Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0808/Blitar Latih Kemampuan Kompas dan Pioneer

Blitar – Guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para anggotanya, Satuan Pramuka Penegak Lintas Medan Saka Wira Kartika Kodim 0808/Blitar Tahun 2024 mengadakan pelatihan dengan materi Pengenalan Kompas dan Pioneer (Mendirikan tenda dan tali temali), pada Sabtu (28/12/2024). Kegiatan ini berlangsung di kawasan Gunung Betet Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar, Minggu (29/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan anggota dalam berbagai keterampilan seperti teknik pendakian gunung, navigasi alam, dan keselamatan di medan berat. Selain itu, pelatihan ini juga dirancang untuk membentuk karakter anggota yang tangguh, disiplin, serta memiliki semangat kerja sama dalam tim.

Dipimpin langsung oleh Danramil 0808/09 Sutojayan Kapten Cba Yudi Antonik selaku Kamabiran acara ini juga dihadiri oleh Pasiter Kodim 0808, Kapten Inf Suwito, serta Kak Lutfi, Ketua Dewan Kerja Saka Wira Kartika Kodim 0808/Blitar. Seluruh peserta diajak untuk mengenal lebih jauh penggunaan kompas dalam navigasi medan, serta mempraktikkan teknik tali-temali yang diaplikasikan pada pendirian tenda secara efektif.

“Pelatihan ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk membangun mental yang kuat dan karakter kepemimpinan. Anggota Saka Wira Kartika diharapkan mampu menghadapi tantangan di medan apa pun dengan percaya diri,†ujar Kapten Yudi Antonik.

Melalui kegiatan ini, para anggota diharapkan dapat semakin terampil dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan, terutama dalam kegiatan yang membutuhkan keahlian teknis serta ketahanan fisik dan mental. Pelatihan semacam ini juga menjadi ajang untuk mempererat kekompakan dan kerja sama di antara anggota Saka Wira Kartika.

Kak Lutfi, Ketua Dewan Kerja Saka Wira Kartika Kodim 0808/Blitar juga mengatakan bahwa dengan pembinaan kepada anggota Pramuka Saka Wira Kartika tersebut, diharapkan dapat membentuk kader generasi pemuda yang handal dan berwawasan kebangsaan mantap dan bermartabat. Sebab anggota Gerakan Pramuka memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam membentuk karakter dan jati diri para generasi muda sebagai penerus cita – cita bangsa,†ungkap Kak Lutfi.

Gotong Royong Warga dan TNI Perbaiki Talud Sungai Cangkring di Desa Sumberingin

Trenggalek,– Dalam semangat kebersamaan yang luar biasa, Babinsa Sumberingin dari Koramil 0806-08/Karangan, Serka Aman Yuono bersama warga Dusun Cangkring, Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, melaksanakan kerja bakti untuk memperkuat talud sungai yang ambles. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (29/12/2024) ini menjadi langkah nyata untuk melindungi wilayah dari ancaman longsor dan banjir

“Kerja bakti ini lebih dari sekadar kegiatan fisik. Ini adalah upaya bersama untuk menjaga keselamatan lingkungan dan memastikan pemukiman serta lahan pertanian tetap aman,†tegas Serka Aman Yuono. Ia menggarisbawahi pentingnya aksi segera untuk mencegah risiko lebih besar.

Puluhan warga dengan penuh semangat membawa peralatan dan bahan secara swadaya, menunjukkan bahwa gotong royong adalah kekuatan besar masyarakat. Dengan peralatan sederhana, mereka bergandengan tangan memperbaiki bagian talud yang rusak akibat derasnya arus sungai.

Kepala Desa Sumberingin, Joko Pitoyo, memuji keterlibatan aktif Babinsa yang memberikan dorongan moral kepada warga. “Keberadaan Serka Aman Yuono bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga menyemangati kami untuk terus peduli pada lingkungan. Kehadiran TNI seperti ini membuat kami merasa didukung dan diperhatikan,†ujar Joko Pitoyo penuh haru.

