Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama Warga Paving Jalan untuk Aksesibilitas Desa

Situbondo – Personel Babinsa Koramil 0823-05 Panarukan, Pelda Solaeman, bersama perangkat desa dan warga Dusun Pathek Barat, Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, melaksanakan kegiatan kerja bhakti pembuatan jalan paving , Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Jumat 27/12/2024

Pelda Solaeman menjelaskan bahwa pembuatan jalan paving di Dusun Pathek Barat bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari. “Kami hadir untuk membantu dan memotivasi masyarakat agar semangat bergotong-royong. Dengan jalan yang baik, tentu mobilitas warga akan lebih lancar, dan perekonomian desa juga bisa lebih berkembang,†ungkapnya.

Kerja bhakti tersebut melibatkan sekitar 30 warga setempat bersama perangkat desa, yang bahu-membahu menyelesaikan proses pemasangan paving. Kepala Desa Peleyan, Bapak Misbahul, menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif Babinsa. “Pendampingan dari TNI, khususnya Babinsa, sangat membantu dalam mempercepat pembangunan jalan ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga,†ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Dusun Pathek Barat, khususnya dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi. Pavingisasi jalan desa ini juga menjadi salah satu wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan daerah serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Babinsa Koramil Balen Dampingi Petani dalam Perawatan Tanaman Padi untuk Ketahanan Pangan

BOJONEGORO, – Dalam rangka mendukung program pemerintah dibidang ketahanan pangan, Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 03/Balen Kodim 0813 Bojonegoro, Serda Jamari, mendampingi salah satu petani Desa Sarirejo dalam merawat tanaman padi, Jum’at (27/12/2024).

Kegiatan pendampingan terhadap petani diwilayah binaan tersebut dilakukan mulai dari penyiapan dan pengolahan lahan, pembibitan dan penanaman, perawatan hingga saat pemanenan tanaman.

Serda Jamari, mengatakan bahwa pendampingan petani diwilayah binaanya dalam melakukan perawatan tanaman padi dilakukan sebagai upaya dalam rangka meningkatkan produksifitas hasil panen, sehingga nantinya juga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Perawatan tanaman dilakukan setelah satu bulan bibit padi ditanam. Perawatan tanaman dimulai dari pembersihan gulma atau tumbuhan pengganggu (rumput liar), dan pemberian pupuk terhadap tanaman padi,” ungkapnya.

Dengan adanya perawatan tersebut, diharapkan tanaman padi dapat berkembang dengan optimal, dan juga bisa mendapat hasil panen yang maksimal. “Apabila rumput-rumput liar atau gulma tidak dibersihkan, bisa berdampak terhadap pertumbuhan tanaman padi. Nantinya juga dapat berdampak pada hasil panen tidak maksimal,” tambah Serda Jamari.

Pemilik lahan, Nursalim (46), merasa senang dan berterima kasih sekali kepada Babinsa yang sudah membantu para petani, bahkan tak canggung untuk turun langsung ke sawah. “Terima kasih pak Babinsa, meski panas matahari tak diharaukan, semangat Babinsa sungguh luar biasa,” tuturnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Danramil 0813-03/Balen Kapten Cba Moch Ridhon, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa jajaranya pada kegiatan pendampingan disektor pertanian tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI khususnya Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro membantu pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, dan menjadikan Kabupaten Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri.

Selain untuk mendukung dan mensukseskan program yang telah dicanangkan oleh pemerintah dibidang ketahanan pangan, menurut Danramil, kegiatan pendampingan Babinsa terhadap petani diwilayah binaan tersebut diharapkan juga dapat membantu meringankan beban, sekaligus memberikan motivasi bagi para petani untuk lebih semangat dalam bertani.

“Kegiatan pendampingan ini sebagai salah satu bentuk upaya nyata para Babinsa dilapangan dalam mendukung dan mewujudkan ketahanan pangan. Harapanya, dapat meningkatnya kesejahteraan petani,” pungkas Kapten Cba Moch. Ridhon.

