Dojo Hoshi Shokaido Madiun Kirimkan 102 Atlet dan Raih Prestasi Gemilang

Madiun,– Kontingen Dojo Hoshi Shokaido binaan Denbekang V/1.B Madiun kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Berlaga di Kejuaraan Karate Internasional Open Championship yang diselenggarakan di GOR Ki Mageti Magetan, Jawa Timur pada tanggal 24-25 Mei 2024, 102 atlet Hoshi Shokaido berhasil membawa pulang 51 medali.

Kejuaraan ini diikuti oleh kontingen dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Filipina, menjadikannya salah satu event bergengsi dengan persaingan yang ketat.

“Meraih prestasi di kejuaraan ini tidaklah mudah. Namun, berkat semangat dan dedikasi para atlet, serta bimbingan pelatih yang luar biasa, Alhamdulillah Dojo Hoshi Shokaido mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang medali,” ujar Dandenbekang V/1.B Madiun Letkol Cba I Ketut Arsana yang didampingi pelatih Karate Dojo Hoshi Shoikaido, Serka Doni K.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras Dojo Hoshi Shokaido dalam mencetak atlet berprestasi. Dandenbekang V/1.B Madiun, Letkol Cba I Ketut Arsana, berharap para atlet binaannya dapat terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya, sehingga mampu meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

“Harapan kami ke depan, Dojo Hoshi Shokaido dapat terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” pesan Letkol Arsana.

SATGAS YONIF 527/BY BERHASIL TEMBAK MATI ANGGOTA OPM, INI BARANG BUKTI YANG DI BAWA

Paniai,- Dalam sebuah operasi gabungan TNI-Polri, Satgas Yonif 527/BY berhasil menembak mati seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM saat kerusuhan di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Kejadian ini berlangsung pada Selasa malam (21/5/24).

Pasca operasi, Satgas Yonif 527/BY, Satgas Mandala, Bais TNI, dan Polres Paniai menggelar konferensi pers untuk memamerkan barang bukti yang disita dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi: 1 pucuk Senjata api jenis Pistol P1 Pindad kaliber 9 mm lengkap dengan Magasen, 1 Buah Teleskop dan beberapa barang bukti lainnya.

Dansatgas Yonif 527/BY, Letkol Inf Ragil Jaka Utama S, Hub.Int, M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat TNI-Polri dan masyarakat atas kerjasama mereka dalam menjaga keamanan wilayah.

“Saya tidak lupa ucapkan terimakasih banyak kepada Aparat keamanan TNI-Polri yang bekerja siang malam untuk menjaga wilayah tetap aman dan kondusif, selain itu masyarakat juga turut serta untuk lapor cepat dan kooperatif saat kejadian malam itu,” ucap Dansatgas Yonif 527/BY.

KKB yang ditembak mati tersebut diketahui bernama Desman Kogoya. Dia merupakan anggota kelompok OPM pimpinan Undinus Kogoya di wilayah Intan Jaya.

Saat ini, barang bukti tersebut masih berada di Mapolres Paniai untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penyelidikan ini diharapkan dapat membantu pihak berwenang untuk mengungkap jaringan dan aktivitas KKB di wilayah tersebut.

Dansatgas Yonif 527/BY kembali menegaskan kepada seluruh anggota KKB untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Saya menghimbau kepada seluruh KKB untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Mari kita bersama-sama membangun Papua yang damai dan sejahtera,” pesan Dansatgas Yonif 527/BY.

57 Prajurit Terpilih Terjunkan Baret Yudha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar Situbondo

Situbondo,– Dalam upacara penutupan latihan Yuddha Wastu Pramuka di Pantai Jangkar, Situbondo, 57 prajurit pilihan resmi menyandang Baret Yudha Wastu Pramuka. Dipimpin oleh Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam V/Brawijaya), upacara ini menandai berakhirnya latihan intensif bagi para prajurit muda TNI Angkatan Darat.

Upacara ini dihadiri oleh para pejabat tinggi TNI AD, keluarga prajurit, dan tamu undangan lainnya. Danpussenif dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrindam V/Brawijaya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada para prajurit atas keberhasilan mereka menyelesaikan latihan dengan gemilang.

Penyematan Baret Yudha Wastu Pramuka menjadi simbol kehormatan dan pengakuan atas kemampuan prajurit infanteri dalam bergerak di berbagai medan pertempuran. Kemampuan ini menjadikan mereka sebagai “Ratu Pertempuran” yang siap bertempur di garis depan.

Lebih lanjut, Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., dalam Jam Komandan menekankan beberapa pesan penting kepada para prajurit. Pertama, brivet yang mereka kenakan bukan sekadar hiasan, melainkan lambang kehormatan yang harus dijaga dan dijunjung tinggi. Kedua, prajurit infanteri harus selalu dekat dengan senjatanya, sesuai dengan moto infanteri “Cari, Dekati, Hancurkan.” Ketiga, prajurit infanteri harus memiliki keimanan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu ingat bahwa segala sesuatu adalah jalan dari Tuhan.

Dengan berakhirnya latihan ini, diharapkan para prajurit muda TNI AD ini siap mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan kehormatan, serta selalu siap sedia untuk bertempur di medan pertempuran mana pun.

Kasdam V/Brawijaya Dampingi Asops Panglima TNI Tinjau Kesiapan Pasukan Yonzipur 5/ABW

Malang,- Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Endro Satoto meninjau kesiapan pasukan Yonzipur 5/ABW.

Rencananya, pasukan Yonzipur nantinya bakal mengemban misi menjaga kedaulatan di perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Yonzipur 5 ini nantinya akan ditugaskan di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kalimantan Barat sektor timur,” kata Kasdam. Senin (27/05/2024).

Beberapa hal disampaikan oleh Kasdam dihadapan pasukan Yonzipur, salah satunya harus bisa menjalankan tugas dengan baik.

“Semua tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Itu semua demi menjaga kedaulatan dan integritas wilayah negara,” jelas Brigjen Endro.

Terpisah, Danyonzipur Letkol Czi Sobirin Setio Utomo mengungkapkan, adanya peninjauan yang dilakukan oleh Kasdam saat ini, seakan menjadi penyemangat bagi prajuritnya.

Bahkan, ia juga memotivasi seluruh prajurit Yonzipur 5/ABW agar bisa melaksanakan tugas dengan baik.

“Selama di daerah perbatasan, kami juga memiliki misi yaitu mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegasnya.

Letkol Arh Iwan Hermaya Lakukan Kunjungan ke Beberapa pos Satgas Yonarhanud 8/MBC

Nunukan,- Dansatgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC menggelar kunjungan ke beberapa pos Satgas yang tersebar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sabtu (25/05/2024).

Kunjungan kerja kali ini dilaksanakan bersama Bea Cukai, Imigrasi dan Balai Karantina dalam rangka meninjau langsung kondisi prajurit Satgas, dan fasilitas PLBN Labang yang menjadi salah satu entry point perbatasan Indonesia-Malaysia. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Bea Cukai Nunukan Bapak Danang Seno Bintoro S.E., M.M.

Selain di pos Labang, kunjungan itu juga dilakukan di pos Simantipal. Kedua pos tersebut, merupakan pos yang letaknya hanya dapat diakses melalui jalur perairan/sungai.
Dalam peninjauan itu beberapa hal disampaikan oleh Dansatgas secara langsung dihadapan personil Pamtas yang berada di masing-masing pos tersebut.

Selain soal menjaga kedaulatan Negara, Letkol Arh Iwan Hermaya juga menghimbau personilnya untuk tetap menjaga keamanan selama pelaksanaan tugas dan terus membantu kesulitan masyarakat di Perbatasan. “Tujuannya, adalah untuk menjaga rasa cinta tanah air,” kata Dansatgas.

