Pangdam V/Brawijaya Dukung Program Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama Forkopimda Jawa Timur menggelar kegiatan sarapan bareng tiga pilar Desa/Kelurahan serta Revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa, (31/1/2023).

Kegiatan Omah Rembug dan Siskamling tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jajaran Forkopimda Jawa Timur dalam menyederhanakan persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga dapat memberikan kemudahan dan kecepatan dalam penyelesaian.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menyambut baik terkait program revitalisasi Omah Rembug dan Siskamling. Menurutnya, jika program tersebut dapat berjalan dengan efektif, maka segala persoalan yang ada ditingkat bawah bisa terselesaikan.

“Selain penyelesaian masalah, saya berharap program Omah Rembug dan Siskamling mencegah terjadinya persoalan. Nah, bagaimana caranya? Rutin berkomunikasi dan diskusi dengan masyarakat,” jelas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Terlebih, lanjut Pangdam V/Brawijaya, wilayah Jawa Timur beberapa bulan belakang kerap terjadi insiden yang mengganggu ketertiban di masyarakat. Seperti gangster, gesekan antar kelompok dan lainnya. Diharapkan dengan adanya gagasan program tersebut dapat mencegah terjadinya permasalahan yang dapat mengganggu ketertiban di masyarakat.

“Di era modern seperti ini memang dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antar instansi. Untuk itu saya memerintahkan seluruh Babinsa yang ada di Jawa Timur untuk mendukung dan mensukseskan program tersebut,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya Terjunkan Ribuan Personel Dalam Pengamanan VVIP Pada Peringatan Satu Abad NU di Sidoarjo

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., mendukung 100 persen kegiatan perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang bakal dihadiri Presiden RI, Joko Widodo dan Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin di Stadion GOR Sidoarjo pada 7 Februari 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., saat menghadiri Rapat Koordinasi pengamanan Satu Abad NU di Gedung Rupatama Polda Jatim, Selasa, (31/1/2023). Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Kabinda Jatim, Panitia Penyelenggara Kegiatan, dan seluruh stakeholder terkait.

“Kami mendukung seratus persen kegiatan 1 Abad NU yang digelar di Sidoarjo,” ungkap Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Dalam hal pengamanan, lanjut Pangdam V/Brawijaya, pihaknya menerjunkan sekitar 400 personel yang akan ditempatkan dibeberapa titik, dan kurang lebih 1.300 personel untuk pengamanan VVIP. Dengan harapan, kegiatan tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala apapun.

Disisi yang lain, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga menyatakan siap membantu angkutan truk maupun bus, jika dibutuhkan dalam kegiatan tersebut. Mengingat kegiatan tersebut bakal dihadiri jutaan warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.

“Siapkan segala sesuatunya, terutama hal-hal yang perlu diantisipasi saat jalannya acara. Misal di tempat parkir, atau tempat keluar masuknya tempat acara,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap segala bentuk kesiapsiagaan yang direncanakan sebelumnya dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

Berkunjung Ke Kantor Muhammadiyah, Pangdam V/Brawijaya Jalin Sinergitas Dalam Peningkatan SDM dan Keagamaan

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi juga memohon doa restu, saran dan masukan dalam bersama-sana memajukan Jawa Timur, terutama dalam bidang SDM dan Keagamaan.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya disambut hangat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Dr. dr. Sukadiono, MM, dan beberapa Wakil Ketua PWM, Dr. Hidayatullah, Dr. Syamsuddin, dan Dr. Muhammad Sholihin.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Pangdam V/Brawijaya, selain bersilaturahmi juga meminta doa dan dukungan dari Muhammadiyah agar dapat mengemban amanah, tugas dan tanggungjawab sebagai Pangdam V/Brawijaya dalam menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur.

“Saya yakin tidak ada manusia yang super, dan tidak ada juga lembaga yang super body. Maka dari itu, kami memohon doa dan dukungan para Kiai agar kami bisa bekerja dengan baik,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., juga meminta saran dan masukan kepada Muhammadiyah dalam meningkatkan kemajuan Jawa Timur. Baik dari aspek Sumber Daya Manusia (SDM) maupun keagamaan.

“Harapannya sinergitas ini mampu menjadikan Jawa Timur lebih baik lagi,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Berlatar Belakang NU, Pangdam V/Brawijaya Minta Do’a Restu Ulama NU Dalam Menjaga Kondusifitas Masyarakat Jawa Timur

Surabaya : Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama PJU Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke kantor PWNU Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama meminta doa restu sekaligus saran dan masukan dalam membantu menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

Kedatangan Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan disambut baik Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH. Abdul Matin Djawahir dan jajaran pengurus PWNU Jawa Timur.

“Maksud kedatangan kami disini, selain bersilaturahmi dengan para ulama, kami jugal m memohon doa semoga saya sebagai Pangdam V/Brawijaya bisa berbuat yang terbaik untuk Jawa Timur. Terutama dalam membantu masyarakat Jatim,” ujar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

Disamping itu, Mayjen TNI Farid Makruf juga memohon bimbingan, arahan, serta masukan dari para ulama di Jawa Timur dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur. Mengingat, Nahdlatul Ulama merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia.

“Akhir-akhir ini, kami melihat masih banyak yang membuat kegaduhan mengatasnamakan agama, aliran sesat, dan lain sebagainya. Maka dari itu, kami meminta bimbingan, arahan dan masukan dari para ulama untuk tetap menjaga kondusifitas di tengah masyarakat,” tambah Pangdam V/Brawijaya.

Menurut Pangdam V/Brawijaya, peran serta para ulama dan umara (pemerintah) tidak dapat terpisahkan dalam menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan sinergitas dan kerjasama yang baik untuk masyarakat Jawa Timur.

Terlebih, Pangdam V/Brawijaya adalah putra kelahiran Bangkalan Madura yang memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama. Konon, Paman Pangdam V/Brawijaya, Yakni Dr. KH. Malik Madani pernah menjabat sebagai Katib Aam Syuriah PBNU periode 2010-2015.

“Meski saya tentara, saya juga pernah nyantri di Bangkalan. Selain itu, saya juga pernah diminta menjadi pengawal Pribadi Gusdur. Kebetulan saya keponakan dari KH. Malik Madani (PBNU),” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya dukungan para ulama, TNI AD dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta dapat hadir (membantu) ditengah-tengah kesulitan warga.

PRESTASI ; Kisah Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe Dapat Promosi Prioritas Satgas Ke Luar Negeri

Surabaya : Serda (K) Allegrya Hantja Qalambe, Rindam V/Brawijaya mendapat penghargaan sekaligus promosi prioritas menjadi Satgas Luar Negeri. Penghargaan tersebut diberikan kepada Serda Ale atas prestasi yang diraih dalam ajang Internasional Pencak Silat Indonesia Open Championship 2022 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.

Hal itu tertuang dalam surat keputusan Kepala Staf Angkatan Darat dengan Nomor Keputusan 1139/XII/2022. Dalam surat keputusan tersebut, Serda Ale adalah satu dari 43 prajurit Kodam V/Brawijaya yang mendapat penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat.

“Rejeki tuhan, saya enggak pernah nyangka dapat penghargaan dari Kasad,” ujar Serda (K) Alle melalui sambungan selularnya, Minggu, (31/1/2023).

Ale, tercatat Juara 1 kelas A Puteri Senior International Pencak Silat Indonesia Open Champhionship 2022. Bagi Ale, prestasi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga dan TNI AD.

Menurut Alle, menjadi seorang juara dibutuhkan kerja keras dan kemauan yang tinggi. Bukan tidak mungkin, pencak silat yang dulunya sekedar hobi, kini sudah mendarah daging dalam diri Ale.

Ale mulai menekuni pencak silat sejak kelas 4 SD. Dulunya, Alle hanya iseng mengikuti ekstra kurikuler Pencak Silat karena ajakan teman. Namun karena ketekunan dan potensi yang ada dalam diri Alle, dia pun akhirnya menjadi juara dalam lomba pencak silat tingkat regional.

Ale hidup dalam keluarga yang sederhana. Alle merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Sony Tenggara dan Ni Wayan Puspasari. Ayahnya bekerja sebagai driver, sedangkan ibu nya sebagai pegawai swasta. Namun sejak empat tahun belakangan, Ayah Ale harus terbaring dirumah dikarenakan sakit yang dideritanya.

Kabar tentang penghargaan dan prestasi yang diraihnya membuat Ale tertegun sekaligus terharu. Sebab, apa yang diimpikan keluarga selama ini terjawab. Selain menjadi seorang prajurit, Ale juga berprestasi dilingkungan TNI.

“Terima kasih bapak Kasad, semoga ini menjadi motivasi bagi saya dan seluruh prajurit TNI AD untuk kedepannya agar lebih baik lagi,” ucap Alle.

Pastikan Kondisi Patok RI-PNG, Yonif 511/DY gelar Patroli

Merauke, Sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang memiliki tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI dan pengamanan serta mencegah pergeseran patok batas negara antara Indonesia dengan Papua New Guinea, Satgas Pamtas RI-PNG YONIF 511/DY BADAK HITAM gelar Patroli Patok.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., dalam rilis tertulisnya di Kampung Sota, Distrik sota, Kabupaten Merauke. Jumat (27/01/2023)

Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P., mengatakan bahwa pelaksanaan patroli patok perbatasan ini dilaksanakan oleh seluruh pos yang memiliki tanggung jawab dan dengan semangat yang kuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY berhasil melaksanakan patroli dalam keadaan aman meskipun mendapatkan kendala dan hambatan selama pelaksanaan, hal itu tidak jadi masalah bagi prajurit Badak Hitam.

“Terdapat 102 patok yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY yang terdiri dari 17 Patok MM, 9 Patok type A dan 76 Patok type B. Kurang lebih 4 bulan penugasan patroli patok perbatasan dilaksanakan berjumlah 81 Patok yang sudah terpatroli. Salah satu diantaranya Patok Monumen Meridian (MM) 11.2 yang berada di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua yang merupakan tanggung jawab bersama dari Pos Bupul 12 dan Pos Bupul 13. Dengan jarak tempuh dari Pos menuju patok MM. 11.2 yang cukup jauh yakni ± 25km, sehingga dibutuhkan waktu tiga hari perjalanan,” ujar Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza S.I.P, M.I.P.

Lettu Inf Sena Nur Jabbar (Pasi Ops Satgas) mengatakan pelaksanaan patroli untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak dan untuk meminimalisir, mencegah, mengatasi apabila terdapat pelanggaran batas wilayah serta kegiatan ilegal di wilayah perbatasan kedua negara karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan NKRI.

“Meskipun prajurit Badak Hitam mendapatkan kendala di sepanjang perjalanan dengan kondisi alam yang bervariasi seperti menerobos Semak Belukar, Hutan Tropis, menyusuri Rawa hingga Melewati Sungai itu tidak menurunkan mental dan fisik bagi prajurit kami, karena semua prajurit telah mempunyai pengalaman tempur dan latihan yang sangat profesional. Sisah Patok yang belum terpatroli akan dilaksanalan pada bulan Februari 2023” ucap Lettu Inf Sena Nur Jabbar.

Bagi Seorang Prajurit TNI, mengemban tugas operasi termasuk pengamanan perbatasan adalah suatu Kehormatan. Maka dari itu Prajurit Satgas Yonif 511/DY Badak Hitam berkomitmen penuh akan selalu mengabdikan seluruh jiwa raganya demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Cerdaskan Kehidupan Anak Bangsa, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Jadi Tenaga Pendidik Di Tanah Papua

Merauke, Peduli pada pembangunan mental anak generasi bangsa di Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Kout berikan pelatihan dasar PBB dan materi wawasan kebangsaan kepada siswa siswi di SMP Negeri 3 Muting yang dipimpin oleh Dantonkes Lettu Ckm Dedy P. Widodo beserta 9 orang anggota di Kampung Sipias, Distrik likobel, Kabupaten Merauke. Kamis (26/01/2023).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P., dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa “manunggalnya TNI dengan rakyat terbukti luar biasa, dengan paradigma TNI berasal dari rakyat dan cinta dengan rakyat, serta kembali ke rakyat. Satgas ikut menyukseskan tujuan pendidikan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan ikut membantu guru mengajar di sekolah. Seperti halnya melalui pelatihan dasar PBB dan pemberian materi wasbang yang dilakukan oleh Pos Kout Satgas Yonif 511/DY yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap kedisiplinan, jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk terciptanya rasa cinta tanah air. Karena anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi generasi-generasi penerus bangsa Indonesia dikemudian hari,” tutur Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P, M.I.P.

Dantonkes Lettu Ckm Dedy P. Widodo mengatakan bahwa “kami membantu mengajar dan memberikan pelatihan dasar PBB serta memberikan materi wawasan kebangsaan tentang kepribadian dan jati diri bangsa dan negara Indonesia, yang terdiri dari 4 (empat) pilar yaitu, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seluruh siswa begitu semangat dan antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir,” ucap Dantonkes.

Sementara itu, kepala sekolah SMP N 3 Muting Benyamin Karaeng, S.Pd., (40) mengatakan “sungguh luar biasa bapak-bapak TNI dari Satgas Yonif 511 Badak Hitam yang sudah mau membagikan ilmu kepada anak-anak didik kami di sekolah ini. Sehingga mereka mengetahui tata cara baris berbaris yang benar dan baik serta menambah pengetahuan mereka tentang bangsa dan negara Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Bapak Benyamin.

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Melaksanakan Komsos Kreatif Dengan Cara Humanis Di Kampung Kuler Papua

Merauke – Sebagai bentuk kepedulian dan membantu kesulitan yang dihadapi warga masyarakat binaan di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Komando Kompi (Koki) Kuler SSK IV melaksanakan komsos dengan rangkaian kegiatan pembinaan teritorial (Binter) di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke. Rabu (25/1/2023).

