Babinsa Ujung Tombak Sishamkamrata; Menhan RI Prabowo Subianto Beri Pengarahan Kepada 2.200 Babinsa Kodam V/Brawijaya

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. hadir dalam acara pengarahan Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Pur) H. Prabowo Subianto di Grand City Convention Hall Surabaya, Senin (13/2/2023).

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Letjen (Purn) Prabowo Subianto atas berkenannya mengunjungi Kodam V/Brawijaya dan telah memberikan bantuan Randis Motor serta dapat secara langsung bertatap muka dengan Babinsa. Hal ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi prajurit di jajaran Kodam V/Brawijaya. Ungkap Pangdam V/Brawijaya.

Acara tersebut diikuti oleh 2.200 Babinsa jajaran Kodam V/Brawijaya. Dalam arahanya, Menhan RI menyampaikan bahwa wilayah Jatim merupakan Baromeret atau Rohnya Negara Indonesia, karena selain Jawa Timur mempunya letak geografi yang sangat startegis, terdapat pula pangkalan-pangkalan militer dan industri yang bernilai sangat strategis.

Dalam kesempatan itu, Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto menegaskan; TNI harus bisa berdiri diatas kekuatannya sendiri sehingga perlu memberdayakan satuan Teritorial atau satuan kewilayahan, dan kedepannya satuan Kodim akan dibentuk sejumlah Kab/Kota yang ada di Indonesia dan Kodam akan dibangun sebanyak jumlah Provinsi yang ada di Indonesia. Sehingga kekuatan pertahanan kita semakin kuat, ditambah lagi dengan dibentuknya Batalyon Komponen Cadangan (Komcad) yang secara langsung dibawah komando kendali para Dandim sehingga akan menjadi tambahan kekuatan bagi TNI.

Selepas memberi pengarahan kepada Babinsa, Menhan RI memberikan bantuan secara simbolis berupa 100 motor Tril untuk Babinsa Kodam V/Brawijaya. Bantuan ini diberikan dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok Babinsa di daerah masing-masing.

Turut hadir, Kasdam V/Brawijaya, Irdam V/Brawijaya, Para Danrem, PJU Kodam V/Brawijaya, para Dandim jajaran Kodam V/Brawijaya dan para Danramil dari jajaran Kodim sewilayah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Pangdam V/Brawijaya bersama Forkopimda Jatim Tinjau Bencana Banjir di Bondowoso

Bondowoso – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Hermanto melakukan peninjauan lokasi pasca banjir yang terjadi di dua Desa yang ada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Selain menerjang Desa Sempol, banjir bercampur lumpur itu juga menerjang Desa Kalisat. Selain menerjang fasilitas umum dan sekolah, banjir setinggi 60 sentimeter itu juga menerjang 95 rumah milik warga.

Sesuai data yang dihimpun, puluhan KK terdampak banjir tersebut. Puluhan itu, terdiri dari 79 KK di Dusun Kampung Baru, Desa Kalisat dan 16 KK diantaranya di Desa Sempol.

Tak hayal, kedatangan Forkopimda Jatim di lokasi pasca banjir pada Senin (13/02/2023) disambut baik oleh masyarakat. Selain menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir lumpur di dua Desa itu, kedatangan Forkopimda Jatim juga bertujuan untuk meninjau secara langsung proses penanganan banjir lumpur tersebut.

Turut hadir mendampingi, Forkopimda Kabupaten Bondowoso dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dari Kabupaten Bondowoso maupun dari Provinsi Jawa Timur.

Turun Langsung, Pangdam V/Brawijaya Pastikan Keamanan Presiden dan Wakil Presiden RI di Acara Resepsi Puncak 1 Abad NU

Sidoarjo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Drs. Toni Harmanto, M.H. memantau secara langsung kegiatan pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo dan Wapres RI Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin beserta rombongan saat menghadiri Puncak Resepsi Peringatan 1 Abad Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) di Gelora Delta Kabupaten Sidoarjo. Selasa (7/2/2023).

Diketahui bahwa NU didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah, hingga saat ini NU mencapai usianya yang ke 1 Abad pada 16 Rajab 1444 Hijriah atau bertepatan dengan 7 Februari 2023. Peringatan kali ini digelar selama 24 jam nonstop dengan beragam kegiatan yang bersifat ritual keagamaan, resepsi puncak Harlah, karnaval Nusantara, panggung hiburan rakyat, hingga bazar UMKM.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Farid Makruf terlihat turun langsung di lapangan memantau pengamanan kegiatan tersebut, beberapa kali terlihat oleh awak media Pangdam ikut serta membantu menertibkan masyarakat yang hadir. Saat ditemui, Pangdam V/Brawijaya yang sarat dengan berbagai pengalaman menyelesaikan tugas-tugas berat dari Negara, mengungkapkan sejumlah langkah yang disiapkan dan dilaksanakan Kodam V/Brawijaya beserta jajarannya, diantaranya mengerahkan Prajurit beserta Alutsista yang diperlukan dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka pengamanan Presiden RI dan Wapres RI beserta rombongan serta berkoordinasi dengan pihak panitia guna menyukseskan kegiatan Puncak Resepsi peringatan 1 Abad Harlah NU.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya berterima kasih kepada Nahdiyin yang sudah hadir dengan tertib. Tak hanya itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A juga berterima kasih atas sinergitas dan kerja sama yang baik kepada seluruh pihak.

Bagi Pangdam, kegiatan puncak resepsi 1 abad NU ini akan menjadi sejarah bahwa Jawa Timur memberikan kesan tersendiri bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A Tinjau Kesiapan Pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta Rombongan Pada Gelaran Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU

Sidoarjo – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., meninjau secara langsung kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin beserta rombongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2023). Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta rombongan dijadwalkan akan menghadiri Resepsi Puncak peringatan 1 Abad Nadhlatul Ulama (NU).

Dalam kegiatan tersebut 2.415 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya kegiatan dengan dibantu dari unsur Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, yakni personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan unsur lainnya.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel yang bertugas harus selalu waspada, teliti, antisipatif dan humanis, tidak boleh arogan, mengingat acara ini melibatkan para Ulama, Santri dan Masyarakat.” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. yang pernah berhasil memimpin penumpasan gerombolan Teroris beberapa tahun lalu di Poso, Sulawesi Tengah.

Pemeriksaan itu dilakukan mulai dari kesiapan personel, pintu kedatangan, pintu masuk dan pintu keluar serta sarana prasarana lainnya yang disiapkan oleh Panitia termasuk Toilet umum dan tempat parkir. Hal itu dilakukan selain untuk mengamankan acara juga memperlancar, menyukseskan dan memberi kenyamanan bagi masyarakat yang akan hadir di acara tersebut, mengingat kegiatan ini rencananya akan dihadiri oleh tidak kurang dari 12 ribu orang.

Turut hadir, Menteri Agama RI Bapak Yaqut Cholil Qoumas, Deputi 3 Badan Intelijen Negara (BIN), Asintel Paspampres, Protokol Kepresidenan, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya dan Unsur Forkopimda Kabupaten Sidoarjo serta perwakilan Panitia Resepsi Puncak Peringatan 1 Abad NU.

Menjelang Acara Puncak 1 Abad NU, Pangdam Brawijaya Minta Semua Pihak Bersinergi

Surabaya – Pada rapat koordinasi menjelang pelaksanaan 1 Abad NU yang nantinya akan digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada 7 Februari 2023 mendatang, berbagai persiapan mulai dibahas.

Rakor yang digelar pada Jumat (03/02/2023) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya itu melibatkan berbagai pihak. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Berbagai hal disampaikan oleh Pangdam pada rakor tersebut, diantaranya terkait langkah antisipasi jika terjadi kericuhan, hingga soal kebersihan selama pelaksanaan peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Keluhan dari bapak Bupati tadi, masalah sampah. Hal itu sudah terpikirkan oleh Saya, yang pertama sediakan tempat sampah. Kemudian, panitia jangan segan-segan memberikan seruan kepada yang hadir untuk tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Pangdam.

Selain itu, Jenderal Bintang Dua TNI-AD peraih gelar Master di bidang Security Study di University of Hull, Inggris pada tahun 1998 itu juga menambahkan jika permasalahan sampah, seakan menjadi perhatian serius. Menurutnya, pihak Dinas PU memiliki peranan terpenting dalam upaya penanggulangan sampah pada acara peringatan 1 Abad NU mendatang.

“Sirkulasi truk sampah ini harus betul-betul diatur. Kita hitung kekuatan truk sampah di Sidoarjo ditambah dari Surabaya disumbangkan untuk 2 hari ekstra ini. Ini (sampah) hal kecil, tapi sangat mengganggu,” pintanya.

Selain soal kebersihan, juga menghimbau semua aparat keamanan untuk saling bersinergi.

“Pada aparat keamanan (TNI-Polri), mohon bantuannya agar acara ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” tegas Jenderal lulusan Akademi Militer tahun 1991 itu.

Berhasil Kembalikan Kejayaan Sumenep, Mayjen Farid Makruf Apresiasi Dandim

Sumenep – Kinerja Dandim 0827/Sumenep, Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi dalam mengembalikan kejayaan Sumenep, ternyata menyita perhatian Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Dalam waktu yang terhitung singkat sejak dilantiknya Letkol Donny telah berhasil berkolaborasi dengan Pemda dan Polres dalam mengembalikan kejayaan Kabupaten Sumenep melalui budidaya ternak sapi dan penanaman jagung.

Apresiasi itu, dikatakan oleh Pangdam usai meresmikan adanya renovasi Gedung milik Kodim Sumenep pada Kamis (02/01/2023) pagi.

“Ternak sapi dan tanam jagung ini budaya turun-temurun yang diturunkan oleh para leluhur Sumenep,” ungkap Pangdam.

Pangdam menilai, upaya yang dilakukan oleh pihak Kodim itu sejalan dengan adanya visi dan misi yang saat ini menjadi prioritas bagi dirinya, terutama mampu menangani kesulitan di masyarakat.

“Kehadiran seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya, harus menjadi solusi permasalahan di masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, apresiasi itu juga diberikan pada pihak Kantor Pertanahan yang telah menyerahkan sertifikat tanah ke Pangdam V/Brawijaya.

Bahkan, Mayjen TNI Farid Makruf pun mempersilahkan pihak yang ingin melakukan gugatan berkaitan tanah milik negara yang diamanahkan kepada Kodim 0827/Sumenep tersebut.

“Saya selaku Pangdam menegaskan, tanah ini milik negara dan milik Kodim. Makannya kami bangun. Kami siap mempertahankan tanah ini, karena ini bukan kepentingan kami pribadi. Dari pihak manapun yang ingin mencoba mengganggu gugat tanah ini, saya siap hadapi,” tegas Jenderal Bintang Dua jebolan Kopassus tersebut.

Mayjen Farid Makruf Yakin menanam jagung untuk Silase Mampu Dongkrak Perekonomian Warga Sumenep

Sumenep – Tanam jagung untuk silase, ternyata mampu membuahkan hasil yang cukup optimal.

Hal itu, terbukti dengan adanya panen jagung yang dilakukan oleh Pangdam di Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (02/02/2023) siang.

Tanam jagung untuk silase ini sudah membuktikan, hari ini saya panen dengan masa tanam yang sangat pendek. Biasanya bibit bisa dipanen itu 105 hari, sekarang hanya 80 hari. Itu suatu keunggulan,” kata Pangdam. Kamis (02/02/2023).

Selain keunggulan masa panen yang cukup pendek, Mayjen Farid menambahkan jika tanam jagung di gunakan untuk silase itu dipercaya bisa menambah penghasilan warga Sumenep yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

“Hasil panen, itu nanti dibeli oleh pengusaha dengan harga khusus. Jadi, 1 hektar bisa dapat Rp 38 juta. Lebih cepat, lebih besar keuntungannya,” jelasnya.

Mantan Danrem 132/Tadulako itu, juga meyakini jika tanam jagung untuk silase tersebut, mampu meningkatkan perekonomian warga.

