TNI Berbakti, Satgas Yonif 511/DY Bersama Warga Perbaiki Jalan Perkampungan

Toray,- Demi keamanan dan kenyamanan serta meminimalisir terjadinya kecelakaan, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY Pos Toray Bergotong Royong bersama mayarakat memperbaiki jalan yang rusak di Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Jumat (23/06/2023).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis mengatakan bahwa kegiatan memperbaiki jalan rusak merupakan salah satu wujud bakti Satgas Yonif 511/DY di Papua.

Terpisah, Danpos Toray Letda Inf Muh. Yunus mengatakan bahwa perbaikan jalan rusak ini merupakan bagian pembinaan teritorial Satgas Yonif 511/DY kepada masyarakat di perbatasan RI-PNG, dengan tujuan untuk menanamkan budaya hidup Gotong Royong serta membangun solidaritas yang kokoh dengan komponen masyarakat.

“Kita perbaiki jalan yang rusak ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman, agar masyarakat terhindar dari hal kecelakaan. Harapan kami, aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan baik tanpa ada hambatan apapun,” jelas Danpos Toray.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Toray Bapak Lebel (57) mengatakan bahwa dirinya sebagai masyarakat yang menerima manfaat dari perbaikan jalan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas inisiatif Satgas Yonif 511/DY yang telah memperbaiki jalan kampung yang rusak.

Kejutan Tak Terduga Untuk Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Menerima Penghargaan dari Bupati Merauke

Sota,- Kejutan tak terduga dari Bupati Merauke Bapak Drs. Romanus Mbaraka, M.T., diberikan kepada Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam Acara Launching Kampung Wisata Kategori Rintisan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Kamis (22/06/2023).

Kejutan tak terduga yang diberikan oleh Bupati Merauke tersebut yaitu berupa Piagam Penghargaan Kepada Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY atas pengabdian dan dedikasi dalam menjaga daerah Perbatasan antar Negara Indonesia dengan Papua Nugini dan membantu Program Pemerintah Daerah disegala bidang.

Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam wawancaranya mengatakan merasa tersanjung dan bangga atas penghargaan yang diberikan oleh Bapak Bupati tersebut.

“Saya tidak menyangka bahwa ditengah-tengah acara ini, Bapak Bupati memberikan piagam penghargaan kepada kami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY. Saya mewakili seluruh Prajurit Badak Hitam, mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan oleh Bapak Bupati kepada kami,” ucap Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.

Adapun Bapak Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, M.T., selesai acara Launching Wisata Kategori Rintisan dalam wawancaranya menuturkan bahwa pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Merauke, atas kinerja yang sudah dilakukan oleh Satgas Yonif 511/DY di perbatasan.

“Saya sering memantau perkembangan kondisi wilayah yang ada di perbatasan sini terkhususnya Sota. Dan saya juga sering memperhatikan bahwa adek-adek dari Satgas ini sudah berbuat banyak untuk Masyarakat kami terkhususnya yang ada diperbatasan sini. Oleh sebab itu, kami memberikan kejutan dan tanda Apresiasi dari Pemkab Merauke kepada Adek-adek TNI dari Satgas Yonif 511 ini,” tutur Bapak Bupati Merauke Drs. Romanus Mbaraka, M.T.

Beri Pengarahan Aparat Teritorial, Kasdam V/Brawijaya: Do The Best, Or Nothing!

Surabaya,- Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Niko Fahrizal menghimbau aparat teritorial yang ada di jajaran Kodam V/Brawijaya untuk bisa memperkuat sinergitar antara TNI-AD, khususnya Kodam dengan masyarakat.

Pasalnya, sinergitas itu diyakini mampu mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang saat ini digaungkan oleh pihak TNI.

Pada sambutannya, Brigjen Niko menegaskan keberadaan prajurit Kodam ditengah-tengah masyarakat harus bisa memberikan suatu manfaat, khususnya dalam mengatasi segala kesulitan yang dialami oleh masyarakat.

“TNI dan masyarakat itu, ibarat ikan dan air. TNI sebagai ikannya, dan rakyat sebagai airnya. Keberadaan kita (TNI, red), harus bisa berkontribusi untuk rakyat,” ungkap Kasdam.

Selain itu, kata Kasdam, perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat seakan menjadi tantangan bagi prajurit TNI. Ia menegaskan, sebagai seorang prajurit, tak boleh tertinggal dengan adanya perkembangan tersebut.

“Kita tidak boleh tertinggal dengan teknologi,” tegasnya.

Brigjen Niko kembali menghimbau aparat teritorial Kodam untuk menjalankan tugas dan kewajiban dengan rasa ikhlas. Menurutnya, prajurit Kodam Brawijaya harus bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

“Apapun yang kita lakukan, kerjakan yang terbaik. Do the best, or nothing. Apapun kita lakukan, ada ibadah disitu. Setiap hari, ada ibadah. Bertemu masyarakat, kita senyum,” pintanya.

Upacara Rutin 17-an, Kasdam Brawijaya Tekankan Tugas Masing-Masing Satuan

Surabaya,- Pada pelaksanaan upacara rutin yang digelar di Lapangan Brawijaya, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Senin (19/06/2023). Upacara tersebut, dipimpin oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Niko Fahrizal.

Pada kesempatan upacara itu, Kasdam Brawijaya membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya tentang pelaksanan tugas pokok Kodam Brawijaya mulai dari tugas-tugas staf, maupun Satuan di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya.

“Pada kesempatan ini, saya mengingatkan kembali agar dalam program kerja dan anggaran ke depan dapat berjalan sesuai dengan pokok-pokok kebijakan dan prioritas sasaran yang telah ditetapkan sesuai fungsi tugas Satuan masing-masing,” tegas Kasdam.

Usai pelaksanaan upacara tersebut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menyempatkan diri untuk memberikan beberapa pengarahan terhadap prajurit.

Pengarahan itu, mencakup soal sinergitas dan soliditas hingga memperkenalkan pejabat baru, yaitu Brigjen TNI Niko yang saat ini menjabat sebagai Kasdam V/Brawijaya.

Laga Persahabatan Persebaya-Persija, Bapak Asuh Bonek: Ini Kado Manis

Surabaya,- Laga persahabatan antara Persebaya vs Persija yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Minggu (18/06/2023) sore, menjadi momen bersejarah.

Beberapa tokoh maupun pejabat pun, turut hadir menyaksikan pertandingan antara keduanya. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf yang sebelumnya telah dikukuhkan sebagai bapak Asuh dari suporter Persebaya, Surabaya.

Pertandingan bertajuk 96 tahun Anniversary game itu, berlangsung dengan hangat dan antusias dari masing-masing pesepakbola.

Kehangatan antar kedua suporter pun terlihat makin kental ketika kedua suporter berpose dengan membentangkan spanduk bertuliskan Persebaya dan Persija. Suasana itu, menunjukkan betapa eratnya kebersamaan antara kedua suporter.

Pangdam Brawijaya, Mayjen TNI Farid menyebut jika adanya laga tersebut merupakan kado manis di hari ulang tahun Persebaya. Nuansa perdamaian pun, tak lepas dari adanya pertandingan itu.

“Ini kado manis di HUT Persebaya. Kita semua memilik tanggung jawab moral untuk mengawal persaudaraan,” tegas Pangdam.

Ia menyebut, yang dilakukan oleh kedua suporter itu merupakan wajah baru suporter nasional dan bisa dijadikan tonggak utama Persatuan. “Kini bangkit wajah baru, yaitu wajah persaudaraan,” bebernya.

Senangnya Adik Asuh Minum Susu Bareng Om Badak 511

Merauke,- Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembangnya anak-anak di Perbatasan RI-PNG, Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., yang dikenal oleh anak-anak Perbatasan dengan sebutan “Om Badak” dengan penuh keceriaan minum susu bersama adik-adik asuh Pos Kotis di Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Sabtu (17/06/2023).

Dalam rilisnya, Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa adik-adik asuh ini mereka merupakan generasi-generasi penerus bangsa yang dimana sebagai aset penting yang harus mendapatkan perhatian, terutama masalah asupan gizi untuk mendukung tumbuh kembangnya mereka.

“Minum susu bersama ini merupakan upaya kami dari Satgas untuk menjaga asupan gizi mereka dalam menyiapkan generasi-generasi penerus bangsa di perbatasan RI-PNG yang cerdas dan terpenuhi gizinya. Selain itu, kami juga membantu program pemerintah dalam mencegah Stunting Anak di Tanah Papua,” ucap Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.

Sangat terlihat jelas dari raut wajah adik-adik asuh pos semuanya begitu senang sekali dan ceria duduk minum susu bareng dengan Om Badak.

Salah satu adik asuh Meikel Ndiken (8) mengaku sangat senang dirinya dan teman-teman yang lain bisa duduk minum susu bereng Om Badak.

“Terima kasih Om Badak, sudah kasih susu untuk saya dan teman-teman minum. Susunya enak sekali dan mantap Om. Kita Jadi semangat,” ungkap adik Meikel.

Mayjen Farid Makruf Sebut Muaythai Mulai Dikenal Masyarakat

Surabaya,- Adanya kejuaraan Muaythai piala Pangdam V/Brawijaya yang digelar di GOR Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Sabtu (17/06/2023) seakan menarik pehatian Pangdam Mayjen TNI Farid Makruf.

Betapa tidak, Pangdam menyebut jika olahraga bela diri yang berasal dari negara Thailand itu, mulai dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut, dibuktikan dengan hadirnya peserta dari luar Surabaya.

“Saya sangat senang, karena pesertanya itu ada dari NTB, Sulsel, Papua dan DKI. Itu semua menunjukkan jika Muaythai ini sudah dikenal rakyat,” tegas Pangdam.

Selain menyediakan wadah bagi para atlet Muaythai, Pangdam menyebut jika pihaknya juga memberikan berbagai motivasi dan inovasi bagi para atlet Muaythai yang saat ini bertanding di GOR Hayam Wuruk.

“Tadi bertanding atlet dari Surabaya. Teknis sudah bagus, tapi tetap kami berikan motivasi. Sehingga, para atlet ini bisa mendapat kesempatan untuk bertanding di luar negeri,” ucap Mayjen TNI Farid Makruf.

Bukan hanya itu, ia berharap dengan adanya kejuaraan Muaythai di Makodam V/Brawijaya saat ini, diharapkan bisa menjaring bibit atlet yang nantinya bisa mengikuti event atau kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

“Disini lahir nanti atlet andalan nasional untuk dijenjang internasional,” pungkasnya.

Satgas Yonif 511/DY Berikan Bantuan Mesin Pemarut Sagu Kepada Masyarakat Perbatasan RI-PNG

Yakyu,- Sebagai wujud kepedulian dan menunjang perekonomian warga untuk kehidupan sosial, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY Pos Yakyu berikan bantuan Mesin Pemarut Sagu kepada warga Rt.03 Kampung Yakyu, Desa Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Marauke, Selasa (13/06/2023).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam keterangannya di Sota, mengatakan bahwa pemberian bantuan mesin parut sagu ini untuk membantu serta meringankan pekerjaan warga dengan tujuan agar lebih efektif dalam proses pengelolahan sagu.

Kepala Suku Kampung Yakyu Bapak Dominggus Maywa (74) merespon dan menerima baik serta berterima kasih kepada Satgas Yonif 511 Badak Hitam. Hal ini sangat berguna sekali mengingat kami tidak mempunyai alat Mesin Pemarut Sagu tersebut untuk pengolahan sagu dan kami sangat membutuhkannya.

