Danrem 081/DSJ Tinjau Lokasi Pengungsian Longsor Nganjuk

Satu minggu sudah bencana tanah longsor di Ngetos, Nganjuk telah berlalu. Namun hingga kini dampaknya masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakat yang tinggal di dekat lokasi longsor tersebut.

Ratusan warga yang tinggal di sekitar longsor tersebut hingga kini harus terpaksa tinggal di lokasi pengungsian, guna mengantisipasi kejadian serupa, mengingat kondisi tempat tinggal mereka berada di bawah ketinggian yang struktur tanahnya rawan terjadi longsor.

Sebagai rasa empati dan bentuk kepeduliannya, malam ini Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. meninjau keadaaan para pengungsi di lokasi pengungsian yang berada di SDN 3 Ngetos, Desa Ngetos, Kec. Ngetos, Minggu (21/2/2021).

Dalam kesempatan itu Danrem tidak sendiri, namun tampak didampingi oleh Camat Ngetos, Bambang Hariyanto, S.Sos., M.M.

Di sana Danrem terlihat berkomunikasi kepada para petugas yang berada di lokasi pegungsian, untuk mengecek dan memastikan berbagai kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi atau tercukupi.

Khusus kepada petugas kesehatan yang ada di sana, dirinya tampak berpesan, agar faktor kesehatan para pengungsi dapat betul-betul diperhatikan, terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Selain berkomunikasi dengan para petugas tersebut, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho juga menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan para pengungsi guna memberikan support dan dukungan moril kepada mereka.

Selain kembali menyampaikan rasa belasungkawanya, ia juga tampak menghimbau dan berpesan kepada para pengungsi, agar mereka dapat sabar, ikhlas dan senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sidang Jabatan Upaya Pembinaan Karir Perwira

Kota Mojokerto,- Sidang jabatan Perwira kali ini digelar di lingkungan Korem 082/CPYJ. Jumat, 19 Februari 2021. Sidang itu, dipimpin langsung oleh Danrem, Kolonel Inf M. Dariyanto.

            “Pelaksanaan sidang penempatan jabatan bagi Perwira Pertama harus dilakukan sesuai dengan mekanisme dan kebutuhan organisasi,” kata Kolonel Dariyanto.

            Para Perwira yang ditempatkan pada jabatan baru itu, nantinya diwajibkan untuk dapat menghasilkan inovasi terbaru guna mewujudkan Satuan TNI-AD, khususnya Korem yang handal dan profesional. “Harus bisa mengambil keputusan yang terbaik. Tidak sembarangan,” jelasnya.

            Sebab, Kolonel Dariyanto mengatakan setiap jabatan yang akan ditempati nantinya, mempunyai suatu tantangan masing-masing. “Disitulah kreatifitas Perwira dituntut untuk menghadapi setiap tugas dan tanggung jawab yang ada,” bebernya.

            Bukan hanya meningkatkan kinerja Satuan. Ternyata, sidang jabatan itu juga ditujukan untuk memacu karir para Perwira Korem. “Pergeseran jabatan ini untuk memberikan pengalaman bagi para Perwira,” tegas Danrem.

TMMD di Wilayah Teritorialnya, Danrem 082/CPYJ Tetap Berlakukan Prokes

Kota Mojokerto,- Sebentar lagi program Tentara Manunggal Membangun Desa ke-110 akan digelar di berbagai daerah.

            Program yang ditujukan untuk membangun desa terisolir itu, rencananya akan digelar pada bulan depan.

            Namun, terdapat beberapa hal yang wajib dipatuhi oleh para Satgas dan masyarakat, terlebih adanya penerapan protokol kesehatan.

            Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto menegaskan jika protokol kesehatan tetap diberlakukan selama pelaksanaan TMMD mendatang.

            Pasalnya, penerapan prokes dinilai sangat penting sebagai langkah memutus rantai penyebaran pandemi.

            “Protokol kesehatan harus dipatuhi,” tegas Danrem ditemui usai vicon. Kamis, 18 Februari 2021.

            Bukan hanya itu saja, dirinya juga mengimbau seluruh pihak untuk saling bersinergi guna mensukseskan pelaksanaan TMMD mendatang. “Sesuai waktu dan sesuai rencana, semuanya harus berjalan dengan baik,” pintanya.

Peduli Bencana Alam, 500 Paket Sembako Siap Disalurkan Pihak Korem 083/Baladhika Jaya

 Kota Malang,- Korem 083/Baladhika Jaya rencananya bakal menyalurkan 500 paket sembako di beberapa daerah yang saat ini dilanda bencana alam.

            Bahkan, inisiatif Korem itupun mendapat dukungan dari salah satu Yayasan yang berada di Kota Malang, Jawa Timur.

            Mayor (Purn) Bambang, Perwakilan Yayasan Eng An Kiong menjelaskan sebelumnya pihaknya telah memberikan dukungan pada beberapa institusi dalam rangka memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19.

            “Sebelumnya ada yang kita berikan dukungan berupa APD, masker dan sembako,” kata Bambang. Rabu, 17 Februari 2021 di Aula Makorem.

            Bahkan, adanya bantuan tersebut pun diapresiasi oleh Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan Subekti. Ia memastikan adanya dukungan bantuan yang diberikan oleh pihak Yayasan tersebut, disalurkan tepat sasaran.

            “Semua komponen TNI telah banyak melakukan kegiatan sosial. Tujuannya, hanya ingin membantu kesulitan masyarakat

Danrem Dampingi Gubernur Tinjau Longsor di Ngetos, Nganjuk

Akibat tingginya intensitas hujan yang turun, Kabupaten Nganjuk diterjang bencana alam banjir dan tanah longsor, (14/2). Salah satu yang berdampak paling parah yaitu bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kec. Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur.
Bencana tanah longsor di desa tersebut mengakibatkan belasan rumah tertimbun longsor, 9 orang meninggal dunia dan 16 lainnya masih dinyatakan hilang atau belum diketemukan.
Selain adanya dampak tersebut, untuk mengantisipasi adanya bencana susulan, karena mengingat kondisi geografis tempat tinggal mereka yang rawan longsor, maka ratusan orang terpaksa harus diungsikan di tempat pengungsian yang telah disiapkan.
Sebagai langkah cepat dalam penanganan musibah bencana alam tersebut, siang ini Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa yang didampingi oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho terjun langsung untuk meninjau kondisi di lapangan dan melihat sejauh mana dampak yang ditimbulkan, Senin (15/2/2021).
Setibanya di sana, baik Gubernur dan Danrem mendengarkan paparan langsung dari Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat terkait kronologis bencana yang terjadi.
Di awal keterangan persnya, Khofifah terlebih dahulu mendoakan kepada para warga yang telah menjadi korban meninggal dunia dalam musibah itu.
Sedangkan kepada ahli warisnya, dirinya berharap mereka dapat sabar, ikhlas dan diberikan kekuatan dalam menerima ujian tersebut.
Terkait penanganan yang telah dilakukan oleh Forkopimda Nganjuk bersama unsur terkait lainnya dan para relawan dinilainya sudah sangat baik dan cepat, namun ia tetap menghimbau agar kebersamaan dan kegotongroyongan tersebut dapat terus dijaga hingga proses penanganannya benar-benar telah selesai.

Tenaga Kesehatan di Lamongan Mulai Divaksin

Lamongan,- Tenaga medis di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai memasuki tahap proses vaksinasi. Proses vaksinasi itupun, tak luput dari pengawalan oleh pihak TNI, khususnya Kodim 0812/Lamongan. Itu terlihat, ketika Bintara Pembina Desa mulai disebar di beberapa titik Puskesmas untuk memantau berjalannya proses vaksinasi. “Vaksinasi tahap awal ini menyasar tenaga medis. Semua anggota sudah kita sebar untuk mengawal program vaksinasi itu,” kata Dandim. Senin, 15 Februari 2021. Seperti yang berlangsung di Puskesmas Karangpilang saat ini. Nampak aparat Babinsa mengawal proses vaksinasi tersebut. Selain Babinsa, pengawalan itu juga dilakukan oleh pihak Polsek. “Semua Danramil sudah kita arahkan untuk berkoordinasi mengawal proses itu,” bebernya.

Patroli Gabungan , Sanksi Teguran dan Sanksi Sosial Tegakkan Disiplin Prokes di Wilayah Kota Kediri bagi Warga yang tidak memakai Masker

KEDIRI – Petugas gabungan yang terdiri dari Koramil 0809/01 Kota Kediri, Polsekta, Satpol PP dan Satuan Pengamanan Pasar melaksanakan patroli penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan bertempat di Pasar Grosir Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri. Sabtu (13/2/2021) .Dalam Kegiatan Patroli gabungan tersebut Petugas memberikan himbauan kepada para pedagang maupun pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 berupa himbauan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (Phisycal Distancing).Masih di dapat ada warga /pengunjung yang tidak memakai masker,maka akan langsung diberikan sanksi teguran dan sanksi sosial berupa menyapu dan push up di lokasi.Danramil 0809/01 Kota Kediri Kapten Inf Sutejo mengatakan, ” Bahwa dalam rangka menekan penyebaran virus Covid-19 di wilayah binaannya, pihaknya bersama unsur Muspika dan Petugas Gabungan terus gencar melaksanakan serangkaian kegiatan operasi dan patroli yang menyasar di sejumlah fasilitas umum, kerumunan warga ,tempat warung kopi, wifian dan pusat pasar Grosir dan tempat tempat lainnya.Operasi penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan itu ,Lanjut Danramil secara rutin dilaksanakan oleh pihaknya guna mensukseskan program pemerintah dan TNI Polri untuk mengurangi angka penyebaran virus Covid-19.Tidak hanya itu, dalam giat patroli ,petugas juga memberikan himbauan surat edaran (SE) Walikota Kediri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), “Kami sampaikan kepada warga agar untuk mematuhinya,”terang Kapten Inf Sutejo.Guna mempercepat penanganan Covid-19, Di lokasi kegiatan operasi, petugas juga membagikan masker kepada warga khususnya kepada warga yang lalai /tidak menggunakan masker, “pungkasnya

peninjauan di Bendungan Waduk Tukul yang berada di Desa Krajan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Pacitan

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama rombongan melakukan peninjauan di Bendungan Waduk Tukul yang berada di Desa Krajan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Pacitan. Sabtu, 13 Februari 2021.

69 Mantan Prajurit Siswa, Resmi Dilantik jadi Bintara TNI-AD

Surabaya,- Para mantan prajurit siswa yang sebelumnya mengikuti pendidikan Sekolah Calon Bintara, secara resmi dilantik menjadi seorang anggota prajurit TNI-AD berpangkat Sersan Dua.
Pelantikan itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di Secaba Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 pagi.
“Pelantikan sebagai prajurit efektif, merupakan titik awal dari karir dan pengabdian sebagai prajurit TNI-AD. Khususnya di Secaba Rindam ini, dapat dijadikan bekal untuk menempuh pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” kata Suharyanto melalui amanat yang dibacakannya.
Usai menempuh pendidikan, tambah Pangdam, dirinya pun berharap ke para prajurit Bintara baru agar mampu mempersiapkan diri ketika mengkuti pendidikan pada tahap selanjutnya. “Pendidikan selanjutnya yaitu meningkatkan budaya belajar dan berlatih. Itu mengaci pada Tri Pola Dasar,” bebernya.
Jenderal dengan 2 bintang di pundaknya itu menyebut, Bintara memiliki peranan penting dalam mendukung keberhasilan Satuan, terutama melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas.
“Oleh karena itu, sebagai Bintara harus benar-benar menguasai tugas pokok,” tegasnya.
Perlu diketahui, selama pelantikan itu berlangsung, upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 pun tetap dijalankan. Itu terlihat, ketika Pangdam memberlakukan adanya 5M selama prosesi pelantikan digelar.

Jadi Penjuru Protokol Kesehatan, Anggota Kodim Probolinggo Siap-Siap Divaksin

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengimbau seluruh Satuan di jajarannya untuk mendukung upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

            Dalam kunjungannya ke Makodim 0820/Probolinggo pada Jumat, 12 Februari 2021, Pangdam menyebut jika TNI menjadi garda terdepan dalam pencegahan, sekaligus sosialisasi adanya protokol kesehatan di masyarakat. Bukan hanya itu saja, ia juga membahas adanya kebijakan Work From Home atau WFH.

            Pada pelaksanaan WFH, Suharyanto mengimbau para prajurit dan PNS berusia diatas 50 tahun, agar tak bekerja di kantor. “Nantinya akan terealisasi 75% persen WFH, 25% bekerja di kantor,” pintanya.

            Selain sosialisasi tentang protokol kesehatan, ia juga mengimbau personelnya untuk mensosialisasikan adanya vaksinasi. Sebab, rencananya vaksinasi itu akan dilakukan di Probolinggo. “Rencananya dilaksanakan pada Minggu keempat bulan ini,” beber Pangdam.

            Suharyanto menjelaskan, dalam waktu dekat para prajurt TNI akan mendapatkan vaksin. Namun, meski sudah mengikuti proses vaksinasi, bukan bisa dinyatakan bebas Covid. “Maka dari itu, disamping menjaga warga binaan, mereka juga harus bisa menjaga diri sendiri dan keluarga,” pintanya.

            Bahkan, Pangdam juga menginstruksikan Dandim untuk tak segan-segan meminta perkuatan Satuan Tempur. “Selama PPKM, harus ada penurunan angka terkonformasi Covid,” tegas Suharyanto. (Pendam V/Brawijaya)

Auntentifikasi

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi