Satgas Yonif 511/DY Bangun Semangat Belajar dan Nasionalisme Anak Papua Melalui Calistung

TOLIKARA, PAPUA PEGUNUNGAN – Prajurit Satgas Yonif 511/DY Pos Kanggime menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak Papua dengan menggelar kegiatan belajar membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) di sela tugas pengamanan wilayah perbatasan. Kegiatan dilaksanakan Rabu (7/1/2026) di Distrik Kanggime.

Kegiatan berlangsung di rumah sederhana sekitar pos dengan suasana santai dan penuh semangat. Meskipun fasilitas belajar terbatas, anak-anak mengikuti pembelajaran dengan antusias tinggi. Prajurit Satgas bertindak sebagai pengajar dan motivator agar anak-anak gemar belajar serta percaya diri.

Dan SSK 3 Yonif 511/DY, Kapten Inf Dony Sandra, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari peran TNI dalam mencerdaskan generasi bangsa. “Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mencerdaskan anak bangsa. Calistung adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Selain belajar, prajurit juga mengajak anak-anak bernyanyi lagu kebangsaan dan bercerita tentang semangat persatuan. Interaksi hangat ini menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air serta memperkuat rasa kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat Kanggime.

Anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaku gembira dan berterima kasih kepada prajurit Satgas Yonif 511/DY. Beberapa di antaranya bahkan mengutarakan cita-cita menjadi guru agar dapat mengajar teman-temannya kelak.

Langkah ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, melainkan juga sahabat, pengayom, dan saudara bagi masyarakat. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh makna bagi anak-anak di pegunungan Papua.

Satgas Yonif 511/DY berharap kegiatan ini mampu menanamkan semangat belajar, disiplin, dan nasionalisme kepada generasi muda Papua agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mencintai Indonesia.

Danrem 081/DSJ Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan Pasca Indonesia Capai Swasembada Nasional

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini telah berhasil mewujudkan swasembada pangan. “Sebagaimana disampaikan oleh bapak Presiden Prabowo tadi, bangsa Indonesia kini telah berhasil mencapai swasembada pangan,” kata Pamen TNI AD itu di Pendopo Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026), usai mengikuti secara virtual panen raya dan pengumuman swasembada pangan bersama Presiden Prabowo yang digelar di Karawang, Jawa Barat.

Meski begitu, pihaknya menegaskan akan terus berkomitmen untuk terus mendukung dan menyukseskan program pemerintah di berbagai sektor ketahanan pangan. “Kami Korem 081/DSJ dan jajaran terus bekerja keras untuk lebih memperkuat ketahanan pangan. Kalau saat ini kita berhasil swasembada beras, ke depan seperti arahan bapak presiden tadi bisa gula dan lainnya,” sebutnya.

Untoro menambahkan, saat ini berbagai upaya juga terus dilakukan jajaran Korem 081/DSJ bersama pemerintah daerah, petani, serta instansi terkait untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah Madiun Raya.

Salah satunya dengan terjun langsung melakukan pendampingan terhadap petani agar program ketahanan pangan benar-benar berjalan efektif.

“Kami turun langsung ke lapangan mendampingi petani dari awal masa tanam hingga panen. Termasuk juga dalam mengatasi kendala, seperti pengairan, pupuk, hama, maupun percepatan masa tanam. Tujuannya agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat,” pungkasnya.

Danrem berharap, capaian swasembada pangan ini tidak hanya menjadi prestasi sesaat, melainkan momentum untuk terus memperkuat kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan dengan kolaborasi lintas sektor yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kodim 0806/Trenggalek Tanamkan Wawasan Kebangsaan Melalui Outing Class Siswa MI Thoriqul Huda Kerjo

TRENGGALEK – Tahun Baru 2026 menjadi momen berkesan bagi para peserta didik MI Thoriqul Huda Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Rabu (7/1/2026), ratusan siswa mengikuti kegiatan outing class edukatif di Markas Kodim 0806/Trenggalek sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas yang sarat nilai kebangsaan.

Cuaca cerah di pagi hari semakin menambah semangat para peserta didik saat tiba di Makodim 0806/Trenggalek. Antusiasme terlihat jelas dari wajah siswa yang untuk pertama kalinya mengenal lebih dekat lingkungan militer serta tugas-tugas prajurit TNI di wilayah teritorial.

Kegiatan outing class ini dirancang sebagai pembelajaran kontekstual untuk memperkenalkan dunia militer secara humanis dan edukatif. Kodim 0806/Trenggalek membuka ruang interaksi langsung antara prajurit TNI dan peserta didik sebagai wujud komitmen pembinaan karakter generasi muda sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, Kodim 0806/Trenggalek menghadirkan prajurit pilihan, Pelda Komarul Huda, sebagai pemateri. Ia memaparkan tugas pokok Kodim 0806/Trenggalek, peran strategis TNI di tengah masyarakat, serta pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi penerus bangsa.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, ramah, dan penuh kehangatan, Pelda Komarul Huda berhasil mengemas materi dunia militer yang terkesan serius menjadi mudah dipahami. Bahasa sederhana dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Interaksi dua arah pun berlangsung aktif. Banyak peserta didik mengajukan pertanyaan seputar tugas militer dan peran Kodim 0806/Trenggalek di Kabupaten Trenggalek. Setiap pertanyaan dijawab dengan sabar dan bersahabat, menumbuhkan rasa ingin tahu serta ketertarikan siswa terhadap profesi prajurit TNI.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa TNI melalui satuan teritorial akan terus membuka ruang edukasi bagi dunia pendidikan. Kodim 0806/Trenggalek siap menjadi mitra strategis sekolah dalam menanamkan nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan karakter disiplin.

“Pengenalan dunia militer dan wawasan kebangsaan sejak usia dini sangat penting untuk membentuk generasi yang berkarakter kuat, nasionalis, serta peduli terhadap bangsa dan negara. Kegiatan outing class menjadi metode efektif pembelajaran karakter di luar ruang kelas,” tegas Letkol Roy.

Sementara itu, Kepala Sekolah MI Thoriqul Huda Kerjo, Imam Maskur, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kodim 0806/Trenggalek atas dukungan penuh yang diberikan. Ia mengapresiasi penyediaan ruang, waktu, dan tenaga sehingga kegiatan outing class dapat berjalan dengan lancar.

Ia berharap pengalaman ini mampu menumbuhkan semangat belajar, disiplin, serta kecintaan terhadap Tanah Air bagi seluruh peserta didik. Kegiatan outing class di Makodim 0806/Trenggalek menjadi bukti nyata sinergi TNI dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda berwawasan kebangsaan dan berkarakter Pancasila.

Satgas Yonif 511/DY dan Polsek Dabra Perkuat Sinergi Lewat Komsos Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah Papua

MEMBRAMO RAYA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Danpos Dabra, Lettu Inf Catur Joko Santoso beserta personel Satgas Yonif 511/DY melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama jajaran Polsek Dabra. Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergitas TNI-Polri di wilayah penugasan.

Kegiatan dimulai dengan apel bersama di depan Mapolsek Dabra yang dipimpin langsung oleh Danpos Dabra bersama Kapolsek Dabra. Sinergi ini menjadi langkah preventif dalam menjaga kondusivitas wilayah serta membangun kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat di Distrik Dabra.

Agenda kegiatan meliputi patroli dialogis, koordinasi lintas instansi, dan himbauan kamtibmas. Dalam patroli dialogis, personel TNI-Polri menyusuri pemukiman warga untuk berdialog dan mendengar aspirasi masyarakat, sedangkan koordinasi lintas instansi dilakukan guna menyatukan langkah menghadapi potensi gangguan keamanan.

Selain itu, himbauan kamtibmas juga disampaikan kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan dan menjauhi kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Upaya ini diharapkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan aman dan nyaman di wilayah Distrik Dabra.

Danpos Dabra, Lettu Inf Catur Joko Santoso, menegaskan bahwa kehadiran TNI di Dabra tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga menjadi mitra Polri dalam mengayomi masyarakat. “Keamanan Dabra adalah tanggung jawab kita bersama. Kami hadir memberikan rasa aman agar aktivitas sosial ekonomi berjalan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Dabra, Aipda Fikri, mengapresiasi kerja sama solid antara personel Satgas Yonif 511/DY dan Polsek Dabra. Ia berharap kegiatan Komsos bersama dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk menekan angka kriminalitas dan menguatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan Komsos berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Diharapkan kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara TNI-Polri dan masyarakat, serta memperkuat sinergi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah Papua secara berkelanjutan.

Danrem 081/DSJ Targetkan 2.145 Koperasi Merah Putih Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Jawa Timur

MADIUN – Sebanyak lebih dari dua ribu titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditargetkan terbangun di seluruh wilayah jajaran Korem 081/DSJ. “Target kami nantinya ada 2.145 Koperasi Merah Putih di 2 kotamadya dan 9 kabupaten,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, dari total target tersebut, lebih dari separuhnya telah terealisasi dengan progres beragam di masing-masing wilayah. “Saat ini ada 1.367 titik telah terbangun. Bahkan yang di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar telah selesai 100 persen,” ungkapnya kepada awak media.

Danrem Untoro menegaskan bahwa pembangunan yang masih berlangsung ditargetkan dapat rampung pada akhir Januari ini sesuai dengan batas waktu tahap pertama. Pengerjaan di lapangan kini dilakukan siang dan malam guna mengejar penyelesaian tepat waktu sesuai rencana komando atas.

“Pembangunan Koperasi Merah Putih tahap pertama kami diberikan batas waktu hingga 31 Januari 2026 harus sudah selesai. Oleh karena itu, sebagian pengerjaan dilakukan lembur hingga malam hari untuk memastikan target tercapai,” jelasnya dalam keterangannya.

Untuk mempercepat penyelesaian, Danrem 081/DSJ juga mengerahkan prajurit dari satuan Kodim dan Koramil di wilayah masing-masing. Mereka turut membantu dalam berbagai peran, mulai dari tenaga teknis hingga tenaga pendukung lapangan agar proses pembangunan berjalan efisien dan tepat sasaran.

Selain melibatkan prajurit, Danrem juga menilai semangat gotong royong masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan Koperasi Merah Putih. “Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kehadiran Koperasi Merah Putih memang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya menegaskan.

Ke depan, diharapkan pembangunan seluruh titik KDKMP dapat diselesaikan sesuai target dan beroperasi maksimal, sehingga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa serta memperkuat ketahanan sosial ekonomi wilayah jajaran Korem 081/DSJ di Jawa Timur.

Kasdam V/Brawijaya Dorong Akselerasi Program Koperasi Merah Putih untuk Kemandirian Ekonomi di Jawa Timur

SURABAYA – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. didampingi Aster Kasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Timmy Prasetya H, S.Sos. mengikuti video conference percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ruang SICC Makodam V/Brawijaya, dipimpin langsung Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Selasa (06/01/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, yang merupakan pengelola utama program KDKMP. Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menegaskan pentingnya percepatan pembangunan ekonomi berbasis desa melalui KDKMP untuk memperkuat kemandirian masyarakat dan mendukung ketahanan nasional.

Kasdam V/Brawijaya menjelaskan bahwa pelaksanaan program KDKMP di wilayah Jawa Timur menunjukkan perkembangan signifikan sesuai rencana strategis. Program ini difokuskan pada penguatan sektor ekonomi produktif masyarakat desa yang diintegrasikan dengan sistem ketahanan wilayah Kodam V/Brawijaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa setiap satuan teritorial di jajaran Kodam V/Brawijaya telah melakukan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah guna memastikan kelancaran proses pendirian dan operasional KDKMP di tiap desa dan kelurahan yang menjadi sasaran.

Kasdam V/Brawijaya menambahkan bahwa dukungan penuh seluruh jajaran dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mempercepat realisasi pembangunan koperasi tersebut. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi TNI dengan seluruh elemen bangsa.

Kegiatan video conference ini juga menjadi momentum penting bagi satuan jajaran Kodam V/Brawijaya untuk menegaskan komitmen dalam menjalankan peran aktif membangun kemandirian ekonomi daerah. Langkah ini sejalan dengan visi TNI untuk selalu hadir memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Timur dapat menjadi contoh pengelolaan ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, serta berdaya saing tinggi demi terwujudnya kesejahteraan dan ketahanan nasional yang berkelanjutan.

Irdam V/Brawijaya Pimpin Apel Pemberangkatan Satgas TNI Tangani Bencana Alam di Aceh Utara

SURABAYA – Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., memimpin apel pemberangkatan Satgas Penanggulangan Bencana Alam yang diberangkatkan menuju Aceh Utara melalui Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya. Keberangkatan tersebut menjadi simbol kesiapan TNI dalam memberikan bantuan kemanusiaan. (Senin, 06/01/2026).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi kemanusiaan Kodam V/Brawijaya untuk membantu korban bencana pasca banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Utara. Sebanyak ratusan personel dan bantuan logistik diberangkatkan menggunakan KRI SBY-591 di bawah komando Kolonel Laut (P) Syaifudin Zuhri.

Dalam amanatnya, Irdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa keberangkatan Satgas ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana di seluruh wilayah Indonesia. “TNI selalu siap hadir di garda terdepan untuk kemanusiaan,” tegasnya dalam apel tersebut.

Personel yang tergabung dalam Satgas meliputi prajurit dari Yonzipur 17/Ananta Dharma Kodam VI/Mulawarman, Yonif Teritorial Pembangunan 887/KJM Lamongan sebanyak 100 personel dipimpin Kapt Inf Udhan Kusuma Tirta, serta Yonif Teritorial Pembangunan 837/KT Madura sebanyak 150 personel di bawah komando Mayor Inf M. Harbin B. Siraman.

Selain tenaga personel, turut diberangkatkan berbagai material pendukung, di antaranya satu unit dump truk, tiga unit motor dinas KLX, serta logistik bantuan sosial dari Pemkot Malang. Seluruh logistik tersebut disiapkan untuk memperkuat operasi penanggulangan pasca bencana di lokasi terdampak.

Adapun bantuan sosial mencakup bahan makanan, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, serta perlengkapan ibadah dengan total lebih dari 20 ton barang. Distribusi bantuan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak di Aceh Utara.

Melalui kegiatan ini, Kodam V/Brawijaya berkomitmen menjaga sinergi lintas matra dan pemerintah daerah dalam menghadapi setiap situasi darurat kemanusiaan. Harapannya, keberangkatan Satgas ini mampu memperkuat solidaritas serta memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh Utara.

Koramil 0829-03/Kamal Gelar Karya Bakti Mitigasi Bencana Bersama Warga di Desa Banyuajuh

BANGKALAN – Sebagai langkah antisipasi dampak cuaca ekstrem, Koramil 0829-03/Kamal melaksanakan kegiatan Karya Bakti Mitigasi Bencana di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Selasa (6/1/26). Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan saluran air, pengangkutan material lumpur, serta sampah yang berpotensi menghambat aliran drainase di permukiman warga.

Terlihat di lapangan, personel TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan saluran air dari tumpukan tanah, lumpur, dan sampah, kemudian mengangkutnya menggunakan kendaraan operasional. Sinergi lintas sektor ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman dari ancaman banjir saat musim penghujan.

