dalam surat keputusan Kepala Staf Angkatan Darat dengan Nomor Keputusan 1139/XII/2022. Dalam surat keputusan tersebut, Serda Ale adalah satu dari 43 prajurit Kodam V/Brawijaya yang mendapat penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat.

“Rejeki tuhan, saya enggak pernah nyangka dapat penghargaan dari Kasad,” ujar Serda (K) Alle melalui sambungan selularnya, Minggu, (31/1/2023).

Ale, tercatat Juara 1 kelas A Puteri Senior International Pencak Silat Indonesia Open Champhionship 2022. Bagi Ale, prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga dan TNI AD.

Menurut Alle, menjadi seorang juara dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang tinggi. Bukan tidak mungkin, pencak silat yang dulunya sekedar hobi, kini sudah mendarah daging dalam diri Ale.

Ale mulai menekuni pencak silat sejak kelas 4 SD. Dulunya, Alle hanya iseng mengikuti ekstra kurikuler Pencak Silat karena ajakan teman. Namun karena ketekunan dan potensi yang ada dalam diri Alle, dia pun akhirnya menjadi juara dalam lomba pencak silat tingkat regional.

Ale hidup dalam keluarga yang sederhana. Alle merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Sony Tenggara dan Ni Wayan Puspasari. Ayahnya bekerja sebagai driver, sedangkan ibu nya sebagai pegawai swasta. Namun sejak empat tahun belakangan, Ayah Ale harus terbaring dirumah dikarenakan sakit yang dideritanya.

Kabar tentang penghargaan dan prestasi yang diraihnya membuat Ale tertegun sekaligus terharu. Sebab, apa yang diimpikan keluarga selama ini terjawab. Selain menjadi seorang prajurit, Ale juga berprestasi dilingkungan TNI.

“Terima kasih bapak Kasad, semoga ini menjadi motivasi bagi saya dan seluruh prajurit TNI AD untuk kedepannya agar lebih baik lagi,” ucap Alle.

Pastikan Kondisi Patok RI-PNG, Yonif 511/DY gelar Patroli

Merauke, Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI dan pengamanan serta mencegah pergeseran patok batas negara antara Indonesia dengan Papua New Guinea, Satgas Pamtas RI-PNG YONIF 511/DY BADAK HITAM gelar Patroli Patok.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Kampung Sota, Distrik sota, Kabupaten Merauke. Jumat (27/01/2023)

Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., mengatakan bahwa pelaksanaan patroli patok perbatasan ini dilaksanakan oleh seluruh pos yang memiliki tanggung jawab dan dengan semangat yang kuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY berhasil melaksanakan patroli dalam keadaan aman meskipun mendapatkan kendala dan hambatan selama pelaksanaan, hal itu tidak jadi masalah bagi prajurit Badak Hitam.

“Terdapat 102 patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY yang terdiri dari 17 Patok MM, 9 Patok type A dan 76 Patok type B. Kurang lebih 4 bulan penugasan patroli patok perbatasan dilaksanakan berjumlah 81 Patok yang sudah terpatroli. Salah satu diantaranya Patok Monumen Meridian (MM) 11.2 yang berada di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan tanggung jawab bersama dari Pos Bupul 12 dan Pos Bupul 13. Dengan jarak tempuh dari Pos menuju patok MM. 11.2 yang cukup jauh yakni ± 25km, sehingga dibutuhkan waktu tiga hari perjalanan,” ujar Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P.

Lettu Inf Sena Nur Jabbar (Pasi Ops Satgas) mengatakan pelaksanaan patroli untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak dan untuk meminimalisir, mencegah, mengatasi apabila terdapat pelanggaran batas wilayah serta kegiatan ilegal di wilayah perbatasan kedua negara karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan NKRI.

“Meskipun prajurit Badak Hitam mendapatkan kendala di sepanjang perjalanan dengan kondisi alam yang bervariasi seperti menerobos Semak Belukar, Hutan Tropis, menyusuri Rawa hingga Melewati Sungai itu tidak menurunkan mental dan fisik bagi prajurit kami, karena semua prajurit telah mempunyai pengalaman tempur dan latihan yang sangat profesional. Sisah Patok yang belum terpatroli akan dilaksanalan pada bulan Februari 2023” ucap Lettu Inf Sena Nur Jabbar.

Bagi Seorang Prajurit TNI, mengemban tugas operasi termasuk pengamanan perbatasan adalah suatu Kehormatan. Maka dari itu Prajurit Satgas Yonif 511/DY Badak Hitam berkomitmen penuh akan selalu mengabdikan seluruh jiwa raganya demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Cerdaskan Kehidupan Anak Bangsa, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Jadi Tenaga Pendidik Di Tanah Papua

Merauke, Peduli pada pembangunan mental anak generasi bangsa di Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Kout berikan pelatihan dasar PBB dan materi wawasan kebangsaan kepada siswa siswi di SMP Negeri 3 Muting yang dipimpin oleh Dantonkes Lettu Ckm Dedy P. Widodo beserta 9 orang anggota di Kampung Sipias, Distrik likobel, Kabupaten Merauke. Kamis (26/01/2023).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P., dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa “manunggalnya TNI dengan rakyat terbukti luar biasa, dengan paradigma TNI berasal dari rakyat dan cinta dengan rakyat, serta kembali ke rakyat. Satgas ikut menyukseskan tujuan pendidikan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan ikut membantu guru mengajar di sekolah. Seperti halnya melalui pelatihan dasar PBB dan pemberian materi wasbang yang dilakukan oleh Pos Kout Satgas Yonif 511/DY yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan, jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk terciptanya rasa cinta tanah air. Karena anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi generasi-generasi penerus bangsa Indonesia dikemudian hari,” tutur Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P.

Dantonkes Lettu Ckm Dedy P. Widodo mengatakan bahwa “kami membantu mengajar dan memberikan pelatihan dasar PBB serta memberikan materi wawasan kebangsaan tentang kepribadian dan jati diri bangsa dan negara Indonesia, yang terdiri dari 4 (empat) pilar yaitu, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seluruh siswa begitu semangat dan antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir,” ucap Dantonkes.

Sementara itu, kepala sekolah SMP N 3 Muting Benyamin Karaeng, S.Pd., (40) mengatakan “sungguh luar biasa bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 511 Badak Hitam yang sudah mau membagikan ilmu kepada anak-anak didik kami di sekolah ini. Sehingga mereka mengetahui tata cara baris berbaris yang benar dan baik serta menambah pengetahuan mereka tentang bangsa dan negara Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Bapak Benyamin.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Melaksanakan Komsos Kreatif Dengan Cara Humanis Di Kampung Kuler Papua

Merauke – Sebagai bentuk kepedulian dan membantu kesulitan yang dihadapi warga masyarakat binaan di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Komando Kompi (Koki) Kuler SSK IV melaksanakan komsos dengan rangkaian kegiatan pembinaan teritorial (Binter) di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Rabu (25/1/2023).

Lettu Inf Gatot Primadasa, S.Tr.Han. selaku Komandan Kompi SSK IV mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut tidak lain bertujuan untuk menindak lanjuti perintah dari komando atas untuk mewujudkan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat binaan yang kurang mampu.

“Dengan dilakukannya kegiatan binter yang juga bisa disebut serangan teritorial ini, Kami Harapkan semoga bisa membantu dan meringankan beban warga masyarakat yang kurang mampu khususnya masyarakat perbatasan,” ujar Lettu Inf Gatot Primadasa.

Danki juga menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di masa damai sebagai rasa peduli dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“Ini adalah salah satu wujud perhatian TNI terhadap masyarakat serta membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan keliling, memasak dan makan bersama, memberikan edukasi hidup yang sehat, dan yang terakhir dengan mengajarkan metode dan cara bercocok tanam yang benar kepada warga masyarakat binaan.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut banyak mendapatkan respon positif. Adapun salah satu warga masyarakat yang telah merasakan dampak positif dari kegiatan itu adalah Bapak Pinus Alolang (53). Beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada personel Pos Kuler yang telah mengadakan kegiatan yang dapat membantu meringankan beban mereka.

“Abang-abang dari pos sangat membantu kesulitan kami disini warga perbatasan, kitorang sangat terharu sekali atas kebaikan-kebaikan abang-abang semua. Semoga Tuhan yang akan membalasnya,” ucapnya.

KOLABORASI ; Pangdam V/Brawijaya Gelar Cangkru’an Bareng Kakanwil Kemenkeu di Wilayah Jatim

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf l, M.A., menggelar Cangkru’an bareng bersama para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Wilayah Jawa Timur di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/MY Jalan Gajah Mada No.1, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Selasa, (24/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Kasdam V/Brawijaya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya dan PJU Kodam V/Brawijaya. Kegitan cangkruan bareng ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodam V/Brawijaya bersama Kanwil Kemenkeu di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, bertujuan untuk menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung semua pelaksanaan tugas-tugas negara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I, Untung Basuki menghaturkan terima kasihnya atas support dan dukungan Pangdam V/Brawijaya dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Selain kegiatan silaturahmi, para Kakanwil Kemenkeu Wilayah Jawa Timur diberi kesempatan untuk mencoba senapan jenis SN Varian 4 dengan kaliber 5,56 mm. Senjata api tersebut merupakan produk buatan dalam negeri yakni PT. Pindad (Persero) dengan panjang 10,25 cm, dan berat 4,15 kg.

Asops Kasdam V/Brawijaya Mewakili Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Penerimaan Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih

Surabaya – Puluhan personel Kodam V/Brawijaya yang bertugas sebagai pasukan BKO Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih akhirnya kembali dengan selamat. Pangdam V/Brawijaya melalui Asops Kasdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh prajurit yang bertugas untuk mengecek segala perlengkapan dan melakukan pemeriksaan kesehatan pasca penugasan operasi di wilayah Papua.

“Saya selaku Asisten Operasi Kasdam V/Brawijaya mewakili Pangdam V/Brawijaya dan seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya menyampaikan selamat datang kembali di Kodam V/Brawijaya, selamat kepada kalian yang telah melaksanakan tugas dengan baik sebagai Satgas Apter di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih,” ujar Kolonel Inf Fadli Mulyono,S.I.P., M.Sos saat memimpin upacara penerimaan di Lapangan Yonif Raider 500/MY, Senin, (23/1/2023).

Menurut Asops, acara penerimaan ini sebagai bentuk manifestasi dari rasa hormat dan bangga sekaligus sebagai wujud penghargaan kepada prajurit Kodam V/Brawijaya yang telah berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dengan baik selama kurun waktu kurang lebih 13 bulan. Hal ini dapat dilihat dari tidak adanya pelanggaran selama pelaksanaan tugas.

“termasuk keberhasilan merebut hati dan pikiran rakyat untuk tetap berada dalam bingkai NKRI,” terangnya.

Dalam penugasan, lanjut Asops Kasdam V/Brawijaya, prajurit sedianya menjadikan sebagai bentuk pelajaran berharga untuk penugasan-penugasan berikutnya. Sehingga apapun yang ditugaskan kepada prajurit dapat terselesaikan dengan baik.

“Silahkan cek semua alat kelengkapan kalian, dan pastikan kalian juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Masak-Masak Bersama Warga, Prajurit Badak Hitam Semakin Menyatu Dengan Masyarakat Di Papua

Merauke – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Rawa Biru dipimpin Wadanpos Serda Sulung beserta 9 orang anggota melaksanakan anjangsana dengan mendatangi rumah warga di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Jum’at (20/01/23).

Komandan Satgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P. M.I.P., dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan pembinaan teritorial (Binter) melalui anjangsana rutin dilaksanakan oleh seluruh personel Satgas yang bertugas di wilayah perbatasan RI-PNG sektor Selatan Merauke.

“Mengutip pesan Kasad Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi, maka kegiatan Satgas masuk dapur warga merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga kehadiran TNI di tengah–tengah rakyat dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada,” tutur Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P. M.I.P.

Sementara itu, Danpos Rawa biru Sertu Sumarji menyampaikan bahwa kegiatan masuk dapur dan masak bersama warga merupakan salah satu cara silaturahmi anggota Satgas Yonif 511/DY dengan masyarakat, agar terjalin komunikasi yang baik dan menciptakan keharmonisan di lingkungan masyarakat Rawa Biru.

“Kali ini kami dari Satgas datang ke Rumah mama Maria membawa bahan makanan dan juga bumbu untuk dimasak dan disantap bersama,” ungkap Danpos.

Mama Maria (47) salah satu warga Kampung Rawa Biru Distrik Sota merasa senang atas kehadiran bapak TNI Pos Rawa biru kerumahnya.

“Terima kasih bapak–bapak TNI Satgas Yonif 511 Badak Hitam telah datang ke rumah saya membawa bahan makanan dan memasak serta makan bersama dengan keluarga saya. Saya sangat bersyukur sekali semoga kebaikan dari bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa Amin,” ungkap Mama Maria.

Gelar Cangkru’an Bareng Insan Media, Ini Harapan Pangdam V/Brawijaya untuk Jawa Timur

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menggelar Cangkru’an bersama Insan Media se-Jawa Timur bertempat di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/Sikatan Jalan Raden Wijaya, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya. Kamis (19/1/2023).

Dalam Cangkru’an tersebut, Pangdam V/Brawijaya menginginkan adanya kolaborasi antara Kodam V/Brawijaya dengan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. Sedikitnya ada sekitar 60 insan media dari berbagai perusahaan media di Jawa Timur. Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, perwakilan organisasi PWI Jawa Timur, AMSI, dan IJTI.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya mengungkapkan maksud dan tujuan digelarnya Cangkru’an bersama insan media sebagai bentuk pilar keempat demokrasi. Menurutnya peran serta pers sangat berpengaruh dalam menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan dan kenyamanan khususnya di Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya yang juga asli Jawa Timur mengaku bersyukur bisa bertemu dan berkenalan langsung dengan para pimpinan media di Jawa Timur. Baginya, insan pers bukanlah sesuatu hal yang baru mengingat Mayjen TNI Farid Makruf pernah menjabat sebagai Kepala Penerangan Kopasus.

“Pertama saya ingin berkenalan dengan rekan-rekan disini. Dan kedua, saya memohon support, masukan dan dukungan. Kira-kira apa yang harus dilakukan Kodam V/Brawijaya kedepan,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Kodam V/Brawijaya sebagai satuan operasional dan satuan pembinaan, mendapat tugas dan mandat dari Kasad. Diantaranya, Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, Mengurangi Angka Stunting, dan Babinsa masuk dapur warga.

“Sebagaimana perintah Panglima TNI dan Kasad, TNI harus hadir ditengah-tengah masyarakat, artinya, masyarakat harus hadir dalam membantu segala kesulitan warga. Termasuk program Babinsa masuk dapur warga,” terangnya.

Disisi yang lain, Kodam V/Brawijaya memiliki tugas dan peranan penting dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas ditengah masyarakat. Beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi insiden yang dapat mengganggu stabilitas keamanan ditengah masyarakat. Seperti munculnya gangster cilik dengan membawa senjata tajam. Perseteruan antar perguruan silat dan lain sebagainya.

“Kedepan akan kita masifkan lagi penanganan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jangan sampai warga merasa ketakutan di rumahnya sendiri,” tegasnya.

Disamping itu, Pangdam V/Brawijaya mendapat masukan untuk memperbaiki hubungan antar suporter Arema dan Bonek Persebaya. Mengingat perselisihan antar suporter ini akan menjadi polemik berkepanjangan, jika tidak diselesaikan dengan baik.

“Bagi saya ini masukan yang sangat bagus. Dan kita akan terus berupaya untuk memperbaiki hubungan antar suporter ini. Dengan harapan situasi dan kondisi di Jawa Timur aman dan damai,” tegasnya.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Yakyu Memberikan Pelayanan Hidup Sehat Kepada Masyarakat Perbatasan Papua

Yakyu,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Yakyu melaksanakan pelayanan hidup sehat dan membagikan Vitamin kepada masyarakat di RT 03 Yakyu Desa Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Marauke. Rabu (18/01/2023)

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY pos Yakyu tersebut, dengan dipimpin oleh Wadanpos Sertu Fani Fadilla menyambangi masyakarat dan memberikan vitamin serta mengecek kesehatan warga kampung Yakyu. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Satgas Yonif 511/DY terhadap kehidupan masyarakat Kampung Yakyu, dalam hal menjaga kesehatan warga kampung.

“Suatu kegiatan yang dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk berbagi dan membantu sesama, pasti tidak akan sia-sia, terlebih lagi warga Kampung Yakyu yang sangat membutuhkan kehadiran TNI,” Ucap Wadanpos Yakyu itu.

Pelayanan Kesehatan keliling dan kepedulian Satgas terhadap masyarakat itu mendapat respon positif dan antusiasme oleh warga kampung Yakyu. Hal itu diutarakan oleh salah Satu Warga Kampung Yakyu, Ibu Martina (45)

“Terima kasih atas kepedulian Satgas khususnya Pos Yakyu, atas pelayanan kesehatan dan membagikan Vitamin kepada kami, sehingga kesehatan kami tetap terjaga. Kiranya Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati Bapak TNI dari Satgas Yonif 511 Badak Hitam,” ujar Ibu Martina.