Kegiatan Safari Ramadhan di Magetan Libatkan 400 Santri dan Ulama Lokal

Magetan,- Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kodim 0804 Magetan Kapten Caj Jemani mewakili Komandan Kodim 0804 Magetan menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1446 H Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan dengan tema “.Peran Santri Dan Ulama Dalam Menjaga Keutuhan NKRI”, yang dihadiri sekitar 400 orang dengan penanggung jawab Bpk. Ustadz Hafidz Al Furqon A K S.Ag bertempat di Masjid Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan Jl. Raya Magetan-Panekan RT 02 RW 04 Kelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan.

Kegiatan Safari Ramadhan 1446 H Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan dengan tema “.Peran Santri Dan Ulama Dalam Menjaga Keutuhan NKRI”, tersebut dihadiri oleh Letkol Inf Hasan Dasuki S.Sos (Komandan Kodim 0804/Magetan) diwakili Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Caj Jemani,Pembina pondok pesantren Baitul Quran Al Jahra Magetan H. Nur Wahyudi, Bpk. Miftahudin, S.Sy (Kepala Pesantren BQAM) beserta Ustadz dan Ustadzah Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan,Serka Ponijan (Babinsa Kel. Tawanganom Koramil 0804/01 Magetan),Santri Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan.

Dalam kesempatan pertama, Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Caj Jemani menyampaikan permohonan maaf kepada pengasuh pondok pesantren bahwa Komandan Kodim 0804 Magetan yang seyogyanya hadir ,karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan beliau tidak bisa hadir.

Kemudian Danramil Tipe B 0804/01 Magetan dalam penyampaian materi kepada para santri menjelaskan Perjuangan mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak lepas dari peran para ulama/kyai dan santri di seluruh wilayah Indonesia.Hingga saat ini pun, para ulama/kyai dan santri bersama-sama dengan TNI berperan penting dalam menyatukan visi dan misi rakyat untuk menjaga kebinekaan dan keutuhan NKRI.

Demikian disampaikan Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Caj Jemani mewakili Komandan Kodim 0804 Magetan di hadapan 500 santri dari Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan.
“Semangat para ulama dan santri tentunya tidak akan pernah padam dalam menjaga kebinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena sudah menjadi bagian atau elemen yang terpatri dalam jiwa patriotisme dan nasionalisme,” ujarnya.

Lebih lanjut Danramil Tipe B 0804/01 Magetan mengatakan bahwa peran serta ulama/kyai dan santri dalam menyikapi hal-hal yang bersifat fanatisme, anarkisme, dan radikalisme sangat diharapkan untuk bisa memberikan ketenangan kepada generasi muda dan masyarakat.
“Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduknya besar, beragam agama, memiliki banyak suku dan bahasa yang berbeda-beda, sehingga faktor perbedaan itu sangat tinggi dan rentan menjadi pemicu konflik SARA,” pungkas Kapten Caj Jemani.

TMMD Ke-123: Pembangunan Sumur Bor Tingkatkan Ketersediaan Air Bersih di Tulungagung

Tulungagung,- Dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Tahun Anggaran 2025, Kodim 0807/Tulungagung melakukan pembangunan rumah pompa untuk sumur bor di tiga lokasi berbeda, yaitu Desa Bulus Kecamatan Bandung, Desa Mojosari Kecamatan Kauman, dan Desa Babadan Kecamatan Karangrejo. Meskipun lokasi utama TMMD berada di Desa Nglurup, pelaksanaan pembangunan sumur bor dilakukan di luar desa tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat setempat, Senin (10/03/2025).

Pembangunan rumah pompa ini melibatkan personel TNI dan warga desa setempat yang bahu-membahu dalam pengerjaan proyek ini. Rumah pompa sumur bor ini dirancang agar mampu menyediakan pasokan air secara berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan warga, baik untuk keperluan rumah tangga maupun pertanian.

Babinsa Desa Babadan, Serda Heru Purnomo, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga dalam mendukung kegiatan TMMD ini. “Pembangunan rumah pompa untuk sumur bor ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Kami berharap adanya fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga dengan tersedianya air bersih yang memadai. Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat terlihat dalam kegiatan ini, dan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong masih kuat di desa kami,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah pompa, program TMMD Ke-123 juga mencakup pembangunan rabat jalan beton sepanjang 1.005 meter, renovasi Masjid Al-Ikhlas, pembangunan lima unit jamban keluarga, serta berbagai sasaran tambahan lainnya seperti penghijauan dengan 2.000 batang pohon dan pembangunan MCK umum. Kegiatan non-fisik juga dilakukan, meliputi sosialisasi tentang rekrutmen TNI/Polri, biosecurity, pencegahan stunting, parenting ibu dan anak, serta bahaya narkoba.

