Babinsa Bersama Warga Bersihkan Pohon Tumbang Pulihkan Akses Jalan

BANGKALAN — Kepedulian Babinsa Koramil 0829-16/Sepulu terhadap keselamatan masyarakat terlihat nyata saat Serka Suni Arif dan Serda Alex Sundarto bersama warga membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan Desa Klabetan menuju Desa Gangseyan, Rabu (5/11/25).

Pohon besar yang tumbang akibat angin kencang menghalangi transportasi warga. Babinsa bergerak cepat dengan warga memotong dan menyingkirkan batang pohon agar jalur penghubung kembali lancar. Tindakan ini memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Serka Suni Arif menegaskan kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas TNI membantu masyarakat. “Kami bergerak cepat agar jalan segera bisa dilewati. Ini juga wujud kebersamaan TNI dan masyarakat menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan berjalan aman, lancar, tanpa korban maupun kerugian materi. Babinsa dan warga bergotong royong menyingkirkan pohon hingga jalan kembali normal, memungkinkan aktivitas harian masyarakat kembali berjalan seperti semula.

Babinsa menunjukkan sikap profesional dan responsif terhadap situasi darurat. Koordinasi dengan warga berjalan efektif, memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat serta meningkatkan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar.

Diharapkan kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi TNI dan warga dalam mengatasi bencana ringan, menjaga keselamatan dan memperkuat solidaritas sosial demi lingkungan yang aman dan tertib.

Kodim 0802/Ponorogo Sukseskan KB Kes Gratis Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

PONOROGO – Kodim 0802/Ponorogo menggelar kegiatan Keluarga Berencana (KB) Kesehatan (Kes) Gratis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Kecamatan Pudak, Rabu (05/11/2025). Kegiatan ini bertujuan mendukung program pemerintah dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pembinaan ketahanan keluarga.

Kegiatan melibatkan Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo serta Tim Medis Puskesmas Pudak. Pelaksanaan KB Kes MKJP memberikan pelayanan IUD dan Implant kepada 40 akseptor, termasuk pasangan produktif, guna membentuk keluarga kecil bahagia, sejahtera, dan mandiri di wilayah binaan Kodim.

Peltu Kery Hariyanto mewakili Dandim menjelaskan bahwa KB Kes MKJP menjadi langkah nyata TNI mendukung pendewasaan usia perkawinan, pengaturan jumlah kelahiran, dan pembinaan keluarga. Kodim juga memastikan pelayanan terjangkau, berkualitas, serta mendukung kesejahteraan warga melalui pendekatan sosial dan kolaborasi lintas instansi.

Ida Sulistiyani selaku Kabid KB Dinas Pengendalian Penduduk Ponorogo mengapresiasi kontribusi Kodim 0802 dalam menyukseskan program KB Kes. Sinergi TNI dan Dinas Pengendalian Penduduk memperkuat program pemerintah serta mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya pembinaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Siti Hawidah (32) warga Desa Pudak Kulon mengungkapkan program KB Kes gratis memudahkan pelayanan, membantu keluarga membangun rumah tangga lebih sehat, sejahtera, serta mendukung program pemerintah dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keluarga kecil bahagia.

Dengan keberhasilan program KB Kes ini, diharapkan Kodim 0802/Ponorogo dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pembinaan keluarga dan kesehatan masyarakat. Program ini menjadi contoh nyata peran TNI dalam kesejahteraan rakyat di wilayah binaan.

Apel Gelar Pasukan Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Ponorogo

PONOROGO – Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra menghadiri Apel Gelar Pasukan di Aloon-Aloon, Rabu (05/11/2025). Kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Ponorogo.

Apel diikuti Bupati H. Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Hj. Lisdyarita, Ketua DPRD Agus Dwi Prayitno, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Kepala BPBD Masun, serta unsur pemerintahan, Basarnas, dan tamu undangan lainnya. Tujuan apel menekankan koordinasi lintas sektor dalam mitigasi bencana.

Bupati Ponorogo menyampaikan pentingnya kewaspadaan dan respon cepat terhadap potensi bencana. Ia menekankan seluruh unsur harus meningkatkan kesiapsiagaan, memperhatikan musim penghujan, dan mengantisipasi banjir, longsor, serta angin kencang agar dampak negatif terhadap masyarakat dapat diminimalisir.

Dandim Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra memberikan apresiasi atas terselenggaranya apel ini. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan maksimal menjadi kunci mencegah risiko bencana. Respon cepat dan koordinasi antar unsur dapat menyelamatkan masyarakat, properti, serta mengurangi kerugian akibat kondisi hidrometeorologi ekstrem.

Kesiapsiagaan yang telah dibangun termasuk pengecekan sarana, komunikasi, serta koordinasi dengan BPBD, Polri, dan Basarnas. Apel ini menunjukkan kesiapan TNI AD dalam menghadapi bencana. Sinergi tersebut menegaskan peran TNI sebagai komponen bangsa yang responsif dan adaptif terhadap ancaman alam.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diterapkan, diharapkan Kabupaten Ponorogo lebih siap menghadapi kemungkinan bencana. Apel ini membuktikan komitmen seluruh unsur terkait dalam menjaga keselamatan warga, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kesiapsiagaan di tengah musim penghujan.

Babinsa Wonocoyo Koramil Trenggalek Bersama Puskesmas Laksanakan Fogging Cegah DBD

TRENGGALEK – TNI melalui Babinsa Serka Suhardjo dari Koramil 0806-11/Panggul bersinergi dengan Puskesmas Panggul melakukan fogging di Desa Wonocoyo, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan bersih.

Fogging dilakukan di permukiman, selokan, tumpukan barang bekas, dan genangan air. Serka Suhardjo menekankan langkah antisipatif ini untuk mencegah wabah. Sosialisasi kesehatan tentang pola 3M Plus disampaikan agar warga peduli kebersihan rumah, lingkungan, dan mencegah sarang nyamuk berkembang.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini. Warga merasa lebih aman karena anak-anak terlindungi dari bahaya DBD. Kepala Puskesmas Panggul, Suwarto, S.Kep., Ners, menegaskan sinergi TNI dan kesehatan penting menekan angka penyakit menular serta meningkatkan kepedulian sosial di desa binaan.

Selain reaktif, kegiatan fogging bersifat edukatif dan preventif. Babinsa menjadikan pesan kesehatan lebih mudah diterima melalui kedekatan sosial. Dengan pendekatan persuasif, warga lebih terbuka, mau berpartisipasi aktif membersihkan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Kodim 0806/Trenggalek menegaskan pembinaan teritorial meliputi sosial, kesehatan, dan kemanusiaan. Serka Suhardjo menyatakan fogging langkah awal, dan TNI akan terus mendampingi masyarakat menjaga kebersihan. Upaya ini memperlihatkan TNI hadir sebagai pelindung sekaligus penggerak kesejahteraan rakyat.

Dukungan dari Pemerintah Kecamatan Panggul menambah semangat kolaborasi. Camat Darmujiadi berharap kegiatan ini terus digalakkan di seluruh desa agar Trenggalek bebas dari kasus DBD. Kegiatan fogging ini membuktikan TNI hadir bukan hanya menjaga kedaulatan tetapi juga peduli terhadap masyarakat.

Peningkatan Fasilitas Keagamaan Bersama Babinsa Koramil Banyuwangi Peduli Masyarakat Setempat

BANYUWANGI – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0825-11/Pesanggaran, Sertu Nurhidayanto, memimpin kerja bakti pembangunan Masjid Jami’ Al Falah Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (05/11/2025). Kegiatan ini menunjukkan kepedulian TNI terhadap warga dan penguatan sinergi TNI-rakyat.

Kegiatan kerja bakti melibatkan ±100 warga masyarakat, tokoh agama, aparat desa, dan tokoh masyarakat. Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan sosial tidak hanya membantu fisik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dengan masyarakat, serta membangun rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.

Sertu Nurhidayanto menekankan bahwa partisipasi aktif Babinsa di lapangan adalah wujud nyata tugas TNI dalam mendukung masyarakat binaan. Kegiatan gotong royong ini sekaligus memperkuat kerukunan warga, menjaga harmonisasi sosial, dan meningkatkan fasilitas keagamaan sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur desa yang berkelanjutan.

Tokoh masyarakat dan aparat desa mengapresiasi kegiatan ini. Mereka menyatakan bahwa keterlibatan Babinsa dan TNI secara langsung memberikan semangat, motivasi, serta dorongan bagi warga untuk aktif berkontribusi dalam membangun sarana ibadah, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat TNI dan masyarakat sekitar.

Kyai Nawardi, tokoh agama setempat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa, aparat desa, dan warga yang terlibat. Kehadiran Babinsa dalam kerja bakti masjid diharapkan terus memperkuat kerukunan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan menjaga kebersamaan antarwarga yang bermanfaat bagi keberlanjutan pembangunan masjid.

Dengan kegiatan ini, Babinsa menegaskan komitmen TNI senantiasa hadir di tengah masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI-rakyat, dan memberikan dukungan nyata dalam pembangunan sarana ibadah. Diharapkan kerja bakti semacam ini terus berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas fasilitas keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Banyuwangi Siaga Bencana, Kodim 0825/Banyuwangi Latih Personel Hadapi Potensi Darurat Alam

BANYUWANGI – Rabu (05/11/2025), Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto memimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Alam 2025 di Mapolres Banyuwangi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Banyuwangi.

Mayor Kav Suprapto menekankan kesiapan mental, fisik, dan peralatan sebagai faktor utama menghadapi kondisi darurat. Ia mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dengan instansi terkait agar tindakan cepat dan nyata dapat segera dilakukan saat bencana terjadi.

Apel diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, serta relawan dan organisasi masyarakat. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengecekan sarana dan prasarana tanggap darurat, termasuk kendaraan evakuasi, alat komunikasi, serta perlengkapan pertolongan pertama untuk memastikan kesiapan penuh setiap elemen.

Kegiatan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjamin keselamatan warga. Seluruh personel diajak meninjau kesiapan lapangan dan memastikan seluruh prosedur tanggap darurat berjalan lancar, sehingga koordinasi antar instansi tetap solid dan respons cepat dapat dilakukan bila bencana terjadi.

Apel kesiapsiagaan ini juga menjadi sarana evaluasi dan simulasi penanganan bencana. Sinergi antara Kodim 0825, aparat terkait, dan masyarakat memastikan kesiapan operasional, komunikasi, dan koordinasi berjalan optimal untuk menghadapi berbagai ancaman bencana alam di wilayah Banyuwangi.

Dengan pelaksanaan apel ini, diharapkan seluruh personel dan elemen terkait selalu siap menghadapi potensi bencana alam, meningkatkan keamanan dan keselamatan warga, serta memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah tangguh dalam menghadapi tantangan alam di tahun 2025.

Babinsa Tulungagung Terjun Langsung Dampingi Pemupukan Benih Padi Warga Binaan

TULUNGAGUNG – Rabu (05/11/2025), Serda Munawar Babinsa Kelurahan Sembung Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung memimpin pendampingan pertanian di lahan sawah Poktan Mardi Rukun. Kegiatan ini menekankan pemupukan benih padi untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen petani lokal.

Pendampingan Babinsa tidak sebatas membantu pekerjaan lapangan, tetapi memastikan setiap tahapan budidaya padi sesuai standar. Serda Munawar menyatakan bahwa peran Babinsa mendukung kualitas benih dan produktivitas tanaman padi merupakan kontribusi nyata TNI AD terhadap ketahanan pangan nasional.

Babinsa Tulungagung memberikan bimbingan teknis mulai pengolahan lahan, penanaman, hingga pemupukan. Kegiatan ini bertujuan memastikan petani memahami metode pertanian tepat guna. Pendekatan langsung juga memperkuat hubungan Babinsa dengan warga, menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung ketahanan pangan.

Selain pemupukan, Babinsa memonitor pertumbuhan padi dan memberikan saran pemeliharaan tanaman. Petani diajak memahami pentingnya kualitas benih dan pemupukan tepat waktu. Pendampingan ini diharapkan berdampak pada hasil panen yang lebih tinggi dan kualitas beras yang lebih baik.

Kolaborasi berkelanjutan antara Babinsa dan petani diharapkan memperkuat ketahanan pangan Tulungagung. Aktivitas ini menjadi contoh sinergi efektif antara TNI dan masyarakat untuk mendukung produksi pangan, sekaligus memastikan stabilitas pangan di tingkat desa dan kabupaten secara berkesinambungan.

Melalui pendampingan Babinsa, diharapkan produksi padi Poktan Mardi Rukun meningkat, berkontribusi pada ketahanan pangan Tulungagung, dan mendukung kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat peran TNI dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Babinsa Tlanakan Turun Langsung Dukung Produktivitas Pertanian Jagung Warga Pamekasan

PAMEKASAN – Rabu (05/11/2025), Sertu Kusnadi Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan terjun langsung ke lahan milik Miadi di Dusun Mandala, Desa Tlanakan. Kehadiran Babinsa memberikan pendampingan penuh selama penanaman jagung, mendukung program ketahanan pangan pemerintah sekaligus kesejahteraan petani lokal.

Pendampingan ini menekankan kerja sama antara TNI dan warga dalam meningkatkan hasil pertanian. Sertu Kusnadi menyatakan bahwa kemandirian pangan desa bisa tercapai melalui kehadiran Babinsa di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana motivasi bagi petani untuk memaksimalkan potensi lahan pertanian secara berkelanjutan.

Danramil 0826-02 Tlanakan Kapten Czi Dwi Purwanto menyampaikan apresiasi atas semangat Babinsa dan masyarakat petani. Kolaborasi yang terjalin antara TNI dan warga mampu meningkatkan hasil jagung serta menjaga keberlanjutan ketahanan pangan. Kehadiran TNI di lapangan menjadi faktor pendorong utama produktivitas pertanian.

Selain menanam jagung, Babinsa memberikan edukasi teknis terkait pemeliharaan tanaman, penyiraman, dan pemupukan. Petani diajak memahami cara meningkatkan hasil tanpa mengurangi kualitas. Pendekatan langsung ini menumbuhkan kedekatan emosional antara Babinsa dan warga sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab bersama terhadap ketahanan pangan.

Kolaborasi berkelanjutan antara Babinsa dan warga menunjukkan hasil positif di wilayah Tlanakan. Produktivitas pertanian meningkat, dan masyarakat merasakan manfaat nyata dari pendampingan TNI. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi efektif yang dapat diterapkan di desa-desa lain untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui pendampingan Babinsa, diharapkan kemandirian pangan di Pamekasan terus terjaga. Sinergi TNI dan petani diharapkan menjadi pola berkelanjutan dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, sekaligus membangun kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh dan konsisten.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar Tinjau Kesiapan Pembangunan Brigif 33/NS dan Yonif TP 885/BP

Bojonegoro,- Dua lokasi yang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditinjau langsung oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si.

Kedua lokasi itu, yakni Desa Dander, Kecamatan Dander dan Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kedua lokasi itu, nantinya akan dibangun Markas Brigif 33/Naga Sesa, serta Batalyon Teritorial Pembangunan atau Yonif TP 885/Belibis Putih.

Dengan didampingi beberapa pejabat, serta Perwira TNI, Kasdam melakukan evaluasi kesiapan sarana dan prasarana satuan baru yang nantinya dibawah kendali Kodam V/Brawijaya tersebut.

“Semuanya harus betul-betul dipersiapkan. Sehingga, ketika pelaksanaan semuanya berjalan dengan lancar dan baik,” ujar Kasdam. Selasa (04/11/2025).

Tak hanya itu, Kasdam menegaskan keberadaan dua satuan baru itu nantinya akan memiliki tugas penting, yaitu meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus mengatasi berbagai keluhan maupun kesulitan yang dialami warga.

“Tentunya, keberadaan satuan baru itu bukan hanya sebatas memperkuat pertahanan negara saja. Tapi, mereka juga harus bisa menjadi solusi setiap kesulitan yang dialami rakyat,” tegas Brigjen TNI Zainul.

Aspers Kasdam V/Brawijaya Beri Pembekalan Kepada Prajurit dan Persit Yonkav 3/AC

Malang,- Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Tomy Radya Diansyah Lubis, S.A.P, M.Han, memberikan pembekalan kepada prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Yonkav 3/AC pada Selasa (04/11/2025).

Kegiatan itu merupakan bagian dari program pembinaan personel yang rutin dilaksanakan oleh Kodam V/Brawijaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit dan keluarganya.

Dalam arahannya, Aspers Kasdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa keberhasilan tugas seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan profesionalisme di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan mental, moral, serta dukungan dari keluarga.

“Prajurit harus senantiasa menjaga loyalitas, disiplin, dan dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Namun di balik prajurit yang tangguh, ada keluarga yang menjadi sumber kekuatan dan motivasi. Oleh karena itu, keharmonisan keluarga harus dijaga dengan baik,” ujar Aspers.

Pada kesempatan itu, Aspers juga menekankan pentingnya menghindari pelanggaran hukum dan disiplin, termasuk penyalahgunaan media sosial, gaya hidup konsumtif, serta perilaku yang dapat merusak citra prajurit dan satuan.

“Bijaklah dalam menggunakan media sosial. Hindari unggahan yang dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi TNI-AD. Jadilah contoh yang baik, baik di lingkungan kedinasan maupun masyarakat,” tambahnya.

Selain bagi prajurit, pembekalan juga ditujukan bagi para Persit. Di lokasi itu, Aspers mengingatkan pentingnya peran Persit sebagai pendamping suami.

Ia berpesan agar Persit mampu menciptakan suasana keluarga yang harmonis, mendidik anak dengan penuh kasih sayang, serta mendukung tugas suami dengan tulus dan ikhlas.

“Persit adalah bagian penting dari keluarga besar TNI-AD. Dukungan seorang istri dapat menjadi sumber semangat bagi suami dalam menjalankan tugas negara,” tuturnya.