“Ini harus disebarkan, dan disosialisasikan. Ayolah masyarakat Sumenep, kita ramai-ramai nanam jagung dengan metode silase. Ini akan menambah penghasilan, dan membuat pengerjaan pertanian jagung lebih mudah,” pinta Pangdam.

Pangdam V/Brawijaya Dukung Program Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar kegiatan sarapan bareng tiga pilar Desa/Kelurahan serta Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, (31/1/2023).

Kegiatan Omah Rembug dan Siskamling tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jajaran Forkopimda Jawa Timur dalam menyederhanakan persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam penyelesaian.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menyambut baik terkait program revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling. Menurutnya, jika program tersebut dapat berjalan dengan efektif, maka segala persoalan yang ada ditingkat bawah bisa terselesaikan.

“Selain penyelesaian masalah, saya berharap program Omah Rembug dan Siskamling mencegah terjadinya persoalan. Nah, bagaimana caranya? Rutin berkomunikasi dan diskusi dengan masyarakat,” jelas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Terlebih, lanjut Pangdam V/Brawijaya, wilayah Jawa Timur beberapa bulan belakang kerap terjadi insiden yang mengganggu ketertiban di masyarakat. Seperti gangster, gesekan antar kelompok dan lainnya. Diharapkan dengan adanya gagasan program tersebut dapat mencegah terjadinya permasalahan yang dapat mengganggu ketertiban di masyarakat.

“Di era modern seperti ini memang dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antar instansi. Untuk itu saya memerintahkan seluruh Babinsa yang ada di Jawa Timur untuk mendukung dan mensukseskan program tersebut,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Terjunkan Ribuan Personel Dalam Pengamanan VVIP Pada Peringatan Satu Abad NU di Sidoarjo

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mendukung 100 persen kegiatan perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin di Stadion GOR Sidoarjo pada 7 Februari 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menghadiri Rapat Koordinasi pengamanan Satu Abad NU di Gedung Rupatama Polda Jatim, Selasa, (31/1/2023). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Kabinda Jatim, Panitia Penyelenggara Kegiatan, dan seluruh stakeholder terkait.

“Kami mendukung seratus persen kegiatan 1 Abad NU yang digelar di Sidoarjo,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Dalam hal pengamanan, lanjut Pangdam V/Brawijaya, pihaknya menerjunkan sekitar 400 personel yang akan ditempatkan dibeberapa titik, dan kurang lebih 1.300 personel untuk pengamanan VVIP. Dengan harapan, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga menyatakan siap membantu angkutan truk maupun bus, jika dibutuhkan dalam kegiatan tersebut. Mengingat kegiatan tersebut bakal dihadiri jutaan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.

“Siapkan segala sesuatunya, terutama hal-hal yang perlu diantisipasi saat jalannya acara. Misal di tempat parkir, atau tempat keluar masuknya tempat acara,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap segala bentuk kesiapsiagaan yang direncanakan sebelumnya dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

Berkunjung Ke Kantor Muhammadiyah, Pangdam V/Brawijaya Jalin Sinergitas Dalam Peningkatan SDM dan Keagamaan

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi juga memohon doa restu, saran dan masukan dalam bersama-sana memajukan Jawa Timur, terutama dalam bidang SDM dan Keagamaan.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Dr. dr. Sukadiono, MM, dan beberapa Wakil Ketua PWM, Dr. Hidayatullah, Dr. Syamsuddin, dan Dr. Muhammad Sholihin.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Pangdam V/Brawijaya, selain bersilaturahmi juga meminta doa dan dukungan dari Muhammadiyah agar dapat mengemban amanah, tugas dan tanggungjawab sebagai Pangdam V/Brawijaya dalam menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

“Saya yakin tidak ada manusia yang super, dan tidak ada juga lembaga yang super body. Maka dari itu, kami memohon doa dan dukungan para Kiai agar kami bisa bekerja dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga meminta saran dan masukan kepada Muhammadiyah dalam meningkatkan kemajuan Jawa Timur. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) maupun keagamaan.

“Harapannya sinergitas ini mampu menjadikan Jawa Timur lebih baik lagi,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,