Momen Berkah Ramadhan: Satgas Yonif 512/QY Bagikan Takjil untuk Masyarakat Bompai

Keerom, Papua,– Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen penuh berkah dan kebersamaan. Dalam semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Satgas Yonif 512/QY melalui Pos Bompai menggelar kegiatan berbagi takjil di Kampung Bompai. Senin, (10/3/2025).

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang beragama lain. Salah satu warga, Mama Yohana, mengungkapkan rasa senangnya terhadap kegiatan ini.

“Walaupun kami Nasrani, kami senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Ini bukti bahwa toleransi di sini terjalin dengan baik,” ujar Mama Yohana.

Anggota Satgas Yonif 512/QY membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas dan juga kepada warga sekitar yang tengah menunggu waktu berbuka. Dengan penuh kehangatan, mereka menyapa setiap penerima takjil dan berbincang ringan, menciptakan suasana kekeluargaan yang akrab.

Danpos Bompai, Serma Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat serta wujud nyata menjaga keharmonisan antarumat beragama.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. Semoga takjil yang kami bagikan bisa menjadi berkah dan semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan berbagi takjil ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang penuh dengan cinta kasih dan persaudaraan.

Kegiatan Pesantren Kilat di Kapuas Hulu Tingkatkan Pemahaman Agama Siswa Remaja

Kapuas Hulu,- Dalam menyemarakkan suasana Ramadhan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonzipur 5/ABW menghadiri kegiatan Pesantren Kilat tingkat SMPN1Badau dengan membawa materi “Menyikapi Kegagalan dalam menggapai cita-cita” di SMP Negeri 1 Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas hulu, Minggu (9/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama, membentuk karakter Islami, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan para siswa.

Pesantren kilat ini diikuti oleh 100 siswa-siswi dari SMP Negeri 1 Badau. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi tentang akidah, akhlak, fiqih, dan sejarah Islam yang disampaikan oleh Ustadz dan ustadzah berpengalaman. Selain itu, ada sesi hafalan Al-Qur’an dan doa harian, pelatihan salat berjamaah dengan bacaan yang benar, serta diskusi interaktif tentang tantangan remaja dalam menjaga nilai-nilai keislaman.

Kegiatan semakin semarak dengan adanya perlombaan Islami seperti cerdas cermat keislaman, adzan, tilawah, dan kaligrafi, yang bertujuan meningkatkan kreativitas serta semangat belajar agama. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan pembekalan tentang kepemimpinan dan kemandirian, agar mampu menjadi generasi muda yang tangguh dan berakhlak mulia.

Kepala koordinator acara, Ibu Riani Kasih, S.Pd., Gr., dalam sambutannya “menyampaikan bahwa pesantren kilat ini merupakan salah satu upaya pembinaan karakter Islami bagi generasi muda. “Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk kepribadian siswa yang lebih disiplin, berakhlak baik, serta memiliki pemahaman agama yang kuat sehingga dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu siswa kelas 9, yang bernama Jean “mengatakan bahwa pesantren kilat ini memberikan pengalaman yang berkesan serta menambah ilmu agama dengan cara yang menyenangkan”.

Acara ditutup dengan doa bersama serta pemberian sertifikat kepada seluruh peserta. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat keislaman semakin tumbuh di kalangan remaja dan menjadi bekal bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang ada di perbatasan.

Interaksi Santai Satgas TMMD dengan Warga Dukung Program Pembangunan dan Kesejahteraan

TUBAN, – Menjalin kedekatan dengan warga, saat menjalankan ibadah puasa ramadhan, personel Satgas TMMD ke-123 Kodim 0811/Tuban tetap aktif melakukan silaturrahmi dengan warga melalui komunikasi sosial (Komsos) di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Minggu (09/03/2025).

Danki Satgas TMMD ke-123, Lettu Czi Yanto, menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah kekuatan utama TNI. Melalui komunikasi sosial, kami ingin memastikan bahwa kehadiran TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mempererat ikatan antara TNI dan warga

“Karena TNI lahir dari rakyat dan terus berjuang untuk rakyat”, Tegasnya.

Kegiatan ini dilakukan saat waktu istirahat malam, di mana personel Satgas berbincang santai dengan warga untuk mendengarkan aspirasi serta keluhan mereka.

Warga pun merasa senang dengan kehadiran Satgas TMMD yang tidak hanya bekerja keras dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga selalu terbuka dalam berinteraksi.

“Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI di desa ini. Tidak hanya membangun jalan, mereka juga mau berbaur dan mendengarkan kami,” ungkap salah satu warga.

Dengan adanya interaksi yang erat ini, diharapkan semangat gotong royong semakin tumbuh dan pembangunan yang dilakukan dalam program TMMD dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kegiatan Penanaman Pohon TMMD Ke-123 Dukung Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat Tuban

TUBAN, – Untuk melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0811/Tuban melaksanakan kegiatan penanaman pohon yang merupakan Program Unggulan Kasad Di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Minggu, (09/05/2025)

Dalam kesempatan tersebut, Komandan SSK TMMD Ke-123 Kodim 0811/Tuban, Lettu Czi Yanto menyampaikan bahwa, kegiatan penanaman pohon ini merupakan program unggulan Bapak KASAD, manunggal dengan alam, itu identik dengan manunggal air.

“Semoga kegiatan penanaman pohon ini dapat bermanfaat bagi lingkungan alam sekitar”, Terang Lettu Czi Yanto.

Ditempat yang sama, Bapak Hartono, Kasi Kelola Sumber Daya Hutan menyampaikan visi dan misi bagaimana menjadi pengelola hutan untuk menjaga hutan ini supaya tetap lestari dan bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat.

” Mari kita jaga hutan ini agar tetap lestari dan hijau di wilayah desa Bader”, Ujar Bapak Hartono.

Kegiatan Gotong Royong Babinsa dan Warga Tingkatkan Kualitas Lingkungan Pertanian

Blitar,- Untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan kelancaran aliran air ke area persawahan, Babinsa Desa Gogodeso Koramil 0808/03 Kanigoro Kodim 0808/Blitar, Serda I Gusti Ketut bersama warga setempat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dan saluran air, Minggu (09/03/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar saluran air tidak tersumbat oleh sampah atau sedimentasi yang dapat menghambat aliran menuju sawah warga. Dengan peran aktif Babinsa, masyarakat tampak antusias bergotong royong membersihkan selokan dan area sekitar yang dipenuhi dedaunan serta lumpur.

Menurut Babinsa Gogodeso, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan serta kelancaran irigasi yang sangat penting bagi pertanian warga.

“Kami bersama warga secara rutin melakukan pembersihan lingkungan dan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan, terutama saat musim hujan. Dengan gotong royong seperti ini, kami berharap aliran air ke sawah tetap lancar sehingga pertanian warga tidak terganggu,” ujar Serda Ketut.

Sementara itu, Danramil 0808/03 Kanigoro Kapten Inf. Ludfi Ariwibowo, mengapresiasi kegiatan kerja bakti yang dilakukan Babinsa bersama warga. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk tugas pengamanan, tetapi juga untuk membantu dan mendukung kesejahteraan warga.

“Kegiatan gotong royong ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Babinsa selalu hadir untuk membantu menyelesaikan permasalahan di lingkungan, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air. Kami berharap kerja sama seperti ini terus dipertahankan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kapten Ludfi.

Salah satu warga yang turut serta dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Babinsa yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Kami merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Babinsa. Dengan adanya kerja bakti ini, lingkungan menjadi lebih bersih dan air irigasi bisa mengalir dengan lancar,” katanya.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga kebersihan desa serta mendukung kelangsungan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga Gogodeso.

Pembangunan Saluran Irigasi di Dusun Pucung Dapatkan Dukungan Penuh dari Babinsa

Madiun,– Sertu Sutrisno, Babinsa Desa Wonoasri Koramil tipe B 0803/16 Wonoasri, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pertanian di wilayah binaannya. Ia aktif berpartisipasi dalam pendampingan pembangunan saluran irigasi persawahan di Dusun Pucung, Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (9/3). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Pembangunan saluran irigasi ini sangat penting bagi peningkatan produktivitas pertanian di Dusun Pucung. Sistem irigasi yang memadai akan memastikan ketersediaan air yang cukup untuk mengairi sawah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan para petani. Sertu Sutrisno berperan aktif dalam mengawasi proses pembangunan, memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar, dan membantu menyelesaikan berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan.

Kehadiran Sertu Sutrisno tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara pihak pelaksana proyek dengan masyarakat setempat. Ia membantu memperlancar koordinasi, menyelesaikan permasalahan yang timbul, dan memastikan pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

Partisipasi aktif Sertu Sutrisno dalam kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari warga Dusun Pucung. Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa, yang memberikan rasa aman dan nyaman selama proses pembangunan berlangsung. Kehadiran Babinsa juga memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desanya.

Dengan selesainya pembangunan saluran irigasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di Dusun Pucung, Desa Wonoasri. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata peran Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian dan pembangunan pedesaan. Sertu Sutrisno berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Kerja Bakti Pembuatan Sumur Resapan di Madiun Tingkatkan Kesadaran akan Pentingnya Air Bersih

Madiun,– Serka Kusbianto, Babinsa Desa Pulerejo Koramil Tipe B 0803/10 Pilangkenceng, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat. Bersama warga Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ia aktif berpartisipasi dalam kerja bakti pembuatan sumur resapan, pada Minggu (9/3). Kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk mengatasi permasalahan air tanah dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pembuatan sumur resapan dipilih sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih di Desa Pulerejo, khususnya di musim kemarau. Sumur resapan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas air tanah dan mengurangi ketergantungan pada sumber air permukaan yang seringkali terbatas di musim kemarau. Serka Kusbianto berperan aktif dalam memberikan arahan teknis dan membantu warga dalam proses pembuatan sumur resapan.

Kerja bakti ini melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Pulerejo, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Kehadiran Serka Kusbianto sebagai Babinsa memberikan semangat dan motivasi tambahan bagi warga untuk berpartisipasi aktif. Ia tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga ikut serta secara langsung dalam pengerjaan sumur resapan, menunjukkan kepemimpinan yang inspiratif.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Pembuatan sumur resapan merupakan salah satu upaya untuk melestarikan sumber daya air dan mengurangi dampak perubahan iklim. Serka Kusbianto berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk menerapkan solusi serupa dalam mengatasi permasalahan air.

Keberhasilan pembuatan sumur resapan di Desa Pulerejo merupakan hasil kerja sama yang baik antara Babinsa dan masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang positif antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Serka Kusbianto berharap sumur resapan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga Desa Pulerejo dan menjadi solusi berkelanjutan untuk ketersediaan air bersih.

Kegiatan Gerdal Serealia: Upaya TNI dan Dinas Pertanian Cegah Hama Padi

Lamongan,– Mendekati masa panen, membuat para petani setempat resah. Kenapa bisa demikian, para petani mulai resah karena adanya hama wereng dan tikus yang berpotensi merusak tanaman padi mereka.

Terkait hal tersebut, Anggota Koramil 0812/23 Solokuro yang melalui Bintara pembinaan desa Babinsa Sertu Sucipto dan beberapa Babinsa lainnya bersama petugas dari Dinas Pertanian, UPT Perangkat Desa, serta Kelompok Tani (Poktan) melakukan langkah preventif dengan melakukan kegiatan Gerakan pengendalian (Gerdal) Serealia yang mana adalah upaya pengendalian responsive terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT) yang dilaksanakan secara bersama-sama dalam hamparan yang luas berdasarkan hasil pengamatan OPT dalam program Padat Karya guna mengatasi hama wereng dan tikus agar tidak mengancam keberlangsungan tanaman padi, minggu (09/03/2025).

Dalam kesempatan itu Sertu Sucipto mengatakan kegiatan pengendalian hama wereng dan tikus yang dilaksanakan merupakan tindakan pencegahan yang dilakukan bersama-sama, baik dengan petugas pertanian maupun petani yang tergabung dalam Poktan Desa Solokuro, Kecamatan Solokuro, kab Lamongan.

“Secara teknis kita menggunakan alat bantu Basmikus 66 PS yang merupakan Rodentisida pernapasan berbahan aktif belerang 66% digunakan sebagai pengendali hama tikus.

Alat ini sudah direkomendasikan Petugas Pertanian dan sudah terbukti ampuh untuk menangani hama jenis pengerat ini,” katanya.

Gerakan Pengendalian (Gerdal) Padat Karya diharapkan dapat menjadi solusi bagi para petani di Desa Payaman maupun petani di daerah lain dalam mengatasi adanya Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) jenis Tikus dan wereng.

“Ini adalah upaya kita bersama, baik TNI maupun Dinas Pertanian akan selalu hadir ditengah-tengah petani untuk membantu segala kendala yang dialami para petani. Semua itu merupakan komitmen kita dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” tandasnya.