Dukung Pertanian, Babinsa Mojoagung Bersihkan Irigasi Johowinong

Jombang – Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga kelancaran irigasi, Babinsa Johowinong, Sertu Eko S dari Koramil 0814-10/Mojoagung, bersama warga desa Johowinong, melaksanakan pembersihan irigasi sawah. Jum’at (06/12/2024)

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah warga desa dan dilaksanakan di sepanjang saluran irigasi yang mengalir ke lahan pertanian. Pembersihan dilakukan untuk mengatasi masalah penyumbatan yang dapat menghambat aliran air ke sawah.

Menurut Sertu Eko, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan. “Kami berkomitmen untuk membantu warga dalam menjaga irigasi agar petani dapat berproduksi dengan optimal,” ujarnya.

Warga desa setempat sangat antusias dan berterima kasih atas inisiatif ini. Salah satu petani, Bapak Suparno, menyatakan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan saluran irigasi yang bersih, kami bisa lebih mudah mengairi sawah.”

Pembersihan irigasi ini diharapkan dapat memperlancar distribusi air dan mendukung pertanian yang lebih baik di desa Johowinong. Sertu Eko dan warga berencana untuk melanjutkan kegiatan ini secara berkala demi keberlangsungan pertanian di daerah tersebut.

TNI-POLRI dan UPT Pertanian Lamongan Gelar Gerdal Hama Tikus di Desa Geger

Lamongan – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,Koramil 0812/03 Turi bersama UPT Pertanian, Kepolisian dan Pemerintah Desa serta Kelompok Tani Desa Geger melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus yang bertempat di Desa Geger Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan,Jumat (06/12/2024).

Munculnya hama tikus selalu menimbulkan keresahan Petani. Hal ini karena daya rusak tikus yang cukup besar. Tikus sebagai hama pengerat dikenal bukan hanya menyerang tanaman yang sudah berbuah, tapi juga merusak tanaman padi yang masih muda, seperti yang terjadi di beberapa Wilayah di Kabupaten Lamongan, termasuk di Desa Geger Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, ditemukan kerusakan tanaman padi di Desa Geger. Serangan ditandai dengan patahnya tanaman padi yang masih berumur 10 hst akibat digerek tikus. 

Peltu Kasminto selaku Pgs Danramil 0812/03 Turi menyebut tingkat serangannya sudah parah dengan  Intensitas mencapai 16 persen, melebihi ambang pengedalian.Menurutnya, jika tidak segera dilakukan pengendalian serentak dikhawatirkan akan menimbulkan kematian tanaman dan kerugian lebih banyak bahkan terancam gagal panen.

“Keputusan dilakukan Gerdal sudah sesuai dengan rekomendasi dari Dinas Peryanian. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian lebih besar akibat serangan tikus. Bahkan pestisida jenis Brankus 57 PS yang digunakan dalam gerdal merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan” ujarnya.

Mengawali kegiatan Gerdal terlebih dahulu peserta dikumpulkan di sekitar lahan. Kemudian Ibu Iffah selaku Ka UPT Pertanian Kecamatan Turi menerangkan apa yang menjadi penyebab serangan tikus dan bagaimana cara pengendaliannya, terutama cara pengendalian dengan menggunakan Brankus 57 PS yang harus dilakukan dengan cara yang benar.

“Tikus merupakan hama yang selalu ada dimanapun dan kapanpun. Tikus mempunyai daya reproduksi yang tinggi dimana hewan pengerat ini dapat melahirkan sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Dalam setahun bisa mencapai 2000 ekor. Ada banyak faktor yang mempengaruhi berkembangnya populasi tikus seperti lingkungan, ketersediaan sumber air dan makanan. Lahan dengan sanitasi yang buruk bisa menjadi pemicu serangan tikus” ujarnya.

TNI-Polri Bersinergi Bersihkan Puing Atap Runtuh di SDN 01 Sidobinangun Lamongan

LAMONGAN – Dengan sigap wujud sinergitas, TNI- Polri jajaran Kodim 0812 Lamongan dan Polres Lamongan pasca kejadian ambrolnya atap sekolah SDN 01 Sidobinangun Kec Deket Kab Lamongan terlihat begitu cepat. usai mendapat laporan, anggota Koramil 0812/02 Deket beserta anggota Polsek Deket bersinergi membantu membersihkan puing plafon atap sekolah yang runtuh akibat ambrol. Jumat (06/12/2024)

Ambrolnya atap ruang kelas SDN 01 Sidobinangun disebabkan hujan deras serta terdapat genteng yang bocor sehingga menjadikan atap ruang kelas ambrol. Kondisi itu secara cepat direspon personel TNI Polri dari Koramil 0812/02 Deket dan Polsek Deket dalam membantu warga membersihkan material bangunan tersebut.

