Pangdam Brawijaya Dampingi KSAD Tinjau Pembangunan Mako Yonif 516 di Gresik

Gresik,- Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurahman meninjau adanya pembangunan Kompi Yonif Mekanis 516/CY yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Beberapa pejabat TNI-AD, turut hadir mendampingi peninjauan yang dilakukan oleh KSAD tersebut, diantaranya ialah Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, hingga Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Terry Tresna Purnama beserta beberapa pejabat teras Makodam Brawijaya lainnya.

Dijelaskan KSAD, pihak TNI-AD akan terus meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui berbagai perbaikan perumahan Dinas bagi prajurit, serta fasilitas lainnya.

“Kita akan terus melakukan pembangunan untuk kebutuhan perumahan Dinas bagi prajurit, serta barak-barak remaja,” kata KSAD. Selasa (02/05/2023).

KSAD menambahkan jika sarana dan prasarana pendukung lainnya juga akan dibangun. “Ada yang selesai pembangunannya. Sarana dan fasilitas lainnya juga masih dalam proses penyelesaian pembangunan,” pungkasnya.

Kodam V/Brawijaya buka Pelatihan Pengemudi VVIP

Surabaya – Program pelatihan pengemudi kendaraan VVIP Kodam V/Brawijaya, secara resmi dibuka. Pembukaan program itu, dilakukan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf di Aula Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya pada Selasa (02/05/2023) pagi.

Dijelaskan Pangdam, program pelatihan mengemudi itu dinilai sangat penting dalam rangka penyiapan sumber daya manusia atau SDM TNI-AD yang profesional.

“Adanya kegiatan latihan yang relative singkat ini, diharapkan banyak pelajaran yang bisa diserap. Sehingga, nantinya dapat mempraktekkan secara langsung dalam mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang diterima,” kata Pangdam.

Pelatihan itu, jelas Pangdam, juga membahas soal adanya protokol keselamatan dan keamanan selama mengemudikan kendaraan VVIP. “Saya berharap, para peserta pengemudi VVIP dapat pengalaman kerja secara praktis dan dapat menerapkan dasar pengetahuan mengemudi,” jelasnya.

Mantan Kepala Penerangan Kopassus itu menyebut jika pengemudi kendaraan VVIP Kodam harus mampu mengemudikan kendaraan dengan aman dan nyaman, tentunya juga mengutamakan faktor keselamatan.

“Para pengemudi VVIP Kodam harus bisa memberikan layanan yang lebih baik pada para tamu VVIP,” bebernya.

Mayjen TNI Farid Makruf Jadikan Brawijaya Award Ajang Sayembara

Surabaya,- Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf sebelumnya telah berkomitmen untuk mengapresiasi para Bintara Pembina Desa atau Babinsa yang berhasil menunjukkan prestasinya.

Apresiasi itu, kini dibuktikan dengan adanya Brawijaya Award. Tak hayal, gagasan Brawijaya Award itupun mendapat dukungan dari mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

Dijelaskan Pangdam, saat ini terdapat beberapa program yang harus dilakukan oleh para Babinsa di wilayah teritorialnya.

Program-program itu, kata Pangdam, bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pastinya, program tersebut ditujukan untuk mengatasi segala kesulitan yang dialami warga di setiap wilayah teritorial Babinsa.

“Para Babinsa adalah garda terdepan dalam pembinaan teritorial dan komunikadk sosial dengan masyarakat,” ujar Pangdam di sela peluncuran Brawijaya Award yang berlangsung di Aula Hayam Wuruk, Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Jumat (28/04/2023) sore.

Tak hanya itu saja, mantan Kepala Penerangan Kopassus itu berujar adanya Brawijaya Award itu harus bisa dijadikan ajang motivasi bagi para Babinsa untuk bisa berbuat yang terbaik di masyarakat.

“Khususnya dalam pengabdiannya di masyarakat,” jelasnya.

Perlu diketahui, pada Brawijaya Award itu Babinsa akan memaparkan program-program pengabdian yang mereka rencanakan di setiap wilayah masing-masing Babinsa.

Setidaknya, terdapat 10 kategori program yang akan dilombakan. Program-program itu, meliputi soal ketahanan pangan, aksi sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kepedulian terhadap pendidikan, pemberdayaan pemuda, olahraga, toleransi antar umat beragama, peduli lingkungan dan pelestarian budaya.

Mayjen TNI Farid Makruf Tinjau Proses Seleksi Atlet Pencak Silat

Surabaya,- Proses seleksi atlet pencak silat menjelang kejuaraan KSAD Cup berlangsung cukup ketat. Tak tanggung-tanggung, pelaksanaan seleksi yang dilakukan di GOR Hayam Wuruk, Kota Surabaya pada Kamis (27/04/2023) itu ditinjau langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf.

Beberapa pejabat teras Makodam V/Brawijaya, hingga para pelatih atlet pun ikut serta mendampingi kedatangan Pangdam di GOR Hayam Wuruk tersebut. Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI pun, tak luput turut serta dalam peninjauan tersebut.

“Peninjauan ini juga ditujukan untuk memberikan semangat pada para atlet,” kata Mayjen Farid Makruf.

Mantan Kepala Penerangan Kopassus itu menambahkan jika pihak Kodam bakal terus memberikan dukungan berkaitan adanya olahraga di Jawa Timur, terlebih di bidang pencak silat.

“Seleksi ini penting untuk menentukan atlet yang akan mewakili Kodam Brawijaya pada piala KSAD yang akan digelar di Kota Bandung,” jelasnya.

Pangdam V/Brawijaya bersama Kapolda Jatim tinjau lokasi arus mudik lebaran

Surabaya – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Farid Makruf bersama Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Toni Harmanto meninjau dua titik lokasi arus mudik libur Lebaran 2023.

Lokasi yang ditinjau di Stasiun Guberng Surabaya dan juga Pos Pelayanan atau Posyan Polres Jombang yang berada di SPBU Bandar Kedungmulyo.

“Kami para personel TNI maupun Polri siap menjaga keamanan untuk arus mudik di seluruh obyek vital di Jawa Timur, termasuk stasiun,” kata Mayjen TNI Farid Makruf, dalam keterangannya, yang diterima di Surabaya, Minggu.

Menurut mantan Kepala Penerangan Kopassus tersebut, setidaknya terdapat ribuan prajurit TNI yang saat ini sudah disebar di beberapa titik arus mudik.

“Untuk berjaga dan bersinergi mewujudkan ketertiban arus mudik,” ucap Perwira tinggi TNI asal Tanah Merah, Bangkalan tersebut.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. Toni Hermanto menambahkan, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan peninjauan suasana arus mudik di sejumlah tempat, diantaranya bandara, terminal hingga jalan arteri.

“Kalau melihat di pelabuhan, terminal dan bandar udara, mereka yang masuk waktunya berbeda-beda, baik yang masuk maupun keluar,” kata mantan Kapolda Sumatera Selatan tersebut.

Menurut pria lulusan Akademi Kepolisian pada tahun 1988 tersebut, beberapa hari saat lebaran semua berjalan lancar.

“Alhamdulillah, tidak ada hal-hal yang dilaporkan adanya kemacetan maupun kecelakaan,” ucap perwira tinggi Polri yang lahir di Jakarta tersebut.

Sebelumnya, ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan masa libur Idul Fitri 1443 H/ tahun 2023 di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim), kata pejabat setempat. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut sebanyak 148.261 personel gabungan dilibatkan, yang terdiri dari aparat TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya. 

“Para personel menempati sebanyak 2.787 Pos Pengamanan yang telah didirikan di berbagai daerah kabupaten/kota wilayah Jatim,” paparnya.

Bahagianya Koptu Agus Winarto, Ditemui Pangdam V/Brawijaya Dibantu Beli Rumah BTN

SURABAYA – Lantunan takbir di hari Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah masih terdengar dari sejumlah masjid. Usai Shalat Id sejumlah orang bergegas menapaki Gang Sekolahan di Jalan Gajah Mada di lingkungan Sawunggaling, Surabaya. Mereka terlihat bersemangat. Warga setempat kaget. Mereka tak menyangka yang datang berkunjung adalah Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya Shally Farid Makruf.

“Wah, terima kasih, pak. Baru kali ini ada Pangdam yang masuk ke gang kami yang sempit dan padat ini,” tukas para ibu yang heran ada serombongan orang masuk ke kawasan mereka.

Adapun Pangdam V/Brawijaya terlihat menyapa mereka dengan ramah, “selamat Idul Fitri, bapak ibu. Mohon maaf lahir dan batin. Sehat-sehat semua ya.”

Rupanya, di Sabtu (22/4/2023) pagi itu, masih dengan baju koko dan kopiah hitam, Pangdam V/Brawijaya beserta sejumlah pejabat utama di Kodam V/Brawijaya mengunjungi kediaman Kopral Satu Agus Winarto.

Yang dikunjungi Pangdam adalah prajurit TNI yang cedera tulang punggung saat latihan pembentukan pertama Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan pada 2003. Dia terjatuh ke jurang di Desa Sempol tak jauh dari kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi. Praktis sejak saat itu, ia tak bisa berdinas sebagaimana mestinya. Saat dikunjungi, Koptu Agus Winarto tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Ia sumringah dan terlihat bersemangat.

“Kami sekeluarga berterima kasih atas kunjungan Bapak Pangdam. Kami merasa bangga, karena benar-benar diperhatikan oleh pimpinan. Insya Allah Bapak Pangdam senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dan keberkahan hidup,” harap Agus dan istrinya sembari menahan keharuan.

Adapun Mayjen TNI Farid Makruf tanpa sungkan-sungkan langsung menyapa Koptu Agus dan istrinya. Ia prihatin setelah mendengar masalah yang mendera prajurit TNI ini yang hanya bisa tinggal di Mess Kodim 0814. Tak punya rumah tinggal sendiri. Sementara cedera tulang punggung ini sudah dideritanya selama 20 tahunan ini. Saat ini, Koptu Agus masih terhitung berdinas di Kodim 0832/Surabaya Selatan di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya Surabaya.

“Tetap semangat ya. Bersabar hingga menunggu waktu dinas selesai empat tahun ini. Nanti kalau sudah pulang kampung, cari rumah BTN, saya bantu uang mukanya untuk beli rumah. Dicicilnya nanti pakai uang pensiun. Ada masalah apa-apa jangan sungkan-sungkan menyampaikannya pada saya,” begitu Farid menyemangati prajurit TNI kelahiran Ponorogo, 10 September 1975 ini.

Di saat sama, Pangdam juga menyapa Maesa Ramadhani Winarto (19), anak lelaki Koptu Agus yang berencana masuk Sekolah Calon Bintara TNI AD. Ia meminta agar Maesa dipersiapkan. Seorang Babinsa setempat diminta untuk melatih Maesa.

Setelahnya, Mayjen TNI Farid Makruf juga bertandang ke kediaman Sutrisno Budi Santoso. Ia adalah PNS Golongan II A di lingkungan Denma Kodam V/Brawijaya. PNS ini mulai menderita sakit sejak 2019. Dokter mengvonisnya mengalami pengapuran sendi pinggul kanan dan kiri. PNS Sutrisno kelahiran 15 September 1967. Ia mulai berdinas di Kodam V/Brawijaya pada 1998.

“Bulan September 2022 kemarin, sendi bagian kanan saya dioperasi di RSAL dr. Ramlan Surabaya. Akhirnya kaki kanan bisa saya gerakan kembali,” tuturnya pada Pangdam V/Brawijaya.

Kepada PNS asal Jombang ini, mantan Kepala Penerangan Kopassus itu, menyampaikan bila ada yang bisa dibantu jangan segan untuk menghubunginya atau Komandan Detasemen Markas (Dandema). Katanya, sebagai pimpinan, ia harus melihat dan merasakan langsung penderitaan anak-anak buahnya. Itu memudahkan dirinya membuat keputusan-keputusan penting, utamanya yang terkait kebutuhan anggotanya.

“Terima kasih banyak Bapak Pangdam sudah berkenan mendatangi saya. Saya terima kasih banyak. Saya tidak menyangka bapak mau menengok saya. Saya berharap operasi sendi pinggul kiri bisa disegerakan. Selamat ini, saya menggunakan BPJS untuk membiayai operasi,” tukas Sutrisno.

Sementara itu, PNS Kodam V/Brawijaya lainnya, Rukmawati yang juga disambangi, menderita sakit sejak Maret 2022. Keluhannya lambung, kista, hypertensi, jantung lemah, penyumbatan vena bagian dalam kaki kiri.

“September 2022, saya menjalani operasi Kista I. Hasil Lab dinyatakan kistanya tidak ganas. Namun saya kembali merasakan sakit sehingga pada 2023 dilakukan CT Scan ada Kista yang tumbuh sehingga direncanakan akan dioperasi lagi pada 5 Mei 2023. Saya berharap bisa pulih seperti sediakala serta kembali bekerja. Tidak enak makan gaji buta seperti sekarang ini,” aku Rukmawati.

Senada dengan Agus dan Sutrisno, Rukmawati pun tak pernah menyangka pejabat nomor 1 di Kodam V/Brawijaya ini berkenan meringankan langkah untuk menjenguk mereka yang sedang sakit.

