Kodim 0818 Malang-Batu dan Persit KCK Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Malang-batu,- Kodim 0818/Malang-Batu yang dipimpin oleh Dandim Letkol Inf Yuda Sancoyo, M.Han., bersama Persit Kartika Chandra Kirana, melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Kodim 0818 Peduli” dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Kampung Raas, RT 21 RW 04, Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Bencana banjir ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang mengakibatkan genangan air merendam sejumlah pemukiman warga. Melihat situasi tersebut, Kodim 0818 bergerak cepat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat terdampak.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan antara lain paket makanan siap saji, sembako, dan paket pakaian. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka di tengah situasi sulit.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Yuda Sancoyo menyampaikan pentingnya kebersamaan dan gotong-royong dalam menghadapi bencana alam. “Kami hadir di sini sebagai wujud kepedulian TNI dan Persit terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Semoga bantuan ini bermanfaat dan memberikan sedikit keringanan bagi warga yang terdampak banjir,†ujar Dandim.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga Kampung Raas yang merasa terbantu dengan adanya bantuan dari Kodim 0818/Malang-Batu. Salah seorang warga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh pihak TNI dan Persit.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara aparat TNI dengan masyarakat, memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjaga ketahanan sosial di wilayah Kabupaten Malang.

Melalui program “Kodim 0818 Peduli”, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasa terbantu dan tertolong dalam menghadapi dampak bencana. Kodim 0818/Malang-Batu berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak dalam membantu masyarakat di wilayah tugasnya, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

Pemerintah Daerah dan TNI Koordinasikan Upaya Mitigasi Bencana Tanah Gerak

Trenggalek – Peristiwa tanah gerak yang melanda RT 18 RW 04 Dusun Depok, Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek, Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., bersama Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin, S.E., turun langsung ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga yang terdampak, Rabu (18/12/2024).

Turut mendampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Drs. Stevanus Triadi Atmono, M.Si., dan Kepala Satgas Preventif Polres Trenggalek, Iptu Siswanto. Mereka bergerak cepat mengevaluasi situasi dan berkoordinasi untuk mempercepat langkah mitigasi.

Letkol Czi Yudo Aji Susanto mengimbau warga yang masih berada di lokasi bencana untuk segera mengungsi demi keselamatan jiwa. “Jangan menunggu kondisi memburuk. Ikuti arahan petugas dan segera menuju Posko Bencana Tanah Gerak yang sudah disiapkan,†tegasnya dengan penuh kepedulian.

Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin memastikan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh evakuasi dan kebutuhan darurat warga. “Kami mengerahkan semua sumber daya agar proses evakuasi berjalan cepat dan kebutuhan warga tercukupi,†katanya, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat.

Menurut laporan BPBD Kabupaten Trenggalek, tanah gerak telah merusak beberapa rumah di area terdampak. Kepala Pelaksana BPBD, Drs. Stevanus Triadi Atmono, menyatakan pihaknya terus memantau kondisi tanah untuk mengantisipasi pergerakan susulan. “Kami berupaya maksimal memastikan keselamatan warga dan mencegah kerusakan yang lebih besar,†jelasnya.

Polres Trenggalek yang dipimpin oleh Iptu Siswanto juga bergerak cepat mengamankan area bencana dan membantu proses evakuasi. “Kami hadir untuk menjaga ketertiban dan membantu warga agar mereka merasa aman di tengah situasi darurat ini,†ujarnya penuh semangat.

Dandim 0806/Trenggalek menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan demi memastikan setiap warga mendapat bantuan yang diperlukan. “Keterpaduan semua pihak menjadi kunci agar kondisi kembali stabil secepatnya. Kami akan terus mendampingi hingga keadaan aman terkendali,†tegas Letkol Czi Yudo Aji Susanto.

Posko Bencana Tanah Gerak telah dilengkapi dengan fasilitas pengungsian, dapur umum, dan layanan kesehatan yang memadai. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memperparah kondisi tanah.

