TNI AD Manunggal Air: Wujudkan Kemandirian Air Bersih di Mojokerto

Mojokerto,- TNI AD terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program unggulan. Salah satunya adalah program TNI AD Manunggal Air yang fokus menyediakan akses air bersih bagi masyarakat di daerah rawan kekeringan.

Program ini diimplementasikan melalui pembuatan sumur bor di berbagai wilayah di Indonesia. Kodim 0815/Mojokerto menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan manfaat program ini dengan dibangunnya lima titik sumur bor.

Salah satu titik pengeboran sumur bor berada di Dusun Karangkliwon, Desa Karangkedawang, Kecamatan Sooko. Pengeboran ini dilakukan di lahan persawahan milik Poktan Desa Karangkedawang dan melibatkan Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Lettu Cba Dodik Satriyo Nugroho, Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Irsyad Hari, anggota TNI, serta perangkat desa setempat.

Lettu Cba Dodik Satriyo Nugroho menjelaskan bahwa penentuan titik sumur bor dilakukan berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak dan dinas terkait. Prioritas utama diberikan kepada daerah yang benar-benar kesulitan air bersih.

Kepala Desa Karangkedawang, Masruri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan sumur bor ini. Ia berharap, keberadaan sumur bor ini dapat mendorong peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat Desa Karangkedawang.

Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC Berhasil Tuntaskan Tugas dengan Baik

Nunukan,- Pelaksanaan tugas yang diemban oleh Prajurit Kodam V/Brawijaya dibawah kendali Letkol Arh Iwan Hermaya dinyatakan tuntas. Itu ditandai dengan adanya upacara pengantaran yang dihadiri langsung oleh Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid. Selasa (27/08/2024).

“Tentunya kami sangat berterima kasih selama keberadaan Satgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC di perbatasan Indonesia-Malaysia,” ucap Bupati.

Bupati mengungkapkan, koordinasi dan komunikasi yang dilakukan antara Satgas dengan Pemkab, selama ini telah terjalin dengan baik.

“Keberadaan Satgas Yonarhanud 8/MBC tidak hanya hadir sebagai penjaga patok perbatasan negara, namun juga telah mampu merebut hati masyarakat, berbagai program telah dijalankan dengan paripurna, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan, dukungan terhadap kemajuan pendidikan hingga penanganan dan pemberantasan aktifitas ilegal,” tandasnya.

Sementara itu, Dansatgas Yonarhanud 8/MBC Letkol Arh Iwan Hermaya P., S. I. P.,M.I.P mengungkapkan jika keberhasilan tugas yang diraih oleh Yonarhanud 8/MBC, tentu tak lepas dari peran semua pihak.

“Keberhasilan itu, tak lepas dari sinergitas dan koordinasi yang baik,” jelasnya.

Dansatgas berharap, meski nantinya akan kembali ke Satuan asal, dirinya berharap jika silaturrahmi yang selama ini sudah terjalin dengan baik, tak putus begitu saja.

“Silaturrahmi, tentu akan terus kami pelihara,” tandasnya. PenArh8

Mayjen TNI Rudy Saladin M.A. Hadiri Pembukaan Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield

Sidoarjo,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menghadiri pembukaan Latgabma Super Garuda Shield Tahun 2024 yang digelar di Base Ops Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut Juanda, Sidoarjo. Senin (26/08/2024).

Latihan gabungan bersama Super Garuda Shield (SGS) tahun 2024 itu, yang dibuka secara resmi oleh Wadankodiklat TNI, Marsekal Muda TNI Widyargo Ikoputra bersama Mayjen Joseph R. Harris 2nd Hawai Air National Guard Commander tersebut ditandai dengan penyemaatan tanda peserta latihan kepada dua orang prajurit perwakilan peserta latihan.

Ditemui usai mengikuti prosesi pembukaan tersebut, Pangdam mengatakan jika Latgabma itu diikuti oleh ribuan prajurit TNI dan prajurit militer dari negara sahabat di kawasan Indo-Pasifik, diantarnya Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, Inggris, Kanada, Thailand, Korea Selatan, Perancis, Selandia Baru, dan negara pengamat dari Brazil, Malaysia, Filipina, Belanda, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Arab Saudi, India dan Timor Leste.

“Latgabma SGS ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 06 September,” kata Mayjen TNI Rudy.

Tujuan digelarnya Latgabma tersebut, kata Pangdam, ialah untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk merencanakan sekaligus melaksanakan operasi gabungan bersama yang didukung oleh Staf Fungsi Gabungan.

“Latihan ini juga digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama bilateral antar militer, serta meningkatkan interoperability TNI dan US Indopacom dalam hal kapasitan untuk merencanakan operasi gabungan bersama,” jelas Pangdam V/Brawijaya.

Dankikav-3/TSC Rebut Juara 1 Ladolima Steel Challenge di Pangdivif 2 Cup 2024

Malang,- Kapten Kav Andrie R. Perkasa, S.T. Han., Dankikav-3/TSC, kembali mengukir prestasi gemilang bagi Kontingen Kodam V/Brawijaya. Ia berhasil meraih Juara 1 pada materi Ladolima Steel Challenge dalam ajang Lomba Nasional Menembak Pangdivif 2 Cup 2024. Lomba bergengsi ini digelar di Lapangan Tembak Vicadha II Shooting Range Kampoeng Tentara, Singosari, Malang, Minggu (25/8/2024).

Kapten Kav Andrie menunjukkan kebolehannya dengan mencatatkan waktu impresif 10.01 detik, mengungguli para pesaingnya di materi Ladolima Steel Challenge. Materi ini merupakan tantangan baru yang menguji kemahiran menembak, kecepatan, dan strategi. Peserta dituntut untuk menembak target plate berwarna sesuai urutan yang ditentukan berdasarkan undian bola warna.

Ladolima Steel Challenge melibatkan 8 target plate dengan jarak 25 meter. Materi ini menuntut ketepatan membidik, kecepatan, dan kemampuan mengatur waktu. Kelihaian Kapten Kav Andrie dalam menghadapi tantangan tersebut mengantarkannya meraih podium tertinggi.

“Saya sangat bangga bisa mempersembahkan prestasi ini untuk Kodam V/Brawijaya,” ujar Dankikav-3/TSC. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari latihan rutin dan dedikasi tinggi. Kapten Kav Andrie juga berharap dapat terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di ajang menembak lainnya.

Lomba Nasional Menembak Pangdivif 2 Cup 2024 merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh para petembak terbaik dari berbagai daerah. Keberhasilan Kapten Kav Andrie menjadi bukti nyata kemampuan dan profesionalitas prajurit Kodam V/Brawijaya di bidang menembak.

Geber Pipanisasi, TNI AD Siap Dongkrak Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani

Magetan, – TNI AD terus berupaya menggenjot produktivitas pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Berbagai program pun dihadirkan untuk mewujudkannya. Salah satunya melalui program pipanisasi yang bertujuan untuk membantu kesulitan para petani dalam mendapatkan akses air untuk pertanian.

Program yang diprioritaskan untuk menjangkau sawah atau lahan tadah hujan itu dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya seperti yang tengah dilakukan saat ini di Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan.

Desa Sumberdodol yang berada di kaki Gunung Lawu selama ini dikenal sebagai salah satu desa yang kesulitan dalam mendapatkan pasokan air untuk pertanian. Bahkan petani di sana setahunnya hanya dapat 2 kali panen untuk komoditi pertanian tertentu.

Sulitnya kondisi medan membuat para prajurit TNI dari satuan Kodim 0804/Magetan dan masyarakat harus bekerja keras dan ekstra.

Belum lagi terik matahari yang seakan membakar kulit membuat keringat mereka bercucuran deras. Meski begitu, tak sedikitpun rasa lelah mereka tunjukkan. Mereka terus bergotong royong mewujudkan hadirnya program pipanisasi yang sudah mereka harapkan selama ini.

Meski begitu, berkat Kemanunggalan TNI-Rakyat dan semangat kegotongroyongan mereka, tantangan itu menjadi tak berarti dan dapat berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala suatu apapun. Semuanya (TNI dan masyarakat) guyub dan kompak,” kata Danramil 0804/03 Panekan, Kapten Inf Darwan di lokasi, Sabtu (24/8/2024).

Selama pengerjaan yang sudah berjalan selama 2 minggu, sebutnya, presentase pencapaiannya sudah mencapai sekitar 70 persen.

Sebelumnya, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama menegaskan, program pipanisasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI AD untuk membantu kesulitan masyarakat, khususnya para petani.

“(Pipanisasi) Ini bentuk kehadiran kami (TNI AD), untuk terus hadir membantu dan mengatasi kesulitan rakyat. Khususnya para petani untuk mendapatkan akses air untuk lahan pertanian mereka,” jelasnya.

Pamen TNI AD itu mengungkapkan, pipanisasi yang dilakukan di Desa Sumberdodol direncanakan sepanjang 1.500 meter dan dapat menjangkau hingga 80 hektare sawah tadah hujan.

Danrem berharap, hadirnya program pipanisasi itu akan dapat memberikan dampak positif bagi semakin meningkatnya produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di Desa Sumberdodol.

Mayjen TNI Rudy Saladin Lakukan Kunjungan Kerja ke Kogartap III/Surabaya

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, menggelar kunjungan kerjanya ke Mako Gartap III/Surabaya. Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (24/08/2024) itu, bertujuan untuk menjalin silaturahmi.

“Saya selaku Dangartap yang menggantikan pejabat sebelumnya, juga bertujuan untuk memperkenalkan diri,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy juga mengapresiasi kinerja personil Gartap III/Surabaya. Pasalnya, angka pelanggaran yang terjadi pada anggota TNI di wilayah Kogartap III/Surabaya bisa dicegah dengan baik.

“Sejauh ini, angka pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI, khususnya di wilayah Kogartap III/Surabaya sangat minim. Itu patut diapresiasi,” tandasnya.

Dangartap berharap, adanya sinergitas dan kekompakan dalam upaya penindakan dan pencegahan yang dilakukan oleh personil Gartap III/Surabaya, bisa terus ditingkatkan.

“Sinergitas dan kekompakan ini, harus terpelihara dengan baik,” pintanya. (*)

Prosesi Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya Diwarnai Nuansa Keharmonisan

Surabaya,- Nuansa keharmonisan dan kekeluargaan seketika tercipta ketika proses lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rafael Granada Baay ke Mayjen TNI Rudy Saladin, M. A, yang digelar di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat (23/08/2024) malam.

Pada pelakasanaan acara yang dihadiri Forkopimda Jatim, beserta stakeholder serta sejumlah pihak lainnya itu, diwarnai sejumlah pesan.

Pesan itu, tertuju pada sinergitas antar semua pihak di Jawa Timur yang selama ini sudah terjalin dan terwujud dengan sangat baik.

“Tentunya, saya sebagai Pangdam V/Brawijaya akan melanjutkan program-program dan sinergitas pejabat sebelumnya,” ucap Mayjen TNI Rudy.

Mayjen TNI Rudy berharap, proses lepas sambut saat ini bisa dijadikan momentum bagi semua pihak untuk memperkuat Persatuan dan Kesatuan. “Semua itu, tentunya demi menjaga Persatuan dan Kesatuan yang sudah tercipta di Jawa Timur ini,” jelas Pangdam. (*)

Kasdam Brawijaya Tutup Pelaksanaan TMMD ke-121 di Kodim Ponorogo

Ponorogo,- Setelah berjalan selama kurun waktu 30 hari, akhirnya pelaksanaan program TMMD di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur secara resmi berakhir.

Itu ditandai dengan adanya penutupan TMMD yang dilakukan oleh Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Endro Satoto di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kamis (22/08/2024).

“Saya berharap, pencapaian pembangunan hasil TMMD ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” kata Kasdam.

Brigjen TNI Endro menyebut, keberhasilan pelaksanaan TMMD itu tak lepas dari peran semua pihak, salah satunya ialah masyarakat.

Pada intinya, kata Kasdam, pelaksanaan TMMD itu membangun suatu kekompakan, persatuan dan kesatuan dalam visi dan misi yang sama, yaitu memajukan pembangunan di daerah terisolir.

“Terciptanya Kemanunggalan TNI dengan semua pihak, merupakan pokok utama pelaksanaan TMMD ini,” tandasnya.

Bukan Sekedar Turun Lapangan, Tiga Pilar Desa Ini Beri Semangat Baru untuk Petani

Mojokerto,- Tiga Pilar Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke sawah untuk mendampingi petani dan kelompok tani (Poktan) dalam upaya meningkatkan hasil pertanian.

Kehadiran Tiga Pilar Desa di tengah-tengah petani memberikan dampak positif, baik dari segi moril maupun motivasi dalam mengolah lahan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antara aparat desa dengan masyarakat.

Kades Pohkecik, Sigit Istidarmo, S.Pd., menyatakan bahwa ketahanan pangan dan swasembada pangan merupakan program penting yang harus didukung bersama. “Di Desa Pohkecik ini sangat luar biasa, kami tiga pilar desa yakni Kades, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, turun langsung ke lapangan bersama-sama petani dan Poktan,” ujarnya.

“Semoga apa yang ditargetkan Desa Pohkecik, yakni gemah ripah lohjinawi dapat tercapai,” harap Sigit Istidarmo.

Sementara itu, Babinsa Desa Pohkecik, Serda I Kadek Warnata, menambahkan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “TNI tak dapat dipisahkan dengan rakyat dan selamanya harus manunggal dengan rakyat,” tegasnya.

Harapannya, melalui program ketahanan pangan ini, Desa Pohkecik dapat mencapai hasil panen yang melimpah. Hal ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi desa.

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa di Tulungagung Dampingi Petani Tanam Padi

Tulungagung,- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Kelurahan Panggungrejo, Serda Edi Harianto, anggota Koramil Tipe B 0807/01 Tulungagung, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian dengan membantu petani menanam padi di lahan sawah warga binaan anggota kelompok tani Sri Kuncoro. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Pendampingan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan Babinsa terhadap kesejahteraan petani di wilayah binaannya. Serda Edi turun langsung ke sawah, bahu-membahu bersama petani menanam padi.

“Kami ingin memastikan petani binaan kami sejahtera dan produksi pertanian terus meningkat. Oleh karena itu, kami selalu siap mendampingi dan membantu kapan pun diperlukan,” ungkap Serda Edi.

Kegiatan pendampingan seperti ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat, khususnya para petani. Hal ini selaras dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Tulungagung.

Diharapkan, melalui pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, para petani semakin termotivasi dan mampu mengoptimalkan hasil panen. Peningkatan hasil panen ini pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani di Kelurahan Panggungrejo.