Sungai Cangkring, yang menjadi sumber pengairan penting bagi sawah warga, memerlukan perlindungan ekstra, terutama saat musim penghujan tiba. Dengan perbaikan ini, warga optimis talud akan lebih tahan lama, mengurangi risiko erosi yang dapat merugikan kehidupan mereka.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlangsung. Kebersamaan ini membuat lingkungan kami lebih aman dan nyaman,†tutur Ibu Sumiati, salah satu warga yang turut serta.

Kerja bakti ini tidak hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol persatuan antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan di Dusun Cangkring adalah contoh nyata bagaimana sinergi positif mampu menciptakan perubahan besar bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Kegiatan Binter Koramil Kendit Dukung Ketahanan Pangan dan Penghijauan Lingkungan

Situbondo,- Personel Babinsa Koramil 0823-06/Kendit di bawah pimpinan Kapten Arh Margoto bersama perangkat Desa Klatakan melaksanakan kegiatan Binter dengan menanam pohon mangga dan alpukat di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Minggu (29-12-2024)

Kegiatan ini merupakan upaya mendukung program penghijauan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Penanaman pohon mangga dan alpukat dipilih karena memiliki manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat.

Kapten Arh Margoto menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif.

“Penghijauan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik untuk generasi sekarang maupun mendatang. Semoga pohon-pohon ini tumbuh subur dan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga,” ujar Kapten Arh Margoto.

Dengan semangat gotong-royong, kegiatan ini juga menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya melalui peran aktif Babinsa dalam mendukung program-program desa.

Kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme dari perangkat desa dan warga setempat yang turut berpartisipasi dalam penanaman. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Pendampingan Babinsa Pamekasan Percepat Proses Penanaman Padi di Desa Laden

PAMEKASAN,- Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan, Koptu Akhmad Rifai, aktif melakukan pendampingan kepada petani di Desa Laden, Kecamatan Pamekasan. Dengan memanfaatkan musim hujan, ia turun langsung membantu proses persiapan lahan pertanian.

Kegiatan ini dilakukan dengan membajak sawah menggunakan mesin hand tractor di lahan milik Supiyanto, salah satu anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani 2 yang berada di Dusun Timur, Desa Laden. Pendampingan tersebut bertujuan mempercepat proses penanaman padi sekaligus mendukung terwujudnya program swasembada pangan nasional.

“Pendampingan ini tidak hanya membantu petani dalam menyiapkan lahan, tetapi juga menjadi upaya untuk memastikan keberhasilan musim tanam kali ini. Harapannya, produksi padi dapat meningkat dan ketahanan pangan masyarakat lebih terjamin,” ujar Koptu Akhmad Rifai.

Sementara itu, Supiyanto, pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut mendukung kegiatan pertanian di desanya. “Dengan adanya pendampingan ini, pekerjaan kami jadi lebih ringan dan proses tanam bisa berjalan lebih cepat,” ungkapnya.

Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan terus berkomitmen untuk mendukung petani di wilayah binaannya, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca dan memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai rencana. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional.

Koramil 0812/15 Karanggeneng Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme kepada Kader GP Ansor

Lamongan,- Untuk mencetak kader kader yang militan dan menanamkan kedisiplinan serta kekompakan kepada Anggota PAC GP Ansor Kecamatan Karanggeneng dalam program Diklatsar, Anggota Koramil 0812/15 Karanggeneng melaksanakan pembekalan berbagai materi yang diselenggarakan di MI Mansaul Huda Desa Guci Kecamatan Karanggeneng, Minggu (29/12/2024).

Batuud Koramil 0812/15 Karanggeneng, Peltu Dul Holil mengatakan bahwa pelatihan kepada 28 Anggota GP Ansor Karanggeneng tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan, tanggung jawab dan dapat meningkatkan kedisiplinan yang tinggi. Sebab disiplin adalah modal utama dalam melakukan setiap hal, baik dalam pekerjaan maupun melakukan ibadah.

“Selain itu pelatihan PBB dan wawasan kebangsaan ini bermanfaat juga untuk melatih kedisiplinan tiap peserta serta meningkatkan solidaritas dan kekompakan sesama rekan,†jelas Peltu Dul Holil.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa selain melatihkan PBB dan Tata laksana upacara, diberikan juga materi wawasan kebangsaan, pengetahuan tentang bahaya narkoba dan dampak buruk judi online.

