Masak-Masak Bersama Warga, Prajurit Badak Hitam Semakin Menyatu Dengan Masyarakat Di Papua

Merauke – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Rawa Biru dipimpin Wadanpos Serda Sulung beserta 9 orang anggota melaksanakan anjangsana dengan mendatangi rumah warga di Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Jum’at (20/01/23).

Komandan Satgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P. M.I.P., dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan pembinaan teritorial (Binter) melalui anjangsana rutin dilaksanakan oleh seluruh personel Satgas yang bertugas di wilayah perbatasan RI-PNG sektor Selatan Merauke.

“Mengutip pesan Kasad Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apapun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi, maka kegiatan Satgas masuk dapur warga merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga kehadiran TNI di tengah–tengah rakyat dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada,” tutur Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P. M.I.P.

Sementara itu, Danpos Rawa biru Sertu Sumarji menyampaikan bahwa kegiatan masuk dapur dan masak bersama warga merupakan salah satu cara silaturahmi anggota Satgas Yonif 511/DY dengan masyarakat, agar terjalin komunikasi yang baik dan menciptakan keharmonisan di lingkungan masyarakat Rawa Biru.

“Kali ini kami dari Satgas datang ke Rumah mama Maria membawa bahan makanan dan juga bumbu untuk dimasak dan disantap bersama,” ungkap Danpos.

Mama Maria (47) salah satu warga Kampung Rawa Biru Distrik Sota merasa senang atas kehadiran bapak TNI Pos Rawa biru kerumahnya.

“Terima kasih bapak–bapak TNI Satgas Yonif 511 Badak Hitam telah datang ke rumah saya membawa bahan makanan dan memasak serta makan bersama dengan keluarga saya. Saya sangat bersyukur sekali semoga kebaikan dari bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa Amin,” ungkap Mama Maria.

Gelar Cangkru’an Bareng Insan Media, Ini Harapan Pangdam V/Brawijaya untuk Jawa Timur

SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menggelar Cangkru’an bersama Insan Media se-Jawa Timur bertempat di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/Sikatan Jalan Raden Wijaya, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya. Kamis (19/1/2023).

Dalam Cangkru’an tersebut, Pangdam V/Brawijaya menginginkan adanya kolaborasi antara Kodam V/Brawijaya dengan insan pers dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur. Sedikitnya ada sekitar 60 insan media dari berbagai perusahaan media di Jawa Timur. Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, perwakilan organisasi PWI Jawa Timur, AMSI, dan IJTI.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya mengungkapkan maksud dan tujuan digelarnya Cangkru’an bersama insan media sebagai bentuk pilar keempat demokrasi. Menurutnya peran serta pers sangat berpengaruh dalam menjaga dan menciptakan stabilitas keamanan dan kenyamanan khususnya di Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya yang juga asli Jawa Timur mengaku bersyukur bisa bertemu dan berkenalan langsung dengan para pimpinan media di Jawa Timur. Baginya, insan pers bukanlah sesuatu hal yang baru mengingat Mayjen TNI Farid Makruf pernah menjabat sebagai Kepala Penerangan Kopasus.

“Pertama saya ingin berkenalan dengan rekan-rekan disini. Dan kedua, saya memohon support, masukan dan dukungan. Kira-kira apa yang harus dilakukan Kodam V/Brawijaya kedepan,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Kodam V/Brawijaya sebagai satuan operasional dan satuan pembinaan, mendapat tugas dan mandat dari Kasad. Diantaranya, Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, Mengurangi Angka Stunting, dan Babinsa masuk dapur warga.

“Sebagaimana perintah Panglima TNI dan Kasad, TNI harus hadir ditengah-tengah masyarakat, artinya, masyarakat harus hadir dalam membantu segala kesulitan warga. Termasuk program Babinsa masuk dapur warga,” terangnya.

Disisi yang lain, Kodam V/Brawijaya memiliki tugas dan peranan penting dalam menjaga dan menciptakan kondusifitas ditengah masyarakat. Beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi insiden yang dapat mengganggu stabilitas keamanan ditengah masyarakat. Seperti munculnya gangster cilik dengan membawa senjata tajam. Perseteruan antar perguruan silat dan lain sebagainya.

“Kedepan akan kita masifkan lagi penanganan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Jangan sampai warga merasa ketakutan di rumahnya sendiri,” tegasnya.

Disamping itu, Pangdam V/Brawijaya mendapat masukan untuk memperbaiki hubungan antar suporter Arema dan Bonek Persebaya. Mengingat perselisihan antar suporter ini akan menjadi polemik berkepanjangan, jika tidak diselesaikan dengan baik.

“Bagi saya ini masukan yang sangat bagus. Dan kita akan terus berupaya untuk memperbaiki hubungan antar suporter ini. Dengan harapan situasi dan kondisi di Jawa Timur aman dan damai,” tegasnya.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Yakyu Memberikan Pelayanan Hidup Sehat Kepada Masyarakat Perbatasan Papua

Yakyu,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Yakyu melaksanakan pelayanan hidup sehat dan membagikan Vitamin kepada masyarakat di RT 03 Yakyu Desa Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Marauke. Rabu (18/01/2023)

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY pos Yakyu tersebut, dengan dipimpin oleh Wadanpos Sertu Fani Fadilla menyambangi masyakarat dan memberikan vitamin serta mengecek kesehatan warga kampung Yakyu. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Satgas Yonif 511/DY terhadap kehidupan masyarakat Kampung Yakyu, dalam hal menjaga kesehatan warga kampung.

“Suatu kegiatan yang dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk berbagi dan membantu sesama, pasti tidak akan sia-sia, terlebih lagi warga Kampung Yakyu yang sangat membutuhkan kehadiran TNI,” Ucap Wadanpos Yakyu itu.

Pelayanan Kesehatan keliling dan kepedulian Satgas terhadap masyarakat itu mendapat respon positif dan antusiasme oleh warga kampung Yakyu. Hal itu diutarakan oleh salah Satu Warga Kampung Yakyu, Ibu Martina (45)

“Terima kasih atas kepedulian Satgas khususnya Pos Yakyu, atas pelayanan kesehatan dan membagikan Vitamin kepada kami, sehingga kesehatan kami tetap terjaga. Kiranya Tuhan senantiasa menyertai dan memberkati Bapak TNI dari Satgas Yonif 511 Badak Hitam,” ujar Ibu Martina.

Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kababinminvetcaddam

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bertindak sebagai inspektur upacara serah terima jabatan Kababinminvetcaddam V/Brawijaya dari Kolonel Inf Sudung Hasiholan, C.H., kepada Letkol Inf Idang Ismail, S.Pd., M.Si bertempat di Gedung Balai Prajurit Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Pada kesempatan itu, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas pengabdiannya selama bertugas di Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya meyakini dengan bekal dan pengalaman selama bertugas di Kodam V/Brawijaya, prajurit mampu melaksanakan tugas dengan baik ditempat yang baru.

“Serah terima jabatan bagi saya adalah sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari penyegaran suatu organisasi. Saya yakin dengan bekal yang didapat sebelumnya, saudara mampu mengemban dan menjalankan tugas ini dengan baik,” terang Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Sementara itu, kepada pejabat yang baru, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan yang baru diemban dan berharap agar dapat segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Pangdam V/Brawijaya mengingatkan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah yang diberikan dengan penuh rasa tanggung jawab dan berbuat yang terbaik untuk satuannya sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing guna mendukung kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan tugas Pokok Kodam V/Brawijaya.

“Amanah ini hendaknya bisa diterima dengan rasa syukur disertai dengan rasa tanggungjawab dan diwujudkan dengan kinerja terbaik,” tegasnya.

Sambut Kedatangan Satgas Apter Dari Wilayah Papua. Pangdam V/Brawijaya Minta Prajurit Segera Cek Kesehatan

Surabaya – Sebanyak 46 prajurit Kodam V/Brawijaya yang selesai melaksanakan penugasan sebagai Satgas Apter di wilayah Kodam VIII/Kasuari akhirnya kembali dengan selamat.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., meminta kepada prajurit untuk segera melakukan cek kesehatan kepada dokter untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal itu disampaikan Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menyambut kedatangan puluhan personel Satgas Apter dari wilayah Papua di Terminal Juanda Surabaya. Turut mendampingi Pangdam V/Brawijaya, Kasdam V/Brawijaya, Kapok Sahli Kodam V/Brawijaya dan PJU Kodam V/Brawijaya.

“Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi kalian selama bertugas di Papua. Saya ingin memastikan kalian semua dalam kondisi baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya mengaku bersyukur dikarenakan seluruh prajurit bisa kembali ke Kodam V/Brawijaya Jawa Timur dengan selamat dan dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa kekurangan suatu apapun, mengingat tantangan tugas dan ancaman di daerah penugasan sangat besar.

“Jika kalian lolos dari endemi malaria, berarti kalian lolos dari ancaman senjata musuh. Karena sudah berapa banyak prajurit yang terjangkit malaria. Syukur Alhamdulillah kalian kembali dengan selamat,” terang Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, penugasan prajurit Kodam V/Brawijaya di Papua, bertujuan untuk mempertebal kekuatan prajurit di wilayah setempat. Mengingat wilayah tersebut rawan dari berbagai macam ancaman yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Meski demikian pihaknya sangat bersyukur dikarenakan prajurit Kodam V/Brawijaya sudah melaksanakan tugas dengan baik dan aman.

“Saya salut dan bangga dengan kalian. Kalian sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Sejauh ini belum ada laporan hal jelek tentang kalian. Semoga sampai nanti tidak ada laporan tentang kalian,” harap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh prajurit yang sudah selesai melaksanakan tugas agar segera memeriksakan diri ke dokter, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Bagi kalian yg sempat terkena malaria, segera lapor dokter. Jangan dibiarkan, begitu juga penyakit lainnya. Jika itu terjadi, silahkan lapor. Supaya bisa secepatnya teratasi. Karena sudah bagian dari tugas dan tanggungjawab saya sebagai Pangdam V/Brawijaya untuk kesehatan dan kesejahteraan kalian,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Ciptakan Kampung Sehat, Satgas Yonif 511/DY Lakukan Pengobatan Gratis Keliling Kampung Di Papua

Neukenjerai, Dikarenakan terbatasnya tenaga kesehatan dan tidak adanya akses jalan melalui via darat untuk menuju Puskesmas terdekat saat musim hujan, Warga Masyarakat Kampung Kondo kadang mengalami kesulitan apabila ingin berobat. Melihat situasi tersebut Danpos Kondo Letda Inf Catur Joko Santoso beserta 9 personil Pos lainnya melaksanakan pengobatan door to door kepada masyarakat di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Minggu (15/01/23).

Personel Satgas Pamtas Yonif 511/DY Pos Kondo tersebut berkeliling kampung mendatangi masyarakat Kampung Kondo untuk melakukan pengobatan Gratis dengan tujuan untuk mengontrol kesehatan masyarakat Kampung Kondo.

Danpos Kondo Letda Inf Catur Joko Santoso mengatakan bahwa pengobatan keliling ini dengan memberikan pengobatan langsung ke rumah-rumah warga. Tim Kesehatan Pos dengan membawa peralatan langsung melakukan pemeriksaan dan pengobatan.

“Pengobatan door to door sangat efektif karena di samping mengobati masyarakat yang sakit, juga untuk mendekatkan kita dengan masyarakat,” ujar Danpos Kondo tersebut.

Adapun salah satu warga Kampung Kondo, Bapak Yobel Mayua (45) berterima kasih kepada Personel Satgas Yonif 511/DY yang telah melakukan pengobatan door to door tersebut.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Anak TNI yang sudah memeriksa kesehatan kami, dan sudah perhatian kepada kami. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya kepada kami, semoga apa yang diberikan kepada warga Kampung Kondo ini menjadi bermanfaat, Tuhan memberkati,” ucap Bapak Yobel Mayua.

Pembangunan RS TK.III Brawijaya ditarget Selesai Juni Mendatang, Pangdam V/Brawijaya Ingatkan Pengembang Soal Timeline dan Kualitas

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan peletakan batu pertama Pengembangan Fasilitas Rumah Sakit Tingkat III/Brawijaya di Jalan Kesatrian No.9, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Jumat, (13/1/2023). Rencananya, pembangunan RS Tingkat III Brawijaya akan ditargetkan selesai pada Juni 2023 dan diresmikan langsung oleh presiden RI, Joko Widodo.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi PJU Kodam V/Brawijaya, Karumkit Tingkat III Brawijaya, dan dihadiri pemenang tender Pengembangan RS Tingkat III Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf mengapresiasi atas inisiasi dan inovasi Kepala Rumah Sakit dalam mengembangkan fasilitas pelayanan dan kesehatan di lingkungan Kodam V/Brawijaya. Hal itu dilakukan untuk kesejahteraan prajurit dalam mendapatkan pelayanan kesehatan maupun pengobatan di RS Brawijaya.

Rencananya, RS tingkat III Brawijaya akan dibangun diatas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan ketinggian tiga lantai. Pembangunan yang representatif tersebut ditargetkan selesai dalam kurun waktu 5 bulan kedepan.

Mayjen TNI Farid Makruf membuka ruang selebar-lebarnya kepada para pengembang untuk melakukan konsultasi terkait pembangunan RS tingkat III Brawijaya. Dengan harapan pembangunan RS ini dapat berjalan dengan baik dan dilaksanakan dengan benar. Hal ini dimaksud baik dari aspek kualitas bangunan, maupun target penyelesaian pembangunannya.

Peringati HUT Ke-72 Penerangan TNI AD. Kapendam V/Brawijaya Ajak Seluruh Personel Tingkatkan SDM

Surabaya : Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Kolonel Arm. Kusdi Yuli Suhandra bersama seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS memperingati HUT ke-72 Penerangan TNI Angkatan Darat tahun 2023 di Mapendam V/Brawijaya.

Pada peringatan HUT Ke-72 Penerangan TNI AD yang jatuh pada 13 Januari, diisi dengan berbagai kegiatan positif. Seperti melaksanakan ziarah rombongan ke taman makam Pahlawan 10 Nopember Surabaya, melaksanakan Baksos Tasyakuran dan doa bersama yang dilakukan di Aula Pendam V/Brawijaya.

Pada kesempatan tersebut, Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm. Kusdi Yuli Suhandra membacakan amanat Kepala Dinas Penerangan TNI AD. Dalam amanatnya, memasuki masa pengabdian ke-72 ini, Penerangan TNI AD diharapkan dapat semakin profesional, adaptif dan inovatif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Momentum Hari Jadi Penerangan, sejatinya merupakan sarana untuk melakukan refleksi atas apa yang sudah dikerjakan pada masa sebelumnya, sekaligus sebagai introspeksi diri untuk menemukan kekurangan guna perbaikan di masa yang akan datang.

Berkaca dari dinamika lingkungan strategis dalam beberapa waktu belakangan, terlihat realitas yang tidak bisa dipungkiri bahwa Penerangan memiliki peran yang semakin strategis dalam mempengaruhi terjadinya perubahan-perubahan besar dan penting. Peningkatan peran itu tentunya perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM., Alat kelengkapan maupun penguatan tata-kelola kelembagaan organisasi satuan penerangan.

Pihaknya mengajak kepada seluruh insan penerangan untuk terus berkarya, menggali potensi diri, sehingga dapat menggelorakan semangat berinovasi guna mengembangkan kreatifitas, sehingga terbangun sebuah kepercayaan yang tinggi di masyarakat.

Dahlan Iskan Apresiasi Karya Buku Milik Pangdam V/Brawijaya bersama dkk. Dahlan Iskan ; Tidak Seperti Buku Terbitan Instansi, Melainkan Profesional.

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mengunjungi kantor Harian Disway bertempat di jalan Walikota Mustajab No.76, Ketabang Kecamatan Genteng, Surabaya. Disway merupakan sebuah perusahaan media milik Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Kedatangan Mayjen TNI Farid Makruf bersama Asintel Kasdam V/Brawijaya disambut hangat Dahlan Iskan dan jajaran direksi harian Disway, diantaranya, Direktur Utama, Tomy C Gutama, Direktur Keuangan Annie Wong, Komisaris Taufiq Lamade, dan Wapemred Harian Disway Foan Widhiandono.

Dalam kunjungannya tersebut, Mayjen TNI Farid Makruf mengatakan maksud dan tujuannya datang ke kantor perusahaan media tersebut hanya ingin menjalin silaturahmi dengan mantan menteri BUMN Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekaligus tokoh pers nasional. Menurut Pangdam, Dahlan Iskan merupakan sosok yang patut menjadi teladan terutama dalam hal penulisan jurnalistik.

Selain mengagumi sosok Dahlan Iskan, Pangdam V/Brawijaya juga sering membaca hasil karya jurnalistik milik Dahlan Iskan. Konon Jenderal asal Bangkalan tersebut juga menyelami dunia penulisan. Hal itu selaras dengan buku yang dihasilkan saat menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako yang bertajuk “Tadulako, dari Mitos ke Realitas”,

Dari situlah keduanya terlibat obrolan ringan. Diawal perkenalannya, Mayjen TNI Farid Makruf lebih banyak bercerita tentang pengalamannya di Medan tugas. Mulai dari penugasan dalam mengatasi radikalisme di Bima NTB, bencana alam banjir di Bima dan Gempabumi di Lombok serta menyelesaikan sengketa Tanah Mandalika). Penugasan itu pun berlanjut ke Sulawesi Tengah dalam kasus radikalisme dan terorisme serta penanggulangan pasca bencana sulteng.

Mendengar paparan Pangdam V/Brawijaya, Dahlan Iskan mendukung agar Pangdam V/Brawijaya terus bekerja, beraksi dan berperan sesuai tugasnya. Meski (dari cerita sebelumnya) tugas tersebut seharusnya dilakukan pemerintah, namun nyatanya Pangdam V/Brawijaya mampu menuntaskan problematika yang ada di masyarakat. Pertemuan itu kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata.

Nihil Pelanggaran Anggota : Dankogartap III/Surabaya Tekankan Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri dan Pemda

Surabaya : Dankogartap III/Surabaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., belum menemukan pelanggaran terhadap anggota Gartap III/Surabaya sejak tiga bulan terakhir. Laporan itu disampaikan Kaskogartap III/Surabaya kepada Mayjen TNI Farid Makruf saat berkunjung ke Makogartap III/Surabaya, Jalan Walikota Mustajab, Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Kamis, (12/1/2023).

Sejak dilantiknya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., sebagai Pangdam V/Brawijaya beberapa pekan yang lalu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga sekaligus menjabat sebagai Dankogartap III/Surabaya.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menekankan sinergitas dan soliditas baik dengan sesama anggota TNI, dan Polri maupun Pemda. Sehingga terciptanya kerukunan dan keamanan di tengah masyarakat dan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.