Dengan kerja sama yang solid antara TNI, Polri, BPBD, dan pemerintah daerah, langkah-langkah tanggap darurat terus dilakukan. Harapan besar digantungkan agar semua warga terdampak bisa segera bangkit dan menjalani hidup dengan lebih aman dan sejahtera.

Pembekalan Wawasan Kebangsaan di SD Mahdinatul Ulum, Babinsa Tanamkan Semangat Nasionalisme

Jember – Dalam rangka menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda, Babinsa Koramil 0824/25 Desa Cangkring melaksanakan kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di SD Mahdinatul Ulum, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah. Rabu, (18/12/2024).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Sekolah SD Mahdinatul Ulum beserta jajaran dewan guru dan Personil Koramil 0824/25 Jenggawah. Pembekalan ini menjadi penutup kegiatan sekolah sebelum memasuki masa libur semester.

Babinsa menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta nilai-nilai cinta tanah air kepada para siswa. Dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.

Danrindam V/Brawijaya Pimpin Pembukaan Pendidikan Bintara TNI AD Gelombang II

Jember,- Sebanyak 701 calon Bintara TNI AD memulai pendidikan militer di Secaba Rindam V/Brawijaya, Jember, yang dibuka secara resmi oleh Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., sebagai Inspektur Upacara, Acara berlangsung khidmat.

Pendidikan yang berlangsung selama 15 minggu ini bertujuan membentuk prajurit yang profesional, disiplin, dan berjiwa Sapta Marga. Hal ini disampaikan Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E., dalam amanat Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan saat upacara pembukaan di Jl. Tidar, Karangrejo.

“Menjadi prajurit TNI AD adalah kehormatan sekaligus tantangan. Jagalah kondisi fisik dan mental serta pelajari materi pendidikan dengan semangat dan penuh tanggung jawab,†pesan Pangdam melalui Kolonel Inf Mukhamad Albar, S.E. kepada seluruh peserta didik.

Mayor Arh Anton Prasetijono, Wadan Secaba Rindam V/Brawijaya, bertindak sebagai Komandan Upacara. Seluruh prosesi berjalan lancar, mencerminkan kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan militer di lingkungan TNI AD.

Para siswa diharapkan mampu beradaptasi dengan kehidupan militer yang menuntut kedisiplinan tinggi, loyalitas, serta tanggung jawab. Pendidikan ini merupakan langkah awal penting menuju pengabdian di TNI AD yang penuh integritas.

Pendidikan ini dirancang untuk melatih fisik, mental, dan kemampuan strategis calon prajurit. Berbagai program pelatihan akan diberikan, mulai dari pembentukan karakter hingga keterampilan teknis, guna mendukung tugas mereka di masa depan.

Pangdam V/Brawijaya berharap para calon Bintara dapat lulus dengan hasil terbaik dan menjadi prajurit yang membanggakan. “Semoga pendidikan ini menghasilkan prajurit andal yang siap menjaga kedaulatan bangsa,†tutupnya penuh harapan.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tanggap Kebakaran Rumah Warga, Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa.

SITUBONDO– Kejadian kebakaran rumah kembali menggemparkan warga Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo. Sebuah rumah milik Ibu Serum yang berlokasi di Kampung Baderan Barat RT 02/RW 01 Desa Baderan Kecamatan Sumbermalang Kabupaten Situbondo mengalami insiden kebakaran.

Babinsa Koramil 0823/16 Sumbermalang, Serda Sugiyono, bersama Bhabinkamtibmas segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan membantu proses penanganan. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Serda Sugiyono mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi bahaya yang bisa memicu kebakaran, seperti kelalaian dalam penggunaan kompor atau peralatan listrik.

“Syukurlah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan keamanan rumah, terutama dari risiko kebakaran,” ujar Serda Sugiyono di lokasi kejadian.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya kerjasama antara warga dan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan

Babinsa Baletbaru Dukung Ketahanan Pangan dengan Pendampingan Penanaman Padi.

Jember,- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Baletbaru, Koramil 0824/04 Sukowono, Serda Herman melaksanakan pendampingan penanaman padi jenis Inpari 32 di lahan milik Bapak H. Kholik seluas 0,300 hektare. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Pokaseng, RT. 004 RW. 006, Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.

Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada petani dalam meningkatkan produktivitas padi sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas pangan di wilayah. Kehadiran Babinsa menunjukkan sinergi TNI dengan masyarakat, khususnya petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Dengan pendampingan ini, kami berharap petani dapat terus semangat dalam meningkatkan hasil pertanian mereka, yang tentunya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serda Herman di sela-sela kegiatan.

Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Karya Bakti Pembersihan Jalan Pasca Longsor.

Ngawi,– Aksi tanggap terhadap lingkungan kembali dilakukan oleh Babinsa Koramil Ngrambe 07/Ngrambe Kodim 0805 Ngawi Serka Suyoto bersama warga masyarakat di Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi. Aksi gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan jalan berlumpur yang tertimbun longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Longsor yang terjadi di salah satu titik jalan di Desa Giriharjo sempat menghambat aktivitas warga, terutama akses jalan menuju ke beberapa dusun di wilayah tersebut. Tidak tinggal diam, Serka Suyoto yang juga merupakan Babinsa setempat langsung mengajak warga sekitar untuk melakukan Karya Bakti pembersihan dengan gotong royong.

Proses pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat sederhana dan kerja sama antara warga dan Babinsa. Tim gotong royong ini bekerja keras dan bahu membahu selama beberapa jam untuk mengangkat tumpukan tanah dan batu yang menghalangi jalan. Keberadaan Babinsa di tengah-tengah masyarakat menunjukkan peran aktif TNI dalam menjaga ketahanan diwilayah dan membantu kesulitan masyarakat.

Warga setempat mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Babinsa Koramil Ngrambe. “Kami sangat terbantu dengan adanya Babinsa yang segera turun tangan. Jalan kembali bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari,” kata salah seorang warga, Joko, yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antar pihak terkait dapat mempercepat pemulihan dan mengatasi masalah yang timbul akibat bencana alam. Babinsa Serka Suyoto mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di musim hujan yang tinggi akhir akhir ini.

Karya Bakti pembersihan jalan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi bencana serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Semangat Kebersamaan TNI dan Purnawirawan Terwujud dalam Senam Bersama di Sidoarjo.

Sidoarjo, Guna mempererat kebersamaan dan menjaga kesehatan, Koramil 0816-10/Balongbendo menggelar senam bersama anggota PPAL (Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut) dan Pepabri (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri) Kecamatan Balongbendo. Kegiatan ini berlangsung di halaman Makoramil 0816-10/Balongbendo, diikuti oleh sekitar 50 peserta.

Kegiatan senam dipimpin langsung oleh Danramil 0816-10/Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, S.H. Turut hadir Ketua PPAL Pepabri Kecamatan Balongbendo, Bapak Tatang, anggota PPAL Pepabri, serta anggota Koramil 0816-10/Balongbendo.

Senam pagi diawali dengan persiapan dan sesi pemanasan pada pukul 07.30 WIB, dipandu oleh instruktur senam. Pada pukul 07.45 WIB, seluruh peserta, baik dari Koramil maupun PPAL Pepabri, bersama-sama mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat. Kebersamaan terlihat jelas dalam setiap gerakan yang dilakukan secara kompak dan penuh antusias.

Danramil 0816-10/Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, S.H., menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara TNI dan para purnawirawan untuk menjaga silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran hidup sehat.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan antara anggota TNI yang masih aktif dan para purnawirawan yang telah berjasa bagi negeri ini. Kami harap semangat kebersamaan ini terus terjaga,†ujar Kapten Inf Hendro Sugiono.

Ketua PPAL Pepabri Kecamatan Balongbendo, Bapak Tatang, juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Koramil Balongbendo yang terus menjalin hubungan erat dengan para purnawirawan. “Kami merasa dihormati dan dihargai. Kegiatan seperti ini memberikan semangat baru bagi kami untuk terus aktif dan sehat,†ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan meriah. Suasana penuh keakraban tampak di wajah para peserta, yang usai senam melanjutkan dengan sesi ramah tamah singkat.