Lettu Inf Gatot Primadasa, S.Tr.Han. selaku Komandan Kompi SSK IV mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut tidak lain bertujuan untuk menindak lanjuti perintah dari komando atas untuk mewujudkan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat binaan yang kurang mampu.

“Dengan dilakukannya kegiatan binter yang juga bisa disebut serangan teritorial ini, Kami Harapkan semoga bisa membantu dan meringankan beban warga masyarakat yang kurang mampu khususnya masyarakat perbatasan,” ujar Lettu Inf Gatot Primadasa.

Danki juga menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di masa damai sebagai rasa peduli dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“Ini adalah salah satu wujud perhatian TNI terhadap masyarakat serta membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi pelayanan kesehatan keliling, memasak dan makan bersama, memberikan edukasi hidup yang sehat, dan yang terakhir dengan mengajarkan metode dan cara bercocok tanam yang benar kepada warga masyarakat binaan.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut banyak mendapatkan respon positif. Adapun salah satu warga masyarakat yang telah merasakan dampak positif dari kegiatan itu adalah Bapak Pinus Alolang (53). Beliau mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada personel Pos Kuler yang telah mengadakan kegiatan yang dapat membantu meringankan beban mereka.

“Abang-abang dari pos sangat membantu kesulitan kami disini warga perbatasan, kitorang sangat terharu sekali atas kebaikan-kebaikan abang-abang semua. Semoga Tuhan yang akan membalasnya,” ucapnya.

KOLABORASI ; Pangdam V/Brawijaya Gelar Cangkru’an Bareng Kakanwil Kemenkeu di Wilayah Jatim

Surabaya – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf l, M.A., menggelar Cangkru’an bareng bersama para Kepala Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Wilayah Jawa Timur di Lapangan Tembak Batalyon Raider 500/MY Jalan Gajah Mada No.1, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Selasa, (24/1/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya didampingi Kasdam V/Brawijaya, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya dan PJU Kodam V/Brawijaya. Kegitan cangkruan bareng ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodam V/Brawijaya bersama Kanwil Kemenkeu di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, bertujuan untuk menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung semua pelaksanaan tugas-tugas negara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur I, Untung Basuki menghaturkan terima kasihnya atas support dan dukungan Pangdam V/Brawijaya dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Selain kegiatan silaturahmi, para Kakanwil Kemenkeu Wilayah Jawa Timur diberi kesempatan untuk mencoba senapan jenis SN Varian 4 dengan kaliber 5,56 mm. Senjata api tersebut merupakan produk buatan dalam negeri yakni PT. Pindad (Persero) dengan panjang 10,25 cm, dan berat 4,15 kg.

Asops Kasdam V/Brawijaya Mewakili Pangdam V/Brawijaya Pimpin Upacara Penerimaan Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih

Surabaya – Puluhan personel Kodam V/Brawijaya yang bertugas sebagai pasukan BKO Satgas Apter Kodam XVII/Cenderawasih akhirnya kembali dengan selamat. Pangdam V/Brawijaya melalui Asops Kasdam V/Brawijaya meminta kepada seluruh prajurit yang bertugas untuk mengecek segala perlengkapan dan melakukan pemeriksaan kesehatan pasca penugasan operasi di wilayah Papua.

“Saya selaku Asisten Operasi Kasdam V/Brawijaya mewakili Pangdam V/Brawijaya dan seluruh prajurit Kodam V/Brawijaya menyampaikan selamat datang kembali di Kodam V/Brawijaya, selamat kepada kalian yang telah melaksanakan tugas dengan baik sebagai Satgas Apter di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih,” ujar Kolonel Inf Fadli Mulyono,S.I.P., M.Sos saat memimpin upacara penerimaan di Lapangan Yonif Raider 500/MY, Senin, (23/1/2023).

Menurut Asops, acara penerimaan ini sebagai bentuk manifestasi dari rasa hormat dan bangga sekaligus sebagai wujud penghargaan kepada prajurit Kodam V/Brawijaya yang telah berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dengan baik selama kurun waktu kurang lebih 13 bulan. Hal ini dapat dilihat dari tidak adanya pelanggaran selama pelaksanaan tugas.

“termasuk keberhasilan merebut hati dan pikiran rakyat untuk tetap berada dalam bingkai NKRI,” terangnya.

Dalam penugasan, lanjut Asops Kasdam V/Brawijaya, prajurit sedianya menjadikan sebagai bentuk pelajaran berharga untuk penugasan-penugasan berikutnya. Sehingga apapun yang ditugaskan kepada prajurit dapat terselesaikan dengan baik.

“Silahkan cek semua alat kelengkapan kalian, dan pastikan kalian juga melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.