Kodim 0825 Banyuwangi Gagalkan Peredaran Narkoba dengan Amankan Puluhan Paket Sabu Siap Edar

Banyuwangi – Peredaran narkoba kembali digagalkan. Kali ini, anggota Kodim 0825/Banyuwangi berhasil mengamankan puluhan paket sabu siap edar dalam peristiwa yang terjadi di Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Senin (08/09/2025) dini hari.

Penemuan berawal dari laporan Ketua RT setempat, Gusmat (60), yang mendengar suara keributan di depan rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB. Sejumlah orang terlihat tergesa-gesa meninggalkan lokasi, bahkan salah satu pengendara motor sempat terjatuh dan meninggalkan barang-barang mencurigakan.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa Karangbendo, Serma Subro, langsung bergerak cepat ke lokasi bersama Ketua RT. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan puluhan paket narkotika jenis sabu beserta perlengkapan yang diduga untuk transaksi.

Hasil Pemeriksaan Mengejutkan Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya: 8 paket sabu dalam plastik, 26 paket sabu dalam kemasan ranjau siap edar, timbangan digital, uang tunai, STNK kendaraan, perlengkapan pengemasan, hingga sejumlah barang pribadi.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Danramil 0825/12 Rogojampi, Kapten CBA Guntur, sebelum dikoordinasikan dengan Pasi Intel Kodim 0825 Banyuwangi, Kapten CAJ Eko Wahyudianto untuk dilakukan olah TKP serta pendalaman lebih lanjut.

“Dari hasil pengecekan, benar bahwa barang tersebut merupakan narkotika jenis sabu siap edar. Dugaan kuat, barang ini milik pengedar yang panik saat kecelakaan dan akhirnya meninggalkan barang buktinya di lokasi,” jelas Kapten Eko.

Seluruh barang bukti langsung diamankan di Staf Intel Kodim 0825 Banyuwangi untuk kemudian diserahkan kepada BNN Kabupaten Banyuwangi. Aparat TNI bersama instansi terkait kini melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pemilik barang haram tersebut.

Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol ARH Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menegaskan komitmen jajarannya dalam perang melawan narkoba.

“Kami tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi peredaran narkoba di Banyuwangi. Ini adalah bentuk komitmen TNI bersama masyarakat untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kepedulian warga, khususnya laporan Ketua RT yang segera ditindaklanjuti Babinsa. Peristiwa tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menggagalkan upaya peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Dengan kejadian ini, TNI menegaskan kembali tekadnya: Banyuwangi bersih dari narkoba bukan hanya slogan, tetapi perjuangan bersama.

Babinsa Sertu Didik HG Laksanakan Komsos untuk Pererat Hubungan TNI dan Masyarakat di Pamekasan

PAMEKASAN – Babinsa Desa Ambat, Sertu Didik HG, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan di rumah Matnali, Dusun Trasang, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat. Melalui Komsos, Babinsa dapat menggali informasi sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan sehingga tercipta suasana tentram, harmonis, dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat.

Sertu Didik HG menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah warga bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. “Dengan sering berkomunikasi, hubungan kita semakin akrab sehingga terjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat, sehingga setiap pelaksanaan tugas Babinsa di lapangan berjalan dengan lancar serta membawa dampak positif bagi keamanan dan ketentraman desa,” tuturnya.

Babinsa Koramil 0820-26 Tegalsiwalan Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Penanaman Padi

Probolinggo – Upaya mewujudkan ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI melalui pendampingan kepada para petani di wilayah. Hal ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh Serma Masruji, Babinsa Koramil 0820-26/Tegalsiwalan, yang turut serta mendampingi penanaman padi di lahan milik Bapak Nurhasan seluas 350 meter persegi di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Turunnya Babinsa ke sawah bersama petani tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Serma Masruji menyampaikan bahwa peran Babinsa dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama para petani, agar mereka lebih bersemangat. Pendampingan ini bukan hanya soal menanam padi, tapi juga menguatkan rasa kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

Kehadiran Babinsa disambut positif oleh para petani. Bapak Nurhasan, pemilik lahan, mengaku senang dan merasa terbantu dengan dukungan yang diberikan. “Kami merasa lebih termotivasi ketika Babinsa ikut turun ke sawah. Kehadiran beliau menjadi dorongan bagi kami agar terus giat menggarap lahan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil panen padi dapat lebih optimal dan kesejahteraan petani semakin meningkat. Lebih jauh lagi, upaya ini juga menjadi bagian dari kontribusi TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Probolinggo.

Pabung Kodim 0820/Probolinggo Hadiri Peringatan 160 Tahun Dewa Utama di Klenteng Sumber Naga

Probolinggo, Pabung Kodim 0820/Probolinggo Mayor Kav Edy Surnoto menghadiri peringatan hari bertahtanya Dewa Utama yang telah berumur selama 160 tahun di tempat ibadat Tri Dharma (Klenteng) Sumber Naga dengan rangkaian acara bakti sosial berupa pembagian sembako, Senin (8/9).

Pabung Kodim 0820/Probolinggo Mayor Kav Edy Surnoto mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif Klenteng Tri Dharma Sumber Naga. “Selain membagikan 2.000 paket beras, acara ini sekaligus menegaskan bahwa kondisi Kota Probolinggo aman dan kondusif,” kata Mayor Kav Edy Surnoto.

Pabung menambahkan, pentingnya menjaga keharmonisan antarumat beragama sebagai fondasi persatuan bangsa di tengah dinamika sosial dan politik. “Kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa keberagaman Indonesia adalah modal sosial yang harus terus dijaga dan dirawat,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua 2 TITD Sumber Naga, Erfan Sutjianto menegaskan, bahwa pembagian beras menjadi agenda rutin tahunan untuk memperingati hari bertahtanya Dewa Utama yang telah berumur selama 160 tahun. “Tahun ini kami membagikan 3 kilogram beras per paket, penerimanya adalah warga sekitar klenteng,” ungkapnya.

Untuk diketahui, selain penyaluran bantuan, rangkaian perayaan juga diisi dengan sembahyang bersama, pembakaran dupa raksasa setinggi 1,5 meter dan pagelaran Wayang Potehi yang akan dimainkan tanpa jeda selama dua bulan ke depan.

Babinsa Koramil 0822-14/Botolinggo Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Panen Padi di Bondowoso

Bondowoso – Upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah pedesaan terus dilakukan oleh jajaran TNI AD. Babinsa Koramil 0822/14 Botolinggo, Serda Deny Wahyudi, melaksanakan pendampingan panen padi jenis Impari 32 di lahan seluas 250 meter persegi milik Ibu Siti Nurazisah di Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Minggu (7/9).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan hanpangan (ketahanan pangan) yang menjadi fokus TNI AD melalui peran Babinsa. Kehadiran Babinsa dalam setiap aktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani agar lebih semangat meningkatkan hasil produksi.

Ibu Siti Nurazisah selaku pemilik lahan menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen kali ini. “Alhamdulillah, panen tahun ini cukup baik. Kami juga merasa terbantu dengan pendampingan Babinsa yang selalu hadir mendukung para petani,” ungkapnya.

Serda Deny Wahyudi menegaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. “Kami siap selalu mendampingi petani, mulai dari tahap pengolahan tanah hingga panen, agar produksi padi di wilayah tetap terjaga dan dapat membantu ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Dengan adanya pendampingan Babinsa, diharapkan hasil panen padi di Kecamatan Botolinggo semakin meningkat. Selain itu, kebersamaan antara TNI dan masyarakat akan terus terjalin erat dalam mendukung tercapainya kesejahteraan petani dan kemandirian pangan di Bondowoso.

TNI, Damkar, dan Warga Bersinergi Padamkan Kebakaran Dapur di Desa Kerjo, Trenggalek

Trenggalek – Terik matahari siang yang menyengat tak menyurutkan semangat aparat TNI, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan warga Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (7/9/2025). Mereka berjibaku melawan kobaran si jago merah yang melahap dapur rumah milik Yusuf Anshori, warga RT 23 RW 03. Kepulan asap pekat yang membumbung tinggi menjadi saksi nyata betapa cepatnya api mengamuk, sekaligus bagaimana sinergitas masyarakat dan aparat bergerak dalam situasi darurat.

Api bermula dari aktivitas sederhana. Yusuf Anshori diketahui membakar sampah di sebelah dapur rumahnya. Merasa api sudah padam, ia pun duduk santai di teras rumah. Namun beberapa saat kemudian, aroma asap yang menyengat dan suara letupan kecil membuatnya curiga. Ia bergegas menuju dapur dan mendapati api sudah berkobar hebat, melahap kayu-kayu kering yang ada di sekitar bangunan.

Warga sekitar yang melihat asap langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Kerjo, Serda Anwar, anggota Koramil 0806-08/Karangan. Tanpa pikir panjang, Serda Anwar segera menuju lokasi dan bersama warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ember-ember berisi air bergantian disiramkan, berpacu dengan waktu agar api tidak semakin meluas.

Tak lama berselang, tim Damkar Trenggalek datang dengan satu unit mobil pemadam. Mereka langsung menyambungkan selang dan menyemprotkan air ke titik api utama. Upaya ini membuat kobaran api berhasil dijinakkan lebih cepat. Kolaborasi antara Babinsa, Damkar, dan warga menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran agar tidak merambat ke rumah utama dan bangunan sekitarnya.

“Begitu saya dapat laporan, saya langsung menuju lokasi. Api sudah cukup besar, jadi kami berusaha memadamkan dengan cara manual dulu sebelum Damkar tiba. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkap Serda Anwar saat dikonfirmasi.

Menurut hasil identifikasi awal, kebakaran terjadi akibat kelalaian kecil yang sering dianggap sepele. Api dari pembakaran sampah yang belum sepenuhnya padam diduga menjadi pemicu. Angin siang yang kencang membuat bara kembali menyala dan menjalar cepat ke dapur yang berdinding kayu. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam mengelola api.

Babinsa Kerjo juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam aktivitas sehari-hari. “Kami imbau warga agar selalu berhati-hati ketika membakar sampah. Jangan tinggalkan bara sebelum benar-benar padam. Periksa kembali lingkungan sekitar supaya tidak menimbulkan musibah yang merugikan,” tegasnya.

Kesigapan aparat TNI di tingkat desa kembali terbukti vital dalam situasi darurat. Kehadiran Babinsa bukan hanya soal pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan saat masyarakat menghadapi bencana, baik kebakaran, banjir, maupun bencana alam lainnya. Kehadiran mereka di tengah masyarakat membawa rasa aman sekaligus solusi cepat.

Di sisi lain, kolaborasi antara TNI, Damkar dan warga menunjukkan semangat gotong royong yang tetap terjaga di pedesaan. Setiap ember air yang disiramkan warga menjadi kontribusi berharga untuk mencegah api merambat lebih luas. Kebersamaan ini membuktikan bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi musibah.

Meski api berhasil dipadamkan, dapur rumah Yusuf Anshori mengalami kerusakan cukup parah. Namun Yusuf tetap bersyukur karena bagian utama rumah dan nyawa seluruh penghuni bisa terselamatkan. “Saya tidak menyangka api bisa cepat membesar. Terima kasih banyak kepada Pak Babinsa, Damkar, dan tetangga yang sigap membantu,” tuturnya. Kejadian ini meninggalkan pesan kuat: kewaspadaan dan kebersamaan adalah benteng pertama melawan bencana.

Babinsa Koramil 0829-12/Modung Laksanakan Karya Bakti Pembangunan Jalan Baru di Dusun Blutokan

Bangkalan – Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah desa binaan, Babinsa Koramil 0829-12/Modung, Sertu Syahrir, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama warga masyarakat Dusun Blutokan, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (07/09/25).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini difokuskan pada pembuatan jalan baru yang nantinya akan memudahkan akses transportasi warga, terutama dalam menunjang kegiatan sehari-hari seperti mengangkut hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Sertu Syahrir menyampaikan bahwa kehadirannya bersama warga merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami sebagai Babinsa akan selalu hadir dan siap membantu masyarakat dalam setiap kegiatan. Pembangunan jalan baru ini sangat penting karena akan membuka akses yang lebih mudah bagi warga, sekaligus memperlancar roda perekonomian desa,” ujarnya.

Warga Dusun Blutokan menyambut baik kegiatan gotong royong tersebut. Mereka berharap dengan adanya jalan baru, kualitas hidup masyarakat semakin meningkat.

Kegiatan berjalan dengan penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.

Kodim 0820/Probolinggo Gelar Apel Siaga dan Patroli untuk Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah

Probolinggo – Upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah terus dilakukan oleh jajaran Kodim 0820/Probolinggo. Babinsa Koramil 0820/12 Kraksaan bersama anggota Koramil jajaran menggelar apel siaga yang dilanjutkan dengan patroli gabungan di wilayah Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan yang dipimpin oleh Serka Atym ini diikuti sebanyak 26 personel. Apel siaga menjadi titik awal untuk memastikan kesiapan personel sebelum melaksanakan patroli keliling wilayah. Patroli gabungan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya perkembangan situasi, khususnya terkait potensi aksi demonstrasi di Kabupaten Probolinggo.

“Apel siaga dan patroli ini merupakan bentuk kewaspadaan sekaligus komitmen TNI dalam menjaga kondusifitas wilayah. Dengan sinergi anggota Koramil jajaran, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan aman,” ujar Serka Atym di sela kegiatan.

Selama pelaksanaan patroli, personel TNI menyusuri sejumlah titik strategis di Kraksaan dan wilayah sekitarnya. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bukti nyata bahwa aparat selalu siaga menjaga keamanan masyarakat, terutama pada malam hari.

Hingga kegiatan berakhir, patroli berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan maupun potensi kerawanan yang berarti. Masyarakat pun menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan rasa aman di lingkungan mereka.

Kegiatan apel siaga dan patroli malam ini menjadi bagian dari langkah preventif TNI, sekaligus menunjukkan soliditas dan kesiapan jajaran Kodim 0820/Probolinggo dalam menghadapi setiap dinamika situasi di wilayah.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar Lakukan Kunjungan Kerja ke Kodim 0820/Probolinggo

Probolinggo, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0820/Probolinggo, kedatangan nya pun disambut langsung oleh Dandim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama para pewira di lingkungan Makodim setempat.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar mengatakan, kunjungan kerja kali ini tentunya bertujuan untuk mengecek secara langsung dan memberikan pengarahan kepada personel TNI, ASN serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Kodim 0820/Probolinggo.

Kepada semua anggota Kodim 0820/Probolinggo, saya berpesan untuk bersikap baik dan menjadi contoh suri teladan kepada keluarga dan masyarakat sekitar, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan senantiasa membantu mengatasi kesulitan masyarakat/rakyat sekitar.

“Perkuat ikatan kekeluargaan dengan demikian akan dapat memperlancar dan mempermudah serta mempengaruhi kinerja kita serta saling membantu dan tolong menolong dalam semua hal,” kata Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar.

Ditambahkan Brigjen TNI Zainul Bahar bahwa pihaknya juga ingin mewujudkan jajaran Kodam V/Brawijaya yang profesional, yang mendukung kebijakan pemerintah dan komando atas. Kita dukung penuh upaya pembangunan daerah melalui pendekatan yang adaptif dan inovatif yang sejalan dengan visi Kodam V/Brawijaya.

Kita wajib mendukung dengan cara bagaimana, dengan metode yang lebih efektif dan efisien melalui adaptif dan inovatif. “Slogan atau moto Kodam V/Brawijaya adalah Bhirawa Anoraga, moto ini merupakan bagian dari identitas Kodam V/Brawijaya yang digunakan untuk mengiringi semangat pengabdian prajuritnya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,”ujarnya.

Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar juga menekankan pentingnya sebuah sinergitas antara pemerintah daerah dan jajaran TNI, khususnya dalam mendukung program-program ketahanan pangan nasional.

Bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah wajib dilakukan khususnya dalam rangka program-program ketahanan pangan nasional dan program lainnya. “Mudah-mudahan ini menjadi titik awal nanti ke depan yang lebih harmonis kemudian lebih sinergis dan lebih kolaboratif,” tuturnya.

Babinsa Koramil 0812-26/Pucuk Dukung Swasembada Pangan Melalui Panen Kedelai di Lamongan

Lamongan,- Dukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, Babinsa Koramil 0812/26 Pucuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan petani sambil membantu panen kedelai di wilayah binaan di Dusun Dati Desa Pucuk dan desa Wanar Kec Pucuk Kab Lamongan, Minggu (07/09/2025).

Serka Mifta dan Sertua Atrap selaku Bintara Pembina Desa Babinsa mengatakan Komsos yang dilakukan ini selain untuk mempererat silaturahmi dengan warga binaan, juga sebagai upaya tukar pikiran ataupun pendapat sesama petani.

“Komsos yang dilakukan Babinsa merupakan wujud keseriusan TNI dalam membantu pemerintah guna mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan hasil panen guna kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Serka Mifta mengatakan bahwa hingga kini program pemerintah tentang ketahanan pangan masih terus digalakkan secara optimal melalui berbagai upaya guna meningkatkan swasembada pangan tersebut.

Tentunya dengan melakukan pendampingan kepada para petani, maka program ketahanan pangan khususnya di wilayah akan selalu terwujud dengan hasil yang maksimal.

“Kami sebagai Babinsa akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan kepada para petani, agar nantinya hasil panen yang mereka dapatkan akan maksimal, sehingga bisa menjadikan wilayah ini memiliki ketahanan pangan dan mampu menghasilkan kedelai yang berkualitas,” kata Serka Mifta.

Sedangkan, Bapak Ali selaku pok tani menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI khususnya Koramil 0812/26 Pucuk jajaran Kodim 0812 Lamongan karena telah melakukan pendampingan kepada para petani.

“Dengan adanya pendampingan ini diharapkan mampu mendongkrak hasil panen, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah ini,” ujarnya.

Beliau juga mengharapkan kerja sama antara masyarakat dengan TNI dalam bidang pertanian akan terus berlanjut, sehingga dapat menciptakan ketahanan pangan juga kemandirian bagi masyarakat.