Pengeboran Irigasi di Desa Randucangkring: Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan.

Bondowoso– Babinsa Ramil 09 Pujer, Serka Hardono, bersama warga Desa Randucangkring, melaksanakan kegiatan pendampingan pengeboran untuk mendukung program ketahanan pangan tahun anggaran 2024. Kegiatan ini dilakukan di lahan milik Bapak Firdaus, Dusun Randu 51, RT 10/RW 02, Desa Randucangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.

Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah binaan, dengan melibatkan langsung masyarakat setempat dalam pengelolaan lahan pertanian. Kegiatan Saat ini, progres pengeboran sudah mencapai sekitar 30%.

Pengeboran dilakukan untuk memperbaiki sistem irigasi dan meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian, sehingga hasil pertanian di Desa Randucangkring dapat lebih optimal. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan, terlebih menjelang tahun 2024 yang diprediksi akan menghadapi tantangan cuaca yang ekstrem.

Kegiatan ini turut didukung oleh Gapoktan Tani Makmur 11 yang turut serta dalam pengeboran dan memberikan pelatihan mengenai teknik pertanian modern kepada para petani. Kolaborasi antara Babinsa, petani, dan Gapoktan diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian serta kesejahteraan warga desa.

Dengan adanya pendampingan ini, Babinsa berharap para petani di Desa Randucangkring dapat semakin mandiri dan memiliki ketahanan dalam mengelola sumber daya alam mereka. Melalui program ketahanan pangan ini, diharapkan bisa menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pangan dan peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan.

Program Ketahanan Pangan: Dandim 0819/Pasuruan Tanam Jagung di Lahan 200 Ha.

Pasuruan,- Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak, S.T., melaksanakan penanaman jagung serentak wilayah kodim 0819/Pasuruan tepatnya di Desa Wonosari Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. dan ibu Ketua Persit KCK Koorcabrem 083. Dalam acara tersebut Danrem memimpin seremonial Penamaan Jagung secara serentak.

Diawali paparan yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak,S.T., kepada Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos., yang menjelaskan tentang luas, letak dan kondisi lahan yang berada di wilayah kab. Pasuruan yang akan di jadikan sebagai lahan untuk penanaman jagung. Bahwa 200 ha yang disiapkan lahan pertanian yaitu berada di Kec. Grati dengan luas lahan 100 ha sudah ditanami jagung, yang kedua berada di KPH Kejayan dengan luas lahan 100 ha masih belum ditanami jagung, yang nantinya akan dilakukan secara masif dan bertahap untuk penanaman jagung.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Setyo Wibowo S.I.P., M.Sos. memberikan penekanan bahwa ketahanan pangan merupakan isu krusial yang berkaitan erat dengan pertahanan negara. Iklim tropis Indonesia memberikan dukungan optimal untuk mencapai ketahanan pangan, terlepas dari fluktuasi iklim.

“TNI AD berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan, karena dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau, stabilitas keamanan negara dapat terjaga” , Pungkasnya.

Program ketahanan pangan di wilayah Korem 083/Bdj akan melibatkan penanaman jagung di lahan seluas 2000 ha secara bertahap, dengan setiap satuan jajaran Korem 083/Bdj mengelola lahan seluas 200 ha, Termasuk didalamnya lahan yang disiapkan oleh Kodim 0819 Pasuruan seluas 200 ha.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, Danrem 083/Bdj juga memberikan bantuan sembako secara simbolis. Acara penanaman jagung di Kecamatan Gondang Wetan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kadistan Kabupaten Pasuruan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 083 beserta pengurus serta Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXXIII Kodim 0819/Pasuruan.

Kerjasama dan dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Kegiatan Penanaman Jagung di Bondowoso Terhubung Virtual dengan Panglima TNI dan Kapolri

Bondowoso, Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan penanaman bibit jagung secara serentak di lahan tidur, yang dilaksanakan di Wisata Tani Desa Sumber Kokap, Kecamatan Tamankrocok. Kegiatan ini juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan Panglima TNI dan Kapolri yang sedang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, termasuk pejabat utama dari Pemkab Bondowoso, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Pj. Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, bersama dengan Kapolres Bondowoso AKBP Lintar Mahardhono, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., serta jajaran Forkopimda, secara simbolis menanam bibit jagung di lahan yang sebelumnya tidak produktif, sebagai langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal.

“Penanaman bibit jagung ini tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga bagian dari gerakan yang lebih besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan di wilayah Kabupaten Bondowoso. Melalui program ini, kami berupaya meningkatkan ketersediaan pangan, mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, dan tentunya, mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam hal ketahanan pangan,” ujar Pj. Bupati Bondowoso, Muhamad Hadi Wawan Guntoro, dalam sambutannya.

Selain penanaman bibit jagung, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian bantuan sosial kepada warga Desa Sumber Kokap yang diserahkan langsung oleh pihak terkait. Setelah pelaksanaan penanaman, seluruh peserta turut berpartisipasi dalam sesi Zoom Meeting dengan Panglima TNI dan Kapolri, yang turut memberikan arahan mengenai pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Acara yang berlangsung dengan tertib dan aman ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kapasitas produksi pangan lokal, serta menjadi bagian dari upaya nasional dalam mencapai swasembada pangan di Indonesia.

Dengan dukungan penuh dari TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Bondowoso optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan lokal dan berkontribusi positif dalam mendukung ketahanan pangan nasional di tahun 2024.

Kodim 0822 Bondowoso Dukung Pembangunan Desa Melalui Kegiatan Kerja Bakti TMMD.

Bondowoso,– Dalam rangka mendukung Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-121, Kodim 0822 Bondowoso menggelar kegiatan kerja bakti di Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diikuti oleh Babinsa Desa Gubrih, Serma Madhasim, serta anggota Babinsa dari Koramil 01 hingga 08, bersama masyarakat setempat dan pekerja. Kegiatan dimulai pada pukul 08:00 WIB dan berlangsung hingga selesai, berjalan dengan tertib dan aman.

Program TMMD Ke-121 (Imbangan) ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk mempercepat pembangunan di daerah-daerah terpencil melalui kerja bakti bersama masyarakat. Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa, seperti perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang sangat dibutuhkan oleh warga setempat. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

Peran TNI, khususnya prajurit Kodim 0822 Bondowoso, dalam kegiatan ini sangat penting. Tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai motivator dan penggerak semangat gotong-royong masyarakat. Babinsa yang terjun langsung ke lapangan memiliki tugas mendampingi dan memimpin pelaksanaan kegiatan agar berjalan sesuai rencana dan tujuan. TNI juga memberikan bimbingan dalam teknik pelaksanaan kerja bakti, sehingga hasilnya optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pemerintah untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program TMMD, TNI berperan aktif dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkokoh hubungan antara TNI dan rakyat, yang pada gilirannya akan memperkuat ketahanan nasional. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun negeri.

Kabupaten Probolinggo Meningkatkan Ketahanan Pangan Melalui Gerakan Tanam Padi PAT dan Pompanisasi

Probolinggo,- Kodim 0820/Probolinggo bersama Pj. Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, S. Sos, M. Si, serta Kementerian Pertanian RI menghadiri acara Gerakan Tanam Padi PAT melalui Pompanisasi di Desa Randujalak, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (09/10/2024). Acara yang dihadiri oleh sekitar 100 orang tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memperingati Hari Ketahanan Pangan Tahun 2024.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Ugas Irwanto, S. Sos, M. Si (Pj. Bupati Probolinggo), Yudistira (Perwakilan Kementerian Pertanian RI), H. Khairul Anam, S.Kom., M.Sos (Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo), Mayor Kav Edy Surnoto (Pabung Kodim 0820/Probolinggo), serta Forkopimka Besuk. Turut hadir pula Babinsa Koramil 0820/14 Besuk, Bhabinkamtibmas Polsek Besuk, dan perwakilan Dinas Pertanian se-Kecamatan Besuk.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, diiringi pembacaan Surat Al-Fatihah dan doa bersama. Setelah itu, Ugas Irwanto bersama para undangan secara simbolis mencabut tembakau hasil panen. Gerakan ini menandakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil pertanian melalui penerapan teknologi pompanisasi.

Dalam sambutannya, Susilo Isnadi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, menyampaikan rasa syukur atas keberlangsungan kegiatan ini serta ucapan selamat datang kepada perwakilan Kementerian Pertanian RI. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan di Kabupaten Probolinggo masih terjaga berkat kerja sama berbagai pihak. “Kegiatan ini sangat penting dalam upaya mendukung ketahanan pangan, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga secara nasional,” ujar Susilo.

Selanjutnya, Pj. Bupati Ugas Irwanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah demi menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat. “Pemerintah daerah terus berupaya melalui berbagai program seperti pemetaan kerawanan pangan, peningkatan produksi, dan penyaluran cadangan pangan desa,” tegasnya.

Dandim 0806 dan Forkopimda Dorong Inovasi Pertanian Trenggalek Melalui Anugerah Palagan Tani

Trenggalek – Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan sektor pertanian melalui penyelenggaraan Anugerah Palagan Tani di Agro Park Trenggalek, Kamis (5/12/2024). Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga motivasi bagi kelompok tani (Poktan) untuk terus berinovasi demi meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian di daerah.

Acara bergengsi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin, S.E., Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., Kepala Badan Penerapan Instrumen Pertanian Provinsi Jatim Dr. Agus W. Anggara, S.Si., M.Si., serta Ketua Komisi II DPRD H. Mugianto, S.Pd., M.H.. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Letkol Czi Yudo Aji Susanto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para petani yang telah berinovasi dan memenangkan berbagai kategori lomba. Menurutnya, kompetisi ini adalah langkah strategis untuk mendorong kreativitas sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian di Trenggalek.

“Kompetisi ini membuktikan bahwa petani Trenggalek tidak hanya bekerja keras, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang berdampak signifikan pada produktivitas pertanian. Kegiatan seperti ini harus terus didukung untuk menciptakan sektor pertanian yang modern dan berdaya saing,” ujar Letkol Yudo.

Anugerah Palagan Tani menampilkan tujuh kategori lomba yang mencerminkan keberagaman inovasi pertanian, di antaranya Budidaya padi hemat air, Pemanfaatan lahan pekarangan, Apresiasi kakao berkelanjutan, Budidaya bawang merah, Gotong royong susuk wayang dan Pembuatan pupuk organik.

Pemenang dari setiap kategori menerima penghargaan langsung dari Forkopimda, sebuah bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi mereka. Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin berharap acara ini mampu memotivasi petani lain untuk terus berinovasi. “Pertanian adalah pilar utama ekonomi kita. Dengan dukungan semua pihak, termasuk TNI dan masyarakat, kita dapat menjadikan Trenggalek sebagai pusat inovasi pertanian yang unggul di Jawa Timur,” tuturnya.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI dan masyarakat, Trenggalek optimis mampu mencetak prestasi lebih besar di sektor pertanian. Anugerah Palagan Tani menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan inovasi adalah kunci untuk menjadikan Trenggalek sebagai salah satu pusat pertanian unggulan yang dapat diandalkan.

Dandim 0811/Tuban Letkol Dicky Purwanto Hadiri Peresmian Program TNI AD Manunggal Air Bersih

TUBAN, – Komandan Kodim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., bersama Camat Grabagan Bpk. Tolikan ikut meresmikan 2664 titik air bersih di seluruh wilayah indonesia oleh KASAD Jendral TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Acara ini dilaksanakan melalui Vicon serentak bertempat di Balai desa Grabagan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Program ini menandai langkah strategis TNI AD dalam mengelola sumber air di wilayah Indonesia Salah satu program utama ini adalah peresmian TNI AD Manunggal Air sebanyak 2664 titik sumber air yang tersebar diseluruh Indonesia.

Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan Angkatan Darat untuk meningkatkan akses air bersih di seluruh nusantara, terutama di daerah-daerah yang mengalami kesulitan air bersih. Dalam sambutannya, KASAD menekankan pentingnya program ini dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki kualitas hidup.

Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., mengatakan bahwa pengadaan air bersih ini merupakan program unggulan KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk membantu kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih.

“Kami berusaha dalam pembuatannya memastikan ketersediaan air yang cukup untuk menjangkau warga sekitar dimusim kemarau”, Ujar Dandim 0811/Tuban

Selama peresmian, setiap Kodim menyaksikan acara melalui vicon dan mengadakan seremonial lokal untuk merayakan peluncuran titik air baru di wilayah mereka. Diharapkan, dengan adanya 2664 titik air ini, kebutuhan air bersih di masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik dan memberikan dampak positif yang signifikan.

Babinsa Pacitan Laksanakan Pendampingan Pemasangan Pipanisasi untuk Petani Jagung

Pacitan,- Air tentunya merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan manusia dimuka bumi ini, salah satunya untuk irigasi pengairan di lahan pertanian.

Seperti yang di lakukan koptu Daris selaku Babinsa koramil 0801/01 Pacitan, Dalam hal ini melaksanakan Pendampingan dalam kegiatan Hanpangan di wilayah Pemasangan pipanisasi untuk pengairan lahan pertanian tanaman Jagung yang berlokasi di Desa Sambong, Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Kamis(05/12/2024).

Sebagai bentuk rasa kebersamaan dan sudah menjadi suatu kewajiban babinsa tergerak untuk membantu keluhan warga yaitu membuat pemasangan pipa air yang menuju sawah dan ladang warga digunakan untuk kebutuhan sehari hari dalam mengolah lahan.

Koptu Daris mengatakan, Membantu pemasangan pipa air untuk mengairi sawah pok tani dan nantinya bercocok tanam sampai panen merupakan sebagai bentuk pendekatan emosional terhadap masyarakat binaannya dan untuk memperlancar kerjasama dengan para petani yang bertujuan meningkatkan program swasembada pangan.

Labih lanjut ia menambahkan Selaku Babinsa kami akan selalu siap mendampingi para petani dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait demi suksesnya program ketahanan pangan.

Kapten Kav Dadut Setiawan selaku Danramil Mengungkapkan bahwa, “Keterlibatan TNI dalam hal ini Koramil yang bergotong royong dengan warga lakukan karya bakti pemasangan pipa air untuk mengairi pertanian bersama pok tani mendapat respon positif dari masyarakat sehingga dengan demikian dapat meningkatkan hubungan silaturahmi yang baik dan terciptanya kemanunggalan TNI bersama rakyat,disamping itu juga dapat menimbulkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI”, Ungkap Danramil.

“Kegiatan tersebut bertujuan sebagai sarana untuk menjalin komunikasi dengan warga masyarakat agar tercipta suasana kekeluargaan sehingga silaturahmi dengan warga masyarakat dapat terjalin dengan baik,”Pungkasnya.

Pendampingan TNI: Koptu Gunawan Siapkan Lahan untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Tulungagung – Babinsa Desa Gamping Koptu Gunawan anggota Koramil Tipe B 0807/09 Campurdarat melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian di lahan petani anggota Poktan Marsudi Tani Desa Gamping Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung Jawa Tmur, Kamis (05/12/2024).

Dalam kegiatan tersebut, Koptu Gunawan turut membantu petani mempersiapkan lahan dengan membuat pematang sawah. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan dan monitoring lahan pertanian, sekaligus memastikan kesiapan lahan sebelum masa tanam dimulai.

“Kegiatan seperti ini penting untuk mendukung para petani. Dengan penyiapan lahan yang baik, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat. Ini juga sejalan dengan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Koptu Gunawan.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan semacam ini tidak hanya membantu petani secara teknis, tetapi juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam memajukan sektor pertanian.

Dengan pendampingan rutin dari Babinsa, pertanian di Desa Gamping diharapkan semakin maju dan produktif. Babinsa dan para petani bersama-sama menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Petani Bersyukur atas Hasil Panen Jagung Berkat Dukungan Babinsa di Banyuwangi

Banyuwangi – Babinsa Desa Kalipait, Koramil 0825/09 Tegaldlimo, Serda Vendi Agustian, berhasil menjalin kerja sama yang solid dengan petani di Poktan Sri Wedari. Bersama Ketua Poktan, Bapak Sukirno, mereka sukses melaksanakan panen raya jagung di lahan milik Bapak Sumarji, Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Rabu (04/12/2024)

Kegiatan panen ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Serda Vendi Agustian mengungkapkan pentingnya pendampingan Babinsa bagi petani. “Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada petani agar dapat mencapai hasil panen yang maksimal. Selain itu, kami juga ingin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Poktan Sri Wedari, Bapak Sukirno, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa Serda Vendi yang telah membantu kami dalam proses panen. Dengan adanya pendampingan ini, kami merasa lebih termotivasi untuk terus meningkatkan hasil pertanian,” ungkap Bapak Sukirno.

Bapak Sumarji, pemilik lahan yang dipanen, mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. “Saya sangat senang dengan hasil panen jagung kali ini. Berkat bantuan Babinsa Serda Vendi dan semangat gotong royong dari anggota Poktan, kami bisa memanen jagung dengan kualitas yang baik. Semoga hasil panen ini bisa meningkatkan kesejahteraan kami,” Pungkasnya