Upaya Bersama Jaga Kelestarian Hutan di Taman Nasional Betung Kerihun.

Kalimantan Barat,- Dalam upaya menjaga kelestarian Ekosistem dan keanekaragaman hayati, Balai Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW berkolaborasi bersama polisi hutan (polhut), Babinsa, LSM, serta masyarakat adat melaksanakan patroli rutin di kawasan konservasi di wilayah Kapuas hulu, Kalimantan Barat, Kamis (19/12/2024).

Patroli ini bertujuan untuk mencegah aktivitas ilegal seperti pembalakan liar, perburuan satwa dilindungi, dan perambahan hutan. Dalam patroli ini membutuhkan waktu selama tujuh hari untuk meyakinkan hutan aman dari aktivitas ilegal.

Melindungi keanekaragaman hayati di TNBK yang merupakan salah satu situs penting di Heart of Borneo. “Ucap Sertu Fajar”. Mencegah dan menindak aktivitas yang merusak ekosistem, seperti illegal logging dan perburuan.
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kawasan konservasi.

“Patroli dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel berjumlah satu peleton dari berbagai pihak. Tim menyusuri jalur-jalur strategis di dalam kawasan, memantau kondisi hutan, dan mendokumentasikan temuan di lapangan”. Lanjut Sertu Fajar.

Hasil patroli Teridentifikasi area rawan perambahan yang memerlukan pengawasan lebih lanjut.
Dilakukan edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Kepala polhut Bapak EdwarJosen, S.Hut “mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam patroli ini. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga Taman Nasional Betung Kerihun sebagai warisan alam yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang”.

“Patroli ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan dukungan semua pihak, TNBK dapat terus menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang unik dan penting di dunia”. Pungkas Edwar Josen, S.Hut.

Perbaikan Tanggul Jebol di Ponorogo Dipercepat Melalui Sinergitas TNI dan Masyarakat.

Ponorogo, – Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono menegaskan saat ini TNI bersama komponen bangsa lainnya terus bahu-membahu dalam upaya rehabilitasi pasca banjir bandang di Ponorogo beberapa waktu lalu.

“Dalam melakukan upaya rehabilitasi pasca bencana di Ponorogo, TNI bekerja sama dengan Polri, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), aparat desa, dan masyarakat, bersama-sama memperbaiki tanggul yang jebol dari 18 titik yang sudah ditentukan oleh BPBD. Kemudian kita juga telah membantu membersihkan rumah warga yang terkena banjir,†kata Pamen TNI AD abituren Akmil 2004 itu saat meninjau perbaikan tanggul jebol di Desa Jetis, Kamis (19/12/2024) sore.

Dwi mengatakan perbaikan 18 titik tanggul itu menjadi sasaran prioritas untuk mencegah terjadinya banjir susulan saat hujan kembali turun.

Sampai hari ini, ungkapnya, sudah ada 7 titik tanggul yang telah selesai diperbaiki. Di mana 4 di antaranya sedang proses pengerjaan dan 7 titik lainnya akan dikerjakan selanjutnya.

Tak hanya dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, perbaikan tanggul yang dilakukan juga melibatkan alat berat. Hal itu dihadapkan dengan parahnya tingkat kerusakan dan luasnya perbaikan yang harus dilakukan. Diharapkan upaya itu dapat mempercepat proses pengerjaan.

“Dinas terkait dari BPBD maupun dari BBWS telah mengeluarkan 5 alat berat. Satu alat (berat) sudah bekerja memperbaiki tanggul, harapan kita dalam satu minggu ke depan target 18 tanggul dapat kita selesaikan,†terangnya.

Selain upaya perbaikan tanggul, untuk mencegah terjadinya bencana banjir serupa, Dwi mengaku akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk melakukan penghijauan di tempat-tempat yang kritis.

“Kami dari Kodim 0802/Ponorogo siap bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup dan BPBD akan melaksanakan penanaman pohon di tempat-tempat kritis yang rawan terjadinya longsor,†sebutnya.

Lebih dari itu, ke depannya BBWS juga akan melakukan upaya perbaikan tanggul secara menyeluruh di Ponorogo, khususnya yang rawan terjadi banjir.

“Dari dinas terkait nanti akan melaksanakan upaya perbaikan tanggul secara menyeluruh untuk wilayah-wilayah yang rawan terjadi banjir. Sampai hari ini di Ponorogo sebenarnya sudah pernah dilaksanakan pembuatan atau perbaikan tanggul, tapi karena memang kemarin intensitas hujannya tinggi, ada beberapa titik itu jebol, sehingga menyebabkan terjadinya banjir,†jelasnya.

Cegah Stunting, Babinsa Jatitengah Lakukan Pendampingan Kesehatan di Posyandu.

Blitar,- Sebagai wujud kepedulian dalam bidang kesehatan, khususnya Ibu anak dan percepatan penurunan stunting, Serda Agis Eka Rosadi Babinsa Desa Jatitengah Pos Ramil Selopuro Koramil 0808/12 Wlingi Kodim 0808/ Blitar melaksanakan pendampingan kegiatan percepatan penurunan stunting bertempat Posyandu Jatitengah 1 Desa Jatitengah Kec. Selopuro Kab. Blitar, Kamis (19/12/2024).

Kegiatan kali ini babinsa melaksanakan pendamping kepada tenaga kesehatan dan kader Posyandu dengan sasaran penimbangan berat badan, mengukur tinggi badan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan bayi serta pemberian vitamin kepada Balita untuk mencegah Stunting.

Dalam kegiatan tersebut Serda Agis Eka Rosadi menyampaikan, hal ini dilaksanakan guna mendukung pelaksanaan Penurunan Angka Stunting untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan anak yang beresiko Stunting serta mewujudkan suksesnya program balita sehat dan keluarga berencana (KB) di wilayah Desa binaannya.

“Dalam pelaksanaan kegiatan kami selalu berupaya untuk memberikan pendampingan kepada para petugas Kesehatan yang ada di wilayah binaan,†ujar Serda Agis Eka

Danramil 0808/12 Wlingi melalui Danpos Ramil Selopuro Peltu Budianto menyampaikan “Kegiatan Babinsa Jatitengah, merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan khususnya Ibu dan Anak di wilayah binaan dalam mencegah Stunting dan mewujudkan balita yang sehat untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme, Babinsa Koramil Benowo Ajak Warga Nyanyikan Indonesia Raya.

Surabaya, – Babinsa Koramil 0830/06 Benowo bersama warga setempat dan siswa SMAN 12 Surabaya mengadakan kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di Aula Makoramil 0830/06 Benowo, yang berlokasi di Jl. Raya Sememi No.1, Babat Jerawat, Kec. Pakal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilaksanakan Koramil 0830/06 Benowo sebagai bagian dari instruksi presiden untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap harinya, tepat pukul 10.00 WIB. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme di kalangan warga dan siswa setempat, Kamis (19/12).

Serka Rosidi, salah satu Babinsa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda serta masyarakat sekitar. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kita semua semakin mencintai dan menjaga keutuhan NKRI,†ujarnya.

Selain menyanyikan lagu Indonesia Raya, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyuluhan wawasan kebangsaan oleh para Babinsa yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir, baik dari kalangan warga maupun siswa. Mereka mengapresiasi upaya Koramil 0830/06 Benowo dalam membangun rasa kebangsaan serta semangat patriotisme di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang memiliki semangat cinta tanah air, serta memiliki pengetahuan dan kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya menjaga keutuhan NKRI.

Babinsa Koramil Balongpanggang Perkenalkan Teknik Penanaman Padi kepada Petani.

Gresik – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan (Hanpangan), Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Sertu Iwan S., melaksanakan kegiatan penanaman padi bersama warga di persawahan milik Bapak Siswanto, perangkat Desa Wahas, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kegiatan yang melibatkan empat orang ini tidak hanya sekadar membantu proses penanaman, tetapi juga memberikan edukasi kepada petani. Sertu Iwan S. menyampaikan saran dan motivasi kepada petani tentang teknik penanaman padi yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil panen. Salah satu teknik yang diperkenalkan adalah metode proning, yakni pemotongan pucuk daun pada usia padi tiga minggu. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan akibat penyakit pada tanaman padi serta meningkatkan produktivitas panen.

Bapak Siswanto selaku pemilik lahan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Babinsa yang memberikan semangat baru kepada para petani di Desa Wahas.

“Kami merasa sangat terhormat dengan kedatangan Bapak Babinsa dari Koramil Balongpanggang ke sawah kami. Kehadiran beliau memberikan spirit tersendiri bagi kami. Selain itu, masukan-masukan tentang teknik menanam padi agar terhindar dari penyakit sangat bermanfaat. Kami berharap dengan metode ini, hasil panen kami akan lebih baik,†ujar Bapak Siswanto.

Ia juga mendoakan agar para Babinsa selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI melalui Koramil 0817/09 Balongpanggang dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan petani di Desa Wahas semakin termotivasi untuk menerapkan teknik pertanian modern sehingga mampu menghasilkan panen yang melimpah.

TNI Sahabat Masyarakat: Babinsa Masuk Sekolah di TK Aisyah Desa Penambangan.

Sidoarjo,- Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Serka Imam, menggelar program “Babinsa Masuk Sekolah” di TK Aisyah Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini mengusung tema “TNI Sahabat Masyarakat”, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini.

Dalam sambutannya, Kepala TK Aisyah, Purwanti, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang memberikan inspirasi kepada anak-anak. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ungkapnya.

Serka Imam, selaku Babinsa, menuturkan bahwa program ini adalah salah satu bentuk pendekatan TNI kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “Kami ingin anak-anak mengenal lebih dekat TNI dan memahami betapa pentingnya rasa cinta tanah air. Dengan kegiatan ini, kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cinta bangsa, dan negara,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi anak-anak TK Aisyah. Selain menambah wawasan, mereka juga merasakan kehangatan interaksi dengan TNI, yang memperkuat pesan bahwa TNI adalah sahabat masyarakat.

Kegiatan Penyaluran PMT di Desa Becirongengor Tingkatkan Gizi Balita Stunting.

Sidoarjo,- Kegiatan Penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berlangsung di Balai Desa Becirongengor, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi balita yang mengalami stunting dan gizi kurang, guna meningkatkan kesehatan generasi penerus di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Becirongengor, Bapak Subkhan, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menekan angka stunting dan meningkatkan gizi balita. “Program ini merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah desa terhadap kesehatan anak-anak, demi masa depan mereka yang lebih baik,” ungkapnya.

Babinsa Desa Becirongengor, Serda Saiful Rizal, turut memberikan apresiasi atas kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena balita adalah aset berharga untuk masa depan. Dengan bantuan ini, semoga mereka dapat tumbuh lebih sehat dan kuat,” ujarnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Desa Becirongengor dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat melalui program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warganya. Semangat gotong royong dan kepedulian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk melakukan upaya serupa.

Babinsa dan Masyarakat Bersihkan Sungai Avoer dari Eceng Gondok di Keboguyang.

Sidoarjo,– Suasana gotong royong mewarnai kegiatan penyemprotan eceng gondok di aliran Sungai Avoer, Dusun Guyangan, Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon. Sepanjang 2,5 kilometer sungai yang tertutup eceng gondok berhasil dibersihkan melalui kolaborasi berbagai pihak, dengan tujuan memperbaiki aliran air demi mendukung kebutuhan pertanian dan menjaga kelestarian lingkungan.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Keboguyang, Bapak Musa, beserta perangkat desa, Babinsa Desa Keboguyang, Serma Supaidi, Tuwowo atau Juru Air, Bapak Ku Diri, Kelompok Tani (Poktan) yang dipimpin oleh Bapak Faktur Rohman bersama sejumlah petani.

Rangkaian kegiatan meliputi Briefing oleh Kepala Desa Bapak Musa memberikan arahan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai upaya mendukung keberlanjutan pertanian yang menjadi andalan perekonomian warga. Pencampuran Obat Pembasmi Eceng Gondok, Obat pembasmi eceng gondok berbahan ramah lingkungan diracik dengan hati-hati oleh tim, memastikan dampak positif bagi aliran air tanpa merusak kualitas lingkungan sekitar, Penyemprotan Eceng Gondok, Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh dari hilir hingga hulu dengan koordinasi yang baik antara peserta. Alat semprot manual digunakan untuk memastikan efisiensi dan efektifitas pekerjaan.

Kegiatan berlangsung lancar dan aman, dengan partisipasi aktif semua pihak. Upaya ini tidak hanya membersihkan sungai, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat desa, Babinsa, dan masyarakat setempat.

Babinsa Desa Keboguyang, Serma Supaidi, menyatakan, Ini adalah bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat. Sungai yang bersih akan mendukung irigasi pertanian, sehingga petani bisa lebih produktif. Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga dalam kegiatan ini.â€

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik mampu menghasilkan dampak besar. Desa Keboguyang terus menunjukkan komitmen untuk menjaga lingkungan dan mendukung keberlanjutan pertanian. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi wilayah lain untuk melakukan langkah serupa demi lingkungan yang lebih baik.

Atap Rumah Rusak, Babinsa dan Warga Kedondong Bekerja Sama Perbaiki.

Sidoarjo,- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0816/05 Tulangan, Sertu Syamsudin dan Serka Joko Dwi. P ikut bergotong royong membantu memperbaiki atap rumah milik bapak Slamet Mulyono RT 10 RW 03 didesa kedondong Kec. Tulangan, kabupaten sidoarjo, mengalami kerusakan dikarenakan bangunan yang terlalu tua termakan usia.

Babinsa ikut terlibat membantu warga di desa binaannya yang sedang memperbaiki atap rumahnya yang sudah begitu tua dan rapuh, sehingga sangat berbahaya untuk ditempati.

“Sebagai Babinsa harus aktif dan peduli terhadap warga binaan. Dengan turun langsung ke lapangan menjadi tahu setiap permasalahan warga,†ujar Sertu Syamsudin

Sertu Syamsudin menambahkan, bahwa dirinya sangat senang melihat kekompakan serta kerukunan warganya. Dengan kerja bakti secara bergotong-royong seperti itu kegiatan perbaikan atap rumah tersebut akan lebih cepat selesai. Sebagai Babinsa dia bahagia melihat kebersamaan warga Desa kedondong. “Sifat gotong-royongnya masih sangat kental dan berjalan dengan baik,†imbuhnya.

Pemilik rumah bapak bapak Slamet Mulyono, usai perbaikan rumahnya menyampaikan ucapan terima kasih dan kebahagiaan yang tak terhingga. Karena kini dia tak perlu lagi khawatir menempati rumahnya, Sebelum diperbaiki khawatir sewaktu-waktu bisa roboh.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga saya, terlebih kepada Babinsa yang bersedia meluangkan waktu untuk membantu kami. Semoga TNI ke depan lebih sukses dan lebih dicintai rakyat,†tuturnya.

Wawasan Kebangsaan dan PBB Dasar Diajarkan Babinsa kepada Siswa SDN 1 Sawohan.

Sidoarjo,- Tanamkan Nilai – nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi penerus Bangsa, Anggota Babinsa Koramil 0816/03 Buduran Serka Slamet Sudarsono dan Sertu Aris Ardiansyah memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Materi PBB dasar kepada para siswa – siswi SDN 1 Sawohan Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo.

Serka Slamet Sudarsono selaku Babinsa menuturkan, kegiatan yang dilakukan Babinsa tersebut merupakan salah satu program yang harus dilaksanakan oleh aparat Teritorial, guna menanamkan rasa cinta tanah air terhadap seluruh lapisan masyarakat terutama generasi penerus bangsa, serta menumbuhkan semangat patriotisme membela Negara dan Bangsa Indonesia,†tuturnya.

Di kesempatan yang sama Danramil 0816/03 Buduran Kapten M. Nuri menambahkan, “Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD dalam kegiatan Satkowil terutama memberikan materi Wasbang, PBB dasar yang dapat berguna bagi Siswa – siswi SDN 1 Sawohan sebagai bekal sebagai generasi penerus Bangsa, “pungkasnya.

Secara terpisah Kepala Sekolah SDN 1 Sawohan Ibu Farida mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa, sehingga Siswa – siswinya bisa meningkat kedisiplinannya selama proses belajar mengajar, dan semoga bermanfaat di kemudian hari.