Pada Tahapan awal dilakukan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan atap, dilanjutkan pembersihan ruang kelas sehingga dengan upaya ini kondisi ruang kelas bisa kembali normal digunakan proses belajar para siswa.

Dalam hal ini Sertu Tekno selaku Bintara pembinaan desa (Babinsa) menyampaikan, upaya bersama ini sebagai wujud bahwa TNI-Polri hadir ditengah masyarakat, melalui kegiatan gotong royong membersihkan material runtuhan atap ruang kelas yang ambrol.

“Kehadiran personel TNI Polri tentu saja hal ini sebagai wujud sinergitas bersama masyarakat dalam membantu membersihkan ruang kelas akibat atap ambrol.

Tak hanya itu, peningkatan kewaspadaan ini sangat perlu dilakukan. Sehingga antisipasi bersama bencana alam bisa di minimalisir.

Terutama selalu koordinasikan dengan pihak terkait, mengingat akhir-akhir ini cuaca yang cukup ekstrim, hujan disertai angin,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sidobinangun Anang Faudi menyampaikan memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada TNI Polri dari Koramil 0812/02 Deket dan polsek Deket atas bantuanya dalam membantu membersihkan material plafon ambrol yang ada di SDN 01 Sidobinangun.

Petani Sumenep Dapat Dukungan Babinsa dalam Perawatan Tanaman Jagung yang Optimal

SUMENEP – Memasuki 25 HST tanaman jagung di Desa Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep mulai melakukan perawatan.

Petani dibantu Babinsa Koramil 0827/06 Saronggi Serda Jusa membantu penyiangan lahan jagung. Terlihat gulma (rumput) yang mulai tinggi dibersihkan.

Gulma adalah tumbuhan liar yang sering tumbuh disekitar tanaman. Jika tidak dikendalikan, maka gulma dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung.

Babinsa Serda Jusa mengatakan Penyiangan gulma dilakukan secara manual menggunakan cangkul. Cara tersebut efektif untuk mengendalikan gulma.

“Gulma jika dibiarkan, maka pertumbuhan jagung akan lambat,” ujarnya saat dikonfirmasi. Jumat (6/12/2024).

Ia menuturkan penyiangan gulma pada jagung dilakukan sebanyak 3 kali dengan harapan pertumbuhan jagung meningkat pesat hingga masa panen.

“Penyiangan jagung ini dilakukan sebanyak 3 kali, dan yang paling terakhir nanti usia jagung 40 hari, tujuannya pupuk agar terserap maksimal oleh jagung,” tutur Serda Jusa.

Serda Jusa mengungkapkan bahwa ketahanan pangan jagung yang dikembangkan saat ini merupakan program pemerintah pusat.

“Selain padi, jagung juga bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan swasembada pangan, harapannya masyarakat kecil khususnya petani menjadi sejahtera,” tutupnya.

Sementara Matnawi, pemilik lahan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa.

“Saya berterima kasih dengan adanya bantuan dari Babinsa, Alhamdulillah pekerjaan saya jadi ringan, harapannya hasil panen nanti melimpah,” harapnya.

Kunjungan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Momen Humanis di Pondok Pesantren Pancawarna

Sidoarjo, 5 Desember 2024 – Pondok Pesantren Pancawarna di Dusun Sungon, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo, mendapat kehormatan dengan kunjungan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Penasehat Khusus Bidang Pertahanan Nasional sekaligus Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan. Kunjungan yang berlangsung pada Kamis siang ini disambut penuh hangat oleh pimpinan pondok, Gus Peyek (Yoyok Handoko), beserta anak-anak yatim piatu dan para tokoh masyarakat.

