Apel Gabungan TNI-POLRI di Lapangan A. Yani, Dangartap III/Surabaya: Kita Berharap Pemilu 2024 Aman dan Damai

Surabaya, Pendam V || Komandan Garnisun Tetap III/Surabaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay, memimpin Apel Gabungan Garnisun Tetap III Triwulan 1 TA 2024 yang berlangsung di Lapangan A. Yani Makodam Brawijaya. Apel gabungan ini memiliki makna dan nilai strategis dalam meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-POLRI guna menyamakan pola sikap dan pola tindak dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan negara. Tujuannya adalah menciptakan rasa aman, damai, tertib, dan kondusif di wilayah.

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyoroti pentingnya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 untuk memilih Presiden, Wakil Presiden, dan wakil-wakil rakyat. Dalam konteks ini, beliau berharap agar pemilu dapat berlangsung dengan aman dan damai. Sebagai langkah untuk mewujudkannya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay memberikan perintah kepada seluruh satuan di Wilayah Kogartap III/Surabaya untuk terus memantau dan mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi di masing-masing wilayah serta menjaga netralitas selama pelaksanaan pemilu. Tindakan ini bertujuan untuk menunjukkan kemampuan dan komitmen TNI-POLRI dalam menjaga netralitas pada Pemilu 2024.

Pada akhir sambutannya, Dangartap III/Surabaya menekankan beberapa poin yang harus diperhatikan oleh seluruh personel TNI-POLRI:

Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME Allah SWT agar selalu mendapatkan bimbingan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, pelihara dan tingkatkan terus sinergitas dan soliditas antara TNI-POLRI di Wilayah Kogartap III/Surabaya sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif di Jawa Timur.

Ketiga, laksanakan komitmen dan netralitas TNI-POLRI. Dalam menghadapi tahun politik ini, ikuti peraturan, pedomani, dan perintah yang telah diberikan oleh komando atas terkait sikap dan tindakan dalam setiap tahapan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Keempat, tingkatkan profesionalisme dalam menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan secara terpadu, sehingga TNI-POLRI dapat lebih dipercaya dan dicintai oleh rakyat.

Dengan memperhatikan arahan dan panduan dari Mayjen TNI Rafael Granada Baay, diharapkan TNI-POLRI mampu menjalankan tugas dengan baik dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Garnisun Tetap III/Surabaya.

Wadansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 8/MBC Jadi Inspektur Upacara di Sekolah Pebatasan

Nunukan, Pendam V || Pembekalan dan pengembangan wawasan kebangsaan, dinilai sangat penting untuk dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC kepada para pelajar.

Pembekalan itu, mampu membentuk karakter disiplin, hingga jiwa nasionalisme para pelajar.

Seperti yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC dalam upacara yang berlangsung di SMAN 1 Nunukan. Senin (22/01/2024).

Pembekalan tersebut dilakukan oleh Wadansatgas, Kapten Arh M. Khairul Basyri Harahap.

“Pembekalan bela negara, sebetulnya tidak hanya dilakukan oleh TNI saja. Tapi, bisa dilakukan oleh seluruh warga Indonesia,” jelasnya.

“Ini dalam rangka mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan memiliki disiplin yang tinggi,” tambahnya.

Wadansatgas menambahkan, bela negara bisa dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya dapat dikembangkan dari hal-hal positif yang berlandaskan budaya dan nilai luhur bangsa.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh siswa SMAN 1 untuk meningkatkan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan melalui kegiatan-kegiatan positif,” pungkasnya.

Peduli Kesenian Tradisional Jaranan Kediri Danyonif 521/DY kembali Selenggarakan Festival Budaya Kediri di Markas Macan Kumbang.

Kediri, Pendam V || Seni Jaranan merupakan pertunjukan seni tari tradisional dengan diiringi alunan musik kendang yang berasal dari Jawa. Jaranan berasal dari kata “jaran” yang berarti kuda, Jaranan sudah ada sejak ratusan tahun lalu tetapi masih lestari dan digemari masyarakat Jawa timur sampai saat ini.

Jaranan merupakan seni pertunjukan rakyat yang menyajikan penggambaran tarian prajurit yang mengendarai kuda kepang/kuda lumping. Dalam tradisi pertunjukan rakyat jaranan memiliki beberapa genre sesuai dengan bentuk sajian serta muatan filsafatinya dan tarian ini juga sangat kental akan kesan magis dan nilai spiritual. Tari Jaranan ini merupakan kesenian yang sangat terkenal di Kediri dan sekitarnya, Dulunya hanya menjadi dolanan atau mainan anak-anak, yang menggambarkan kegagahan sekelompok prajurit yang tengah menunggangi kuda sekarang telah berkembang dgn pesat dan menyajikan Akulturasi budaya dan seni yg Harmoni, Indah dan Menghibur.

Masyarakat Kota Kediri dan Sekitarnya Sangat senang dan antusias menyaksikan Pagelan Seni Jaranan ini apalagi menampilkan Grup jaranan terbaik di Jawa Timur (Grup Jaranan Rogo Samboyo Putro) yg memiliki Penggemar dan fans terbanyak di wilayah Jawa Timur khususnya daerah Mataraman (Wilayah Kediri dan Sekitarnya).

“Antusias Masyarakat ini tentunya membawa Kebahagiaan dari Warga Yonif 521/DY, Markas Macan Kumbang dipenuhi dgn Wajah Ceria Ribuan Masyarakat Kediri dan Sekitarnya (Jombang, Nganjuk, Mojokerto, Tulung Agung dan Sekitarnya) terlihat bergembira dan Sangat menikmati Sajian Hiburan dari Grup Jaranan terkenal di Jawa Timur ditambah lagi penampilan Artis Jawa Timur Yeyen Vivia menambah Semarak dan kebahagiaan Warga Masyarakat yg menikmati Sajian Festival Budaya 521 di Asrama Macan Kumbang Kediri” Ujar Danyonif 521/DY Letkol Inf Yuda Sancoyo M.Han.

Warga masyarakat yg hadir berharap kegiatan seperti malam ini kedepan dijadikan agenda rutin sehingga masyarakat dapat menemukan hiburan gratis tetapi sangat Membahagiakan.

Dari Kota Kediri Yonif 521/DY menyampaikan pesan Lestari Budaya Adi Luhung Indonesia, Kediri Hebat, Kediri Berbudaya.

Pangdam V/Brawijaya Memberikan Arahan Penting kepada Jajaran Korem 084/BJ

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay beserta Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Ny. Lisa Rafael Granada Baay melakukan kunjungan kerja ke Makorem 084/BJ di Jln. Ahmad Yani No.1 Siwalankerto Kec. Wonocolo Surabaya, Kamis (18/01/2024).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memberikan pengarahan kepada personel militer, PNS, dan Persit KCK jajaran Korem 084/BJ yang memiliki tugas pokok membantu Pangdam V/Brawijaya dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah Surabaya dan Kepulauan Madura.

Dalam pengarahannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya netralitas TNI dalam menghadapi pemilihan umum (pemilu) 2024. Ia mengajak seluruh prajurit TNI untuk menjaga keamanan dan pertahanan wilayah dengan menggandeng masyarakat untuk mengamankan wilayahnya masing-masing, sehingga pesta demokrasi dapat berjalan damai dan lancar.

“Sebagai prajurit TNI, kita harus netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Kita harus menjaga profesionalisme dan loyalitas kepada negara dan bangsa. Kita harus mengamankan proses pemilu dari awal sampai akhir, tanpa memihak kepada salah satu calon atau partai. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghindari konflik dan kerawanan sosial,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga meminta kepada para Babinsa untuk berani dan percaya diri dalam menyampaikan program-program KASAD dan Panglima TNI. Ia mengatakan bahwa Babinsa adalah ujung tombak TNI-AD dalam melaksanakan pembinaan teritorial, sehingga harus memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik.

“Babinsa harus mampu menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat. Babinsa harus mampu menyampaikan program-program KASAD dan Panglima TNI, seperti program ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, dan lain-lain. Babinsa harus mampu mengatasi segala permasalahan yang ada di wilayahnya, dengan cara yang cerdas dan kreatif,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga mengingatkan para Babinsa untuk menghindari segala pelanggaran sekecil apapun, serta membangun hubungan dan kedekatan serta membantu masyarakat di wilayah mereka masing-masing. Ia mengatakan bahwa Babinsa harus menjadi mitra dan sahabat bagi masyarakat, serta menjadi perekat dan pemersatu antara TNI dan rakyat.

“Babinsa harus menjaga disiplin dan integritas sebagai prajurit TNI. Babinsa harus menjauhi hal-hal yang dapat merusak citra dan martabat TNI, seperti narkoba, judi, pinjol, dan lain-lain. Babinsa harus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan masyarakat, serta memberikan bantuan dan solusi yang tepat bagi kepentingan rakyat,” pesan Pangdam V/Brawijaya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya juga mengungkapkan rasa bangganya atas kerja sama yang telah terjalin antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Pangdam berharap, kerja sama tersebut dapat terus ditingkatkan dalam rangka menjaga keamanan dan pertahanan wilayah.