“Ini peristiwa langka. Tak banyak pimpinan yang mau dan mampu memerhatikan anak buahnya sampai seperti itu. Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih dan berdoa semoga bapak Pangdam dan jajaran pejabat Kodam V/Brawijaya lainnya diberi kesehatan dan keberkahan Tuhan yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Kepada prajurit TNI dan PNS yang mengalami sakit menahun ini, Pangdam V/Brawijaya juga menyerahkan bingkisan lebaran dan sangu.

“Apa yang saya berikan ini nilainya mungkin tak banyak bagi orang lain, tapi Insya Allah ini adalah wujud kepedulian bapak-bapakmu di Kodam V/Brawijaya untuk kalian yang sudah ikhlas bekerja dan mengabdi di sini. Ini juga agar silaturahmi di antara keluarga besar di Kodam V/Brawijaya selalu terpelihara,” imbuh jenderal bintang dua jebolan Kopassus ini.

Bingkisan Lebaran dari Pangdam V/Brawijaya Untuk Prajurit

Sebelumnya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf telah memberikan perhatian pada masyarakat dengan cara membagikan bingkisan sembako menjelang Idul Fitri mendatang.

Perhatian itu, kini ditujukan oleh Pangdam terhadap prajurit yang ada di lingkungan Makodam V/Brawijaya pada Selasa (18/04/2023) pagi.

Setidaknya, terdapat ribuan bingkisan ataupun paket sembako yang saat ini disalurkan oleh Mayjen TNI Farid Makruf terhadap prajuritnya. Bukan tanpa sebab, penyaluran itu ditujukan untuk meringankan beban prajurit menjelang Idul Fitri mendatang.

Tak hanya itu saja, meski tak seberapa namun Pangdam berharap jika adanya bingkisan lebaran yang ia salurkan tersebut bisa meringankan beban prajuritnya.

“Jangan dilihat jumlahnya. Bagi orang lain, mungkin tidak berarti. Tetapi, bagi prajurit sangat berguna,” ujar Mayjen Farid.

Selain sebagai bentuk kepedulian, Pangdam menyebut jika bingkisan yang ia salurkan tersebut merupakan wujud apresiasi atas kinerja dan dedikasi.

“Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Pangdam.

Bazar Murah Kodam V/Brawijaya Sediakan Berbagai Kebutuhan Jelang Lebaran

SURABAYA –  Menjelang Idul Fitri mendatang, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menggelar adanya bazar murah. Bazar itu, menyediakan berbagai kebutuhan menjelang lebaran dengan harga murah.

Selain dihadiri Pangdam, pembukaan bazar murah tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Makodam.

“Bazar murah ini sebagai bentuk kepedulian Kodam Brawijaya. Tujuannya, untuk membantu keluarga besar Kodam Brawijaya dan masyarakat di sekitar Kodam,” ujar Mayjen TNI Farid Makruf. Senin (17/04/2023).

Tak hanya itu saja, Pangdam menyebut dibukanya bazar murah itu juga bertujuan untuk menghemat biaya belanja prajurit dalam mendekati lebaran mendatang.

“Saya merasa gembira kegiatan bazar murah Kodam Brawijaya ini tidak hanya menyediakan berbagai kebutuhan keluarga dengan harga yang murah saja, tapi juga menyediakan kebutuhan untuk menghadapi lebaran,” jelasnya.

Pangdam berharap, adanya bazar murah itu nantinya bisa meringankan beban ekonomi prajurit dan masyarakat di sekitar Kodam. “Bukan hanya sekedar hiburan saja, tapi juga bisa dijadikan suatu momentum mendidik,” pungkas Mayjen Farid Makruf.

Kunjungi Kodim 0804/Magetan Pangdam V/Brawijaya: Seluruh Prajurit Bhirawa Anoraga Harus Menjadi Solusi Setiap Permasalahan Ditengah Masyarakat

Kunjungi Kodim 0804/Magetan Pangdam V/Brawijaya: Seluruh Prajurit Bhirawa Anoraga Harus Menjadi Solusi Setiap Permasalahan Ditengah Masyarakat

Magetan. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Makodim 0804/Magetan Jln. Jendral Sudirman no. 42 Magetan, Jumat (14/4/2023).

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya yang didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah V/Brawijaya ibu Shally Farid Makruf beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Dani Indrajaya, S.I.P., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Kodim 0804 bersama Forkopimda Magetan didampingi Kasdim 0804, Perwira Staf dan Danramil jajaran.

