Karya Bakti Babinsa Temuguruh Perkuat Kebersihan Lingkungan dan Kemanunggalan TNI-Rakyat

BANYUWANGI – Karya Bakti yang digelar Babinsa Desa Temuguruh Koramil 0825/19 Sempu bersama masyarakat di Dusun Krajan Wetan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, pada momentum kerja bakti desa yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa dan warga fokus melakukan pembersihan jalan desa, selokan, serta fasilitas umum yang dipenuhi rumput liar dan sampah. Gotong royong yang tercipta menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga desa.

Sertu Wintoro menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus memperkuat hubungan Babinsa dengan masyarakat. “Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Lingkungan yang bersih juga mencerminkan kepedulian bersama terhadap kesehatan dan kenyamanan warga,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Dusun Krajan Wetan yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa. Ia menilai pendampingan yang dilakukan selama ini mampu mendorong partisipasi warga dalam berbagai kegiatan sosial desa yang membutuhkan keterlibatan bersama.

Kegiatan Karya Bakti tersebut tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, namun juga memperkuat interaksi sosial antara TNI dan masyarakat. Sinergi ini menjadi pondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kenyamanan desa sebagai ruang hidup bersama.

Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan hubungan TNI dan masyarakat semakin solid serta mampu mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Desa Temuguruh sebagai bagian dari pembangunan wilayah.

TNI Bersinergi Bersama Pemkab Banyuwangi Sukseskan Panen Padi dan Tanam Jagung

BANYUWANGI – Semangat swasembada pangan semakin kuat lewat pelaksanaan Panen Padi dan Penanaman Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Minggu (9/11/2025). “TNI akan terus hadir mendorong kemandirian pangan masyarakat,” ujar Mayor Kav Suprapto saat membuka kegiatan.

Acara yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemkab Banyuwangi, Kodim 0825, Polresta, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kegiatan ini berjalan di hamparan sawah Karangsari sebagai simbol kebersamaan petani dan aparat kewilayahan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kapolresta Banyuwangi dan perwakilan Dandim 0825. Seluruh unsur tersebut berkomitmen menjaga produksi pertanian tetap stabil melalui kerja sama lintas sektor demi mendukung kesejahteraan petani.

Pada kegiatan ini, TNI menekankan pendampingan berkelanjutan untuk membantu petani mengoptimalkan lahan dengan sistem tanam bergilir serta penerapan teknologi modern. Babinsa juga terlibat aktif dalam memastikan kegiatan berjalan baik dan mendukung produktivitas pertanian desa.

Tokoh agribisnis Banyuwangi Arum Sabil turut menghadirkan kolaborasi antara petani, pemerintah, dan sektor usaha guna memperkuat rantai produksi. Langkah ini memperkuat distribusi hasil pertanian sekaligus mendukung ketersediaan komoditas pangan di tingkat daerah.

Panen padi dan tanam jagung berlangsung penuh antusiasme, menunjukkan kuatnya kebersamaan TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat. Melalui sinergi ini, Banyuwangi berharap menjadi penyangga pangan nasional 2025 dengan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan berkelanjutan.

Dandim Jombang Dukung Peresmian SPPG untuk Perkuat Program Makanan Bergizi Gratis

JOMBANG – Peresmian tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jombang menjadi momentum penting dalam memperkuat program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Minggu (09/11/2025). “Sinergi semua pihak adalah kunci keberhasilan pelayanan gizi yang menyentuh masyarakat,” ujar Ketua IKKT Pragati Wira Anggini CBS II Kogabwilhan I, Ibu Mia Kunto Arief Wibowo.

Acara peresmian berlangsung di Desa Cukir, Pulorejo, dan Perak, dihadiri Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., bersama jajaran. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan gizi bagi masyarakat dengan dukungan langsung dari Yayasan Segoro Agung Makmur sebagai penggerak utama.

Dandim 0814/Jombang menegaskan komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Kehadiran TNI dalam program ini menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan kesehatan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan peresmian dimulai dengan pemotongan pita sebagai simbol pengoperasian SPPG. Setelah itu, dilanjutkan peninjauan dapur gizi untuk memastikan kesiapan sarana pelayanan dan kualitas operasional yang akan diberikan kepada masyarakat secara langsung.

Suasana ramah tamah antara penyelenggara, aparat kewilayahan, dan masyarakat semakin menegaskan kedekatan TNI dengan rakyat. Interaksi ini memperlihatkan bahwa pelayanan gizi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga membangun hubungan sosial yang positif di tingkat desa.

Melalui peresmian ini, seluruh pihak berharap operasional SPPG dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Jombang. Upaya peningkatan gizi yang berkelanjutan menjadi investasi penting bagi generasi mendatang agar tumbuh lebih sehat dan produktif.

Pendampingan TNI Perkuat Pembangunan Koperasi Desa Pancoran untuk Kesejahteraan Warga

BONDOWOSO – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan desa kembali tampak melalui pendampingan Babinsa Desa Pancoran Kodim 0822, Pelda Supriadi, pada kegiatan penggalian pondasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Minggu (09/11/2025). “Pembangunan koperasi ini harus menjadi fondasi ekonomi desa yang kuat dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Pembangunan koperasi yang berlokasi di Jl. Mastrip RT 15 RW 06 Dusun Wringin Tapung ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses ekonomi masyarakat. Hingga hari ini, progres telah mencapai empat persen dan berada pada tahap awal berupa penggalian pondasi sebagai dasar struktur bangunan yang direncanakan.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memastikan seluruh proses kerja berlangsung sesuai ketentuan teknis. Pendampingan dilakukan untuk menjamin keamanan pekerja, kualitas pengerjaan, serta ketepatan waktu penyelesaian. TNI hadir memberikan nilai kontrol agar pembangunan tetap objektif dan sejalan dengan perencanaan desa.

Danramil Kota Kapten Inf Basuki menegaskan bahwa pembangunan koperasi merupakan program prioritas yang patut didukung bersama, mengingat koperasi menjadi pusat ekonomi kerakyatan yang dapat memperkuat UMKM dan usaha mikro desa. Ia memastikan koordinasi lintas pihak berjalan baik dan berjenjang.

Selain melakukan monitoring di lapangan, Babinsa juga mengimbau seluruh pekerja agar menjaga ketelitian, kerapian, dan kekompakan dalam setiap tahapan kerja. Dirinya mendorong sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menyukseskan pembangunan yang memiliki manfaat jangka panjang bagi desa.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa Pancoran menjadi wujud nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan struktural desa. Melalui pengawalan yang konsisten, diharapkan pembangunan koperasi dapat selesai tepat waktu dan memberi dorongan besar bagi peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi masyarakat Desa Pancoran.

Pembinaan Wasbang TNI Tanamkan Karakter Kebangsaan pada Pramuka SDN 1 Siki

TRENGGALEK – Komitmen TNI membina generasi muda kembali tampak melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan yang digelar Koramil 0806-13/Dongko bagi Pramuka SDN 1 Siki pada Minggu (9/11/2025). Program ini menyoroti pentingnya penanaman karakter kebangsaan sejak dini sebagai landasan menghadapi dinamika era modern.

Babinsa Siki, Serda Sulistiyo, hadir sebagai pemateri dengan pendekatan komunikatif. Ia menjelaskan pentingnya membangun nasionalisme yang kuat, semangat bela negara, serta pemahaman jati diri bangsa. “Generasi muda adalah fondasi masa depan. Nilai cinta tanah air harus ditanamkan melalui pendidikan dan keteladanan,” tegasnya dalam sesi pembinaan tersebut.

Serda Sulistiyo juga menyinggung ancaman masa kini, termasuk Proxy War yang menyasar karakter generasi muda. Ia menekankan perlunya pembiasaan nilai kebangsaan dan sikap saling menghargai sebagai wujud rasa cinta tanah air. Penyampaian yang sederhana membuat siswa lebih mudah menangkap pesan penting kegiatan itu.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa mengajukan pertanyaan seputar kebangsaan, peran generasi muda, hingga ancaman terhadap NKRI. Seluruh pertanyaan dijawab dengan jelas sehingga membantu siswa memahami konteks ancaman nonmiliter dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana belajar menjadi lebih hidup melalui contoh dan ilustrasi yang relevan. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan bahwa materi Bela Negara dapat diterima dengan baik oleh siswa usia sekolah dasar melalui metode yang tepat dan menyenangkan.

Kepala SDN 1 Siki, Tutut, menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI dalam memberikan pembinaan karakter. Ia menilai materi Wasbang yang dibawakan Babinsa sangat membantu sekolah memperkuat disiplin, kebersamaan, dan pemahaman tanggung jawab bela negara. Pembinaan berkelanjutan diharapkan terus memperkuat ketahanan karakter generasi muda.

Babinsa Masuk Mengajar Bentuk Karakter Kebangsaan Siswa SDN 1 Pesanggaran Banyuwangi

BANYUWANGI — Babinsa Desa Pesanggaran, Sertu Febri Yuswanto, melaksanakan program masuk mengajar di SDN 1 Pesanggaran sebagai langkah membangun disiplin, karakter, dan jiwa nasionalisme sejak dini. Ia menegaskan bahwa pembinaan generasi muda menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa dan harus dilakukan secara konsisten.

Kegiatan berlangsung di Dusun Krajan, Kecamatan Pesanggaran, dengan fokus pada pemberian wawasan kebangsaan bagi siswa. Sertu Febri memberikan edukasi tentang cinta tanah air, tanggung jawab sebagai generasi penerus, serta nilai kedisiplinan yang harus ditanamkan sejak usia sekolah. Antusiasme siswa tampak sepanjang kegiatan berlangsung.

Selain menyampaikan materi, Babinsa juga berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Pendekatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kesadaran kebangsaan sekaligus memastikan suasana belajar tetap nyaman bagi seluruh siswa serta tenaga pendidik.

Kepala Sekolah SDN 1 Pesanggaran, Slamet Riyadi, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Babinsa yang dinilai membantu memperkaya pembelajaran karakter. Menurutnya, kehadiran TNI memberikan motivasi kuat bagi siswa karena mereka dapat melihat langsung figur teladan yang berdisiplin dan berdedikasi dalam menjaga bangsa.

Para siswa menunjukkan respon positif selama sesi mengajar berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti arahan Babinsa dengan penuh semangat. Salah satu siswa bahkan menyampaikan keinginannya menjadi prajurit TNI di masa depan karena termotivasi oleh keteladanan yang ditunjukkan saat kegiatan berlangsung di kelas.

Melalui kegiatan masuk mengajar ini, diharapkan kolaborasi TNI dengan dunia pendidikan di Pesanggaran terus berlanjut untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan memahami nilai kebangsaan. Upaya ini menjadi fondasi penting dalam mencetak calon pemimpin bangsa yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Babinsa Tinjau Pembangunan Pondasi Proyek Hilirisasi Dorong Kemajuan Ekonomi Desa Tegal Harjo

Banyuwangi— Babinsa Desa Tegal Harjo, Serda Moh. Fauzi, meninjau pembangunan pondasi proyek hilirisasi di Dusun Krajan sebagai langkah memastikan mutu dan progres berjalan tepat waktu. Kegiatan bersama Kadus Krajan ini menjadi wujud sinergi untuk mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan tahun ini.

Pengecekan dilakukan pada area RT 02/RW 04 yang menjadi titik awal pekerjaan proyek strategis tersebut. Serda Fauzi menegaskan pentingnya pengawasan untuk menjamin kualitas pengerjaan. Ia berdialog dengan para pekerja guna memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan teknis dalam tahap awal pembangunan.

Kunjungan itu juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan warga untuk mendengar masukan seputar kebutuhan pembangunan wilayah. Kolaborasi antara Babinsa dan Kadus menunjukkan peran aktif aparat kewilayahan dalam menjaga efektivitas penggunaan anggaran desa sekaligus memastikan manfaat pekerjaan dirasakan seluruh masyarakat setempat.

Selain itu, pengecekan pondasi menjadi langkah krusial dalam mengukur kesiapan tahap lanjutan proyek hilirisasi yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Serda Fauzi menekankan bahwa pembangunan fisik perlu dibarengi pengawalan menyeluruh agar hasil akhirnya membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.

Komandan Koramil 0825/16 Glenmore menjelaskan bahwa Babinsa memiliki tanggung jawab lebih luas selain tugas keamanan, yakni mendukung setiap program pembangunan. Dengan keterlibatan di lapangan, Babinsa dapat memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai prinsip tepat sasaran dan transparan untuk kemajuan desa.

Melalui sinergi aparat desa, TNI, dan masyarakat, diharapkan pembangunan proyek hilirisasi mampu mempercepat terwujudnya Desa Tegal Harjo yang mandiri dan berkembang. Upaya bersama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perekonomian desa melalui pembangunan infrastruktur yang terencana dan terawasi dengan baik.

Babinsa Dampingi Petani Atasi Hama Ulat dan Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Setempat

TULUNGAGUNG — Pendampingan Babinsa Desa Winong dilakukan Sertu Supriyono dengan membantu petani menyemprot hama ulat pada tanaman jagung. Kegiatan Minggu pagi ini menjadi langkah penting menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kalidawir Kabupaten Tulungagung untuk mendukung program.

Kegiatan pendampingan ini menunjukkan kepedulian TNI AD terhadap peningkatan hasil pertanian di wilayah binaan. Serangan hama ulat yang sering mengganggu tanaman jagung harus ditangani cepat melalui kolaborasi Babinsa dan petani agar produksi tetap stabil sepanjang musim tanam di setiap periode.

Selain penyemprotan, Sertu Supriyono melaksanakan komunikasi sosial bersama petani untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia menjelaskan bahwa sinergi lapangan merupakan fondasi keberhasilan. “Babinsa selalu hadir membantu petani menghadapi berbagai kendala,” tegasnya di setiap tugas pendampingan.

Pendampingan tersebut juga mencakup pemantauan kesehatan tanaman jagung untuk memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menurunkan hasil panen. Babinsa memberikan saran teknis sederhana agar pemeliharaan berlangsung efektif sekaligus meningkatkan kewaspadaan petani terhadap potensi serangan hama sepanjang musim tanam di lapangan.

Apresiasi datang dari para petani Poktan Teloga Makmur yang merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Dukungan langsung di lapangan dinilai memberi dorongan besar bagi mereka dalam menjaga kualitas tanaman jagung dan menghadapi tantangan hama yang muncul saat masa pertumbuhan berlangsung setempat.

Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan hubungan Babinsa dan petani semakin kuat dalam menjaga produktivitas jagung di Desa Winong. Kehadiran Babinsa memberikan dukungan nyata bagi peningkatan sektor pertanian sekaligus mendorong terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik untuk wilayah Tulungagung pada masa mendatang.

Pendampingan Babinsa Tingkatkan Semangat Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PROBOLINGGO — Upaya peningkatan ketahanan pangan terus diperkuat melalui pendampingan Babinsa Koramil 0820-23/Gading kepada petani padi di Desa Nogosaren. Kegiatan ini berlangsung Minggu pagi dan menjadi bagian penting dalam mendukung produksi beras nasional yang stabil melalui sinergi TNI dan masyarakat.

Babinsa Serma Sutrisno hadir di lahan milik Bapak Bunari untuk memberikan arahan teknis sekaligus memotivasi petani agar memanfaatkan musim tanam secara optimal. Ia menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah melalui pemberdayaan sektor pertanian di tingkat desa demi menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Pendampingan ini bukan hanya sebatas membantu secara teknis, tetapi juga memastikan agar para petani mendapatkan hasil panen yang optimal,” ujar Serma Sutrisno saat memberikan bimbingan. Ia turut menilai kesiapan lahan serta kebutuhan pemeliharaan yang harus diperhatikan petani sepanjang masa tanam berlangsung.

Selain memberikan motivasi, Babinsa juga memantau kondisi tanaman padi guna memastikan tidak terjadi gangguan hama yang dapat menurunkan hasil produksi. Langkah ini sejalan dengan instruksi komando agar seluruh Babinsa aktif mendampingi masyarakat melalui kegiatan nyata yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan publik.

Apresiasi disampaikan langsung oleh Bapak Bunari selaku pemilik lahan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir memberikan dukungan. Menurutnya, pendampingan seperti ini meningkatkan keyakinan petani untuk terus mengembangkan produksi padi di setiap musim tanam.

Melalui pendampingan berkelanjutan, sinergi TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan positif bagi petani untuk meningkatkan produksi dan mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Probolinggo pada masa mendatang.

Dandim 0820 Dukung Penguatan Pariwisata Tujuh Danau Lewat Festival Unity Seven Lakes

PROBOLINGGO — Grand Opening Unity of Seven Lakes 2025 resmi digelar di Danau Ranu Segaran, Kecamatan Tiris, dan dihadiri Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama Forkopimda. Kegiatan ini menandai pembukaan rangkaian festival multidimensi yang menghadirkan sport tourism, culture tourism, dan nature tourism.

Festival berlangsung di dua kecamatan, Tiris dan Krucil, dari 7 hingga 16 November 2025. Seluruh kegiatan disusun untuk mengangkat potensi wisata alam Kabupaten Probolinggo yang memiliki karakter unik. Kolaborasi berbagai pihak menghadirkan konsep acara yang menonjolkan nilai budaya, alam, dan rekreasi secara terpadu.

Dalam sambutannya, Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan bahwa setiap danau di Kecamatan Tiris memiliki nilai historis dan legenda tersendiri sehingga patut dikembangkan sebagai aset wisata. “Setiap danau memiliki karakter dan legenda berbeda yang menjadi kekuatan wisata berkelanjutan,” ujarnya di hadapan tamu undangan.

Dandim menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari rencana besar pengembangan wisata 3B, yaitu Bromo sebagai ikon pegunungan, Bentar sebagai wisata bahari, dan Bermi sebagai pusat keindahan alam tujuh danau serta air terjun. Program ini diharapkan memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai destinasi unggulan.

Bupati Probolinggo Muhamad Haris menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan festival didorong oleh sinergi lintas instansi dan dukungan berbagai perusahaan melalui program CSR. Ia menilai meningkatnya kunjungan wisatawan muda sebelum acara dibuka menandakan besarnya daya tarik kawasan wisata alam Kabupaten Probolinggo.

Melalui rangkaian kegiatan festival ini, pemerintah daerah berkomitmen mendampingi masyarakat dalam pengembangan wisata secara berkelanjutan agar manfaatnya terus dirasakan. Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Probolinggo.