Bersama BPIP, Perguruan Silat Mojokerto Kobarkan Semangat Kebangsaan dan Implementasi Pancasila di Era Digital

Mojokerto,- Sebanyak 17 perguruan pencak silat di wilayah Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komitmen ini diwujudkan dalam kegiatan “Implementasi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Muda”, Rabu (6/11) di Aston Mojokerto Hotel Conference Center.

Acara yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI ini dihadiri langsung oleh Direktur Pengkajian Implementasi Ideologi Pancasila BPIP RI, Dr. Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd. Turut hadir pula perwakilan dari Kodim 0815/Mojokerto, Kasdim Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Drs. Teguh Gunarko, M.Si.

Dalam paparannya, Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., menyoroti pentingnya wawasan kebangsaan di era digital. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi berpotensi menggerus identitas dan karakter bangsa jika tidak diimbangi dengan pemahaman nilai-nilai luhur Pancasila.

“Di era modern ini, kita harus mampu memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi. Kita perlu memperkuat karakter, etika, dan attitude agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mayor Arh Putu Ardana mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pendekar silat, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia berharap generasi muda dapat belajar dari sejarah keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat perpecahan internal.

Dr. Irene Camelyn Sinaga, A.P., M.Pd., menyampaikan materi tentang sejarah dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Ia menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi yang mampu mempersatukan berbagai suku, agama, dan budaya di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Drs. Teguh Gunarko, M.Si., mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, para pemuda di Mojokerto dan seluruh Indonesia dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kodim 0807/Tulungagung Tanam Ribuan Pohon untuk Lestarikan Lingkungan

Tulungagung,- Kodim 0807/Tulungagung menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman 1.250 pohon keras dan buah di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pgs Pasiter Kodim 0807/Tulungagung, Kapten Arm Wasis Bintoro, ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait, menunjukkan sinergi yang solid dalam upaya pelestarian lingkungan.

Sebanyak 1.250 pohon yang ditanam terdiri dari 800 batang pohon sukun, 100 batang akasia, 75 batang trembesi, 75 batang salam, 100 batang sono, dan 100 batang mahoni. Penanaman difokuskan pada kawasan yang rawan bencana di wilayah Pagerwojo.

Kapten Arm Wasis Bintoro menyampaikan bahwa penanaman pohon keras dan buah ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga untuk menanggulangi erosi dan mencegah banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Arm Wasis menjelaskan bahwa pohon-pohon tersebut juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, seperti hasil buah yang dapat dipanen dan peningkatan kualitas udara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penghijauan yang dicanangkan oleh pemerintah dan menjadi salah satu wujud nyata komitmen Kodim 0807/Tulungagung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik.

Satgas Yonif 512/QY di Kiwirok, Papua, Bangun Keakraban dan Kedekatan dengan Masyarakat Setempat Melalui Berbagai Kegiatan

Kiwirok,– Satgas Yonif 512/QY terus mempererat hubungan dengan masyarakat di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, melalui berbagai kegiatan bersama yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Kedekatan ini menciptakan suasana akrab yang menyentuh hati warga. Senin (4/11/2024).

Dalam keseharian, anggota Satgas Yonif 512/QY berinteraksi langsung dengan masyarakat Kiwirok. Mereka berbagi cerita dan menjalani kegiatan bersama yang sederhana namun bermakna. Sikap akrab masyarakat terhadap Satgas mencerminkan rasa persaudaraan yang terjalin erat di antara mereka.

Salah satu warga, Mama Ball, menyampaikan harapan dan apresiasi atas kehadiran Satgas Yonif 512/QY di wilayahnya. “Kami merasa senang atas kehadiran Kaka-kaka Tentara dari Satgas Yonif 512/QY di tempat kami,” ujar Mama Ball penuh haru.

Satgas Yonif 512/QY tak hanya menciptakan rasa aman tetapi juga semangat kebersamaan dengan masyarakat setempat. Mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari warga sekitar dan memberikan rasa saling memiliki yang kuat di Kiwirok.

Berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti membantu pekerjaan harian, pelayanan kesehatan, dan berbagi pengetahuan, menjadi wujud nyata komitmen Satgas Yonif 512/QY. Mereka hadir tidak hanya untuk menjaga perbatasan RI-PNG tetapi juga sebagai keluarga besar masyarakat Papua.

Harapannya, ikatan kuat ini dapat semakin mempererat persaudaraan antara Satgas Yonif 512/QY dan masyarakat Kiwirok, menciptakan lingkungan Papua yang lebih aman, damai, dan sejahtera bagi semua warga.

Yayasan Kartika Jaya dan Goethe-Institut Hadirkan Science Film Festival 2024 di Surabaya, Peduli Lingkungan Sejak Dini

Surabaya,- Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang IV Brawijaya, Ny. Chrisma Virawanti, menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan dengan menghadiri Science Film Festival (SFF) 2024. Acara yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut ini bertajuk “Emisi Nol Bersih dan Ekonomi Sirkular” dan digelar di SMA Kartika IV-3 Surabaya, Selasa (05/11/2024).

Kehadiran Ny. Chrisma Virawanti didampingi oleh Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang IV Brawijaya, Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 084, serta para pengurus yayasan. Dukungan ini menunjukkan komitmen Yayasan Kartika Jaya dalam memajukan pendidikan khususnya di bidang sains.

SFF 2024 merupakan ajang pemutaran film-film sains internasional dan eksperimen sains sederhana yang menyenangkan bagi siswa-siswi SD hingga SMA. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Emisi Nol Bersih dan Ekonomi Sirkular”.

Tema ini diangkat berdasarkan fenomena 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang menjadi isu utama dalam penyelamatan lingkungan. Melalui film dan eksperimen, SFF 2024 mengajak generasi muda untuk peduli terhadap dampak lingkungan terhadap kehidupan manusia.

Ny. Chrisma Virawanti menyampaikan harapannya agar SFF 2024 dapat menginspirasi anak didik untuk belajar sains dengan cara yang menarik dan interaktif.

Cultural Program Assistant Wisma Jerman, Dhahana Adi Pungkas, menjelaskan bahwa film-film yang ditayangkan disesuaikan dengan tingkat pendidikan mulai dari SD hingga SMA, bahkan beberapa film dapat dinikmati oleh anak-anak TK bersama keluarga.

Diharapkan, SFF 2024 dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa-siswi terhadap sains, serta menumbuhkan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan hidup sejak dini.

Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, Pantau Pelaksanaan Garjas Pamen di Jajaran Kodam V/Brawijaya

Surabaya,- Dalam rangka memelihara dan mengevaluasi kemampuan fisik, para Perwira Menengah (Pamen) di jajaran Kodam V/Brawijaya mengikuti kegiatan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II Ta 2024.

Kegiatan itu berlangsung di Lapangan Brawijaya Surabaya, Selasa (05/11/2024).

Tak hanya itu, pelaksanaan Garjas tersebut mendapat pantauan langsung Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A.

Tes itu meliputi beberapa latihan fisik, diantaranya tes Kesegaran Jasmani A berupa lari selama 12 menit yang wajib diikuti seluruh peserta.

Selain itu juga terdapat tes Kesegaran B melibatkan beberapa gerakan fisik seperti pull up, sit up dan push up dalam durasi satu menit, serta shuttle run untuk mengukur kecepatan dan ketangkasan prajurit.

“Tes renang militer gaya dada menjadi salah satu fokus penilaian dalam menguji ketangkasan dan kemampuan para Pamen dalam situasi yang berbeda,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Sebelum mengikuti tes tersebut, kata Pangdam V/Brawijaya, para peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan peserta sehingga kegiatan Garjas dapat berjalan lancar dan aman.

Pelaksanaan Garjas Periodik ini dinilai langsung oleh tim dari Jasdam V/Brawijaya. Hasil dari tes tersebut akan menjadi tolak ukur pembinaan perorangan dan satuan serta evaluasi kemampuan kesamaptaan jasmani setiap prajurit.

“Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam pembinaan prajurit untuk mengevaluasi pembinaan yang dilakukan dalam menjaga dan meningkatkan stamina fisik agar selalu siap dan prima,” kata Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A.

“Melalui Garjas Periodik tersebut, para Pamen Kodam V/Brawijaya dapat selalu mengevaluasi pembinaan yang dilaksanakan serta berusaha untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan profesionalitas sebagai prajurit TNI AD yang tangguh dan siap menghadapi setiap tantangan tugas,” imbuh Pangdam Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Cek Rumah Pintar Kirana Cendekia untuk Generasi Muda

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melaksanakan pengecekan di Rumah Pintar Kirana Cendekia yang berlokasi di lapangan Kodam V/Brawijaya. Kegiatan berlangsung pada hari Senin, 4 November 2024.

Rumah Pintar Kirana Cendekia ini diinisiasi untuk meningkatkan minat belajar generasi muda, khususnya pelajar. Fasilitas ini dirancang agar anak-anak dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas dan kreatif.

Dalam pengecekan tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan dapat mendukung pembelajaran yang nyaman. Rumah Pintar ini dilengkapi berbagai sarana edukasi dan teknologi bagi anak-anak.

Tujuan utama dari pendirian Rumah Pintar ini adalah membantu masyarakat, khususnya anak-anak, dalam meningkatkan pengetahuan. Hal ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pengembangan generasi muda.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. berharap dengan adanya Rumah Pintar Kirana Cendekia, anak-anak dapat semakin termotivasi belajar dan mengeksplorasi kreativitas mereka. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan.

Semoga keberadaan Rumah Pintar ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Diharapkan anak-anak tumbuh menjadi generasi unggul, siap menghadapi tantangan global dengan ilmu dan keterampilan yang memadai.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin Pimpin Tasyakuran HUT Ke-52 Kogartap III

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang juga menjabat Dankogartap III/Surabaya, memimpin acara syukuran HUT ke-52 Kogartap III/Surabaya. Acara berlangsung khidmat di Makogartap III, Senin, 4/11/2024.

Acara ini diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta hadiah bagi pemenang lomba kebersihan antar satuan. Kegiatan ini menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian antar anggota Kogartap III/Surabaya.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. mengingatkan pentingnya introspeksi diri dan evaluasi atas kinerja selama ini. Ia mengajak seluruh prajurit TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga kualitas kinerja ke depannya.

Pangdam juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam menjaga netralitas dalam Pilkada serentak 2024 yang kini mulai berlangsung. Komitmen menjaga keamanan dan netralitas sangat diperlukan untuk memastikan proses berjalan aman dan damai.

Sebagai bagian dari Kogartap III/Surabaya, prajurit TNI di wilayah Jawa Timur dituntut siap menjaga kondusivitas wilayah. Ini termasuk melaksanakan tugas kegarnisunan secara profesional dan memberdayakan peran Sub Kogartap di daerah.

Harapan besar disematkan agar momentum HUT ke-52 ini dapat menjadi sarana introspeksi efektif bagi prajurit. Dengan begitu, kualitas kinerja dan peran TNI dapat terus ditingkatkan dalam menghadapi dinamika yang berkembang.

Asrendam V/Brawijaya Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Netralitas TNI

Surabaya, – Asrendam V/Brawijaya Kolonel Inf Nova Ismailiyanto, S.I.P., M.K.P., memimpin upacara bendera rutin di lapangan A. Yani Makodam V/Brawijaya. Upacara ini dihadiri oleh seluruh prajurit dan staf, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap disiplin dan kedisiplinan.

Dalam sambutannya, Kolonel Nova menekankan pentingnya menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini menjadi landasan moral bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Kolonel Nova juga menegaskan bahwa netralitas TNI adalah harga mati. Dalam konteks politik dan sosial, TNI harus tetap bersikap netral dan tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Soliditas antar satuan juga menjadi fokus utama dalam arahan Kolonel Nova. Ia mengingatkan semua prajurit untuk tetap menjaga kinerja dan kerjasama di masing-masing satuan. Kerjasama yang baik akan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan tugas.

Upacara bendera ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sebagai momen refleksi bagi prajurit. Kolonel Nova berharap setiap prajurit dapat menginternalisasi nilai-nilai yang disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, diharapkan prajurit Kodam V/Brawijaya dapat terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Mari kita jaga keimanan, netralitas, dan soliditas demi TNI yang lebih baik.

Danrem 081/DSJ Dampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Benteng Van den Bosch Ngawi

Ngawi,– Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Minggu (3/11/2024). Dalam kunjungan ini, Wapres Gibran meninjau langsung Benteng Van den Bosch atau yang lebih dikenal dengan Benteng Pendem.

Kedatangan Wapres Gibran disambut oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama, M.Si(Han)., MSS., beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi. Kunjungan ini merupakan bagian dari serangkaian agenda Wapres di Jawa Timur.

Benteng Pendem sendiri merupakan salah satu situs cagar budaya peninggalan kolonial Belanda yang memiliki nilai sejarah tinggi. Terletak di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, benteng ini menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran meninjau berbagai sudut benteng, serta mendengarkan penjelasan dari juru pelihara mengenai sejarah dan fungsi benteng di masa lalu. Wapres tampak antusias mengamati detail arsitektur bangunan benteng yang sarat nilai sejarah.

Usai meninjau Benteng Pendem, Wapres melanjutkan kunjungan ke beberapa lokasi lain di Kabupaten Ngawi. Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, khususnya di wilayah Kabupaten Ngawi.

Diharapkan, kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Ngawi dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian situs bersejarah di masa mendatang.

TNI-Polri & Warga Gotong Royong Bantu Nenek Korban Rumah Roboh di Trenggalek

Trenggalek,– Semangat gotong-royong dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh TNI-Polri dan warga Trenggalek. Kali ini, mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing rumah Mbah Yati (65), warga Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, yang roboh diterjang hujan pada Jumat malam (1/11).

Rumah Mbah Yati yang sudah lapuk tidak mampu menahan derasnya hujan dan ambruk. Mengetahui musibah ini, Babinsa Dawuhan, Sertu Masngudi dari Koramil 0806-01/Trenggalek bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sofyan dan warga langsung bergerak cepat pada Sabtu pagi (2/11).

Mereka bersama-sama membersihkan puing-puing kayu, genteng, dan material bangunan lainnya. Suasana haru dan semangat gotong-royong begitu terasa saat TNI, Polri, dan warga bekerja sama meringankan beban Mbah Yati.

“Melihat kondisi Mbah Yati yang tinggal sebatang kara, kami terpanggil untuk segera membantu. Kerja sama ini adalah bentuk kepedulian dan bukti nyata sinergi TNI-Polri bersama masyarakat,” ujar Sertu Masngudi.

Aiptu Sofyan menambahkan, “Kami dari Polsek Trenggalek selalu siap membantu masyarakat. Semoga kehadiran kami dapat meringankan beban Mbah Yati dan memberi rasa aman dan nyaman bagi warga.”

Aksi tanggap darurat dan gotong royong ini menjadi bukti nyata kekompakan dan sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menghadapi musibah. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat.

Diharapkan, kepedulian dan semangat gotong royong ini dapat terus terpupuk dan menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.