Rangkaian kegiatan kunjungan di Makodim 0804/Magetan diawali foto bersama Pangdam beserta jajaran Forkopimda Magetan dilanjutkan pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit Kodim 0804/Magetan.

Dalam sambutannya Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Dani Indrajaya, S.I.P., menyampaikan terima kasihnya kepada Pangdam V/Brawijaya yang sudah berkenan berkunjung ke Kodim 0804/Magetan di tengah kegiatan beliau yang cukup padat.

Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Kodim 0804/Magetan juga menyampaikan, Kodim 0804 beserta jajarannya sudah melaksanakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat, diantaranya Ketahanan Pangan, TNI AD Manunggal Air, Program Penurunan Anak Stunting dan Babinsa Masuk Dapur, bahkan saat ini kodim 0804/Magetan juga melaksanakan program babinsa masuk sekolah, “ujarnya”.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajuritnya yang telah mampu melaksanakan tugas dengan baik selama ini.

Terkait tugas Babinsa, Pangdam juga berterima kasih sudah melaksanakan produk unggulan dari bapak Kasad yakni ketahanan pangan, TNI-manunggal air, penanganan stunting, Babinsa masuk dapur, Babinsa buka puasa bersama warga binaan, termasuk yang terbaru Babinsa masuk sekolah, ”ujarnya”.

Selain itu, Pangdam juga memberikan berbagai penekanannya, mulai dari menghindari pelanggaran, Netralitas TNI dalam Pemilu, serta bijak dalam menggunakan medsos, respon cepat terhadap permasalahan yang ada diwilayah dan seluruh prajurit Bhirawa Anoraga harus menjadi solusi setiap permasalahan ditengah masyarakat , “tegasnya”

Pangdam V/Brawijaya lantik 268 siswa Dikmata, salah satunya anak kuli bangunan

Magetan-Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf melantik 268 siswa yang dinyatakan lulus dan lolos hingga mengikuti proses pendidikan Dikmata Tahun Ajaran 2022, salah satunya anak kuli bangunan asal Lamongan, Bagus Alief Kurniawan.

“Perlu dipahami, bahwa sebagai prajurit kalian berperan penting dalam mendukung tugas Satuan. Miliki rasa bangga menjadi bagian dari prajurit TNI-AD,” ucapnya dalam siaran pers diterima di Surabaya, Sabtu.

Pangdam melantik para prajurit di Secata Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Magetan, pada Jumat (14/4/).

Selain rasa bangga, Mayjen TNI Farid Makruf juga mengimbau semua siswa untuk bisa merubah pola pikir dan pola tindak sebagai prajurit yang bisa dibanggakan.

“Itu harus bisa dilakukan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan bagi TNI-AD maupun NKRI,” katanya.

Sementara itu, orang tua Alief, Sugiyono, bangga atas kelulusan anaknya yang resmi menyandang pangkat Prajurit Dua TNI Angkatan Darat.

“Saya bangga dan bahagia melihat Alief hari ini dengan gagah memakai seragam TNI Angkatan Darat. Lima bulan saya dan ibunya selalu deg-degan menanti kabarnya. Apalagi kami berpikir kami orang tak punya,” ucapnya.

“Kami pun tak punya kenalan siapapun di sini untuk membantu. Tapi Alhamdulillah, anak kami bisa diterima dan mengikuti pendidikan dengan baik sampai dilantik hari ini,” tambah dia.

Begitu juga dengan sang Ibu, Naning Sulatik,yang tak kuasa membendung air mata bahagianya.

“Saya sangat bahagia. Tidak sia-sia kerja keras bapaknya membanting tulang berupaya agar impian Alief menjadi anggota TNI Angkatan Darat. Ini usahanya yang kesekian kalinya sampai dia lulus, dan hari ini dilantik,” tuturnya.

Sementara, Bagus Alief Kurniawan mengatakan sudah tiga kali mendaftar dan baru saja lulus pada penerimaan tahun 2022.

“Saya sudah tiga kali mendaftar dan baru kali ini lulus. Bapak juga mendukung saya sepenuh hati mendukung biaya transportasi dan makan. Ibu juga tak berhenti-henti berdoa dan memberi semangat. Alhamdulillah, hari ini saya sudah jadi tentara. Insya Allah saya akan menjadi prajurit yang membanggakan orang tua, kesatuan dan bangsa,” katanya