“Kami merasa sangat penting memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan dampak buruk judi online kepada Generasi muda Bangsa.” Pungkasnya.

Sementara itu, Muhanan, selaku Ketua Panitia Diklatsar mengucapkan terima kasih atas waktu dan ilmu yang diberikan kepada Kader kader terbaik GP Ansor yang berada di Wilayah Kecamatan Karanggeneng.

“Kami berharap apa yang sudah diberikan oleh Bapak-Bapak TNI, akan bisa bermanfaat untuk membentuk Kader-Kader yang militan, handal dan berwawasan kebangsaan” pungkasnya.

Babinsa Desa Suluk Bersama Warga Gotong Royong Bangun Mushola untuk Masyarakat

Madiun, – Dalam rangka mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong, Babinsa Desa Suluk Koramil 0803/12 Dolopo, Serda Nanang Khosim, turut melaksanakan kerja bakti bersama warga RT 16/07 Dusun Mojo, Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Minggu (29/12). Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan sebuah mushola yang akan menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

Serda Nanang Khosim menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas seorang Babinsa untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. “Sebagai Babinsa, saya harus terus mendukung dan membantu masyarakat, terutama dalam kegiatan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Pembangunan mushola ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan kebersamaan warga,” ujarnya.

Kerja bakti yang dilakukan secara gotong royong ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan pemuda hingga para tokoh masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan, warga bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengecoran pondasi hingga pemasangan bata. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat yang selama ini telah terjalin harmonis.

Tokoh masyarakat Dusun Mojo, Bapak Suprianto, mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Serda Nanang Khosim yang selalu hadir membantu masyarakat. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga memperkuat kebersamaan di antara warga,” ungkapnya.

Dengan adanya mushola yang sedang dibangun ini, masyarakat berharap dapat lebih mudah melaksanakan kegiatan ibadah dan keagamaan. Babinsa Desa Suluk juga mengimbau warga untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan. “Gotong royong merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga. Semoga mushola ini segera selesai dan membawa berkah bagi seluruh warga Dusun Mojo,” pungkas Serda Nanang Khosim.

Program Tumpang Sari Koramil Gemarang Tingkatkan Hasil Pertanian dan Kesejahteraan

Madiun,– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Anggota Koramil 0803/06 Gemarang, Sertu Amanu, bersama pihak terkait melaksanakan kegiatan pengembangan pertanian melalui sistem tumpang sari. Program ini dilakukan sebagai upaya optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian untuk meningkatkan hasil produksi pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti kelompok tani, perangkat desa, dan dinas pertanian setempat. Sistem tumpang sari yang diterapkan mengkombinasikan penanaman beberapa jenis tanaman dalam satu lahan, seperti jagung, kacang tanah, dan ubi kayu. Metode ini dinilai efektif untuk memaksimalkan hasil panen sekaligus menjaga kesuburan tanah. Dalam pelaksanaannya, Sertu Amanu secara aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada para petani terkait teknik budidaya yang baik dan efisien.

Menurut Sertu Amanu, program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi potensi krisis pangan di masa depan. “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para petani dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan adanya tumpang sari, hasil panen bisa lebih beragam, sehingga ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga,†ujar Sertu Amanu di sela-sela kegiatan.

Selain pendampingan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Anggota kelompok tani Desa setempat, Sujarwo, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Koramil 0803/06 Gemarang dalam membantu masyarakat, khususnya petani. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran TNI yang selalu mendukung program-program desa, terutama di sektor pertanian. Hal ini memberikan motivasi kepada para petani untuk terus semangat bekerja,†ungkapnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat terwujud ketahanan pangan yang tangguh di wilayah Gemarang. Program tumpang sari juga diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian. Koramil 0803/06 Gemarang berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program strategis yang berkelanjutan.

Satgas Yonif 512/QY Angkut Material untuk Pembangunan TK di Kampung Pabrab

Keerom, Papua – Dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur dan pendidikan di wilayah perbatasan, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Somografi, memberikan bantuan material untuk pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kampung Pabrab. Minggu, (29/12/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Satgas Yonif 512/QY yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga turut berperan aktif dalam membantu kesulitan masyarakat setempat. Salah satu wujudnya adalah membantu pengangkutan kayu sebagai bahan material yang diperlukan untuk pembangunan bangunan TK yang direncanakan di Kampung Pabrab.

Kegiatan pengangkutan kayu dilakukan oleh personel Pos Somografi dengan bekerja sama bersama warga setempat. Kayu-kayu tersebut akan digunakan untuk membangun struktur bangunan TK yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi proses belajar mengajar di daerah terpencil ini.

Salahsatu masyarakat Pabrab, Bapa Johan Nauw, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 512/QY.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Bagi kami, ini sangat berarti karena keberadaan TK di kampung ini sangat dibutuhkan. Anak-anak di sini berhak mendapatkan pendidikan yang baik agar anak-anak dapat lebih maju ke depannya,” tuturnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pembangunan TK di Kampung Pabrab dapat segera terlaksana dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Babinsa Mojowarno Pimpin Gotong Royong Perbaiki Tanggul Sungai untuk Cegah Banjir

Jombang,– Dalam upaya menjaga keselamatan warga dan mencegah potensi banjir di musim penghujan, Babinsa Desa Wringinpitu bersama masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti memperbaiki tanggul sungai yang mengalami kerusakan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu pagi di sepanjang aliran sungai yang melintasi desa Wringinpitu Kec. Mojowarno Kab. Jombang. Minggu, 29/12/2024.

Babinsa Desa Wringinpitu, Sertu Muhaju Sutrisno, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa perbaikan tanggul sungai merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi banjir yang sering terjadi akibat tanggul yang jebol.

“Kami bekerja sama dengan masyarakat untuk memperkuat tanggul dengan material seperti karung berisi pasir dan batu. Gotong royong seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara TNI dan warga serta memastikan lingkungan desa tetap aman,†ujar Sertu Muhaji Sutrisno

Kegiatan ini melibatkan puluhan warga, termasuk perangkat desa dan kelompok pemuda. Dengan semangat kebersamaan, mereka bahu-membahu menyiapkan material, memperbaiki titik-titik rawan longsor akibat arus sungai.

Kepala Desa Wringinpitu, Bapak H. Ahmad Yani, mengapresiasi inisiatif Babinsa yang selalu tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi seperti ini sangat membantu kami. Semoga dengan perbaikan ini, risiko banjir dapat diminimalkan, dan masyarakat dapat menjalani musim penghujan dengan lebih tenang,†ungkapnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi budaya yang hidup di masyarakat Desa Wringinpitu Kec.Mojowarno Kab.Jombang Dengan adanya dukungan dari Babinsa, warga semakin termotivasi untuk menjaga lingkungan desa agar tetap aman dan nyaman.

Pemupukan Tanaman Padi di Desa Bira Timur Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Sampang,– Babinsa Koramil 0828/08 Sokobanah, Serda Agus Tiyono, kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian di wilayah binaannya. Pada hari ini, Serda Agus Tiyono turut serta dalam kegiatan pemupukan tanaman padi yang dilakukan oleh para petani di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan hasil pertanian di desa tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Serda Agus Tiyono bersama warga setempat bekerja sama untuk memberikan pupuk pada tanaman padi, yang merupakan salah satu komoditas unggulan daerah tersebut.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki kewajiban untuk mendampingi warga dalam berbagai sektor, salah satunya pertanian. Dengan ikut serta dalam kegiatan pemupukan ini, kami berharap dapat membantu para petani dalam mencapai hasil yang maksimal serta meringankan beban mereka dalam memelihara tanaman padi,†ungkap Serda Agus.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat setempat, serta memberikan edukasi tentang cara yang tepat dalam melakukan pemupukan agar tanaman padi dapat tumbuh subur dan menghasilkan padi berkualitas.

Warga Desa Bira Timur menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi peran aktif TNI yang tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu dalam pembangunan sektor pertanian yang sangat penting bagi kehidupan mereka.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani di wilayah tersebut semakin termotivasi dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, serta mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik di daerah Sokobanah.