Mayjen TNI Farid Makruf Komitmen Tingkatkan Ketahanan Pangan di Jawa Timur
Gresik – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf berkomitmen untuk terus meningkatkan ketahanan pangan nasional di wilayah teritorialnya, khususnya di Jawa Timur.
Bahkan, sebelumnya Pangdam telah menginstruksikan seluruh Komandan Satuan untuk bisa berinovasi dan berkreasi untuk bisa mensejahterahkan masyarakat, hingga mensukseskan berbagai program yang saat ini digagas oleh Pemerintah, salah satunya soal ketahanan pangan nasional.
Setidaknya, seluas 205 hektar lahan tidur milik TNI-AD yang berada di Desa Wedoroanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bakal disulap menjadi lahan pertanian. Lahan seluas ratusan hektar itu, nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Lahan seluas ini bisa dimanfaatkan untuk budidaya tanaman, khususnya ketahanan pangan seperti padi dan jagung,” kata Mayjen TNI Farid Makruf. Selasa (21/03/2023) sore.
Pangdam pun mengapresiasi beberapa pihak yang nantinya ikut terlibat pada pelaksanaan ketahanan pangan, sekaligus pemanfaatan lahan kosong itu. Apresiasi itu, ditujukan pada Danrem 084/Bhaskara Jaya, dan Kodim 0817/Gresik.
“Program ketahanan pangan di Desa Wedoroanom ini juga melibatkan PT. Petrokimia Gresik yang telah bersinergi dengan TNI-AD dalam mensukseskan program ketahanan pangan,” ungkap Pangdam.
Tak hanya itu saja, Pangdam juga mengapresiasi peran Babinsa. Pasalnya, kata Mayjen TNI Farid, Babinsa memiliki peranan terpenting atau bisa disebut ujung tombak TNI-AD.
“Tentunya, Babinsa ikut terjun langsung pada program ketahanan pangan. Babinsa itu, ujung tombak TNI-AD,” beber Jenderal bintang dua kelahiran Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ini.

