Selain itu, sinergitas pun tak lepas ditegaskan oleh Dansatgas kepada seluruh personilnya. Ia menilai, sinergitas dengan instansi terkait merupakan kunci utama suksesnya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai pasukan penjaga perbatasan antar negara.

“Sinergitas itu penting. Tanpa sinergitas, tugas dan tanggung jawab ini akan sulit untuk diselesaikan dengan baik,” jelas. Letkol Iwan. PenArh8

Kodim 0812 Lamongan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dengan Kampung Pandu

Lamongan,- TNI AD tak hanya bertugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga berperan aktif dalam membantu program pemerintah, termasuk dalam hal ketahanan pangan nasional. Salah satu contohnya adalah Kodim 0812 Lamongan yang membuat Kampung Pandu (Kampung Pangan Terpadu) di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.

Kampung Pandu ini merupakan sebuah kawasan terpadu yang terdiri dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Di sini, diterapkan sistem pertanian terpadu (integrated farming) yang memanfaatkan limbah dari satu sektor untuk kebutuhan sektor lainnya.

Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menjelaskan bahwa Kampung Pandu bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Ketersediaan bahan pangan merupakan syarat mutlak bagi negara, dan petani memiliki peran penting dalam mewujudkannya,” ujar Letkol Wira.

Beliau juga menghimbau para Babinsa untuk proaktif membantu petani dengan sepenuh hati.

Kampung Pandu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program ketahanan pangan yang serupa.

Program Ketahanan Pangan di Wilayah Mojokerto Raya Terus Berlangsung

Mojokerto,- Program Ketahanan Pangan di wilayah Mojokerto Raya terus berlangsung secara masif dengan koordinasi dan sinergitas dari seluruh stakeholder yang terlibat. Kodim 0815/Mojokerto mengutamakan penanaman bahan komoditas unggulan di beberapa wilayah Mojokerto Raya.

Pada Sabtu (18/05/2024), dilaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon cabe sebanyak 4000 batang di Dusun Tetes Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Heri Rustandi dan Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Iqbal Prihanta Yudha, S.E., turut serta dalam kegiatan tersebut.

Dalam wawancara, Danrem 082/CPYJ mengungkapkan bahwa tantangan krisis pangan telah disiapkan melalui kerja sama antara Kementerian Pertanian dan TNI Angkatan Darat dalam program Ketahanan Pangan nasional.

Danrem menambahkan bahwa penyiapan pompanisasi di seluruh wilayah desa di Jawa Timur merupakan bagian dari upaya pelaksanaan kegiatan, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dengan lancar.

Selain itu, Danrem juga mengimbau kepada para petani untuk segera melaporkan kesulitan dalam membeli pupuk kepada pihak yang berwenang, seperti Polsek, Koramil, Polres, atau Kodim.

Kepala Desa Gunungsari, H. Susanto, S.H., mengucapkan terima kasih atas kegiatan penanaman cabe yang dilaksanakan di desanya. Ia berharap penanaman cabe ini dapat memberikan manfaat bagi para petani di musim kemarau dan menghasilkan panen yang luar biasa.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasiter Kasrem 082/CPYJ Letkol Inf Leo Eustatius Paurakan, Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Arh GN Putu Ardana, S.S., Camat Dawarblandong M. Taufik, S.Sos., M.M., serta perwira staf dan jajaran Kodim 0815. Turut hadir juga Ketua Persit KCK Koorcab Rem 082 PD V/Brawijaya Ny. Elvia Heri Rustandi dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Kodim 0815 Ny. Yuli Suciati Iqbal.

Dengan terus dilaksanakannya program Ketahanan Pangan di wilayah Mojokerto Raya, diharapkan petani di Kabupaten Mojokerto semakin berkembang dan sukses dalam menghadapi tantangan global krisis pangan.

Babinsa Glenmore Bantu Panen Padi Petani Binaan, Wujud Peran Serta TNI dalam Ketahanan Pangan

Banyuwangi,– Sertu Tri Efendi, Babinsa Koramil 0825-16/Glenmore, terjun langsung ke sawah membantu panen padi di lahan milik Bapak Subur (57) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (17/05/2024).

Kegiatan ini merupakan wujud peran serta TNI dalam mendampingi para petani untuk mewujudkan ketahanan pangan dan menunjukkan bahwa TNI selalu ada bersama rakyat.

Sertu Tri Efendi menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan hasil pertanian dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Ini adalah peran serta kami aparat teritorial dalam upaya khusus pendampingan kepada para petani,” ujar Sertu Tri Efendi.

Dalam kegiatan panen padi ini, Sertu Tri Efendi tidak hanya membantu memanen padi, tetapi juga membantu proses perontokan hasil panen dengan menggunakan mesin yang digunakan para petani.

Bapak Subur, pemilik lahan padi, mengucapkan terima kasih kepada Babinsa atas kunjungannya dan bantuannya dalam proses panen padi.

“Kami berterimakasih karena tak hanya pada saat perawatan, hingga musim panen Babinsa masih tetap mendampingi para petani di sini,” imbuh Bapak Subur.

Kodim 0829/Bangkalan Gelar Karya Bakti Renovasi Masjid At-Taqwa di Dusun Manggaan

Bangkalan,– Prajurit Kodim 0829/Bangkalan bersama masyarakat Dusun Manggaan, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, bahu membahu melaksanakan kegiatan karya bakti renovasi dan pengecoran atap Masjid At-Taqwa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program karya bakti TNI Satkowil Semester I TA 2024 di wilayah teritorial Kodim 0829/Bangkalan.

Mengusung tema “TNI AD bersama rakyat bersatu dengan alam untuk mengatasi kesulitan rakyat”, karya bakti ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam meningkatkan kenyamanan beribadah bagi masyarakat.

Mewakili Komandan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi S.Pd, Pasiter Kodim Kapten Inf Ali Imron A.Md mengungkapkan bahwa renovasi dan pengecoran atap Masjid At-Taqwa bertujuan untuk membuat masjid lebih bagus dan kokoh.

“Karya Bakti TNI ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kodim 0829/Bangkalan akan selalu membantu dan meringankan beban masyarakat dalam hal apapun untuk membangun kedekatan bersama masyarakat khususnya di wilayah teritorial binaan,” jelas Kapten Ali Imron.

Diharapkan melalui kegiatan ini, masjid At-Taqwa dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat Dusun Manggaan dalam beribadah.

Kodim 0829/Bangkalan akan terus berusaha untuk memberi solusi dan membantu kesulitan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Optimalkan Peran Babinsa, Kodim 0801/Pacitan Berkontribusi Jaga Ketahanan Pangan

Pacitan,– Kodim 0801/Pacitan terus mengoptimalkan peran Babinsa di wilayahnya untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Upaya ini dilakukan melalui pendampingan kepada para petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan hasil pertanian, mengingat sektor ini memiliki peran penting dalam pembangunan, meningkatkan sumber daya manusia, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional, Kodim 0801/Pacitan menekankan kepada para Babinsa di wilayahnya untuk melakukan pendampingan kepada para petani.

Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian secara maksimal.

Dandim 0801/Pacitan, Letkol Arh Imam Musahirul S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa saat ini sektor pertanian menjadi perhatian serius dari pemerintah.

Oleh karena itu, pemerintah terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi modern untuk meningkatkan produksi pangan secara nasional.

Dandim 0801/Pacitan juga memberikan apresiasi kepada Babinsa jajarannya yang tak kenal lelah terjun langsung ke lapangan untuk membantu para petani.

Selain memberikan pendampingan, Babinsa juga memberikan dorongan semangat dan motivasi kepada para petani untuk bekerja keras dalam menanam padi.

Dandim 0801/Pacitan berharap dengan keberadaan Babinsa yang aktif membantu para petani, kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pacitan semakin meningkat.