Mayjen TNI Rudy Saladin Lakukan Kunjungan Kerja ke Kogartap III/Surabaya

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menggelar kunjungan kerjanya ke Mako Gartap III/Surabaya. Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (24/08/2024) itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi.

“Saya selaku Dangartap yang menggantikan pejabat sebelumnya, juga bertujuan untuk memperkenalkan diri,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy juga mengapresiasi kinerja personil Gartap III/Surabaya. Pasalnya, angka pelanggaran yang terjadi pada anggota TNI di wilayah Kogartap III/Surabaya bisa dicegah dengan baik.

“Sejauh ini, angka pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI, khususnya di wilayah Kogartap III/Surabaya sangat minim. Itu patut diapresiasi,” tandasnya.

Dangartap berharap, adanya sinergitas dan kekompakan dalam upaya penindakan dan pencegahan yang dilakukan oleh personil Gartap III/Surabaya, bisa terus ditingkatkan.

“Sinergitas dan kekompakan ini, harus terpelihara dengan baik,” pintanya. (*)

Prosesi Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya Diwarnai Nuansa Keharmonisan

Surabaya,- Nuansa keharmonisan dan kekeluargaan seketika tercipta ketika proses lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rafael Granada Baay ke Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat (23/08/2024) malam.

Pada pelakasanaan acara yang dihadiri Forkopimda Jatim, beserta stakeholder serta sejumlah pihak lainnya itu, diwarnai sejumlah pesan.

Pesan itu, tertuju pada sinergitas antar semua pihak di Jawa Timur yang selama ini sudah terjalin dan terwujud dengan sangat baik.

“Tentunya, saya sebagai Pangdam V/Brawijaya akan melanjutkan program-program dan sinergitas pejabat sebelumnya,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Mayjen TNI Rudy berharap, proses lepas sambut saat ini bisa dijadikan momentum bagi semua pihak untuk memperkuat Persatuan dan Kesatuan. “Semua itu, tentunya demi menjaga Persatuan dan Kesatuan yang sudah tercipta di Jawa Timur ini,” jelas Pangdam. (*)

Prosesi Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya Berlangsung Khidmat

Surabaya,- Setelah sebelumnya dipegang oleh Mayjen TNI Rafael Granada Baay, tongkat kepemimpinan Pangdam V/Brawijaya resmi berpindah. Tongkat kepemimpinan itu, kini dilanjutkan oleh Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A.

Diketahui, Mayjen TNI Rafael Granada Baay secara resmi telah mengemban tugas dan tanggung jawab baru sebagai Pangdam Jaya. Sedangkan, Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, sebelumnya menduduki jabatan sebagai Sekretaris Militer Presiden.

Prosesi dan tradisi lepas sambut mewarnai keduanya. Prosesi yang digelar di Makodam V/Brawijaya itu, tampak berlangsung dengan penuh khidmat serta dihadiri oleh PJU dan para Dansat di lingkungan Kodam V/Brawijaya pada Jumat (23/08/2024).

Tradisi tersebut diawali dengan kegiatan penyambutan, penerimaan warga baru, apel gelar pasukan, penyerahan Risalah, pengukuhan ibu Raksakarini hingga kegiatan pelepasan pun, dilakukan oleh Mayjen TNI Rafael dengan Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. Tekankan Dua Hal Penting Pada Saat Apel Bersama

Surabaya,- Pegang teguh Netralitas TNI, perintah Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.

Itu ditegaskan oleh Pangdam dalam pengarahannya yang ditujukan pada prajurit dan ASN di Makodam V/Brawijaya pada saat apel bersama dalam rangka Sertijab Pangdam V/Brawijaya. Jumat (23/08/2024).

“Menghadapi , netralitas TNI harus kita junjung tinggi,” kata Mayjen TNI Rudy.

Mayjen TNI Rudy menyebut, netralitas TNI sudah menjadi harga mati, dan bukan hanya sekedar slogan semata.

“Itu sudah menjadi amanah yang wajib dijalankan oleh setiap prajurit,” tegasnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Pangdam juga mengingatkan prajurit untuk mempersiapkan diri dalam menyambut even-even besar lainnya, diantaranya ialah upacara HUT TNI yang nantinya akan digelar terpusat di Surabaya.

“Saya mengingatkan ada dua kegiatan besar, kita menjadi tuan rumah Upacara HUT TNI, kemudian ada perhelatan Pilkada serentak 2024. Ini memerlukan perhatian bersama, dan pentingnya kesiapan moril dan fisik. Saya berharap semuanya siap dan selalu berpedoman pada aturan serta perintah komando atas,” pinta Pangdam. (*)

Kasdam Brawijaya Tutup Pelaksanaan TMMD ke-121 di Kodim Ponorogo

Ponorogo,- Setelah berjalan selama kurun waktu 30 hari, akhirnya pelaksanaan program TMMD di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur secara resmi berakhir.

Itu ditandai dengan adanya penutupan TMMD yang dilakukan oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kamis (22/08/2024).

“Saya berharap, pencapaian pembangunan hasil TMMD ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata Kasdam.

Brigjen TNI Endro menyebut, keberhasilan pelaksanaan TMMD itu tak lepas dari peran semua pihak, salah satunya ialah masyarakat.

Pada intinya, kata Kasdam, pelaksanaan TMMD itu membangun suatu kekompakan, persatuan dan kesatuan dalam visi dan misi yang sama, yaitu memajukan pembangunan di daerah terisolir.

“Terciptanya Kemanunggalan TNI dengan semua pihak, merupakan pokok utama pelaksanaan TMMD ini,” tandasnya.

Bukan Sekedar Turun Lapangan, Tiga Pilar Desa Ini Beri Semangat Baru untuk Petani

Mojokerto,- Tiga Pilar Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke sawah untuk mendampingi petani dan kelompok tani (Poktan) dalam upaya meningkatkan hasil pertanian.

Kehadiran Tiga Pilar Desa di tengah-tengah petani memberikan dampak positif, baik dari segi moril maupun motivasi dalam mengolah lahan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara aparat desa dengan masyarakat.

Kades Pohkecik, Sigit Istidarmo, S.Pd., menyatakan bahwa ketahanan pangan dan swasembada pangan merupakan program penting yang harus didukung bersama. “Di Desa Pohkecik ini sangat luar biasa, kami tiga pilar desa yakni Kades, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, turun langsung ke lapangan bersama-sama petani dan Poktan,” ujarnya.

“Semoga apa yang ditargetkan Desa Pohkecik, yakni gemah ripah lohjinawi dapat tercapai,” harap Sigit Istidarmo.

Sementara itu, Babinsa Desa Pohkecik, Serda I Kadek Warnata, menambahkan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “TNI tak dapat dipisahkan dengan rakyat dan selamanya harus manunggal dengan rakyat,” tegasnya.

Harapannya, melalui program ketahanan pangan ini, Desa Pohkecik dapat mencapai hasil panen yang melimpah. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi desa.

Mayjen TNI Rudy Saladin Resmi Jabat Pangdam V/Brawijaya

Jakarta,- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., memimpin langsung jalannya Sertijab 12 posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat. Acara berlangsung khidmat di Aula Jenderal Besar AH Nasution, Mabesad, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/08/2024).

Salah satu jabatan penting yang diserahterimakan adalah Pangdam V/Brawijaya. Mayjen TNI Rafael Granada Baay, yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, menyerahkan tongkat komando kepada Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Sekretaris Militer Presiden.

Sementara itu, Mayjen TNI Rafael Granada Baay selanjutnya akan menduduki posisi strategis sebagai Pangdam Jaya/Jayakarta. Pergantian sejumlah posisi penting di tubuh TNI AD ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja.

Melalui rotasi jabatan ini, diharapkan terjadi penyegaran dan peningkatan kualitas kinerja di tubuh TNI AD. KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanatnya menekankan pentingnya profesionalitas, integritas, dan loyalitas dalam mengemban setiap tugas yang diemban.

Beliau juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan TNI AD. “Teruslah berinovasi dan tingkatkan sinergi dengan seluruh komponen bangsa demi menjaga kedaulatan NKRI,” tegas KASAD.

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa di Tulungagung Dampingi Petani Tanam Padi

Tulungagung,- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Panggungrejo, Serda Edi Harianto, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dengan membantu petani menanam padi di lahan sawah warga binaan anggota kelompok tani Sri Kuncoro. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Pendampingan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan Babinsa terhadap kesejahteraan petani di wilayah binaannya. Serda Edi turun langsung ke sawah, bahu-membahu bersama petani menanam padi.

“Kami ingin memastikan petani binaan kami sejahtera dan produksi pertanian terus meningkat. Oleh karena itu, kami selalu siap mendampingi dan membantu kapan pun diperlukan,” ungkap Serda Edi.

Kegiatan pendampingan seperti ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat, khususnya para petani. Hal ini selaras dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Tulungagung.

Diharapkan, melalui pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, para petani semakin termotivasi dan mampu mengoptimalkan hasil panen. Peningkatan hasil panen ini pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani di Kelurahan Panggungrejo.

Sidang Caba PK Reguler di Kodam Brawijaya, Jaring Bibit Prajurit Berkualitas

Surabaya,- Ratusan Caba PK Reguler TNI-AD berkumpul di Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Para calon Bintara itu, saat ini telah mengikuti sidang pemilihan yang dilakukan oleh pihak Kodam.

Proses pemilihan yang berlangsung pada Senin (19/08/2024) itu, dipimpin langsung oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto. Sidang pemilihan tingkat Panda itu, merupakan bagian dari proses dalam melaksanakan pembinaan kekuatan TNI.

“Oleh karena itu, kita laksanakan kegiatan seleksi ini secara ketat, cermat dan teliti guna mendapatkan calon-calon Bintara yang terbaik,” kata Kasdam.

Bukan hanya itu, Brigjen TNI Endro mengungkapkan jika penentuan calon Bintara harus mengacu pada norma, aturan dan ketentutan yang berlaku. “Sehinggga semuanya berjalan secara transparan dan obyektif,” tandasnya.

Para peserta sidang, kata Kasdam, harus memberikan saran dan masukan yang tepat sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dengan tetap mengedepankan aspek kualitas sesuai dengan norma persyaratan yang telah ditentukan.

“Sehingga keputusan yang diambil hari ini, benar-benar tepat, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Sekedar diketahui, saat ini pihak Kodam telah melakukan seleksi terhadap 510 calon Bintara PK. Proses seleksi itu, menghasilkan 236 calon Bintara. Nantinya, mereka akan mengikuti pemeriksaan dan uji pada tingkat pusat.

“Sesuai alokasi, nantinya akan dipilih hanya 170 orang yang terbaik untuk mengikuti proses Pendidikan,” ungkap Brigjen TNI Endro. (*)

TMMD Ke-121 Kodim 0815/Mojokerto Sukses Bangun Jalan di Desa Terpencil

Mojokerto,- Satgas TMMD Reguler Ke-121 TA 2024 Kodim 0815/Mojokerto telah menyelesaikan pekerjaan sasaran fisik berupa rabat beton jalan lingkungan di Dusun Bandung Wetan, Desa Bandung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (18/8/2024).

Jalan sepanjang 500 meter ini merupakan akses vital bagi warga Desa Bandung, khususnya Dusun Bandung Wetan, untuk menjalankan aktivitas pertanian dan perekonomian. Sebelumnya, kondisi jalan memprihatinkan sehingga menyulitkan mobilitas warga.

Dan SSK TMMD Letda Inf Heri Maryanto menyatakan bahwa penyelesaian pekerjaan rabat beton ini merupakan hasil kerja keras anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. “Alhamdulillah, hari ini kami telah menuntaskan sasaran fisik rabat beton di Dusun Bandung Wetan,” ujarnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, anggota Satgas TMMD dan warga bahu-membahu melakukan finishing pada jalan yang baru saja dirabat beton. Mereka tampak bersemangat menguruk sisi kanan dan kiri jalan yang akan berfungsi sebagai tanggul penahan.

Diharapkan, pembangunan jalan ini dapat meningkatkan mobilitas warga, memperlancar akses hasil pertanian, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Bandung. Semoga dengan selesainya pembangunan jalan ini, dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat setempat.