Kegiatan senam bersama ini menjadi salah satu upaya Koramil 0816-10/Balongbendo dalam menjaga hubungan harmonis dengan para purnawirawan, sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas generasi untuk membangun solidaritas yang kokoh.

Babinsa Candi Tindak Lanjuti Banjir dengan Monitoring dan Koordinasi di Sumokali.

Sidoarjo, Curah hujan yang tinggimenyebabkan sungai yang melintasi Desa Sumokali, Kecamatan Candi, meluap. Air menggenangi jalan dan sebagian rumah warga di Dusun Nyamplong, RT 22, 23, dan 25 Desa Sumokali, dengan ketinggian mencapai ±30 cm. Babinsa Koramil 0816/02 Candi, Serka Wahyudi, bergerak cepat untuk memonitor situasi dan memastikan keselamatan warga terdampak. Senin, 16 Desember 2024.

Hujan deras mulai mengguyur wilayah Kecamatan Candi sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu malam. Intensitas hujan semakin meningkat hingga tengah malam, menyebabkan debit air sungai naik secara signifikan. Puncaknya sekitar pukul 05.00 WIB, sungai tidak lagi mampu menampung air sehingga meluap ke jalanan sepanjang Desa Sumokali dan Desa Jambangan.

Hingga Senin pagi, banjir masih menggenangi area permukiman dan akses jalan di Dusun Nyamplong, RT 22, 23, dan 25 Desa Sumokali. Meski tidak ada laporan korban jiwa, aktivitas warga menjadi terganggu, terutama di wilayah dengan genangan air yang cukup tinggi.

Serka Wahyudi bersama perangkat Desa Sumokali, Ketua RW 06, dan para Ketua RT setempat langsung bergerak melakukan langkah-langkah berikut Melaporkan kejadian banjir ke pemerintah daerah untuk percepatan penanganan, Melaporkan situasi ke komando atas untuk koordinasi lebih lanjut, Melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak dan memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada.

“Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan pemerintah daerah untuk memastikan langkah-langkah mitigasi segera dilakukan. Saat ini, prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga,†ujar Serka Wahyudi di sela-sela kegiatannya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa atau luka. Namun, genangan air menyebabkan gangguan akses jalan menuju Desa Jambangan dan berdampak pada aktivitas harian warga.

Banjir ini menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi dan pemeliharaan saluran air, terutama menjelang musim penghujan. Babinsa Koramil 0816/02 Candi bersama perangkat desa dan elemen terkait terus berupaya memberikan pendampingan dan solusi jangka pendek maupun panjang bagi masyarakat terdampak.

Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berjalan lancar dan kondusif. Babinsa juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.

MI Ma’arif NU Bilingual School Resmi Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama.

Sidoarjo,– Suasana penuh harapan menyelimuti Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono. Sebuah langkah besar dalam bidang pendidikan resmi dimulai dengan dilaksanakannya groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan MI Ma’arif NU Bilingual School. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, masyarakat, dan Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono, Peltu Dodik Armanto.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo, KH Zaenal Abidin, menyampaikan harapan besar bahwa pembangunan MI Ma’arif NU Bilingual School ini akan menjadi langkah awal menuju terciptanya generasi muda yang unggul dalam pendidikan berbasis agama dan modern.

“Pembangunan ini adalah bentuk nyata dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Semoga MI Ma’arif NU Bilingual School mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia,†ujar KH Zaenal Abidin.

Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Ibu H. Anik Maslakah, turut mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.

Babinsa Desa Pademonegoro, Peltu Dodik Armanto, menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap langkah pembangunan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan.

“Pembangunan MI Ma’arif NU Bilingual School ini adalah harapan baru bagi anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Kami siap mendampingi dan mendukung masyarakat dalam setiap prosesnya,†ujar Peltu Dodik Armanto.

Prosesi peletakan batu pertama berlangsung penuh haru dan semangat kebersamaan. Langkah awal ini menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama dalam membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

MI Ma’arif NU Bilingual School diharapkan menjadi ikon pendidikan unggulan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan pendekatan pendidikan modern, membawa manfaat besar bagi Desa Pademonegoro dan sekitarnya.