Babinsa Koramil 0811-13/Tambakboyo Gagalkan Pencurian Pohon Jati dan Jaga Kelestarian Hutan Lindung

TUBAN– Dalam upaya menjaga kelestarian hutan lindung, Babinsa Koramil 0811-13/Tambakboyo bersama Asper, Mantri Kehutanan, dan Kepolisian Kehutanan berhasil menggagalkan aksi perusakan serta pencurian kayu jati di RPH Ngelo, BKPH Ngulahan, Desa Gemulung, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, MInggu (11/01/2026).

Mantri Kehutanan BKPH Ngulahan, Bapak Trimani, menjelaskan bahwa pihaknya saat berpatroli mendengar suara penebangan liar di kawasan RPH Ngelo. Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan 13 pohon jati telah ditebang oleh orang tidak dikenal yang berjumlah sekitar 20 orang dan langsung melarikan diri.

Mendapati kejadian tersebut, Mantri Kehutanan segera menghubungi Babinsa Koramil 0811-13/Tambakboyo untuk membantu pengejaran serta mengamankan lokasi. Respons cepat dari aparat TNI bersama unsur kehutanan menjadi bukti nyata sinergi dalam menjaga kelestarian hutan dari tindakan perusakan lingkungan.

Babinsa Tambakboyo bersama tim gabungan kemudian melaksanakan penyisiran di area hutan. Dari hasil patroli, ditemukan 11 batang kayu jati hasil tebangan liar yang ditinggalkan pelaku di sepanjang jalan hutan, serta sejumlah pohon lainnya mengalami kerusakan akibat penebangan sembarangan.

Batituud Koramil 0811-13/Tambakboyo, Peltu Achmad Cholik, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat personel TNI dan pihak kehutanan dalam menggagalkan aksi ilegal tersebut. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk mengamankan sumber daya alam nasional dari ancaman pencurian dan perusakan hutan.

Kegiatan patroli gabungan ini juga menjadi sarana pembinaan wilayah, sekaligus bentuk tanggung jawab moral Babinsa dalam menjaga ekosistem hutan agar tetap lestari. Kolaborasi antara TNI, Polhut, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk mencegah tindak pelanggaran hukum kehutanan di wilayah Tuban.

Peltu Achmad Cholik menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di area hutan lindung guna mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari. “Saya harapkan TNI bersama instansi lain selalu bersinergi menjaga kelestarian hutan dari segala bentuk perusakan,” tegasnya.

Pastikan Bidang Tanah Warga Binaan Aman, Babinsa Kodim 0811 Tuban Dampingi Penyerahan Tanah PTSL Tahun 2026

TUBAN– Babinsa Sumurgeneng Koramil 0811/15 Jenu, Serma Hery Purnomo bersama Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta petugas ATR/BPN Tuban melaksanakan pendampingan kegiatan penyerahan sertifikat tanah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Proses penyerahan berlangsung tertib dan aman, dengan pengawasan langsung dari Babinsa dan aparat terkait guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur dan tanpa kendala di lapangan.

Bapak Sudarwanto selaku petugas ATR/BPN Tuban menjelaskan bahwa program PTSL merupakan kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan memberikan jaminan hukum bagi masyarakat. “Program ini harus segera dilaksanakan agar masyarakat memiliki sertifikat tanah yang sah di mata hukum,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Serma Hery Purnomo menyampaikan bahwa pendampingan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Ia menegaskan pentingnya rasa aman bagi warga dalam menerima sertifikat tanah yang menjadi hak mereka secara legal dan resmi.

“Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat seluruh Indonesia, khususnya warga Desa Sumurgeneng,” terang Babinsa.

Warga Desa Sumurgeneng menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan pendampingan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menjaga keamanan selama proses pembagian sertifikat berlangsung sehingga berjalan lancar dan kondusif.

Babinsa Kodim 0811/Tuban berharap kegiatan ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga di seluruh wilayah binaan.

Satgas Yonif 511/DY Perkuat Persaudaraan Melalui Ibadah Bersama di Gereja Baptis Wiyaware Pirime

LANNY JAYA–Distrik Pirime, Personel Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 511/DY menunjukkan keteladanan dengan melaksanakan ibadah rutin di Gereja Baptis Wiyaware Kampung Bagumbak, Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Minggu (11/01/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata penguatan spiritual dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Letda Inf Wahyudin selaku Danpos Pirime menyampaikan bahwa kegiatan ibadah bersama ini merupakan agenda rutin yang terus dijaga oleh Satgas Pamtas Yonif 511/DY. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai religius serta menjaga keharmonisan hubungan antara prajurit dan masyarakat,” ungkap Danpos Pirime tersebut.

Ibadah bersama tersebut tidak hanya menjadi sarana memperdalam keimanan, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan. Suasana penuh kekeluargaan tampak jelas ketika personel Satgas berbaur dengan masyarakat, saling bertegur sapa dan berbagi kebahagiaan dalam kegiatan rohani yang penuh makna.

Salah satu jemaat, Ibu Anita Wanimbo, mengaku senang atas kehadiran personel TNI dalam kegiatan ibadah di Gereja Baptis Wiyaware. Menurutnya, keberadaan TNI memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat selama pelaksanaan ibadah berlangsung di distrik yang jauh dari pusat kota tersebut.

Selain mengikuti ibadah, personel Satgas Yonif 511/DY juga melaksanakan pengamanan di sekitar gereja guna memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah. Langkah ini sekaligus menciptakan situasi kondusif yang membuat masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan penuh kedamaian.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Momen kebersamaan tersebut memperlihatkan sinergi kuat antara Satgas Yonif 511/DY dengan masyarakat Distrik Pirime dalam membangun keharmonisan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah penugasan.

Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran TNI yang humanis, beriman, dan dekat dengan rakyat di setiap medan pengabdian.

Kasdam V/Brawijaya Hadiri Sertijab Pangdivif 2 Kostrad di Singosari, Tegaskan Kesiapsiagaan Operasional

SINGOSARI — Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti Markas Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad di Singosari, Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026). Hari ini menandai momen penting dilantiknya Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun sebagai Pangdivif 2 Kostrad, menggantikan Mayjen TNI Susilo.

Penyambutan kehormatan disertai gegap gempita prajurit menjadi bukti antusiasme menyambut pucuk pimpinan baru. Yel-yel yang bergema di markas memantulkan semangat juang dan kesiapan satuan. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kekuatan dan loyalitas yang terjalin erat di tubuh Divif 2 Kostrad.

Kasdam V/Brawijaya menghadiri rangkaian Sertijab Pangdivif 2 Kostrad di Lapangan Sapta Marga Divif 2 Kostrad. Hadir unsur Forkopimda serta pejabat TNI-Polri, termasuk perwakilan Wakil Gubernur Jawa Timur, Polda Jatim, AAL, Koarmada II, Lanud Abd. Saleh, serta pejabat pemerintah daerah Malang.

Dalam kesempatan tersebut, para sesepuh Divif 2 Kostrad turut hadir sebagai penguat tradisi dan kehormatan satuan. Keluarga besar Divif 2 Kostrad menyampaikan ucapan selamat datang, sementara Mayjen TNI Susilo memberikan dukungan kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. Momen ini menegaskan kesinambungan kepemimpinan dan kebersamaan.

Penyambutan ini menjadi simbol kesiapan satuan mendukung kebijakan dan arahan pimpinan demi kemajuan organisasi. “Soliditas prajurit menjadi kunci keberhasilan tugas,” tegas Kasdam V/Brawijaya. Pesan tersebut menegaskan komitmen prajurit untuk selalu siap digerakkan dalam pengabdian terbaik.

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, kelahiran Jakarta 29 April 1973, merupakan lulusan Akmil 1994 kecabangan infanteri. Ia membawa rekam jejak penugasan strategis di lingkungan Kostrad, baik pada satuan tempur maupun staf. Latar keluarga militer menguatkan tradisi kepemimpinan dan karakter pengabdian.

Di akhir kegiatan, pimpinan memohon doa dan dukungan para sesepuh, senior, serta seluruh prajurit agar amanah jabatan dapat dijalankan sebaik-baiknya. Harapannya, Divif 2 Kostrad semakin tangguh, profesional, dicintai rakyat, dan siap menghadapi operasi, bencana, serta tugas dukungan pemerintah demi NKRI.

Danrem 081/DSJ Resmikan Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Penghubung Dua Kecamatan Nganjuk

NGANJUK,– Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Sukomoro dengan Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur penting yang ditunggu masyarakat.

Dalam sambutannya, Kolonel Untoro menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak digunakan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar. Jembatan tersebut akan menjadi akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat setempat.

“Kami berharap jembatan gantung ini dapat semakin mempermudah warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto usai melaksanakan peletakan batu pertama di lokasi kegiatan.

Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar 1,8 meter. Dengan ukuran tersebut, jembatan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna yang melintas, serta mendukung konektivitas antara dua kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Kolonel Untoro menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program tersebut merupakan wujud nyata TNI AD dalam membantu pemerintah mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam hal akses dan mobilitas di wilayah terpencil.

