Batu Pertama Diletakkan, Pangdam V/Brawijaya Tandai Pembangunan KDKMP di Desa Setro Menganti

Gresik,- Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP di Gresik mulai dibangun. Letak pembangunannya, dilakukan di desa Setro, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Pembangunan itu, ditandai dengan adanya peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dan diikuti oleh sejumlah pihak terkait lainnya.

Pembangunan itu, bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat berbasis desa melalui koperasi yang kini digagas oleh Pemerintah.

“KDKMP bertujuan untuk membentuk dan memajukan perekonomian serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Melalui koperasi desa, diharapkan potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan menjadi pilar kemandirian bangsa,” ujar Pangdam. Jumat (17/10/2025).

Tak hanya itu, Pangdam juga memberikan dukungan penuh terkait adanya program Pemerintah tersebut.

“Pembangunan koperasi desa merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Melalui sinergi antara Pemerintah, TNI, dan warga, kita wujudkan Indonesia yang unggul dan sejahtera,” tegasnya.

Sekedar informasi, pembangunan KDKMP itu dilakukan secara serentak di sejumlah daerah di Indonesia.

Bahkan, pembangunannya disaksikan secara daring oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.

Pangdam V/Brawijaya: Operasi Ketupat 2025 Fokus pada Keamanan Jalur Mudik dan Wisata

Surabaya,– Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama Forkopimda Jawa Timur dan PJU Kodam V/Brawijaya mengikuti Video Conference (Vicon) yang dipimpin Panglima TNI bersama Kapolri dan para Menteri. Video Conference tesebut membahas informasi terkini dari setiap daerah mengenai fenomena mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025. Dan juga mencakup strategi keamanan di jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan titik-titik keramaian lainnya untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat. Minggu (30/03/2025)

Operasi Ketupat 2025 bertujuan menciptakan suasana mudik yang nyaman dan aman bagi semua warga. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel untuk bersikap profesional dan memberikan pelayanan optimal kepada pemudik. Pengamanan akan dilakukan dengan pengawasan ketat di jalur mudik dan peningkatan patroli di daerah rawan kejahatan untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Selain keamanan, kesiapan menghadapi bencana alam juga menjadi perhatian utama. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tentang hujan deras dan potensi longsor di wilayah Jawa Timur. Oleh karena itu, pengamanan dalam Operasi Ketupat 2025 akan melibatkan armada penyebrangan dan bantuan dari Angkatan Laut untuk arus balik, dengan tetap memperhatikan ancaman cuaca buruk dan kemacetan di daerah wisata.

Setelah Vicon, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. meninjau Pos Pam Terpadu Ops Ketupat Semeru 2025 di Traffic Area Taman Bungkul, Surabaya. Dalam kunjungan tersebut, beliau memeriksa kesiapan personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. juga mengecek fasilitas di pos, seperti CCTV pemantauan dan layanan kesehatan, untuk memastikan kelancaran arus mudik.

Sebagai bentuk apresiasi kepada petugas yang menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2025, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menyerahkan bingkisan kepada perwakilan instansi terkait. Selanjutnya, beliau melanjutkan peninjauan ke Terminal Bungurasih untuk melihat kesiapan fasilitas dan personel dalam melayani pemudik, dengan harapan fasilitas yang baik dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Dengan analisis yang ketat antara TNI, Polri, dan instansi terkait, diharapkan Operasi Ketupat Semeru 2025 dapat berjalan lancar. Semua warga diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman, tanpa hambatan selama mudik maupun arus balik.

Pangdam Brawijaya Dan Seluruh Jajaran Komitmen Dukung Program Pemprov Jatim

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, beserta para PJU di lingkungan Kodam menggelar silaturahmi dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal menjadi topik pembahasan, terlebih soal program-program yang saat ini mulai berjalan di Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Pangdam menegaskan jika pihak Kodam berkomitmen untuk terus bersinergi dan memberi dukungan dalam mensukseskan berbagai program yang saat ini digagas oleh Pemprov Jatim.

