Demi Masyarakat Sehat, Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC Gelar Pelayanan Kesehatan

Nunukan,- Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC terus berupaya membantu dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat, termasuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Di bawah kepemimpinan Letkol Arh Iwan Hermaya S.I.P., M.I.P., Satgas telah melakukan berbagai inisiatif untuk mengatasi tantangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Hal itu terlihat saat beberapa personel Satgas bekerjasama dengan Puskesmas Terapung (Puskesmas Terapung) di Desa Lumbis, Kecamatan Terapung, Kabupaten Nunukan pada Sabtu (09/03/2024).

Di desa tersebut, Danpos Lumbis Satgas Yonarhanud 8/MBC, Lettu Arh Rivanda bersama personel Satgas lainnya bersinergi memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan golongan darah, dan posyandu (pelayanan kesehatan terpadu) untuk bayi dan anak.

“Ini tugas dan tanggung jawab kita. Kehadiran Satgas harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Lettu Arh Rivanda.

Kepala Puskesmas Terapung Ibu Farida mengakui kehadiran Satgas yang luar biasa. Mereka tidak hanya melakukan tugas keamanan perbatasan, tetapi mereka juga membantu masyarakat mengatasi tantangan mereka.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Yonarhanud 8/MBC atas bantuannya yang luar biasa dalam kegiatan ini. Saya berharap dengan memberikan pelayanan kesehatan kita dapat mewujudkan masyarakat yang sehat,” jelasnya.

Inisiatif Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC dalam memberikan layanan kesehatan menunjukkan dedikasi mereka dalam menjamin kesejahteraan masyarakat dan mendorong masyarakat yang sehat.

tniprima

profesional

responsif

integratif

modern

adaptif

102 Siswa Tamtama Rindam Brawijaya Resmi Dilantik Jadi Prajurit TNI

Magetan,- Sebanyak 102 siswa Tamtama yang sebelumnya mengikuti pelatihan di Rindam Brawijaya, secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD. Pelantikan tersebut diselenggarakan di Magetan dan dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Pangdam memberikan apresiasi kepada ratusan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan resmi menjadi prajurit TNI. Dalam sambutannya, Pangdam mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka dalam mengikuti pendidikan dengan baik.

“Saya selaku Pangdam, mengucapkan selamat atas keberhasilan selama mengikuti pendidikan ini dengan baik,” ucap Pangdam. Rabu (13/03/2024).

Selain itu, beberapa pesan tak lepas disampaikan oleh Pangdam dihadapan ratusan prajurit yang baru saja dilantik itu, salah satunya terkait profesionalisme dalam mengemban tugas dan kewajiban sebagai seorang prajurit TNI.

“Untuk selanjutnya, para prajurit ini akan mengikuti tahapan pendidikan selanjutnya. Tahapan itu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis militer yang diperlukan,” jelas Mayjen TNI Rafael. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang akan diemban di masa depan.

Prosesi penutupan dan pelantikan ini dihadiri oleh Pangdam beserta beberapa pejabat teras Makodam Brawijaya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda dan keluarga dari masing-masing prajurit, menunjukkan dukungan dan kebanggaan mereka terhadap prestasi yang telah dicapai oleh para tamtama.

Dengan dilantiknya 102 siswa Tamtama ini, diharapkan TNI-AD semakin diperkuat dengan kehadiran prajurit yang siap melaksanakan tugas-tugas negara dengan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi.

Solidaritas di Tengah Bencana: Prajurit TNI Berdiri Bersama Warga Terdampak Banjir di Madiun

Madiun,- Curah hujan deras sepanjang malam pada Sabtu (9/3/2024) menyebabkan banjir di 5 kecamatan di Kabupaten Madiun. Kabupaten yang terkena dampak antara lain Pilangkenceng, Madiun, Wungu, Wonoasri, dan Balerejo. Ketinggian air berkisar antara 30 cm hingga 1 meter, menggenangi rumah warga sekitar.

Respon sigap membantu evakuasi warga yang mengungsi, Korem 081/DSJ tak membuang waktu. Mereka mengerahkan personel Babinsa dan memberangkatkan pasukan dari satuan Denbekang V/1 Madiun yang dilengkapi perahu karet.

“Untuk Babinsa kami fokus di wilayah masing-masing. Sedangkan untuk personel Denbekang kami konsentrasikan di Balerejo, lokasi yang paling parah terkena dampaknya,” kata Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto, Minggu (10/3/2024).

Dalam proses evakuasi yang dimulai sejak pagi hari, Eko menekankan untuk mengutamakan warga lanjut usia, anak-anak, dan perempuan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendata jumlah warga yang mengungsi dan merencanakan tindakan yang tepat untuk kesejahteraan mereka.

“Bersama BPBD, kami berkoordinasi untuk mendata dan mendampingi para pengungsi agar mendapat dukungan yang memadai di lokasi pengungsian,” tandasnya.