Jenderal Dudung hadir bersama rombongan yang terdiri dari Januar Arif Martharaharja, Fadil Umar Bahrudin Yusuf, Hendra Agustin, dan Gian Divensi Putra. Hadir pula sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Brigjen TNI Terry Tresna Purnama (Kasdam V Brawijaya), Mayor Inf Sumarsono (Kasdim 0816/Sidoarjo), Kapten Cke Kamsuri (Danramil 0816/01 Kota), AKP Ega Prayudi (Kapolsek Kota Sidoarjo), serta tokoh masyarakat seperti Cak Sodik.

Kedatangan Jenderal Dudung yang dikawal oleh Patwal Polda Jatim dan Pomdam V Brawijaya. Kehadirannya disambut langsung oleh Gus Peyek, dilanjutkan dengan ramah tamah dan bincang santai. Dalam pertemuan itu, Jenderal Dudung membahas nilai-nilai kebangsaan, pentingnya persatuan, serta peran strategis pesantren dalam membangun harmoni sosial.

Jenderal Dudung bersama seluruh hadirin melaksanakan Shalat Dzuhur berjamaah di masjid pondok pesantren. Momen ini mencerminkan sikap kesederhanaan dan kebersamaan Jenderal Dudung sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kenangan manis bagi keluarga besar Pondok Pesantren Pancawarna. Pada pukul 13.25 WIB, Jenderal Dudung beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Sukorejo di Pasuruan.

Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar. Kunjungan ini memberikan kesan mendalam, tidak hanya bagi warga pondok pesantren tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Silaturahmi ini mencerminkan komitmen Jenderal Dudung untuk terus membangun hubungan yang erat antara pemimpin dan rakyat melalui pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan.

Pesan yang disampaikan dalam kunjungan ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, bahwa kebersamaan dan kerja sama lintas elemen masyarakat adalah kunci untuk menjaga keutuhan bangsa.

Bumdes Sidodadi Inisiasi Penanaman Pisang Cavendish, Babinsa Berpartisipasi Aktif

Sidoarjo, Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Prabowo, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan berpartisipasi dalam penanaman pohon pisang Cavendish yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sidodadi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2024.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh panitia dari Bumdes, disusul sambutan dari Kepala Desa Sidodadi, Ketua BPD, dan Ketua Bumdes. Dalam sambutannya, Ibu Hj. Muda’ah menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Bumdes dalam mengembangkan potensi pertanian lokal, khususnya melalui budidaya pisang Cavendish yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Selanjutnya, simbolisasi dukungan dilakukan dengan penyerahan bibit pisang Cavendish dari Babinsa kepada Ketua Bumdes. Momen ini ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur, serta ramah tamah yang mempererat hubungan antarwarga.

Serda Prabowo menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan desa. “Pisang Cavendish memiliki potensi besar sebagai komoditas unggulan. Kami berharap, dengan kerjasama semua pihak, hasil panen ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sidodadi,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Dengan adanya kolaborasi antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi warga Sidodadi.

Serka Rasulan Turun ke Sawah Bantu Petani Persiapkan Lahan Tanam Padi

PAMEKASAN – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 0826/03 Proppo, Serka Rasulan, melakukan pendampingan kepada petani di Dusun Tengginah, Desa Tattangoh, Kecamatan Proppo. Serka Rasulan secara langsung turun ke sawah membantu petani membajak lahan pertanian yang akan ditanami padi, Jum’at (06/11/2024).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian. “Sebagai Babinsa, tugas kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat, termasuk mendorong semangat petani untuk memaksimalkan potensi lahan mereka,” ujar Serka Rasulan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan persiapan lahan berjalan lancar sehingga proses penanaman padi dapat dilakukan tepat waktu. Langkah ini diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan hasil panen yang berdampak pada ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Para petani yang mendapatkan pendampingan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Serka Rasulan. “Dengan adanya Babinsa yang turun langsung membantu, kami merasa sangat terbantu, baik secara tenaga maupun semangat,” ungkap salah satu petani setempat.

Babinsa Koramil 0826/03 Proppo terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan melalui pendampingan aktif kepada petani di wilayah binaannya. Hal ini sejalan dengan visi TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pelayan, dan pembina.

Babinsa Guluk Guluk Ajak Petani Tanam Jagung di Awal Musim Penghujan

SUMENEP – Memasuki musim penghujan, Babinsa Koramil 0827/07 Guluk Guluk Kopka Siswoyo dan para petani di Desa Karangsokon, Kecamatan Guluk Guluk, Kabupaten Sumenep mulai menanam jagung.

Lahan yang ditanam milik warga binaan seluas 0,3 hektar dengan menggunakan bibit jagung hibrida.

Kopka Siswoyo mengatakan hujan mulai turun sejak pertengahan pertengahan November, namun intensitasnya masih rendah.

“Kami mulai berani berspekulasi, dengan turunnya hujan ini petani tidak ragu menanam jagung, karena jagung sangat cocok di awal musim penghujan,” ujarnya. Jumat (6/11/2024).

Menurutnya, awal musim penghujan merupakan waktu yang baik untuk menanam jagung, karena kondisi cuaca pada awal musim penghujan sangat cocok untuk benih jagung.

Kopka Siwoyo mengungkapkan memilih menanam jagung karena tidak membutuhkan persiapan dan pengolahan lahan yang rumit, tidak seperti menanam padi yang membutuhkan persiapan lahan pengolahan lahan yang menurutnya cukup rumit.

“Persiapan lahan dan perawatan jagung tidak rumit, tidak perlu mengemburkan seluruh lahan yang mau ditanam, yang terpenting ketersediaan pupuk kandang atau kompos harus terpenuhi,” ungkap Kopka Siswoyo.

Dia berharap dengan bantuan tenaga untuk petani bisa meringankan beban pekerjaan di ladang.

“Kami sangat bersyukur bisa membantu petani, karena dengan membantu, masyarakat tidak lagi susah payah menanam,” pungkasnya.

Kopda Abd Kholik Ajak Warga Bersihkan Lingkungan untuk Cegah Risiko Bencana

PAMEKASAN – Babinsa Desa Palalang, Kopda Abd Kholik, bersama masyarakat Dusun Pandiyan Desa Palalang Kecamatan Pakong melaksanakan gotong royong membersihkan ranting dan pohon, Jum’at (06/12/2024). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat saat musim rawan terjadi bencana akibat angin kencang yang sewaktu-waktu datang.

Dalam kegiatan tersebut, Kopda Abd Kholik mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga kebersihan dan mencegah potensi bencana alam seperti pohon tumbang maupun angin puting beliung.

“Musim hujan dan angin kencang berisiko menyebabkan pohon tumbang yang dapat membahayakan masyarakat. Dengan membersihkan ranting dan pohon yang rawan, kita bisa mengurangi risiko tersebut,” ujar Kopda Abd Kholik.

“Gotong royong ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya untuk keindahan tetapi juga demi keselamatan bersama,”lanjutnya.

Warga Dusun Pandiyan menyambut baik inisiatif ini. Salah seorang warga, Ali, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami merasa terbantu dengan adanya Babinsa yang peduli dan mau turun langsung bersama kami. Ini menjadi contoh baik bagi kita semua,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Dusun Pandiyan dan Desa Palalang secara umum semakin tanggap dalam menjaga lingkungan untuk menghadapi cuaca ekstrem. “Kita berkomitmen untuk terus mengawal keamanan dan kenyamanan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif,”imbuhnya.

Babinsa Serda Nanang Pastikan Pendistribusian Beras Berjalan Aman dan Tertib di Sarangan

Plaosan – Bulog kembali salurkan bantuan beras melalui PT Pos Indonesia ,kali ini bantuan diberikan kepada warga masyarakat wilayah kecamatan Plaosan kab. magetan.
Dalam kegiatan tersebut Babinsa kel sarangan Koramil tipe B 0804/02 Plaosan Serda Nanang mendampingi secara langsung pendistribusian beras tsb, bertempat di Aula kantor Kelurahan Sarangan
Rabu, (04/12/24).

Untuk diketahui pembagian beras dari Bulog ini merupakan program yang dilakukan secara serentak demi mengendalikan laju inflasi daerah dan meningkatkan ketahanan pangan.
Serda Nanang saat mendampingi pendistribusian beras mengatakan,saat ini sebanyak 193 orang warga Kelurahan Sarangan mendapatkan bantuan beras dengan masing-masing warga mendapatkan 10 Kg yang disalurkan langsung PT Pos Indonesia.

“Tugas Babinsa adalah membantu Pemerintah dalam setiap kegiatan agar diharapkan kegiatan bisa berjalan dengan Aman dan tertib agar program tersebut berjalan dengan lancar,” ucap Serda Nanang.