Selain melakukan peletakan batu pertama, Danrem 081/DSJ juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh warga yang hadir.

Melalui pembangunan ini, diharapkan jembatan gantung tersebut dapat memperkuat akses antarwilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk. Kehadiran TNI AD melalui program pembangunan infrastruktur menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di berbagai bidang.

Babinsa Desa Ringintelu Aktif Dukung Pencegahan Stunting di Posyandu Bangau Banyuwangi 2026

BANYUWANGI,– Senyum ceria balita dan ramah tamah warga menjadi pemandangan hangat di Posyandu Bangau, Dusun Ringinmulyo, pada Sabtu (10/01/2026) pagi. Di tengah hiruk pikuk penimbangan dan pengukuran, terlihat sosok berseragam loreng, Serka Made Wahyu, Babinsa Desa Ringintelu, turut ambil bagian aktif dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran Babinsa dalam memonitoring kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas, namun menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus bangsa. Serka Made Wahyu ikut membantu kader dalam pelayanan dan memberi semangat kepada para orang tua balita.

Dengan sigap, Serka Made Wahyu sesekali membantu menenangkan balita yang rewel saat ditimbang atau membantu kader melakukan pengukuran tinggi badan agar proses pelayanan berjalan lancar. Ia berinteraksi akrab dengan kurang lebih 23 balita yang hadir dan memperkuat peran TNI di tengah masyarakat.

Sinergi yang terjalin antara Babinsa, Bidan Desa Ringintelu Ibu Anis, Amd.Keb., dan enam orang kader posyandu menciptakan suasana yang nyaman, tertib, serta partisipatif. Fokus utama kegiatan ini adalah pencegahan stunting dan memastikan seluruh balita di wilayah Ringintelu mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga keamanan, namun turut aktif mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kesehatan di desa binaannya. Upaya Babinsa menjadi bentuk nyata kehadiran TNI dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Melihat anak-anak tumbuh sehat adalah kebahagiaan kita semua. Kami akan terus mendukung kegiatan positif seperti Posyandu ini agar tumbuh kembang anak-anak di Ringintelu selalu terpantau dengan baik,” ujar Serka Made Wahyu di sela kegiatan berlangsung.

Komitmen ini menegaskan bahwa TNI, melalui peran aktif Babinsa, akan senantiasa hadir di tengah masyarakat guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan desa yang sehat, kuat, dan sejahtera.

Koramil 0825-12/Rogojampi Tanam Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional 2026

BANYUWANGI, 10 Januari 2026 – Dalam upaya mendukung program pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran Koramil 0825/12 Rogojampi melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan produktif milik TNI AD yang dikelola oleh Koramil Rogojampi pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata TNI mendukung ketahanan pangan.

Penanaman tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 0825/12 Rogojampi, Peltu M. Fahrur Rozi, dengan melibatkan seluruh anggota Koramil. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang bermanfaat bagi ketersediaan pangan masyarakat di wilayah Rogojampi.

Peltu M. Fahrur Rozi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari instruksi komando untuk memastikan setiap satuan kewilayahan memiliki kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Ia menekankan pentingnya peran TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

“Kami memanfaatkan lahan di lingkungan Koramil Rogojampi untuk ditanami jagung. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa lahan sekecil apa pun jika dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi dan pangan,” ujar Peltu Fahrur Rozi.

Melalui penanaman jagung ini, hasil panen nantinya diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan baik untuk kebutuhan internal satuan maupun membantu masyarakat sekitar. Program ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat gotong royong. Para anggota Koramil 0825/12 Rogojampi menunjukkan dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas kewilayahan yang tidak hanya berfokus pada pertahanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan sosial masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, TNI AD berharap keberhasilan program penanaman jagung di wilayah Rogojampi dapat menjadi contoh implementasi nyata komitmen prajurit dalam menjaga ketahanan pangan serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Blitar

BLITAR – Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Haryanto, S.I.P., M.I.P., beserta rombongan meninjau langsung lokasi sasaran pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah jajaran Kodim 0808/Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (10/01/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja Korem 081/DSJ.

Peninjauan dilaksanakan di dua titik wilayah, yakni Kecamatan Talun dan Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar. Lokasi pertama terletak di Dusun Tawang, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, sementara lokasi kedua berada di Desa Jugo, Kecamatan Kesamben. Keduanya menjadi bagian dari program strategis pembangunan Jembatan Perintis Garuda Presiden RI.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lapangan serta kelancaran pelaksanaan pembangunan. Rombongan Danrem 081/DSJ didampingi Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, S.H., M.M., M.H.I., bersama Kasiter Korem 081/DSJ Letkol Inf Subagya Pujiarno, Danden Zibang 3/V Madiun Letkol Czi Hery K, dan Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail.