Danramil 0829-03/Kamal Kapten Arm Muasari menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam upaya mitigasi bencana. “Melalui kegiatan ini, kami berharap lingkungan menjadi lebih bersih, saluran air berfungsi optimal, serta kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kamal mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang hadir dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi menciptakan wilayah Kecamatan Kamal yang aman, bersih, dan tangguh menghadapi potensi bencana.

Melalui kegiatan ini, Koramil 0829-03/Kamal menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah dalam penguatan mitigasi bencana berbasis masyarakat. Keikutsertaan TNI dalam kegiatan sosial seperti ini juga menunjukkan bentuk tanggung jawab terhadap keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi yang ditunjukkan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bukti nyata kemanunggalan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi bencana alam di musim penghujan.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor seperti ini, diharapkan upaya mitigasi bencana di wilayah Kecamatan Kamal dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Babinsa Koramil 0830-13/Tenggilis Mejoyo Latih Siswa SDN 1 Disiplin dan Tanggung Jawab Melalui PBB

SURABAYA – Serma Candra P dan Serda Topan, Babinsa Koramil 0830/13 Tenggilis Mejoyo, melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) di SDN 1 Tenggilis Mejoyo, Jl. Tenggilis Utara I–III No. 2, Kelurahan Tenggilis, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan Binter ini diwujudkan melalui komunikasi sosial (Komsos) dengan melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, rasa tanggung jawab, serta membentuk karakter siswa sejak dini.

Serma Candra dan Serda Topan memberikan materi dasar PBB secara bertahap dengan metode yang mudah dipahami. Para siswa pun mengikuti kegiatan ini dengan tertib, aman, dan penuh antusias. Mereka tampak bersemangat dalam setiap arahan yang diberikan.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Babinsa berharap para siswa mampu menerapkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Pembinaan karakter sejak dini menjadi fondasi penting bagi terbentuknya generasi muda yang tangguh dan berakhlak.

Kegiatan pembinaan teritorial di sekolah menjadi salah satu upaya nyata TNI dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI melalui Babinsa yang secara aktif membina siswa dalam kegiatan positif seperti latihan PBB. Kolaborasi ini dinilai efektif membentuk karakter siswa yang disiplin, tertib, dan bersemangat belajar.

Dengan adanya kegiatan pembinaan teritorial semacam ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan pihak sekolah semakin erat serta terus memberikan kontribusi positif bagi pembentukan sikap dan kepribadian generasi muda di wilayah Tenggilis Mejoyo.

Dandim 0830/Surabaya Ikuti Vicon Bahas Strategi Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Nasional

SURABAYA – Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) Rapat Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP), Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Koperasi Merah Putih (KD/KMP) Kutisari, Jalan Kutisari Indah Utara Gang 1, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Vicon tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI (Wapang) Jenderal TNI Tandyo Budi R., dan diikuti oleh jajaran satuan TNI dari seluruh Indonesia yang terlibat dalam program strategis pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam kesempatan itu, Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han menyampaikan bahwa rapat membahas sejumlah poin penting terkait progres pembangunan KD/KMP di berbagai wilayah. Pembahasan mencakup laporan perkembangan, kendala di lapangan, penentuan titik lokasi, serta kesiapan infrastruktur pembangunan koperasi.

Selain itu, turut disampaikan laporan jumlah koperasi yang telah terbentuk di setiap wilayah serta upaya percepatan penyelesaian pembangunan melalui sinergi lintas sektor. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan program di tingkat satuan teritorial.

Kolonel Bambang menegaskan, keterlibatan TNI dalam pembangunan KD/KMP merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis desa. “TNI akan terus hadir mengawal pelaksanaan program ini hingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, diharapkan dapat tercipta ekosistem ekonomi kerakyatan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Koperasi juga diharapkan menjadi wadah bagi peningkatan kesejahteraan serta kemandirian masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Dandim 0830/Surabaya menyampaikan harapan agar sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat, sehingga pembangunan Koperasi Merah Putih mampu berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi nasional.