“Kerja sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif dan harmonis di wilayah kita. Saya mengapresiasi dan berterima kasih atas sinergi dan soliditas yang telah ditunjukkan oleh semua pihak. Saya berharap, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan dipererat, demi kepentingan bersama,” ucap Pangdam V/Brawijaya.

Usai memberikan pengarahan, Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya menulis pesan dan kesan, serta menerima cinderamata dari Komandan Korem 084/BJ Brigjen TNI Yusman Madayun, S.I.P. Selanjutnya, Pangdam V/Brawijaya dan rombongan meninjau stand Persit UMKM binaan Kodim-Kodim jajaran Korem 084/BJ.

Pangdam V/Brawijaya Berikan Pesan Penting kepada Prajurit Sriti di Mako Batalyon Arhanud 8/MBC

Sidoarjo, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay melakukan kunjungan kerja di Mako Yonarhanud 8/MBC di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (18/01/2024).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengecek kondisi dan kesiapan satuan serta memberikan arahan dan motivasi kepada prajurit Yonarhanud 8/MBC yang memiliki tugas pokok menyelenggarakan pertahanan udara aktif dalam operasi militer perang dan operasi militer selain perang.

Pangdam V/Brawijaya disambut oleh Kakorum Lettu Arh Nanang Wijayanto, beserta seluruh prajurit Korum dan seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Yonarhanud 8/MBC.

Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengapresiasi kinerja dan dedikasi prajurit Yonarhanud 8/MBC yang telah menjalankan tugas dengan baik dan profesional. Ia juga mengingatkan prajurit untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan sesuai dengan spesialisasi masing-masing.

Selain itu, Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Ia menyoroti beberapa pelanggaran yang dapat merusak citra TNI-AD dan merugikan diri sendiri, seperti judi online dan pinjaman online (pinjol).

“Judi online dan pinjol adalah dua hal yang harus dihindari oleh prajurit TNI-AD. Kedua hal ini dapat menimbulkan masalah hukum, utang, dan stres. Jangan sampai kalian terjebak dalam permainan yang tidak sehat dan merugikan ini,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya juga menghimbau prajurit Yonarhanud 8/MBC untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia mengatakan bahwa media sosial dapat menjadi sarana komunikasi, informasi, dan edukasi yang bermanfaat, namun juga dapat menjadi sumber penyebaran hoax, provokasi, dan fitnah yang berbahaya, terutama menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024.

“Jangan mudah terpancing hoax dan berita palsu yang bermaksud mengadu domba dan memecah belah bangsa. Gunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab. Cek dan ricek informasi yang kalian terima dan bagikan. Jangan sampai kalian menjadi bagian dari penyebaran hoax dan fitnah,” pesan Pangdam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya berharap kunjungan kerjanya dapat memberikan semangat dan motivasi kepada prajurit Yonarhanud 8/MBC untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada prajurit dan Persit Yonarhanud 8/MBC atas sambutan dan kerjasamanya.

“Teruslah berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Jaga nama baik TNI-AD dan satuan kalian. Jaga kekompakan dan soliditas antara prajurit dan Persit. Jaga kesehatan dan keselamatan kalian. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati dan melindungi kalian semua,” tutup Pangdam V/Brawijaya.

Peringatan HUT Penerangan TNI AD ke-73: Anggota Prajurit dan PNS Pendam/Brawijaya Gelar Ziarah ke TMP Surabaya dan Donor Darah

Surabaya, Pendam V || Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Penerangan TNI AD, anggota Prajurit dan PNS Pendam V/Brawijaya melaksanakan serangkaian kegiatan dengan tujuan menghormati jasa para pahlawan dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Pada hari ini, kurang lebih 25 anggota TNI dan PNS Pendam V/Brawijaya menggelar ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya.

Dalam suasana yang khidmat, para anggota TNI dan PNS Pendam V/Brawijaya mengunjungi TMP 10 Nopember untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Mereka menggelar ziarah tabur bunga sebagai tanda penghormatan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan.

Selanjutnya, anggota Prajurit dan PNS Pendam V/Brawijaya melanjutkan kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya di Jalan Embong Ploso. Kedatangan mereka adalah untuk melaksanakan donor darah, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan darah.

Dalam kesempatan ini, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Penerangan TNI AD yang ke-73. Beliau menegaskan pentingnya peran Penerangan TNI AD dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI sebagai pelindung dan penjaga kedaulatan bangsa.

Kegiatan ziarah ke TMP Surabaya dan donor darah ini menjadi wujud nyata dari semangat HUT Penerangan TNI AD ke-73. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi dan mendorong semangat kepedulian sosial di kalangan anggota TNI dan masyarakat umum.

Pengarahan Penting: Pangdam V/Brawijaya Ajak Prajurit KIKAV3/TSC Menjaga Netralitas dalam Pemilu 2024

Sidoarjo, Pendam V || Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayjen TNI Rafael Granafa Rafael, beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke Kompi Kavaleri (KIKAV) 3/Tupai Setia Sakti (TSC) pada tanggal 18 Januari 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengarahan yang penting kepada para personel militer, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan anggota Persit KCK KIKAV3/TSC. Dalam pengarahannya, Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya menjaga netralitas TNI dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan datang.

Pangdam V/Brawijaya dengan tegas menyampaikan, “Sebagai prajurit TNI, kita harus tetap netral dan sama-sama menjaga keamanan dan pertahanan wilayah dengan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengamankan wilayahnya masing-masing, sehingga pesta demokrasi ini dapat berjalan damai sampai selesai.”

Dalam suasana yang penuh semangat, Pangdam V/Brawijaya memberikan arahan yang menginspirasi kepada seluruh prajurit KIKAV3/TSC. Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas sebagai landasan utama dalam melaksanakan tugas-tugas dalam rangka mengamankan proses demokrasi. Dalam suasana yang khidmat, pesan tersebut disampaikan dengan harapan agar prajurit KIKAV3/TSC dapat menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas yang tinggi.

Setelah memberikan pengarahan, Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya menyempatkan diri untuk menulis pesan dan kesan mereka dalam buku tamu. Mereka juga menerima cinderamata dari Komandan KIKAV3/TSC, Kapten Kav Andrie R. Perkasa, S.T.Han, sebagai tanda terima kasih atas kunjungan mereka.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menegaskan kepada para prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan semua anggota TNI agar senantiasa menjaga disiplin dan profesionalisme dalam setiap tindakan yang dilakukan.

Kunjungan Pangdam V/Brawijaya dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya ke KIKAV3/TSC ini menjadi momen penting dalam mempersiapkan prajurit dan anggota TNI lainnya dalam menghadapi Pemilu 2024. Diharapkan dengan pengarahan tersebut, semangat netralitas TNI akan semakin ditingkatkan, menjadikan proses demokrasi yang aman, damai, dan berintegritas.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay Memimpin Upacara Bendera: TNI Bangun Citra Positif sebagai Penjaga Pertahanan Negara

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay memimpin dengan gemilang upacara bendera di Lapangan Brawijaya pada tanggal 17 Januari 2024. Dalam amanat yang dibacakan oleh Pangdam V/Brawijaya, Panglima TNI menekankan pentingnya membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara dan menjaga integritas institusi TNI di mata masyarakat. (17 Januari 2024)

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan tantangan yang dihadapi pada tahun 2024 dalam mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi, termasuk Pilpres, Pilcaleg, dan Pemilukada. Menurut Panglima TNI, TNI memiliki kewajiban berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 untuk menjaga stabilitas nasional dan memastikan agenda politik nasional berjalan dengan aman dan damai.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan nasional sebelum, selama, dan setelah rangkaian pesta demokrasi. Netralitas TNI dianggap sebagai prinsip yang harus ditegakkan dengan teguh. Dalam upaya menjaga kondusifitas dan keamanan negara, Pangdam V/Brawijaya mendorong untuk mengoptimalkan sinergi antara TNI, Polri, dan semua komponen bangsa lainnya.

Panglima TNI juga memberikan perintah kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada netralitas TNI yang telah ditentukan. Mereka diingatkan untuk tidak terpengaruh oleh berbagai upaya yang tidak bertanggung jawab, yang dapat menyebabkan TNI menjadi korban adu domba dan konflik dengan masyarakat maupun pihak lain. Netralitas TNI menjadi kunci dalam menjaga integritas institusi.

Pangdam V/Brawijaya mengakhiri amanatnya dengan menekankan bahwa segenap prajurit dan PNS TNI harus meneguhkan integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat. Hal ini dapat dicapai melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika yang menjadi landasan dalam membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara.

Upacara bendera yang dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara. Semua elemen TNI diharapkan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, netralitas, dan integritas untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai.

Pangdam V/Brawijaya Beri Pembekalan Prajurit Pendam dan Jasdam, Tekankan Netralitas TNI dan Bijak Bermedsos

Surabaya, Pendam V || Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay melakukan kunjungan kerja di GOR Hayam Wuruk Makodam V/Brawijaya, Surabaya, pada hari Selasa (16/01/2024). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam bertemu dengan seluruh prajurit Penerangan Kodam (Pendam) dan Jasdam V/Brawijaya, serta PNS dan Persit yang berada di lingkungan kedua satuan tersebut.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh prajurit Pendam dan Jasdam, khususnya terkait dengan penggunaan media sosial di era digital saat ini. Pangdam menekankan agar prajurit bersikap bijak dalam bermedsos, tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoax, dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan nama baik TNI.

“Jadi, harus bijak bermedsos. Jangan sampai kita terjebak dalam perang informasi yang tidak jelas sumbernya. Jangan mudah percaya dengan berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya. Jangan juga ikut menyebarkan hoax yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” ujar Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan prajurit Pendam dan Jasdam untuk menjaga netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu yang akan digelar pada bulan April mendatang. Pangdam mengatakan bahwa sebagai prajurit TNI, mereka harus menghormati hak politik rakyat, tidak memihak kepada salah satu calon atau partai, dan tidak terlibat dalam kampanye atau politik praktis.

“Netralitas TNI, wajib dijalankan. Kita harus menghargai pilihan rakyat, tidak boleh memihak atau mendukung salah satu calon atau partai. Kita juga tidak boleh terlibat dalam kampanye atau politik praktis. Kita harus menjaga profesionalisme dan loyalitas kita sebagai prajurit TNI,” tegas Pangdam.

Pangdam berharap, dengan pembekalan yang diberikan, prajurit Pendam dan Jasdam dapat meningkatkan kinerja dan kualitas mereka dalam melaksanakan tugas-tugas penerangan dan jasa di wilayah Kodam V/Brawijaya. Pangdam juga mengapresiasi kinerja dan dedikasi prajurit Pendam dan Jasdam selama ini, serta berpesan agar mereka tetap semangat, solid, dan disiplin.

“Terima kasih atas kinerja dan dedikasi kalian selama ini. Saya bangga dengan kalian. Tetap semangat, solid, dan disiplin. Jaga kesehatan dan keselamatan kalian. Jangan lupa berdoa dan bersyukur. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Pangdam.

Mayjen TNI Rafael Granada Baay: TNI Netral dalam Pemilu, Jangan Terprovokasi Komentar Negatif

Surabaya, Pendam V || Mayjen TNI Rafael Granada Baay, seorang pemimpin yang tegas dan berintegritas, menegaskan kembali komitmen TNI untuk tetap netral dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Dalam kunjungan kerjanya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyampaikan pentingnya menjaga netralitas dan menghindari komentar-komentar provokatif yang melanggar undang-undang.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga memaparkan Program Panglima TNI yang dikenal dengan sebutan “Prima”. Program ini bertujuan untuk menciptakan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjalankan tugas-tugasnya yang mulia. Dalam konteks TNI AD, program “Kasad Prajurit TNI AD Menyatu Dengan Alam untuk NKRI” juga ditekankan, yang mendorong prajurit TNI AD untuk bersinergi dengan alam demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu penekanan yang diungkapkan oleh Pangdam adalah bahwa para ibu-ibu memiliki hak untuk memilih dengan netral, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Selain itu, Mayjen TNI Rafael Granada Baay menegaskan agar semua anggota TNI tidak memberikan komentar-komentar provokatif yang melanggar undang-undang yang berlaku. Hal ini menjelaskan komitmen TNI untuk menjaga netralitas dalam Pemilihan Presiden, Pemilihan Legislatif, dan Pemilihan Calon Legislatif.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Rafael Granada Baay juga mengingatkan mengenai peran Polisi Militer dalam menegakkan hukum di lingkungan TNI. Polisi Militer memiliki tugas penting untuk memperjelas prajurit yang melanggar hukum dan menjamin disiplin di dalam tubuh TNI. Pangdam V/Brawijaya menekankan pentingnya prajurit Pomdam V/Brawijaya untuk menjadi prajurit yang profesional, memiliki keadilan, integritas, dan moral yang tinggi dalam menjalankan tugas mereka.

Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang penuh semangat dan visi kepemimpinannya, melalui kunjungan kerjanya, berusaha memberikan arahan yang jelas bagi prajurit Pomdam V/Brawijaya. Diharapkan dengan penekanan-penekanan ini, prajurit dapat menjalankan tugas mereka dengan profesionalitas, menghormati hukum yang berlaku, dan tetap menjaga netralitas dalam suasana politik yang sedang berlangsung.