“Itu sudah menjadi tugas kami sebagai prajurit. Kodam berkomitmen turut serta mensukseskan berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat,” tegas Pangdam usai berkunjung ke Kantor Gubernur Jatim yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kota Surabaya. Jumat (07/03/2025).

Sinergi antara Kodam Brawijaya dan Pemprov Jatim, kata Pangdam, tak hanya berlangsung saat ini saja.

Namun, di tahun-tahun sebelumnya pihak Kodam telah ikut serta mensukseskan program Pemprov Jatim, salah satunya ialah melalui program ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan sekarang menjadi program prioritas Pemerintah. Ke depan, kami bersama Pemprov Jatim akan saling bersinergi melakukan optimalisasi, sekaligus mensukseskan program ketahanan pangan di Jatim ,” tegasnya.

Tak hanya program ketahanan pangan saja, namun, imbuh Pangdam, pihaknya juga bakal berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemprov Jatim dalam mensukseskan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya, kami sangat mendukung untuk ikut serta berpartisipasi mensukseskan program-program tersebut,” jelas Pangdam.

1.028 Prajurit Tamtama Ikuti Dikmata TNI-AD Gelombang I di Malang

Malang,- Pendidikan Pertama Tamtama atau Dikmata TNI-AD Gelombang I TNI-AD 2025, secara resmi dibuka.

Pembukaan itu, dilakukan langsung oleh Danrindam V/Brawijaya, Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E, di Lapangan Upacara Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Sabtu (01/03/2025).

Pada pendidikan itu, setidaknya terdapat 1.028 prajurit Tamtama yang nantinya akan mengikuti berbagai pelatihan yang telah direncanakan oleh pihak Rindam.

“Para siswa ini sebelumnya melewati berbagai seleksi yang ketat. Momen ini, harus menjadi kebanggaan bagi mereka,” ujar Danrindam.

Selama proses pendidikan, para siswa diharapkan bisa meningkatkan fisik dan mental, sekaligus memanfaatkan berbagai kesempatan demi menjadi prajurit yang profesional, Tangguh dan berkarakter.

“Dunia kemiliteran menuntut disiplin, tanggung jawab, loyalitas, ketegasan, dan kehormatan diri yang tinggi. Pendidikan ini bertujuan membentuk prajurit Tamtama TNI-AD yang berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, menguasai dasar keprajuritan, serta memiliki jasmani yang prima,” tegas Danrindam.

Rapim Kodam Brawijaya 2025, Bahas Program Prioritas

Surabaya,- Rapat Pimpinan yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Rabu (26/02/2025) dihadiri oleh sejumlah PJU dan Kabalak di lingkungan Kodam dan juga para Komandan Satuan yang ada di Kodam Brawijaya.

Rapim yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, tersebut membahas sejumlah program unggulan yang saat ini digagas oleh pihak TNI-AD. Program itu nantinya ditujukan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

“Melalui rapim ini, kami menyamakan visi, misi, persepsi dan gagasan seluruh Dansat di jajaran Kodam Brawijaya. Termasuk juga meningkatkan soliditas seluruh satuan jajaran,” tegas Pangdam.

selain itu, Mayjen TNI Rudy menegaskan, pelaksanaan rapim kali ini merupakan salah satu langkah awal di tahun 2025 dalam mensukseskan semua pelaksanaan program-program prioritas. “Sehingga, semua program bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Di tahun sebelumnya, kata Pangdam, berbagai program unggulan telah berhasil dilaksanakan dengan baik, program tersebut meliputi ketahanan pangan, pompanisasi, pipanisasi, RTLH, jambanisasi, pengentasan stunting hingga beberapa program kerja lainnya.

“Tahun lalu, program pompanisasi kita sudah membangun sekitar 147 titik. Ini akan kita kembangkan lagi dalam waktu dekat kita akan menggelar lagi 40 titik. Kemudian untuk RTLH di tahun 2024, kita sudah membangun sekitar 1.890 unit. Unntuk jambanisasi sekitar 210 unit. Ini kerjasama dengan Pemprov Jatim, sistem swakelola,” ungkap Pangdam.

Bukan hanya itu, program penghijauan pun tak luput dilakukan oleh pihak Kodam di tahun sebelumnya. Diantaranya ialah penanaman mangrove sebanyak 49 hektar, hingga penghijauan tanaman keras sekitar 431 hektar lebih.

“Ini merupakan bagian dari menyatu dengan alam. Program prioritas TNI Angkatan Darat,” Jelas Pangdam.

Sukses Jalankan LTT di Jatim, Mayjen TNI Rudy Saladin Fokus ke Jaringan Irigasi Tersier

Surabaya,- Komitmen Kodam V/Brawijaya dalam mendukung program Pemerintah, ternyata tak main-main. Salah satunya, dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam hal percepatan Luas Tambah Tanam atau program LTT padi di Jatim.

Dalam rakor yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Jumat (24/01/2025) pagi, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengungkapkan jika capaian LTT di Jatim saat ini, telah mencapai 217.711 hektar.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa sampai dengan minggu ke-3 Januari 2025, capaian luas tambah tanam di Jawa Timur telah mencapai 217.711 hektar,” kata Pangdam.

“Perlu saya sampaikan bahwa target luas tambah tanam padi di Jawa Timur pada tahun 2025 telah ditetapkan sebesar 2.748.760 hektar. Pencapaian ini bukanlah tugas yang mudah, tetapi dengan kerjasama yang baik dari semua pihak saya yakin target tersebut dapat tercapai,” imbuh Mayjen TNI Rudy Saladin.

Selain luas tambah tanam, pada kesempatan rakor yang dihadiri oleh Pj Kementan RI di Jatim, hingga stakeholder terkait itu, Mayjen TNI Rudy Saladin juga membahas persoalan jaringan irigasi tersier.

Tak tanggung-tanggung, demi tercapainya swasembada pangan di Jatim, Pangdam menghimbau seluruh pihak terkait untuk segera merealisasikan keberadaan jaringan irigasi tersier. “Segera laksanakan sinkronisasi, percepatan realisasi perbaikan dan pembangunan saluran irigasi tersier,” tegas Pangdam.

Jaringan irigasi tersier, merupakan jaringan irigasi yang berfungsi untuk melayani air irigasi di petak tersier. Jaringan itu terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter, dan bangunan pelengkapnya. Jaringan irigasi tersebut, nantinya membawa air ke petak-petak yang dilayani. Saluran itu merupakan bagian dari saluran irigasi.

Sekedar diketahui, program ketahanan pangan menjadi perhatian serius bagi Kodam V/Brawijaya, Bahkan, dalam upaya mensukseskan program itu, Babinsa di seluruh jajaran Kodam V/Brawijaya telah diterjunkan di setiap lahan pertanian yang ada di masing-masing wilayah Babinsa.

Bukan hanya sekedar pendampingan kepada para petani saja. Namun, para Babinsa juga memantau setiap sarana dan prasarana pertanian, salah satunya ialah saluran irigasi yang mengaliri area pertanian milik para petani yang ada di wilayah teritorial Babinsa.

Selain dihadiri Pj Kementan RI di Jatim, rakor tersebut juga turut dihadiri oleh Kadis PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim, Direktur Irigasi Kementan RI, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, Kepala BBWS Bengawan Solo, Kepala BBWS Sungai Brantas, GM PLN Unit Jatim, para Dandim di jajaran Kodam V/Brawijaya, Kepala Dinas Pertanian se-Jatim, hingga Kadis PU SDA se-Jatim.

Pembukaan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri Abituren Dikmaba TNI-AD TA. 2024

Situbondo,- Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri bagi Abituren Dikmaba TNI-AD Tahun Anggaran 2024 resmi dibuka hari ini di Lapangan Upacara Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya, Situbondo, Jawa Timur. Jumat (17/01/2025).

Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kabagdik Rindam V/Brawijaya, Letkol Arh Abdul Muhyi dan diikuti oleh 100 orang.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Arh Abdul Muhyi menyampaikan amanat Danpussenif yang berkaitan tentang amanat penting terkait tujuan dan harapan dari pendidikan tersebut.

“Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri ini merupakan bagian integral dari pembentukan prajurit TNI-AD yang profesional, handal, dan siap menghadapi berbagai tantangan di medan tugas. Oleh karena itu, setiap peserta didik harus memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas diri dan keterampilan di bidang infanteri,” ujarnya.

Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri ini diikuti oleh ratusan Bintara yang telah menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI-AD. Para peserta didik akan mendapatkan pelatihan intensif yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dasar sebagai prajurit infanteri, teknik bertempur, serta kemampuan taktis yang dibutuhkan dalam operasi-operasi militer.

Letkol Arh Abdul Muhyi, juga mengingatkan pendidikan itu tidak hanya mengutamakan aspek fisik dan teknis semata, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan setia kepada negara.

“Pendidikan ini bertujuan untuk mencetak prajurit-prajurit TNI yang tidak hanya cakap dalam keterampilan militer, tetapi juga memiliki mental yang kokoh dan etika yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” tambahnya.

Target Capaian LTT Berhasil, Mayjen TNI Rudy Saladin M.A.Apresiasi Kodim Probolinggo

Probolinggo,- Apresiasi diungkapkan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dalam kunjungan kerjanya di Makodim 0820/Probilinggo pada Jumat (10/01/2025).

Betapa tidak, Kodim Probolinggo telah berhasil menjalankan program luas tambah tanam atau LTT di wilayah teritorialnya.

Keberhasilan itu, dinilai mampu meningkatkan capaian swasembada pangan, salah satu program yang saat ini digagas oleh Pemerintah, khususnya Kodam V/Brawijaya melalui kerjasama antara pihak Kodam dengan Kementan beberapa waktu lalu.

“Ini luar biasa. Tahun ini, capaian itu akan ditambah dua ton dari target sebelumnya,” kata Pangdam.

Selain apresiasi dari Pangdam, beberapa hal lainnya juga disampaikan dihapadan prajurit Kodim Probolinggo. Salah satunya ialah harus bisa mengatasi segala kesulitan dan keluhan yang dialami oleh masyarakat.

“Keberadaan anggota Kodim Probolinggo, harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itu harus bisa dilakukan, terutama oleh Babinsa,” tandasnya.

Tak hanya Pangdam, di lokasi itu beberapa pengarahan juga dilakukan oleh para PJU Kodam. Kali ini, pengarahan juga dilakukan oleh Asisten Teritorial Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Heri Wahyudi.

Pada kesempatan itu, Kolonel Heri menekankan kepada seluruh aparat Teritorial untuk bekerja dengan maksimal dalam mendukung program swasembada pangan. Salah satunya, mendata dan memaksimalkan seluruh saluran irigasi tersier yg ada di wilayahnya termasuk memaksimalkan pompa-pompa air yang telah dibagikan sebelumnya sehingga dalam setahun bisa 3-4 kali panen.

“Gunakan seluruh potensi yang ada di wilayah untuk sukseskan swasembada pangan,” tegasnya.

Setelah itu, pengarahan diberikan oleh Asintel Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Krisbianto, S.E, M.I.P. Pengarahan tersebut berkaitan dengan untuk menjauhi judi online maupun pelanggaran lainnya.

“Harus bisa dihindari segala bentuk pelanggaran apapun, jadilah prajurit yang profesional, serta jaga keharmonisan keluarga,” pintanya.

Tak hanya itu saja, pengarahan terkait kemampuan dasar prajurit pun, tak lepas disampaikan.

Pengarahan itu, dilakukan oleh Asops Kasdam, Kolonel Inf Eko Setyawan, S.E, M.I.P.

Pada kesempatan itu, Asops berpesan pada seluruh prajurit Kodim agar selalu menjaga kemampuan dasar prajurit.

“Termasuk terkait pembinaan jasmani atau Binjas,” tandasnya.

Sedangkan, terkait werving ditambahkan oleh Aspers Kasdam, Kolonel Inf Rio Neswan, S.E, M.M, M.I.K, terkait pembinaan karir. Aspers menegaskan, seluruh prajurit harus dalam kondisi prima.

“Tentunya, setiap prajurit tidak boleh terlena, jaga kesehatan untuk menjalani tugas sehari-hari,” pintanya.

Terkait pelanggaran, Danpomdam V/Brawijaya, Kolonel Cpm Karti Amyus, S.H, mengungkapkan jika Kodim Probolinggo berada di angka zero pelanggaran.

Hal itu, kata Danpomdam, harus bisa dipertahankan oleh Kodim dalam menekan, sekaligus meminimalisir kemungkinan maupun indikasi pelanggaran yang akan terjadi.

“Pahami cara-cara menyelesaikan dengan baik. Kodim Probolinggo ini bagus, masuk kategori zero pelanggaran,” ungkap Danpomdam.

Pangdam Brawijaya Tegaskan Kab. Jember Sebagai Poros Swasembada Pangan di Jatim

Jember,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., kembali menegaskan pentingnya Jember sebagai poros swasembada pangan di Jawa Timur. Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke Makodim 0824/Jember, Kamis (09/01/2025).

Dalam kunjungannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa optimalisasi ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan di Jatim. “Jember harus menjadi poros swasembada pangan di Jatim,” tegasnya di hadapan Forkopimda dan stakeholder terkait.

Pangdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa optimalisasi ini dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Ia juga menyebutkan keterlibatan Kodam V/Brawijaya, Forkopimda Jember, dan Kementerian Pertanian sebagai bentuk komitmen nyata mendukung ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kunjungan tersebut tidak hanya mempererat sinergitas, tetapi juga memastikan kesiapan Jember dalam mendukung ketahanan produksi pangan. “Kita semua harus saling bersinergi,” tambahnya, menegaskan pentingnya kerja sama.

Kerja sama ini mencakup berbagai program seperti peningkatan teknologi pertanian, pembinaan petani, hingga perbaikan infrastruktur pendukung di Jember. Upaya tersebut diyakini mampu mendorong produksi pangan lokal agar lebih maksimal dan berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi kabupaten lain di Jatim untuk mengoptimalkan potensi daerahnya. “Semoga sinergi ini membawa hasil nyata bagi ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Anak Prajurit Berprestasi, Juga Santuni Warakawuri.

Jawa Timur,– Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memberikan penghargaan kepada anak-anak prajurit yang berprestasi serta santunan kepada Warakawuri. Kegiatan penuh apresiasi ini berlangsung di jajaran Korem 083/BDJ.

Pangdam V/Brawijaya, didampingi Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya, Ny. Chrisma Virawanti, menyampaikan bahwa generasi muda yang berprestasi adalah harapan bangsa. “Prestasi generasi muda adalah investasi masa depan bangsa,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Acara ini melibatkan berbagai satuan, diantaranya Kodim 0821/Lumajang, Kodim 0824/Jember, Kodim 0822/Bondowoso, Kodim 0820/Probolinggo serta Yonif 527/BY, dan Armed 8/UDY. Kehadiran Pangdam V/Brawijaya di tengah keluarga besar TNI disambut antusias.

Selain penghargaan, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan santunan kepada Warakawuri, sebagai wujud penghormatan kepada keluarga prajurit yang telah berjasa. Kegiatan ini menjadi simbol nyata solidaritas dan kepedulian TNI kepada masyarakat.

Pangdam V/Brawijaya berharap penghargaan ini menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi, serta mempererat tali kekeluargaan di lingkungan TNI. Pendidikan, adalah kunci membangun Indonesia yang lebih baik.

“Semoga kegiatan ini memotivasi kita semua untuk terus mendukung pendidikan dan membangun harmoni di tengah masyarakat,” tutup Pangdam V/Brawijaya penuh harap.