Hadir pula dalam kegiatan ini unsur Forkopimcam, aparat desa, serta staf Kodim 0808/Blitar. Mayor Cke Supriono, selaku Pabung Kodim 0808/Blitar, memaparkan kondisi awal lokasi pembangunan jembatan di Dusun Tawang yang akan menjadi penghubung antara tiga desa yaitu Desa Tumpang, Desa Jeblog, dan Desa Bendosewu.

Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 40 meter dan lebar 3 meter ini sebelumnya hanya berupa jembatan bambu hasil swadaya warga, dengan kedalaman sungai mencapai 4,5 meter yang dapat meningkat hingga 7 meter saat banjir. Kondisi tersebut menimbulkan risiko tinggi bagi aktivitas masyarakat sekitar.

Rencana pembangunan dimulai dengan pengukuran pada 5 Januari 2026, dilanjutkan pengiriman material 9 Januari 2026, dan pelaksanaan konstruksi mulai 10 Januari hingga ditargetkan selesai pada 30 Januari 2026. Tahapan pembangunan mencakup pemasangan jembatan gantung, seling, serta papan penghubung utama.

Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menegaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan proyek strategis Presiden RI sekaligus simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia berharap, jembatan ini dapat meningkatkan mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Blitar secara berkelanjutan.

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya dan Dandim Tulungagung Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Perintis Strategis

TULUNGAGUNG — Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., mendampingi Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P., meninjau calon sasaran pembangunan jembatan perintis jenis Armco dan beton di Desa Karanganom dan Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (10/01/2026).

Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung kondisi lapangan, aspek teknis, serta kelayakan lokasi sebelum ditetapkan sebagai sasaran pembangunan. Rencana pembangunan jembatan ini diharapkan dapat menjadi sarana vital bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan, fasilitas umum, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya bersama Dandim 0807/Tulungagung meninjau kondisi geografis, lebar bentangan sungai, serta potensi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Data hasil peninjauan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan apakah lokasi memenuhi standar teknis serta administrasi pembangunan.

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, menegaskan bahwa kegiatan ini belum menjadi keputusan akhir. “Peninjauan ini bertujuan memastikan kelayakan lokasi. Jika hasil pengecekan tidak memenuhi persyaratan teknis, maka pembangunan tidak akan dilaksanakan di titik tersebut,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam setiap rencana pembangunan agar hasilnya aman, bermanfaat, dan tepat sasaran. “Kami ingin memastikan setiap pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.

Selain menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah, kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif TNI AD dalam membantu mempercepat pembangunan wilayah melalui pendekatan teritorial yang humanis dan solutif, khususnya di daerah pedesaan dan terpencil.

Dandim berharap peninjauan ini menghasilkan data lapangan yang akurat sehingga keputusan pembangunan jembatan perintis nantinya benar-benar mendukung kepentingan masyarakat dan memperkuat konektivitas wilayah Kabupaten Tulungagung secara menyeluruh.

Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Program Koperasi Merah Putih Didampingi Dandim Probolinggo

PROBOLINGGO — Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama para perwira staf menyambut kunjungan kerja Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Kodam V/Brawijaya dalam rangka peninjauan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sabtu (10/01/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana.

Ketua Tim Wasev Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kodam V/Brawijaya, Kolonel Inf Agus Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan progres pembangunan KDKMP berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

KDKMP merupakan program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi desa dan kelurahan melalui pembentukan koperasi multifungsi yang modern dan terintegrasi. Program ini menggabungkan layanan simpan pinjam, kios sembako, apotek, klinik kesehatan, hingga platform digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kolonel Inf Agus Supriyanto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KDKMP membutuhkan sinergi lintas sektor, terutama dukungan dari TNI di tingkat satuan teritorial. “Koperasi ini adalah program strategis pemerintah yang harus kita dukung bersama agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya menegaskan kesiapan Kodim dalam mendukung penuh pelaksanaan program pemerintah tersebut. Ia berharap ke depan KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian masyarakat di wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

“Kodim 0820/Probolinggo siap mengawal program-program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan rakyat agar berjalan optimal dan tepat sasaran,” ungkap Letkol Iwan dalam kesempatan tersebut, menekankan komitmen TNI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev Kodam V/Brawijaya meninjau pembangunan pada enam titik lokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Kodim 0820/Probolinggo, yakni di Kelurahan Pilang, Kanigaran, Jrebeng Wetan, serta Desa Laweyan, Muneng, dan Klampok. Diharapkan seluruh titik dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan.