Program TNI Manunggal Air Hadir di Desa Jerukgulung

Madiun,- Selama bertahun-tahun, warga Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Kondisi air tanah di rumah mereka yang mengandung kapur memaksa mereka untuk mencari sumber air lain, yaitu Sumur Dalam yang terletak di tengah area persawahan dengan kedalaman mencapai ratusan meter.
Keterbatasan akses air bersih ini menjadi permasalahan serius bagi warga, khususnya di empat dukuh yang berdekatan dengan aliran Sungai Bengawan Solo. Kesulitan ini mendorong TNI Angkatan Darat, melalui program TNI Manunggal Air, untuk hadir memberikan solusi bagi masyarakat Desa Jerukgulung.
Program yang diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ini bertujuan untuk menyediakan akses air bersih bagi masyarakat yang kesulitan. Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian TNI dalam mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya.
“TNI Manunggal Air ini salah satu program unggulan bapak Kasad yang tujuannya adalah untuk membantu kesulitan rakyat dalam memperoleh air bersih,” kata Danrem saat meninjau lokasi pembangunan sumur bor di Desa Jerukgulung.
Melalui program ini, telah dibangun sebanyak 18 sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Di Desa Jerukgulung sendiri, sumur bor yang dibangun direncanakan dapat mengalirkan air bersih hingga ke ratusan rumah warga.
“TNI Manunggal Air ini kita rencanakan akan dimanfaatkan 200 KK dan program ini telah koordinasikan dengan Kades untuk bisa target itu tercapai,” sebut Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf Meina Helmi.
Kehadiran program TNI Manunggal Air ini disambut baik oleh warga Desa Jerukgulung. Mereka merasa bersyukur dan bahagia karena tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.
“Saya dan warga di sini mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI dan bapak Kasad yang sudah memberikan bantuan sumur bersih. Semua masyarakat senang sekali, karena mulai saat ini kami tidak perlu lagi berjalan jauh untuk mencari air bersih,” ucap Warno, salah satu warga Desa Jerukgulung.
Keberadaan air bersih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam upaya penanganan stunting. Kepala Puskesmas Balerejo, dr Retnowulan berharap angka stunting di Desa Jerukgulung dapat menurun dengan adanya akses air bersih dan sanitasi yang lebih baik.
Program TNI Manunggal Air merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah yang masih kesulitan air bersih.



