Panglima TNI Saksikan Pagelaran Wayang Kulit di Lapangan Kodam Brawijaya

Surabaya,- Dengan didampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyaksikan pagelaran wayang kulit di Lapangan Makodam V/Brawijaya yang dibuka untuk umum dan disaksikan juga oleh ribuan masyarakat Surabaya maupun luar Surabaya. Senin (13/06/2023) malam.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang juga dikenal sebagai Laksamana Budaya dikalangan para Seniman menegaskan, di Eropa kesenian wayang kulit banyak dipelajari. Menurutnya, semua pihak harus bisa berperan menjaga tradisi kesenian turun-temurun tersebut.

Tak hanya itu saja, dirinya juga mengajak semua pihak untuk ikut serta menjaga kelestarian seni dan budaya Indonesia tersebut. “Janga sampai anak cucu kita kalau mau lihat wayang kulit harus pergi dulu ke Eropa”, tegas Panglima TNI.

Wayang kulit, imbuh Panglima TNI, diyakini mampu mempersatukan semua elemen masyarakat. Budaya itu, menurutnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A. menyampaikan saat ini banyaknya budaya asing yang masuk seakan menjadi perhatian bagi semua pihak. Dengan adanya pengaruh itu, pihak Kodam mulai melakukan berbagai inovasi untuk menjaga kelestarian seni dan budaya yang sudah menjadi turun-temurun di Indonesia. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit di Lapangan Makodam V/Brawijaya.

“Pagelaran wayang kulit malam hari ini, selain bertujuan untuk menghibur warga, juga ditujukan untuk mensosialisasikan pada masyarakat betapa pentingnya menjaga dan mencintai seni budaya Indonesia,” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf

Pangdam menyebut, wayang kulit merupakan salah satu pilar utama seni budaya yang ada di Indonesia. Bahkan, kesenian itu sudah diakui oleh PBB.

“Unesco telah memberikan penghargaan kepada wayang Indonesia sebagai Masterpiece of the oral and Intangible Heritage of Humanity atau warisan budaya dunia,” tegas Pangdam.

Pacuan Kuda Digelar, Pangdam: Ini Baru Pertama Kali

Pasuruan,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan pacuan kuda Panglima TNI Cup yang nantinya bakal digelar di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Selain membantu Pemerintah dalam meningkatkan prestasi para atlet pacuan kuda di Jawa Timur, Pangdam menyebut jika pelaksanaan event tersebut juga bertujuan untuk mengembangkan UMKM masyarakat.

“Karena nanti, selain olahraga berkuda ini, akan banyak masyarakat yang memperkenalkan UMKM mereka,” kata Mayjen TNI Farid Makruf usai melakukan peninjauan pada Minggu (11/06/2023) pagi.

Selain keberadaan komunitas berkuda, Pangdam mengungkapkan jika terdapat salah satu kebanggaan tersendiri. Pasalnya, event pacuan kuda piala Panglima TNI, baru kali ini digelar.

“Yang membanggakan kami, ini baru pertama kali event yang diselenggarakan dengan nama piala Panglima TNI, dan nantinya dihadiri langsung oleh beliau (Panglima TNI, red),” bebernya.

Ternyata, adanya event tersebut seakan memacu motivasi pihak Kodam V/Brawijaya untuk ikut serta meningkatkan kemampuan para atlet berkuda, hingga UMKM yang ada di Jawa Timur.

Bahkan, Pangdam V/Brawijaya berencana akan bersinergi dengan pihak Pordasi dalam upaya tersebut.

“Nah, ini karena sudah menjadi piala Panglima TNI. Pordasi akan menjadikan kalender tahunan. Nanti menjelang 5 Oktober, kami sedang mempertimbangkan membuat event lanjutan berupa mungkin piala Pangdam V/Brawijaya,” ungkap Mayjen Farid.