Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Peringatan Satu Dekade Kampoeng Batara Papring Pupuk Kebersamaan Masyarakat

Banyuwangi, 11 Oktober 2025 – Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri peringatan 10 tahun berdirinya Kampoeng Batara Papring di wilayah Kalipuro, Banyuwangi. Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri tokoh masyarakat, perangkat daerah, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Mayor Kav Suprapto menyampaikan apresiasi atas kiprah Kampoeng Batara Papring yang telah berperan aktif melestarikan budaya dan menjaga kelestarian lingkungan. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan potensi wisata dan budaya khas Banyuwangi, khususnya di wilayah Kalipuro. Beragam penampilan seni tradisional dan pameran UMKM turut menyemarakkan suasana acara yang penuh semangat kebersamaan.

Kehadiran Kasdim 0825/Banyuwangi menjadi bentuk dukungan TNI terhadap upaya masyarakat dalam melestarikan budaya daerah. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi langkah penting memperkuat jati diri bangsa di tengah arus modernisasi.

Tokoh masyarakat Kalipuro menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Kasdim 0825/Banyuwangi. Menurutnya, kehadiran TNI memberi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam mengembangkan potensi lokal.

Kasdim 0825/Banyuwangi berharap Kampoeng Batara Papring terus berkembang menjadi wadah pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun kemandirian berbasis potensi lokal dan lingkungan.

Babinsa Pesanggaran dan Warga Gotong Royong Pavingisasi Jalan Desa Wujudkan Kenyamanan Bersama

Banyuwangi – Babinsa bersama warga Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran melaksanakan kerja bakti gotong royong pemasangan paving block jalan desa pada Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaannya.

Babinsa Desa Pesanggaran, Sertu Febri Yuswanto dari Koramil 0825-11/Pesanggaran, turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pavingisasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan yang sebelumnya sering berdebu saat kemarau dan becek saat hujan.

“Kami Babinsa memberikan dukungan dan semangat dalam membantu kegiatan warga binaan. Pavingisasi ini bertujuan agar fasilitas umum jalan bisa lebih nyaman digunakan masyarakat,” ujar Sertu Febri Yuswanto saat ditemui di lokasi kegiatan.

Tujuan Babinsa terjun langsung ke lapangan tidak hanya untuk membantu pekerjaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga. Kehadirannya menjadi contoh nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam memajukan pembangunan desa.

Bapak Agus Romadhon, Kepala Dusun Ringinagung, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. “Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat. Hubungan TNI dan rakyat semakin harmonis,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil pavingisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Jalan yang lebih baik akan meningkatkan kenyamanan, memperlancar aktivitas warga, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih tertib dan sejahtera.

Koramil 0825-21/Kalipuro bersama Warga Bersatu Bangun Rumah Layak Huni Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Banyuwangi – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, anggota Koramil 0825-21/Kalipuro bersama warga melaksanakan gotong royong pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah. Melalui program Rutilahu, masyarakat dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman untuk menunjang kualitas hidup.

Danramil 0825-21/Kalipuro, Kapten Czi Sahar Susanto, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Gotong royong adalah budaya luhur bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya di sela kegiatan.

Selain anggota Koramil, kegiatan ini juga melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di lingkungan Kalipuro, sekaligus memperlihatkan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat terus hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Babinsa Koramil 0825/18 Purwoharjo juga melaksanakan kegiatan serupa di wilayah Kecamatan Purwoharjo. Melalui program Rutilahu, TNI dan masyarakat bekerja bersama memperbaiki rumah warga tidak mampu agar dapat dihuni dengan lebih layak dan aman.

Danramil 0825/18 Purwoharjo, Kapten Inf Ali Mukhaedori, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat. Ia berharap program Rutilahu dapat terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi keluarga kurang mampu.

Babinsa 0825-05/Kalibaru Bersama Warga Bersihkan Dam Singo Latri Pulihkan Fungsi Irigasi Pertanian

Banyuwangi – Babinsa Koramil 0825-05/Kalibaru bersama elemen masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan endapan lumpur dan material sisa banjir di Dam Induk Singo Latri, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini merupakan respons cepat terhadap dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

Banjir sebelumnya menyebabkan sedimentasi tinggi di area dam, mengurangi kapasitas tampungan air dan mengancam kelancaran pasokan irigasi untuk lahan pertanian sekitar. Kondisi ini mendorong tindakan cepat dari TNI dan masyarakat guna memulihkan fungsi vital Dam Singo Latri.

Komandan Koramil 0825-05/Kalibaru Kapten Inf Didik Yulianto melalui perwakilannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Tugas kami tidak hanya menjaga pertahanan negara, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekitar kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Dam Singo Latri merupakan urat nadi bagi pertanian warga. Jika aliran air terganggu akibat endapan lumpur, maka produksi pangan juga akan terdampak. Karena itu, keterlibatan semua pihak dalam kerja bakti ini sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan wilayah.

Semangat gotong royong terlihat jelas saat anggota Babinsa Koramil Kalibaru bekerja bahu-membahu dengan warga Desa Wonorejo dan Banyuanyar. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kantor KorSDA Kecamatan Glenmore, Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Desa Banyuanyar, serta juru pengairan setempat.

Kepala Kantor KorSDA Glenmore, Bambang, mengapresiasi inisiatif Koramil Kalibaru. “Kami sangat terbantu dengan aksi cepat Babinsa dan partisipasi warga. Pembersihan ini penting untuk mengembalikan daya tampung dam agar distribusi air ke sawah kembali optimal,” ungkapnya. Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga sumber daya air serta keberlangsungan pertanian daerah.

Babinsa 0807-01/Tulungagung dan Warga Bersihkan Saluran Air Cegah Genangan Saat Hujan Deras

Tulungagung – Babinsa Kelurahan Kampungdalem, Sertu Tugimin, anggota Koramil Tipe B 0807-01/Tulungagung, bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air dari sampah dan rumput liar di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (11/10/2025).

Aksi gotong royong ini bertujuan mengantisipasi terjadinya genangan air di jalan maupun sekitar rumah warga saat hujan deras. Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat setempat, mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Sertu Tugimin menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan saluran air agar fungsi aliran tetap optimal. “Jika saluran air tersumbat oleh sampah atau rumput liar, air hujan tidak bisa mengalir dengan lancar dan akhirnya menggenang,” ujarnya menegaskan di lokasi kegiatan.

Menurutnya, genangan air bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga dapat merusak infrastruktur jalan. Oleh karena itu, kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam mencegah kerusakan dan gangguan saat musim hujan.

Ia juga menambahkan, saluran air yang bersih berperan penting dalam mencegah penyebaran penyakit. “Genangan air bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, termasuk penyebab demam berdarah. Dengan kerja bakti rutin, kita melindungi kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kepedulian dan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. Kolaborasi antara Babinsa dan masyarakat menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga ketertiban, kesehatan, dan kenyamanan wilayah binaan.

Respons Cepat TNI-Polri-Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Trenggalek

Trenggalek – Suasana Dusun Krajan, Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan mendadak mencekam saat dapur rumah milik Agus, warga RT 02 RW 01, dilalap api. Asap pekat dan kobaran api memicu kepanikan warga, namun kesigapan TNI, Polri, dan Damkar Trenggalek berhasil mencegah bencana lebih besar. Peristiwa ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi keadaan darurat di wilayah pedesaan. Sabtu (11/10/2025)

Sekitar pukul 21.00 WIB, Babinsa Ngulanwetan Koramil 0806-02/Pogalan, Sertu Zainal Arifin, menerima laporan adanya api di area dapur rumah Agus. Ia langsung berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Unit Pemadam Kebakaran Trenggalek. Ketiganya bergerak cepat ke lokasi, di mana api telah melahap bagian dapur berukuran 6×4 meter persegi tersebut.

Setibanya di lokasi, tim gabungan TNI, Polri, dan Damkar berjibaku menghadapi kobaran api dalam kondisi gelap dan terbatas. Warga turut membantu menyelamatkan barang-barang dan mencegah api menjalar ke ruangan lain. Berkat koordinasi solid, api berhasil dijinakkan setelah 30 menit upaya pemadaman intens.

“Alhamdulillah api berhasil kami kendalikan tanpa korban jiwa,” ujar Sertu Zainal. Ia menjelaskan bahwa sumber api berasal dari tungku kayu yang lupa dimatikan setelah digunakan. Bara yang tertinggal menyambar material mudah terbakar hingga menyebabkan kebakaran cepat membesar.

Dua unit Damkar Trenggalek dikerahkan untuk pendinginan area dan pencegahan kebakaran susulan. Warga membantu mengevakuasi barang berharga agar tidak ikut terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5.000.000. Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahaya kebakaran bisa datang kapan saja, terutama di rumah dengan peralatan tradisional.

Sertu Zainal mengimbau masyarakat agar selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur. “Kesalahan kecil seperti lupa mematikan tungku dapat membawa akibat besar,” tegasnya. Peristiwa ini menegaskan komitmen TNI, Polri, dan Damkar dalam menjaga keselamatan warga. Ke depan, edukasi masyarakat mengenai bahaya api akan terus ditingkatkan, terutama menjelang musim kemarau.

Lebih dari sekadar padamnya api, kejadian ini meninggalkan pesan tentang pentingnya kewaspadaan dan kebersamaan. Kobaran api boleh padam, tapi semangat siaga dan solidaritas harus terus menyala demi keselamatan bersama.

Satgas TMMD Kodim 0815/Mojokerto Tunjukkan Kepedulian Kemanusiaan Saat Bertakziah di Sumbertanggul

MOJOKERTO – Di tengah padatnya pelaksanaan tugas di berbagai sasaran fisik, Satgas TMMD ke-126 Kodim 0815/Mojokerto tetap menunjukkan sisi kemanusiaan dan kepeduliannya terhadap warga saat personel Satgas menyempatkan diri untuk bertakziah ke rumah duka almarhum Sumardi, warga Dusun Wonokoyo, Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (11/10/2025).

Kabar duka tersebut diketahui Danki Satgas TMMD, Kapten Inf Warsito, yang kemudian memerintahkan sejumlah personel untuk segera menuju rumah duka guna membantu proses penyambutan jenazah dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kehadiran para prajurit di rumah duka menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan dan duka yang dialami warga di lokasi TMMD. Momen ini menggambarkan bahwa TNI senantiasa hadir tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam sisi kemanusiaan.

Setibanya di lokasi, anggota Satgas turut membantu prosesi penyambutan jenazah dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. Suasana haru menyelimuti lingkungan setempat saat keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari personel TMMD.

Kapten Inf Warsito menyampaikan rasa duka mendalam kepada pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga adalah bagian dari pengabdian TNI di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat manunggalnya TNI dan rakyat.

Melalui momen duka ini, TMMD ke-126 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai empati dan kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak berhenti pada tugas, tetapi berlanjut dalam nilai kemanusiaan.

TMMD Kodim 0815/Mojokerto Bangun Jamban Sehat Tingkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Desa

MOJOKERTO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus berlanjut dengan berbagai sasaran fisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah program jambanisasi, yang menyasar peningkatan sanitasi warga di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Sabtu (11/10/2025).

Sebanyak 16 unit jamban sehat dibangun untuk warga penerima manfaat, salah satunya milik Irwan Yulianto (50), warga Dusun Sumberejo. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat pedesaan.

Dalam pantauan di lapangan, anggota Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong menyelesaikan pembangunan jamban di rumah-rumah penerima. Progres pembangunan telah menunjukkan hasil menggembirakan dengan capaian 35 hingga 70 persen di berbagai titik sasaran.

Babinsa Desa Sumbertanggul, Serma Rochim, menjelaskan bahwa pembangunan jamban merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap sanitasi akan meningkat seiring tersedianya fasilitas yang layak di setiap rumah warga.

“Pembuatan jamban ini dilakukan bersama antara Satgas TMMD dan warga. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Saat ini progres sudah berjalan cukup baik, sebagian besar jamban mencapai 70 persen,” ujarnya.

Melalui kegiatan jambanisasi ini, TMMD ke-126 tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, tetapi juga mempererat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa manfaat besar bagi kehidupan desa.

Dandim 0814/Jombang Tegaskan Dukungan Kodim untuk Program Makan Bergizi Gratis Nasional

JOMBANG – Dalam rangka mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Pemerintah, Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menggelar silaturahmi bersama Kepala dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Makodim Jombang, Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Kepala serta mitra SPPG yang selama ini berperan aktif dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat. Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi lintas instansi guna memperkuat sinergi pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Jombang.

Dalam arahannya, Dandim Jombang menegaskan bahwa Kodim 0814/Jombang siap mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari prioritas nasional Pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat sejak usia dini.

Menurut Letkol Dicky, kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait merupakan kunci utama keberhasilan program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan pendistribusian tepat sasaran agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Program Makan Bergizi Gratis ini merupakan langkah strategis untuk membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Kodim Jombang siap bersinergi dalam pendataan, pendistribusian, serta pengawasan pelaksanaan di lapangan,” ungkap Letkol Dicky dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini, Dandim berharap sinergi dan komunikasi lintas sektor semakin solid. Peran aktif Babinsa di lapangan diharapkan memperkuat koordinasi antara Pemerintah Desa dan masyarakat sehingga program MBG dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Babinsa Koramil Tembelang Laksanakan Karya Bakti Bersihkan Sungai Jaga Kelestarian Lingkungan

JOMBANG – Babinsa Koramil 0814-03/Tembelang, Serka Yudi Setianto bersama Serka Khoirul Anam, melaksanakan Karya Bakti TNI dengan membersihkan bantaran sungai di Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan menjelang musim penghujan. Sabtu (11/10/2025)

Karya Bakti ini difokuskan pada pembersihan tumpukan sampah, ranting pohon, dan semak belukar di sepanjang aliran sungai. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar arus air dan mencegah potensi banjir akibat tersumbatnya aliran sungai.

Serka Yudi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Babinsa dalam mendukung ketahanan wilayah. “Sungai harus dijaga kebersihannya agar tetap bermanfaat bagi petani dan masyarakat sekitar,” tegasnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia juga menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan gotong royong ini menunjukkan tingginya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat melalui kerja nyata di lapangan.

Kepala Desa Jatiwates, Yudin Karimin, menyampaikan apresiasi kepada Babinsa atas peran aktifnya dalam membantu masyarakat. Menurutnya, Karya Bakti TNI memberikan dampak positif dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan sungai di wilayahnya.

Melalui kegiatan Karya Bakti TNI ini, semangat kebersamaan dan gotong royong semakin tumbuh di tengah masyarakat. Diharapkan sinergi antara TNI dan warga terus terjalin untuk menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.