Eko menegaskan, kehadiran prajurit TNI dalam penanganan bencana banjir di Madiun merupakan bukti komitmen TNI untuk selalu mendampingi masyarakat dan memberikan solusi untuk mengatasi segala kesulitan.

“Kami TNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi dalam mengatasi segala tantangan,” tutupnya.

Aksi solidaritas dan upaya kolektif TNI dalam membantu warga terdampak banjir di Madiun ini menunjukkan dukungan yang tiada henti terhadap masyarakat di masa krisis.

tniprima

profesional

responsif

integratif

modern

adaptif

Bersatu Mengatasi Bencana: Kodim Probolinggo Ajak Gabungan Kerja Bakti Pasca Banjir di Dringu

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo bersama sejumlah pihak telah melaksanakan kerja bakti gabungan sebagai respons terhadap musibah banjir yang melanda sejumlah desa di wilayah Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Banjir tersebut terjadi akibat meluapnya sungai di wilayah setempat.

Dalam pantauan di lokasi pasca banjir, terlihat sejumlah prajurit Kodim 0820/Probolinggo, aparat terkait, dan relawan bekerja sama secara bahu-membahu untuk membersihkan lumpur dan mengevakuasi sampah yang berserakan di jalan desa dan daerah terdampak.

Mayor Czi Slamet Wahyudi, Kasdim Kodim 0820/Probolinggo, menyatakan bahwa unsur TNI memiliki kewajiban untuk membantu warga masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana, karena mereka juga merupakan bagian dari masyarakat itu sendiri.

“Salah satu amanat 8 wajib TNI menegaskan bahwa kami sebagai prajurit TNI harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat yang ada dalam wilayah teritorial,” kata Mayor Czi Slamet Wahyudi pada Senin (11/3/2024).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti gabungan ini dilakukan di dua lokasi, yaitu Desa Kedungdalem dan Desa Dringu. Banjir ini merupakan kejadian yang terjadi setiap tahun, terutama saat musim penghujan yang ekstrem. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

“Apabila di wilayah selatan (hulu) terjadi hujan dengan intensitas yang cukup deras serta dalam waktu yang lama, maka wilayah yang ada di utara (hilir) akan mengalami banjir karena tidak mampu menampung air dari hulu, ditambah lagi dengan air laut yang naik,” jelasnya.

Sementara itu, Muji Hartono (39), salah satu warga yang terdampak banjir, mengapresiasi kerja bakti gabungan yang melibatkan unsur TNI/Polri dan sejumlah pihak.

“Kami berterima kasih kepada semua jajaran yang selalu hadir dan peduli pada masyarakat, terutama ketika kami mengalami musibah banjir. TNI tidak hanya hadir dalam penderitaan kami kali ini, tetapi mereka sudah seringkali hadir dan membantu kami,” ujarnya.

Kerja bakti gabungan yang dilakukan oleh Kodim Probolinggo dan pihak terkait ini merupakan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana banjir di Kecamatan Dringu. Diharapkan upaya ini dapat membantu memulihkan kondisi wilayah dan memberikan dukungan kepada para korban banjir.

Pemberian Layanan Kesehatan Gratis: Satgas Yonif 527/BY Beri Kontribusi Positif di Distrik Mapia Papua Tengah

Distrik Mapia, Papua Tengah,- Satgas Yonif 527/BY Pos Mapia terus berupaya mewujudkan lingkungan yang sehat dengan membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Distrik Mapia, Provinsi Papua Tengah. Hal ini diungkapkan oleh Danpos Mapia Yonif 527/BY, Letda Inf Muryadi, yang berada di Distrik Mapia.

“Kegiatan ini merupakan program unggulan kami yang harus rutin kami laksanakan agar masyarakat semakin menyadari bahwa keberadaan Satgas Yonif 527/BY di Mapia hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Danpos Muryadi. Layanan kesehatan yang disediakan biasanya berupa pemeriksaan ringan seperti tensi, pengecekan kolesterol, dan asam urat. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang perlu perhatian lebih lanjut, masyarakat akan diarahkan untuk berobat ke rumah sakit terdekat. Sedangkan untuk kasus-kasus yang dalam kategori wajar, Satgas memberikan vitamin dan obat.

Kehadiran Satgas TNI di tengah masyarakat Papua Tengah diharapkan memberikan dampak positif terutama dalam hal keamanan dan kesehatan masyarakat. Beberapa warga, seperti Sdr. Antonius Iyai dan Sdr. Petrus Gobai, secara pribadi datang ke pos karena mengalami luka tusuk paku dan mengeluh nyeri pada perut mereka. Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak TNI yang telah memberikan tindakan dan pemeriksaan medis. Harapannya, dengan adanya kegiatan seperti ini, TNI akan selalu ada di hati rakyat.

Dengan adanya layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Satgas Yonif 527/BY, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Distrik Mapia, Papua Tengah.

Mewujudkan Kelestarian Alam: Kodim 0823/Situbondo dan Pemkab Situbondo Gelar Penanaman Bibit Pohon Gunung Patemon

SITUBONDO,– Dalam upaya menjaga keseimbangan alam dan pelestarian lingkungan, Kodim 0823/Situbondo dan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan penanaman bibit pohon Gunung Patemon di Desa Patemon, Kecamatan Jati Banteng, Kabupaten Situbondo. Dalam acara tersebut, sebanyak 10.500 bibit buah dan pohon ditanam di lahan kritis seluas 1,5 hektar dengan tema “Pemerintah Kab. Situbondo Bersama Kodim 0823 Situbondo Menyatu Dengan Alam.”

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dandim 0823/Situbondo, Letkol Inf Alexander A.B, S.E., dan Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi, MM. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan memberikan contoh konkret melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Situbondo dan Kodim 0823/Situbondo.

Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Situbondo, Nyai Hajah Khorani, S.Pd., M.H., perwakilan Kapolres Situbondo yang diwakili oleh Kompol Hariyono, S.H., serta perwakilan BPBD Provinsi Jatim. Para pejabat tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Hadir juga Sekda Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan SH, MH, Staf Ahli Bupati Situbondo, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala OPD se Kabupaten Situbondo, dan PMI Kabupaten Situbondo.

Penanaman bibit pohon Gunung Patemon ini merupakan bagian dari komitmen Kodim 0823 dan Pemda Situbondo dalam menjaga keseimbangan alam serta pelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.

Diharapkan bahwa penanaman ribuan bibit pohon Gunung Patemon ini akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat setempat. Pohon-pohon tersebut akan membantu meningkatkan kualitas udara, mengurangi erosi tanah, serta memberikan ekosistem yang sehat bagi flora dan fauna di sekitar Desa Patemon.

Kodim 0823/Situbondo dan Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap bahwa kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kita dapat mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Serentak Jagung

Pasuruan,- Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T., memimpin kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Wonosari, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Acara ini dihadiri oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dan ibu Ketua Persit KCK Koorcabrem 083.

Dalam paparannya, Dandim 0819/Pasuruan menjelaskan tentang luas, letak, dan kondisi lahan di Kabupaten Pasuruan yang akan digunakan untuk penanaman jagung. Sebanyak 100 hektar lahan di Kecamatan Grati sudah ditanami jagung, sementara 100 hektar di KPH Kejayan masih akan ditanami secara bertahap.

Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dalam sambutannya menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai isu krusial yang berhubungan dengan pertahanan negara. Dalam iklim tropis Indonesia, ketahanan pangan dapat dicapai dengan dukungan optimal, terlepas dari fluktuasi iklim.

“TNI AD aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan karena dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau, stabilitas keamanan negara dapat terjaga,” ujar Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos.

Program ketahanan pangan di wilayah Korem 083/Bdj melibatkan penanaman jagung di lahan seluas 2000 hektar secara bertahap. Setiap satuan jajaran Korem 083/Bdj mengelola lahan seluas 200 hektar, termasuk lahan seluas 200 hektar yang disiapkan oleh Kodim 0819/Pasuruan.

Selain penanaman jagung, Danrem 083/Bdj juga memberikan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar. Acara penanaman jagung di Kecamatan Gondang Wetan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kadistan Kabupaten Pasuruan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 083, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXIII Kodim 0819/Pasuruan.

Kerjasama dan dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia. Langkah ini akan membantu menjaga keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan, sambil meningkatkan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat setempat.

Pangdam V/Brawijaya bersama Forkopimda Jatim Kawal Kunjungan Presiden Jokowi Resmikan Jalan di Madiun

Madiun, 8 Maret 2024 – Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, bersama dengan Forkopomda Jawa Timur, memastikan keamanan dan kelancaran acara saat Presiden RI Joko Widodo tiba di Kabupaten Madiun dalam rangka kunjungan kerja dan peresmian Inpres Jalan Daerah (IJD) di Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim, beserta jajaran, telah siap menjamin keamanan dan kenyamanan selama kunjungan Presiden berlangsung. Dalam perjalanan menuju lokasi peresmian Inpres Jalan Daerah di Kabupaten Madiun, Presiden Jokowi dikawal oleh Pangdam V/Brawijaya dan Forkopomda Jatim. Rute yang diambil telah dipastikan aman dan bebas dari gangguan, sehingga Presiden dapat tiba di lokasi tepat waktu

Acara peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di Jawa Timur, khususnya di bagian selatan. Jalan Raya Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menjadi fokus utama dari Inpres Jalan Daerah ini.

Pangdam V/Brawijaya dan Forkopomda Jatim terus memantau kegiatan ini untuk memastikan keamanan dan lancarnya peresmian. Seluruh rangkaian acara diharapkan berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Jawa Timur.

Dengan kerjasama yang baik antara Pangdam V/Brawijaya, Forkopomda Jatim, dan seluruh pihak terkait, kunjungan kerja Presiden Jokowi dan peresmian Inpres Jalan Daerah di Madiun diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi pembangunan infrastruktur di Jawa Timur.

Peningkatan Social Media Skill: Tips dan Teknik Pelatihan Public Speaking di Makodam V/Brawijaya

Surabaya,- Satjar Kodam V/Brw melaksanakan pelatihan public speaking yang sangat informatif di Auditorium
Makodam V/Brawijaya. Acara ini bertujuan untuk membekali peserta dengan peningkatan keterampilan media sosial melalui presentasi mendalam dan latihan praktis.

Para pejabat terkemuka dan pakar ternama hadir untuk berbagi pengetahuan dan keahliannya. Pelatihan tersebut dimeriahkan oleh kehadiran Irdam V/Brw yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai jabatan terhormat, antara lain Danrem 084/BJ, Dandim Jajaran Surabaya, Danyonif 500/Sikatan, Danyonif 516/CY, Danyon Arhanud 8/MBC, dan Dankikav 3/TSC.

Kehadiran mereka menggarisbawahi pentingnya pelatihan ini dalam mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dalam komunitas militer. M Fariza Y Irawady, Chairul Anam M.Si., Arif Nurohman, dan Irwan Arifyanto menyampaikan pemaparan yang mencerahkan tentang berbagai topik.

M Fariza Irawady berbagi wawasan berharga tentang faktor utama dalam membangun citra, menyoroti pentingnya membentuk persepsi masyarakat yang positif.

Irwan Ariefyanto, pakar dalam image building dan manajemen media sosial, membekali peserta dengan teknik membuat teks yang menawan dan siaran pers yang berdampak pada platform media sosial. Selain itu, pelatihan ini juga membahas pentingnya pembentukan jaringan media sosial yang efektif, sebagaimana Khairul Anam, M.Si., yang menjelaskan strategi untuk memaksimalkan potensi koneksi online.

Arif Nurohman melakukan latihan simulasi viralisasi konten, sehingga peserta mendapatkan pengalaman praktis dalam membuat postingan media sosial yang menarik. Pelatihan public speaking di Makodam V/Brawijaya tidak hanya meningkatkan keterampilan media sosial peserta tetapi juga menekankan pentingnya komunikasi yang efektif di era digital.

Acara ini menyediakan platform berharga untuk pertukaran pengetahuan, memberdayakan peserta untuk memberikan dampak positif melalui kehadiran online mereka.

Wujudkan Ketahanan Pangan: Pangdam V Brawijaya Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Wilayah Kodam V/Brawijaya

Gresik,- Pangdam V Brawijaya bersama Ibu Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya beserta rombongan memulai rangkaian kunjungan ke Wedoroanom Kab. Gresik untuk memperkuat ketahanan pangan melalui upaya terkoordinasi melakukan penanaman padi dan jagung kemudian di lanjutkan inisiatif penghijauan menanam pohon Mangga.

Dalam kunjungan tersebut, tim mendapat penjelasan singkat mengenai ketahanan pangan oleh Babinsa, dilanjutkan dengan penanaman padi dan jagung secara simbolis dan serentak di laksanakan oleh Pangdam V/Brawijaya di dampingi oleh Ibu Ketua Persit beserta rombongan serta Forkopimda Kab Gresik, BUMD dan Gapoktan.

Dalam Acara tersebut mempertemukan tokoh-tokoh berpengaruh dari Jawa Timur untuk membahas tentang berbagai solusi dan terobosan di bidang peningkatan peningkatan produksi penanaman jagung sebagai solusi mengatasi Ketahanan Pangan di wilayah Jawa Timur khusus saat ini di lakukan penanaman padi dan jagung di lahan Yonif 516/CY Desa Wedoro Anom Kabupaten Gresik.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, BUMD, pihak Swasta serta para petani dan Gapoktan menekankan betapa pentingnya menghidupkan kembali produksi pertanian, khususnya budidaya jagung, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pangdam V Brawijaya menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap para petani yang bekerja keras berkontribusi di sektor pertanian. Guna mempercepat dan meningkatkan produksi pangan Mayjen TNI Rafael Granada Bay juga menyoroti tentang perkembangan teknologi di bidang pertanian yang mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi pertanian, termasuk penggunaan pupuk dan teknik modern lainnya.

Harapan Pangdam V/Brawijaya menggarisbawahi dari penanaman padi dan jagung yang di lakukan saat ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan berbagai langkah-langkah dan upaya yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan pangan. kodam V/Brawijaya terus berkolaborasi bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian.