Pangdam V/Brawijaya Dampingi Kunjungan Presiden RI di Tuban

Tuban – Presiden RI Joko Widodo menggelar kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di Tuban, Presiden tertuju untuk mengunjungi proses tanam padi di Desa Senori, Kecamatan Merakurak.

Beberapa pejabat turut hadir mendampingi kunjungan Presiden di Tuban. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.

“Hari ini kita mulai menanam seperti di daerah-daerah lain, setelah panen tidak diberi jeda karena air masih banyak, segera ditanam. Dan saya juga senang, petani disini memakai pupuk organik seperti yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia,” kata Presiden, Kamis (06/04/2023).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Dorongan itu, dilakukan supaya para petani tidak bergantung pada pupuk kimia.

“Penggunaan pupuk organik pun, memberikan manfaat untuk memperbaiki llingkungan dan ekosistem,” jelasnya.

Tak hanya itu, kunjungan Presiden bersama sang Istri, Iriana Jokowi itu juga berlanjut di pasar Sambonggede, Kabupaten Tuban. Di lokasi itu, keduanya juga mengecek langsung harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Presiden mengungkapkan jika sejumlah kebutuhan bahan pokok yang ada di Pasar Sambonggede, cukup terjangkau jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Saya melihat harga sangat bagus di sini, kayak ayam tadi saya cek Rp28 ribu, bawang merah Rp30 ribu, kemudian cabai Rp28-29 ribu, dibandingkan kabupaten dan provinsi yang lain saya lihat di sini paling murah,” ujar Presiden.

825 Prajurit Kodam Brawijaya Naik Pangkat

Surabaya,- Sebanyak 825 prajurit di lingkungan Kodam V/Brawijaya dinyatakan naik pangkat satu tingkat dari pangkat sebelumnya. Kenaikan pangkat itu, bukan hanya terjadi pada posisi Perwira saja. Namun, juga terdapat prajurit Bintara dan Tamtama yang saat ini naik pangkat.

Dari 825 prajurit naik pangkat itu, terdiri dari 81 Perwira, 640 Bintara dan 104 Tamtama. Kenaikan pangkat itu, bukanlah suatu hal yang mudah.

Demikian dikatakan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf melalui laporan korps kenaikan pangkat pada Senin (04/03/2023) pagi.

“Ini (kenaikan pangkat, red) bentuk kepercayaan negara dan Satuan atas prestasi prajurit. Oleh karena itu, harus diimbangi dengan pengabdian terbaik yang tulus dan ikhlas,” kata Pangdam.

Tak hanya itu saja, dirinya juga menyampaikan beberapa penekanan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurahmma terkait penggunaan media sosial oleh para Persit.

“Sekeras-kerasnya mendorong suami naik pangkat, itu bisa saja tidak akan ada pengaruhnya. Tapi, kalau ibu-ibu melakukan pelanggaran pasti berpengaruh pada suaminya,” jelasnya.

Selain pesan terhadap Persit, Jenderal bintang dua kelahiran Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur itu juga menghimbau para prajuritnya untuk bisa hadir ditengah masyarakat.

“Personel Kodam Brawijaya harus bisa menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi atau dialami warga,” pintanya.

Berkunjung ke Kota Malang, Pangdam Sampaikan Visi dan Misi Kodam Brawijaya

Kota Malang,- Safari Ramadhan yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A, kali ini ditujukan di Kota Malang, Jawa Timur.

Di Kota Malang, tepatnya di Hotel Grand Mercure, Pangdam bertatap muka secara langsung dengan ribuan prajuri, PNS dan Persit se-Malang Raya.

Tak lupa, kunjungan yang dilakukan oleh orang nomor satu di tubuh Makodam Brawijaya itu, juga mendapat sambutan hangat dari Forkopimda Malang Raya. Beberapa program, disampaikan oleh Pangdam pada pertemuan itu.

Salah satunya, soal ketahanan pangan nasional hingga pencegahan terjadinya stunting. Babinsa Masuk Dapur, hingga program Babinsa Masuk Sekolah pun, turut disampaikan oleh Pangdam.

“Program Babinsa Masuk Sekolah, itu ditujukan untuk membantu mempersiapkan generasi muda yang memiliki wawasan tangguh,” ujarnya.

“Ini sebagai rangkaian Safari Ramadhan saya, tanpa buka bersama,” imbuh Pangdam.

Soal sinergitas pun, disampaikan oleh Pangdam. Sinergitas itu, dilakukan dengan tujuan mensejahterakan masyarakat.

“Saya hanya menekankan sinergi dan kebersamaan antar sesama aparatur negara untuk menyejahterahkan rakyat,” tegasnya.

Pangdam mengungkapkan, kunjungan tersebut juga untuk memastikan jika seluruh prajuritnya dalam kondisi sehat selama bulan puasa.

“Saya akan mengunjungi beberapa asrama yang prajurit tempati,” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf.

450 Pasukan dari Yonif 527/BY Dikirim Tugas Operasi ke wilayah Perbatasan RI – PNG di Papua

Surabaya,- Setelah melewati proses pengecekan persiapan pasukan, akhirnya Satgas Yonif 527/BY yang dipimpin Danyonif 527/BY, Letkol Inf Ragil Jaka Utama, diberangkatkan ke Papua dalam misi Satgas Teritorial. Mereka berangkat dengan Kapal KRI Teluk Palu 523-4 melalui Dermaga Ujung Lantamal 2, Surabaya, Jawa Timur.

Pelepasan pasukan tersebut, dilakukan langsung oleh Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono pada Sabtu (01/04/2023).

Beberapa pejabat, tampak hadir mendampingi pelepasan pasukan yang dilakukan oleh Panglima TNI, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Hermanto, Asisten Operasi Mayjen TNI Agus Suhardi dan Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi.

Dalam sambutannya, Panglima TNI berpesan kepada prajurit agar selalu waspada dan peka terhadap situasi dan kondisi di daerah penugasan serta selalu menjaga keamanan personel baik kelompok maupun perorangan.

“Secara umum, Papua aman. Namun, beberapa wilayah masih rawan. Jadi pasukan yang kita kirim hari ini, untuk merotasi Satgas operasi Pamtas, Pamrahwan dan teritorial yang sudah bertugas selama setahun disana,” kata Panglima TNI.

Sebelumnya, serangkaian prosesi pengecekan kesiapan dilakukan oleh Pangdam terhadap pasukan Yonif 527/BY. Bahkan, di sela pengecekan tersebut Pangdam juga memberikan bantuan berupa vitamin hingga pengobatan malaria.

Audiensi dengan Mayjen TNI Farid Makruf, Iktoma Gagas Rumah Rehabilitasi Narkoba

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf berkomitmen untuk melawan adanya aksi radikalisme, hingga bahaya peredaran narkotika. Hal itu, dijelaskan oleh Pangdam V/Brawijaya dihadapan Kyai dan Tokoh Masyarakat Madura (Iktoma) dalam audiensi di ruangan kerjanya ada Kamis (30/03/2023) siang.

Bukan tanpa sebab, Pangdam menyebut upaya itu dilakukan demi melindungi generasi bangsa. Bahkan, dirinya pun sepakat dengan adanya gagasan yang disampaikan oleh Iktoma pada pertemuan tersebut.

“Selain mencanangkan aksi melawan radikalisme di Madura, Iktoma juga mulai merancang program untuk melawan narkoba. Supaya, Iktoma tak cuma selesai pada wadah berkumpul dan pertemuan-pertemuan saja. Tapi, punya aksi nyata,” kata Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.

Jenderal bintang dua yang pernah mengemban tugas sebagai Asops Kasdam Udayana tahun 2013/2014 itu menyebut, aksi nyata yang harus dilakukan Iktoma ditujukan agar masyarakat bisa merasakan manfaat kehadiran Iktoma.

Berkaitan dengan adanya gagasan rumah rehabilitasi narkoba dan pengamanan wilayah yang digagas Iktoma, kata Pangdam, juga harus melibatkan adanya anak-anak muda yang energik, sekaligus paham soal informasi.

“Itu untuk menyebarkan gagasan dan aksi nyata mereka (Iktoma, red). Kita akan memintah Pemkab dan Kodim setempat untuk mendukung program-program Iktoma yang bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekjen Iktoma, Nur Hamidi mengapresiasi adanya dukungan yang diberikan oleh Mayjen TNI Farid Makruf. Pada kesempatan tersebut pula, Hamidi juga menjelaskan dasar dibentuknya Iktoma di Kabupaten Sampang, Madura pada 1 Maret 2023.

“Alhamdulillah, Pangdam menyahuti kegelisahan kami dan mendeklarasikan Iktoma,” ungkapnya.

Perlu diketahui, dalam waktu dekat Iktoma akan menyiapkan rumah rehabilitasi narkoba yang akan ditangani oleh terapis yang telah mereka persiapkan. Pendiriannya pun, telah disetujui oleh Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam Brawijaya Kumpulkan Babinsa di Wilayah Kodim Situbondo

Situbondo,- Seluruh Babinsa berkumpul di Makodim 0823/Situbondo. Bukan tanpa sebab, hal itu berkaitan dengan adanya kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf pada Rabu (29/03/2023) pagi.

Beberapa hal disampaikan oleh Pangdam dihadapan para Babinsa, yang menjadi penekanan penting Pangdam kepada Babinsa adalah kemampuan babinsa agar peka terhadap permasalahan-permasalahan masyarakat dan diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat di wilayahnya.

“Tugas Babinsa itu banyak selain menjaga kondusifitas wilayah, Babinsa juga harus peka dengan permasalahan masyarakat. Babinsa wajib mendata permasalahan tersebut untuk dihimpun dan dilaporkan agar mendapatkan penanganan yang tepat sasaran. Laporan data dilaporkan secara berjenjang ke Danramil, nanti diteruskan ke Dandim. Baru, Dandim ke Bupati untuk selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” kata Pangdam.

Beberapa program, kata Mayjen TNI Farid, harus bisa dilakukan oleh Babinsa. Program-program itu, salah satunya ialah Babinsa masuk dapur. Babinsa masuk dapur, merupakan salah satu program yang dinilai efektif untuk bisa mengetahui kondisi gizi masyarakat.

“selain itu diharapkan , Babinsa masuk sekolah sekolah untuk mengajarkan kepada anak didik kita tentang kedisiplinan dan semangat kebangsaan dan memberikan pengertian pada anak-anak sekolah, untuk tidak terlibat narkoba,” pintanya.

Selain soal program-program Babinsa, Jenderal TNI-AD kelahiran Kabupaten Bangkalan itu juga menghimbau para Babinsa untuk bisa berperan aktif menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan wilayah.

Salah satunya dengan cara merangkul semua pihak untuk ikut serta berpartisipasi menjaga stabilitas dan kondusifitas. “Supaya tidak ada keributan. Itu masalah tugas,” tegas Mayjen TNI Farid.

Safari Ramadhan di Kodim Bondowoso, Pangdam Brawijaya Pastikan Kondisi Satuan dan Prajurit

Bondowoso,- Safari Ramadhan yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf di beberapa Satuan dan jajaran memiliki arti tersendiri.

Salah satunya, seperti Safari Ramadhan yang dilakukan Pangdam di Kodim Bondowoso pada Selasa (28/03/2023).

Dihadapan awak media, Mayjen Farid menyebut jika Safari Ramadhan itu ditujukan untuk meninjau kondisi Satuan dan prajurit, khususnya sinergitas dengan semua pihak.

“Yang paling penting, aspek yang ingin saya lihat adalah sinergitas. Saya tadi senang, TNI-Polri bersatu menyambut kedatangan saya. Dan sekarang, pak Bupati semuanya bersatu disini,” kata Pangdam.

Jenderal bintang dua TNI-AD penulis buku berjudul Tadulako itu mengungkapkan jika penyelesaian setiap permasalahan yang timbul, tak mampu diselesaikan secara personal.

“Karena, di era sekarang tidak ada single power menyelesaikan sesuatu itu sendirian. Semuanya harus sinergi. Semua bersatu membangun dan mensejahterahkan masyarakat,” jelasnya.

Pangdam Brawijaya Perkuat Sinergitas dengan Media

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menggelar kunjungan di beberapa kantor redaksi media yang ada di Surabaya, Jawa Timur pada Senin (27/03/2023).

Selain dibkantor MNC Media, Pangdam juga melakukan kunjugan di kantor Trans Corporation hingga Kompas Gramedia Grup, Surabaya.

Beberapa Perwira, tampak mendampingi kunjungan yang dilakukan oleh Pangdam tersebut, diantara Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm Adekson.

Disela kunjungan itu, beberapa hal disampaikan oleh Pangdam, salah satunya soal terobosan yang telah dilalukan oleh TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya.

“Sesuai intruksi Presiden, TNI juga harus bisa membantu Pemerintah di sektor lain. Seperti, penanganan stunting hingga membantu penyediaan air bagi petani,” kata Mayjen Farid Makruf.

Ia mengungkapkan, banyak Babinsa yang sudah berbuat banyak untuk masyarakat. Tapi sayangnya, jarang sekali terpantau oleh media.

“Ada Babinsa kita di Madura yang mampu menghasilkan jagung unggulan. Jagung itu, panen lebih cepat dan lebih banyak. Nah, tentu ini wujud nyata dari TNI-AD,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua yang mempunyai hobi menulis itu mengungkapkan, jika saat ini dirinya telah menghasilkan salah satu buku hasil karyanya. Buku itu, berjudul Tadulako. Buku itu, ia tulis ketika mengemban tugas di Poso, Sulawesi Tengah.

“Buku itu tentang sejarah panjang Sulawesi yang berusia sangat tua,” bebernya.

Tak hanya itu saja, Pangdam berharap jika kunjungan yang dilakukannya kali ini, bisa meningkatkan sinergitas antara media dengan TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya.

“Saya berharap sinergitas ini bisa terus ditingkatkan, terlebih dalam upaya penyampaian informasi ke masyarakat,” pintanya.

Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Bahu-Membahu Membangun Rumah Warga Di Perbatasan Papua

Merauke,- Demi meringankan beban masyarakat, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Komando Utama yang dipimpin oleh Sertu Kukuh Santoso beserta 10 anggota lainnya saling bahu-membahu membangun rumah warga di Kampung Sipias Bupul 1, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke. Jumat (24/3/2023).

Wadansatgas Yonif 511/DY Mayor Inf Aditya Kurnia Rahman dalam keterangannya mengatakan bahwa “rumah yang dibangun adalah milik salah satu warga kampung Sipias Bupul 1 yaitu Bapak Saidi (48). Awalnya, Bapak Saidi datang ke pos dan meminta tolong bantuan kita untuk membangun rumahnya. Oleh karena itu, saya langsung memerintahkan anggota untuk menanggapinya dan segera untuk membantu membangun rumahnya. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami personel Satgas kepada warga binaan di perbatasan RI-PNG. Kami akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat dan menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan warga,” ucap Wadansatgas Mayor Inf Aditya Kurnia Rahman.

Bapak Saidi (48) yang merupakan pemilik rumah mengatakan bahwa “saya mengucapkan terima kasih banyak kepada personel Satgas Yonif 511/DY, yang dengan kerendahan hati mau membantu membangun rumah saya. Semoga kebaikan dan keikhlasannya dibalas oleh Tuhan YME,” ungkap Bapak Saidi.

Mayjen TNI Farid Makruf Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan di Jawa Timur

Gresik – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf berkomitmen untuk terus meningkatkan ketahanan pangan nasional di wilayah teritorialnya, khususnya di Jawa Timur.

Bahkan, sebelumnya Pangdam telah menginstruksikan seluruh Komandan Satuan untuk bisa berinovasi dan berkreasi untuk bisa mensejahterahkan masyarakat, hingga mensukseskan berbagai program yang saat ini digagas oleh Pemerintah, salah satunya soal ketahanan pangan nasional.

Setidaknya, seluas 205 hektar lahan tidur milik TNI-AD yang berada di Desa Wedoroanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bakal disulap menjadi lahan pertanian. Lahan seluas ratusan hektar itu, nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Lahan seluas ini bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman, khususnya ketahanan pangan seperti padi dan jagung,” kata Mayjen TNI Farid Makruf. Selasa (21/03/2023) sore.

Pangdam pun mengapresiasi beberapa pihak yang nantinya ikut terlibat pada pelaksanaan ketahanan pangan, sekaligus pemanfaatan lahan kosong itu. Apresiasi itu, ditujukan pada Danrem 084/Bhaskara Jaya, dan Kodim 0817/Gresik.

“Program ketahanan pangan di Desa Wedoroanom ini juga melibatkan PT. Petrokimia Gresik yang telah bersinergi dengan TNI-AD dalam mensukseskan program ketahanan pangan,” ungkap Pangdam.

Tak hanya itu saja, Pangdam juga mengapresiasi peran Babinsa. Pasalnya, kata Mayjen TNI Farid, Babinsa memiliki peranan terpenting atau bisa disebut ujung tombak TNI-AD.

“Tentunya, Babinsa ikut terjun langsung pada program ketahanan pangan. Babinsa itu, ujung tombak TNI-AD,” beber Jenderal bintang dua kelahiran Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ini.