Kegiatan Kerja Bakti Forkopimka Krembung Ciptakan Lingkungan Bersih dan Nyaman di Keper

Sidoarjo,– Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali diwujudkan oleh Forkopimka Krembung dalam kegiatan kerja bakti yang berlangsung pada Jumat pagi di Desa Keper RT 08 RW 04, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang melibatkan sekitar 30 orang ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Peserta Kerja bakti yang kompak membersihkan area sekitar desa. Para peserta bergotong royong membersihkan selokan, menata jalan, dan memperindah ruang publik. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah. Dalam suasana santai, para peserta berbincang dan mempererat silaturahmi. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Camat Krembung, Hary Nopsijadi, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kerja bakti seperti ini adalah wujud nyata kebersamaan kita dalam menjaga lingkungan. Semoga semangat ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,†ungkapnya.

Sementara itu, Serka Eko dari Koramil 0816/07 Krembung menambahkan, “Sinergi antara masyarakat dan aparat seperti ini sangat penting. Kami selalu siap mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.â€

Kerja bakti Forkopimka Krembung ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi dan semangat gotong royong dapat menciptakan perubahan positif, tidak hanya pada lingkungan tetapi juga dalam hubungan sosial di tengah masyarakat.

Pembersihan Sungai Sir Di Desa Pepelegi, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat Bersama Masyarakat

Sidoarjo, 27 Desember 2024 – Dalam semangat gotong royong, pemerintah Desa Pepelegi bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pembersihan Sungai Sir sepanjang aliran di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari potensi banjir, sekaligus mempererat hubungan antarwarga dan pemerintah.

Kegiatan ini difokuskan pada beberapa sasaran utama, yakni Pembersihan saluran sepanjang Sungai Sir di Desa Pepelegi, Pembersihan rumput liar di sepanjang pinggir sungai, Pengangkatan sampah sisa-sisa banjir di bawah jembatan yang berpotensi menyumbat aliran air.

Pembersihan dimulai dengan mengangkat sampah dan sedimen dari saluran irigasi Sungai Sir. Para peserta bekerja sama membersihkan area dengan penuh semangat. Kegiatan berfokus pada pengangkatan sampah yang tertahan di bawah jembatan. Langkah ini sangat penting untuk memastikan aliran air tetap lancar, terutama menghadapi musim hujan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai, ditutup dengan aksi penanaman pohon keras di sepanjang pinggir sungai. Penanaman ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah erosi di masa mendatang.

Kepala Desa Pepelegi, Iswahyudi, S.E., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta. “Saya berterima kasih kepada warga Pepelegi yang telah berpartisipasi aktif. Dengan kebersamaan ini, kita tidak hanya membersihkan sungai, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,†ujarnya.

Babinsa Desa Pepelegi, Pelda Puji Suyanto, menambahkan, “Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Kami harap langkah ini terus berlanjut agar lingkungan kita tetap terjaga.†Kegiatan pembersihan Sungai Sir ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama dan gotong royong mampu menciptakan perubahan positif. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat Pepelegi.

BPN Serahkan Sertifikat Tanah Digital untuk Mempermudah Pelaku UMKM di Temboro

Magetan,- Danpos Karas Peltu Funindyanto hadiri undangan penyerahan sertifikat tanah Lintas Sektor UKM untuk masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil berlangsung di Aula Desa Temboro, Kecamatan Karas, Jum’at (27/12/2024).

Pada kegiatan ini hadir dari BPN, Dinas Koperasi, PLT Camat Karas, Danramil Tipe – B 0804/07 Karangrejo di wakili Danpos Karas, Kapolsek Karas, Kepala Desa Temboro.

Dari BPN Grisna Sawining, SH,MH. Menjelaskan bahwa program strategis nasional lintas sektor ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kepastiankan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

“Penyerahan sertifikat menjadi bagian dari upaya kami untuk mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Kami juga memperkenalkan inovasi baru dari BPN berupa sertifikat tanah digital. Kini masyarakat masyarakat dapat mengakses sertifikat digital melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dengan teknologi ini, sertifikat tidak lagi berbentuk buku hijau, melainkan satu lembar yang lebih praktis dan aman dari resiko kehilangan atau kerusakan”, Jelasnya.

Peltu Funindyanto menambahkan bahwa kegiatan ini selain untuk mempercepat perwujudan program juga bertujuan yang pertama untuk kepastian hukum hak atas tanah sesuai peraturan yang berlaku, kedua memberikan nilai tambah terkait lahan tersebut dan yang ketiga memudahkan akses permodalan bagi para pelaku usaha.

Upacara Pemakaman Pelda Agus Pamuji: Dandim 0807/Tulungagung Berikan Penghormatan Terakhir

Tulungagung – Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letnan Kolonel Kav Mohammad Nashir, S.Hub.Int memimpin secara langsung upacara pemakaman militer Pelda Agus Pamuji anggota Koramil Tipe B 0807/04 Ngantru di Tempat Pemakaman Umum Desa Pojok Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung Jawa Timur yang dihadiri sekitar 250 orang, termasuk rekan sejawat almarhum, keluarga, dan pelayat, Jumat (27/12/2024).

Pelda Agus Pamuji meninggal dunia pada Kamis malam (26/12/2024) di RS Baptis Kediri akibat sakit yang dideritanya. Kepergiannya membawa duka mendalam, khususnya bagi Koramil Tipe B 0807/04 Ngantru, tempat ia mengabdi selama bertahun-tahun.

Kapten Inf Siswanto, yang juga menjabat sebagai Danramil Tipe B 0807/16 Karangrejo, menjadi Komandan Upacara saat prosesi pemakaman militer. Para peserta upacara memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang yang dikenal sebagai prajurit berdedikasi tinggi dan berjiwa sosial.

Dalam sambutannya, Letnan Kolonel Kav Mohammad Nashir menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian Pelda Agus. Beliau menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang dihormati oleh rekan-rekannya dan dicintai oleh masyarakat sekitar.

“Kami sangat kehilangan seorang prajurit yang berdedikasi seperti almarhum Pelda Agus Pamuji. Semangat pengabdian beliau patut menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Dandim di hadapan keluarga dan peserta upacara.

Selain menyampaikan penghormatan, Dandim juga memberikan pesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan ini. “TNI AD akan selalu hadir untuk mendukung keluarga prajurit yang meninggal dunia dalam tugas ataupun masa pengabdiannya,†tambahnya.

Upacara pemakaman ditutup dengan prosesi penghormatan terakhir dan penyerahan bendera Merah Putih kepada pihak keluarga sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Semoga almarhum Pelda Agus Pamuji mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melanjutkan kehidupan dengan penuh semangat.

Peduli Anak Stunting, Babinsa Bence Berikan Sembako dan Gizi Tambahan untuk Keluarga

Blitar,- Stunting adalah gangguan pertumbuhan di mana anak tidak tumbuh tinggi seperti anak usianya atau disebut juga dengan kerdil akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang.

Melihat hal itu, Babinsa Kelurahan Bence Koramil 0808/02 Garum Kodim 0808/Blitar Serka Yudha Indra S bersama Kader Posyandu Ibu Nunik mendatangi salah satu warganya yang diindikasikan Balita Stunting guna memberikan bantuan sosial berupa 2 paket bantuan sosial untuk anak penderita Stunting di rumah warga yaitu Ibu Sugiati dan ibu Ike alamat Lingk. Bence RT. 01 RW. 03 Kel. Bence Kec. Garum Kab. Blitar, Jumat (27/12/2024).

Serka Yudha S dalam keterangan mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap keluarga yang anaknya beresiko stunting.

“Bantuan tambahan gizi yang diberikan kepada keluarga ini, kami berharap dapat meringankan beban warga tersebut untuk menambah asupan gizi dan sebagai upaya dalam membantu pertumbuhan bagi anak balitanya secara normal,†kata Babinsa.

Ditemui ditempat terpisah Danramil 0808/02 Garum Kapten Kav Eko Wahyudiono S.H. menyampaikan Penanganan Stunting merupakan program TNI AD (Kasad) dan Pemerintah, untuk itu pihaknya sangat mendukung Babinsa Kel. Bence yang turun langsung ke warga membantu kader Posyandu, karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan bantuan berupa makanan bergizi agar tumbuh kembang si anak menjadi normal seperti anak seusianya.

“Selain untuk menurunkan angka stunting, pemberian bantuan sembako juga sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan warga masyarakat di wilayah binaan,†pungkas Danramil.

Babinsa Sumberejo Pantau Intensif Rumah Pompa untuk Antisipasi Banjir di Surabaya

Surabaya, – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir yang sering melanda wilayah Sumberejo akibat tingginya curah hujan, Babinsa Sumberejo Koramil 0830/06 Benowo, Serda Yudi Lesmana dan Serda Ambar Adi Utama, melakukan pemantauan intensif di Rumah Pompa Dukuh Krenuk, Jum’at (27/12). Rumah pompa yang terletak di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Pakal, ini memiliki peran strategis dalam mencegah luapan air Sungai Lamong dan Sungai Sumberejo.

Langkah pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Babinsa untuk mendukung pemerintah setempat dalam menjaga keselamatan warga, khususnya dari ancaman bencana banjir. Rumah pompa tersebut berfungsi mengatur debit dan ketinggian air sungai agar tetap terkendali, terutama di musim hujan seperti saat ini.

Serda Yudi Lesmana menegaskan pentingnya kegiatan pemantauan tersebut. “Pemantauan ini bertujuan memastikan semua peralatan bekerja dengan baik dan siap digunakan. Jika ditemukan kendala teknis, kami akan segera melaporkannya kepada pihak terkait agar langkah perbaikan atau penanganan segera dilakukan. Keberadaan rumah pompa ini sangat penting untuk mengurangi risiko banjir yang dapat merugikan masyarakat,†ujarnya.

Selain melakukan pengecekan teknis, Babinsa juga berkoordinasi dengan warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta aktif melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi banjir, seperti peningkatan debit air yang signifikan atau kerusakan pada fasilitas infrastruktur pengendali air.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk memastikan kesiapan dan kelayakan operasional rumah pompa ini. Dengan perawatan yang baik, kami berharap rumah pompa ini dapat menjalankan fungsinya secara maksimal sehingga risiko kerugian akibat banjir dapat diminimalkan,†tambah Serda Ambar Adi Utama.

Upaya ini sejalan dengan program mitigasi bencana yang digalakkan pemerintah untuk menghadapi musim penghujan. Sebagai wilayah yang sering terdampak banjir, Kelurahan Sumberejo menjadi salah satu prioritas dalam penanganan dini terhadap potensi bencana.

Pemantauan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan. Dengan langkah-langkah preventif yang dilakukan secara rutin, diharapkan wilayah Sumberejo dapat terbebas dari bencana banjir dan tetap aman bagi seluruh warganya.

Satgas Yonif 512/QY Gelar Karya Bakti Ciptakan Lingkungan Bersih Bersama Masyarakat

Peg. Bintang, Papua – Demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, Pos Iwur Satgas Yonif 512/QY mengajak masyarakat Distrik Iwur untuk berpartisipasi dalam kegiatan karya bakti bersama. Jumat, (27/12/2024).

Kegiatan karya bakti tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya bersama dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik. Selain itu, karya bakti ini juga merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 512/QY dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat setempat, serta berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah Daerah dalam rangka memperbaiki kondisi lingkungan.

Sejumlah warga mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif ini. Salah satunya, Bapa Martin, salah seorang tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan,

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain membuat lingkungan menjadi lebih bersih, ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut.â€

Kegiatan karya bakti bersama ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat setempat, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Babinsa Kalipare Koordinasi Dengan Warga Tindak Lanjut Setelah Tanah Longsor

Malang, Batu,- Babinsa Koramil 0818/13 Kalipare, Sertu Yanto, mendatangi langsung ke titik lokasi bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kalipare Kecamatn, Kabupaten Malang.

Kedatangan Babinsa 0818/13 Kalipare Sertu Yanto ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak serta melakukan penilaian awal terhadap kerusakan yang terjadi.

Sertu Yanto menjelaskan bahwa tanah longsor yang terjadi akibat hujan deras mengakibatkan beberapa jalan warga mengalami kerusakan dan akses jalan terputus. “Kami dari TNI berkomitmen untuk segera membantu masyarakat yang terdampak. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan yang diperlukan,” ujarnya.

Kami juga akan terus berkoordinasi dengan kepala desa dan relawan setempat untuk mendata kerugian dan kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh warga. “Kami akan segera melaporkan situasi ini kepada atasan dan pihak terkait,” tambahnya.

Kepala Desa kalipare mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam situasi darurat ini. “Kehadiran TNI sangat membantu kami dalam penanganan bencana. Kami berharap, dengan dukungan semua pihak, kami bisa segera pulih dari dampak bencana ini,” ungkapnya.

Tanah longsor ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama di musim hujan. Koramil 0818/13 Kalipare berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif, serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan.